Mata Pengertian 

DI 11032017 
Efesus 1:18 NKJV 

the eyes of your understanding being enlightened; that you may know what is the hope of His calling, what are the riches of the glory of His inheritance in the saints, 

  • mata pengertianmu menjadi mendapat penerangan/pencerahan; supaya kamu boleh mengetahui apa yang adalah harapan dari panggilan-Nya, apa yang adalah kekayaan dari kemuliaan warisan dari para orang kudus. 

Mnrut rasul Paulus, pengertian itu spt memiliki ‘mata’, mata berfungsi utk melihat, jd pengertian yg kita miliki itu perlu dilengkapi dg yg disebut penerangan/pencerahan. 
Spt bila mata kita ditutup, kita tdk tahu semua yg ada di dpn kita, kalau kita berjalan, bs saja tubuh kita menabrak sesuatu, kalau ada lubang, kita bs masuk ke dlmnya. Dr ayat ini kita diingatkan bhw tdk cukup hanya mengerti, tp hrs dilengkapi dg pencerahan, yaitu pengertian yg lebih jelas dan menyeluruh. 
Kalau cahaya lampu sdh redup, tdk cerah lg, kita melihat hanya samar-samar, warna benda bs terlihat beda dg aslinya, cahaya lampu yg redup bahkan bs merusak mata, misalkan saat membaca, mata dipaksa bekerja lebih keras dr biasanya. 
Bs mengerti sesuatu itu baik, tp blm cukup. Dlm hidup kita sbg umat Tuhan, ternyata ada 2 hal yg perlu kita temui spt yg disebut dlm ayat ini yaitu ada harapan dr panggilan-Nya dan kekayaan kemuliaan dr warisan-Nya pd org kudus. Jd ada harapan dan warisan. 
Selama kita hidup di dunia, kita perlu uang utk membiayai kebutuhan jasmani. Utk kebutuhan rohani kita butuh pengharapan dan warisan kemuliaan Tuhan. Kita dipanggil Tuhan menjd umat-Nya dg sebuah harapan akan menerima keselamatan scra utuh, keselamatan jasmani, jiwa dan rohani. Bukan sekedar surga, tp keselamatan dr malapetaka jg. 
Warisan itu peninggalan orgtua yg telah meninggal, Yesus telah mati dan meninggalkan ‘warisan’ berupa catatan kehidupan-Nya, jg pengajaran dan kuasa yg Dia impartasikan melalui pencurahan Roh Kudus atas tiap org percaya. Bnyk org tdk menyadarinya

Posted in Renungan | Comments Off on Mata Pengertian 

Gagal Pada Akhirnya

DI 10032017 
Matius 8:12 NKJV 

But the sons of the kingdom will be cast out into outer darkness. There will be weeping and gnashing of teeth.” 

  • Tetapi anak-anak kerajaan itu akan dihalau ke dalam kegelapan di luar. Di sana akan ada tangisan dan kertak gigi. 

Kalau seorg pangeran sebuah kerajaan sampai diusir keluar dr istana, dicopot status pangerannya, pastilah ada sebabnya. Istana punya peraturan, kalau dilanggar maka ada hukumannya. Kalau sampai diusir dan dicopot statusnya, pasti krna pelanggarannya sangat berat dan tdk terampuni lg. 
Kita yg percaya pd Kristus menjd anak-anak Tuhan. Tuhan itu Raja, maka kita adalah anak Raja. Mudahnya kita istilahkan saja spt ‘pangeran’. Spt perumpamaan di atas kalau kita melanggar aturan yg berlaku di surga, maka kita ‘dihalau atau diusir’ keluar dr ‘istana’ yaitu surga, masuk dlm kegelapan yg mengerikan. 
Jd apakah ada kepastian bagi kita utk nanti setelah mati akan masuk surga? 
Kepastiannya ada dan Tuhan sndri yg menjaminnya krna Dia adalah pemilik surga itu sndri. Namun, utk bs masuk, ada syaratnya. Kalau tdk memenuhi syarat, ya tdk bs masuk surga. Tapi bukankah kita saat percaya pd Kristus menerima keselamatan? 
Kalau kita mau ke negara A misalnya, kita hrs punya 3 syarat utama, yaitu punya paspor, visa ke negara A diurus dan berhasil, kemudian hrs pny tiket pesawat ke negara A. Kalau negara A itu diumpamakan surga, maka kita hrs punya 3 hal utama dlm hidup kita. 
Paspor adalah jati diri seorg warganegara, baptisan air adalah bukti bhw kita percaya dan mendpt status anak Tuhan (Efesus 1:5). 
Visa diurus oleh kedubes negara A, spya bs masuk surga, nama kita hrs tercatat dlm kitab kehidupan (Wahyu 20:15). 
Tiket pesawat utk pergi menggunakan pesawat ke negara A, iman pd Kristus akan menjamin kita mendpt tempat saat Tuhan Yesus membawa kita ke surga (Yohanes 14:3). 
3 hal ini yg hrs ada dlm kehidupan kita. Tdk cukup hanya dibaptis, perlu memelihara iman

Posted in Renungan | Comments Off on Gagal Pada Akhirnya

Ketika Tuhan Senang 

DI 09032017 
Mazmur 145:19 NKJV 

He will fulfill the desire of those who fear Him; He also will hear their cry and save them. 

  • Dia akan memenuhi hasrat mereka yang takut akan Dia; Dia juga akan mendengar tangisan mereka dan menyelamatkan mereka. 

Tentu kita pernah mengalami baru saja kita berpikir ingin sesuatu, belum kita berdoa tp Tuhan sdh berikan. Kita senang sekali dan berkata bhw Tuhan itu dahsyat. 
Cuma sekali dua kali atau ingin berkali-kali? Ayat ini mengingatkan kita bhw Tuhan memenuhi hasrat kita, apa yg sangat kita inginkan, Tuhan penuhi dan berikan. 
Syaratnya adalah hidup takut akan Tuhan. Takut itu tdk berani, tdk berani sengaja melanggar larangan Tuhan, tdk berani menyakiti hati Tuhan, tdk berani melawan Tuhsan, tdk berani tdk taat, dsbnya. Takut itu menundukkan diri, berarti kita hrs tunduk pd Tuhan, tdk boleh protes apapun yg jd keputusan Tuhan dlm hidup kita, hrs siap apapun yg Tuhan suruh kita lakukan, sadar diri akan keterbatasan yg kita miliki, dsbnya. 
Ketika Tuhan disenangkan, Diapun menunjukkan anugerah dan kemurah hatian-Nya pd org yg berkenan di hadapan-Nya. Tak heran jika para petobat baru lebih sering mengalami hal ini krna semangat mrka masih besar utk hidup di dlm Tuhan. Kasih yg semula/yg pertama masih berkobar, sdgkan org yg sdh bertobat sekian lama terkadang kehilangan kasih pd Tuhan, dihimpit oleh tekanan hidup, masalah, kekecewaan dan tdk lulus dlm pendisiplinan Tuhan. Jgn pernah kehilangan kasih kita pd Tuhan. 
Teruslah bertekad hidup takut akan Tuhan sekalipun bnyk org sdh berhenti melakukannya. Tuhan membalas masing-masing org mnrut perbuatannya, ini antara kita dg Tuhan langsung. Belajar setiap hr utk menyenangkan hati Tuhan sekalipun bnyk tantangan dan hambatannya. Jgn sia-siakan hidup ini utk hal yg fana dan duniawi, waktu-Nya sdh sangat singkat. Hiduplah benar sesuai dg kebenaran Firman Tuhan. Bebaskan diri dr belenggu dosa, lawan iblis dan teruslah hidup kudus bagi Tuhan 

Posted in Renungan | Comments Off on Ketika Tuhan Senang 

Tuhan Itu Baik 

DI 08032017 
1 Peter 2:3 NKJV 

if indeed you have tasted that the Lord is gracious. 

  • jika memang kamu telah mengecap bahwa Tuhan itu ramah/baik 

Pembuktian menjd sebuah keharusan utk memperoleh sebuah kebenaran, misalkan dlm sebuah persidangan, salah atau benar hrs ditentukan melalui pembuktian dakwaan. 
Kita mgkin sering berkata bhw Tuhan itu baik, sekedar ucapan atau memang sdh membuktikan? Teori atau fakta? 
Setiap anak Tuhan pasti pernah mengalami kebaikan Tuhan. Jgn berpikir kebaikan Tuhan itu hanyalah ketika kita menerima ‘berkat’ berupa benda atau uang, kalau tolak ukurnya itu maka iblis jg bs memberikannya pd kita. Jadi jika hr ini kita sehat, itupun wujud kebaikan Tuhan. 
Brp kali Tuhan luputkan kita dr kecelakaan dan musibah yg seharuanya kita alami? Brp bnyk terobosan ide dan cara yg Tuhan berikan pd kita di saat yg mustahil? Brp kali kita pernah mengalami sakit parah dan Tuhan sembuhkan kita? Masih bnyk lg wujud kebaikan Tuhan dlm hidup kita. 
Kadang kita menganggap semuanya sbg sesuatu yg seharusnya kita terima dr Tuhan, memang tdk salah dlm batasan tertentu, namun semuanya Dia berikan krna Dia mengasihi kita. Kalau ibadah dan berbuat baik jd tolak ukurnya, seberapa berkenannya ibadah kita? Berbuat baik itu sebuah keharusan, apa yg pantas dibanggakan? 
Bersyukurlah sebab Tuhan mengasihi kita, tdk ada yg dpt dibandingkan dg itu. Walaupun kita masih berbuat dosa, masih kurang taat, masih malas, tp Tuhan tetap mengasihi kita. Itulah kebaikan Tuhan, bkn krna yg kita perbuat, tp krna kita ini umat tebusan-Nya, anak-anak-Nya, seharusnya kita sadar diri kalau semuanya itu hanyalah krna anugerah-Nya. Jgn lupakan kebaikan Tuhan, baik hal yg besar ataupun yg kecil. Hargai semuanya dg kita meresponi kasih Tuhan dg mengasihi Dia dg segenap hati. 
Masih bnyk kebaikan Tuhan di waktu ke depan, tetap setia percaya pd Tuhan. Jgn menjauh dr Tuhan, bangun trs hubungan yg intim dg Tuhan setiap saat. Belajar utk selalu bersyukur 

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Itu Baik 

Dengarkan Firman Tuhan

DI 07032017 
Yeremia 29:20 

  • Tetapi dengarkanlah firman TUHAN, hai kamu semua orang buangan, yang telah Kukirim dari Yerusalem ke Babel! 

Bangsa Israel mengalami hukuman Tuhan dg menjd tawanan di Babel, suatu keadaan yg memalukan krna mrka tdk mau hidup sesuai dg hukum Tuhan. Tetapi krna kasih sayang Tuhan terhadap mrka oleh krna Daud, Tuhan merancangkan apa yg baik di masa depan. Tuhan masih berfirman pd mrka. 
Apakah kita sdg ada dlm keadaan yg buruk? Mgkin bisnis kita goncang, rumah tangga menuju kehancuran, kita buat kesalahan dan dihukum Tuhan, ingatlah bhw Tuhan tetap mengasihi kita, Dia masih terus berfirman bagi kita. Suara mana yg ingin kita dengar? Suara Tuhan atau suara ‘orang pintar’? Nasehat mana yg kita dengar? Nasehat Tuhan atau nasehat yg enak didengar tp menyesatkan? 
Masa dpn selalu menjd misteri yg menarik bagi setiap org, bnyk yg ingin tahu sejelas-jelasnya, tak heran bnyk paranormal dan peramal yg didatangi utk melihat masa dpn itu spt apa nantinya. Kita sbg org percaya dilarang utk terlibat dlm ramal meramal. Iman membuat kita menyerahkan masa dpn kita di tangan Tuhan. 
Mengapa Tuhan tdk menjelaskan detail ttg masa dpn kita? Krna cara Tuhan seringkali bertentangan dg cara kita. Seandainya semua Tuhan jelaskan secara detail, belum tentu kita sepakat dg rencana Tuhan. Ada bnyk hal yg mustahil di tengah perjalanan menuju masa dpn, kita kadang tdk siap menghadapi situasi spt itu. Ada bnyk mujizat yg Tuhan ingin kerjakan, tp kita tdk siap mengalami situasi yg ‘tdk normal’ krna mujizat terjd bkn dlm keadaan yg normal. Itulah sebabnya langkah demi langkah, bkn secara keseluruhan, Tuhan bcra pd kita. 
Beriman bkn sekedar percaya bhw Yesus itu Tuhan, tp dlm keseharian hidup kita, apakah kita mempercayakan Tuhan mengatur semuanya. Jgn takut dan gentar, Tuhan ada bersama kita. Dia yg pegang kendali dan Dia menjaga hidup kita aman dan damai. Terus berjalan bersama Tuhan melewati semuanya 

Posted in Renungan | Comments Off on Dengarkan Firman Tuhan

Menyampaikan Yang Buruk

DI 06032017 
Yeremia 20:8 

  • Sebab setiap kali aku berbicara, terpaksa aku berteriak, terpaksa berseru: “Kelaliman! Aniaya!” Sebab firman TUHAN telah menjadi cela dan cemooh bagiku, sepanjang hari. 

Nabi Yeremia mendpt tugas dr Tuhan utk menyampaikan perkataan-Nya pd umat Israel, namun krna yg disampaikannya ttg sesuatu yg buruk, nabi Yeremia dianggap nabi palsu dan mengalami aniaya. 
Bagi sebagian org dipercaya Tuhan spt nabi Yeremia, diberitahu Tuhan mengenai apa yg akan nanti terjd, bisa dlm skala perorangan, kelompok, gereja atau hingga bangsa. Tp bgmna jika yg Tuhan katakan adalah hal yg tdk ingin didengar oleh pihak yg nanti akan mengalaminya. Tdk mudah dan bahkan nyawa jd taruhannya. Kalau menyampaikan yg bagus-bagus tentu org akan senang, tp jika yg buruk-buruk, kita bs dianggap ‘sesat’ dan mengalami penghakiman dr sdr seiman. 
Menyampaikan bhw akan ada kematian, musibah, murka Tuhan, dsbnya, perlu keberanian. Bkn saja hrs sekedar berhikmat ketika menyampaikannya, tp jg berani menderita aniaya. Tapi bknkah setiap pesan Tuhan hrs disampaikan, apakah ttg hal yg enak didengar ataupun yg menakutkan? Nabi Yetemia dlm pasal ini mengalami pergumulan dlm dirinya. Kita hrs tetap memilih taat pd Tuhan drpd rasa takut pd manusia. 
Knpa Tuhan memilih kita? Krna Tuhan yg melihat bhw kita memiliki kemampuan utk tugas spt ini. Jgn takut, ada penyertaan Tuhan, sekalipun ada saatnya kita dibenci, dihakimi dan dianiaya. 
Tanggung jwb kita ialah pd Tuhan, bkn pd manusia, tetap fokus pd Tuhan sekalipun nantinya akan ada penolakan terhadap kita. Sampaikan apa adanya persis yg Tuhan katakan, jgn dikurangi atau diubah, nanti Tuhan murka terhadap kita. Sampaikan seluruhnya, bkn sebagian, spya pesan Tuhan tdk disalah mengerti oleh yg menerimanya. Apapun resikonya, perkataan Tuhan hrs tetap disampaikan, krna itu pasti hal yg penting dan mempengaruhi masa dpn. 
Kesetiaan kita diperhitungkan Tuhan, ketaatan kita dicatat Tuhan 

Posted in Renungan | Comments Off on Menyampaikan Yang Buruk

Baik Terhadap Sesama

DI 04032017 
3 Yohanes 1:5 NKJV 

Beloved, you do faithfully whatever you do for the brethren and for strangers, 

  • Yang terkasih, kamu lakukan dengan setia apapun yang kamu lakukan untuk saudaramu dan untuk orang-orang asing, 

Memahami ayat ini hrs sedikit ‘berkhayal’ spya bs memahami maksud dr ayat ini. Orang asing dimaksudkan bkn org yg tdk seiman, tp org yg melintas di sebuah daerah yg terdapat sebuah komunitas yg dipenuhi oleh penduduk daerah setempat. 
Jd selain beda bangsa, tp jg beda kota ataupun kampungnya. Dlm ayat ini rasul Yohanes memuji Gayus yg bkn hanya berbuat baik pd org sebangsanya saja, tp jg terhadap org asing. Ini teladan yg tentu saja patut ditiru. 
Bgmna dg kita? Jgnkan dg yg beda kota, dg sdr seiman yg beda gereja saja ada yg pilih-pilih dlm berbuat baik. “Krna si A bkn jemaat gereja kita, ya urusan dia biar dibantu sm org gerejanya dia, kita tdk wajib menolong dia.” Kalau pemikiran ini masih ada dlm pikiran org Kristen, tentulah sulit bagi gereja utk bersatu. 
Spt Gayus, setialah berbuat baik pd semua org, apakah dia sdr seiman atau bukan, apakah dia segereja dg kita atau beda, kalau kita sanggup menolong, jgn tahan tangan kita utk memberi pertolongan. 
Memberi bantuanpun jgn punya niat terselubung ‘sekalian penginjilan’, yg timbul kemudian adalah bnyk kesempatan berbuat baik yg hilang krna org lain merasa kita memberi bantuan supaya iman org berubah. Lakukanlah dg kasih yg murni, tdk ada niat terselubung dan tdk berharap balasan. 
Kita berbuat baik krna kita memiliki kasih Kristus dlm diri kita. Kasih itu nyata dlm perbuatan baik kita pd semua org. Biarlah org lain menikmati kebaikan Tuhan melalui hidup kita, masalah dia dijamah Tuhan dan bertobat, itu pekerjaan Roh Kudus, jgn sampai nama Tuhan dihujat krna tindakan kita yg salah. Tetaplah setia berbuat baik selama Tuhan beri kesempatan. Usahakan yg terbaik sebisa yg kita mampu berikan, jgn justru malah membebani kita. Perlu berhikmat jg 

Posted in Renungan | Comments Off on Baik Terhadap Sesama

Mendukung Pemimpin 

DI 03032017 
Ezra 10:4 NKJV 

Arise, for this matter is your responsibility. We also are with you. Be of good courage, and do it.” 

  • Bangkitlah, karena perkara ini adalah tanggung jawabmu. Kami juga ada bersamamu. Jadilah teguh, dan laksanakanlah.” 

Sebagian org Israel dlm masa pembuangan mendpt perkenanan raja Persia utk kembali ke tempat asalnya, Ezra menjd pemimpin mrka saat itu. Ayat ini berkisah ttg dukungan rakyat terhadap Ezra yg ingin kembali bangsa Israel hidup sesuai dg hukum Taurat. 
Zaman skrg justru telah terjd sebuah pergeseran pemahaman ttg para pemimpin rohani. Sbg contoh: para hamba Tuhan yg pasti akan dihormati hrs punya kriteria ini: doanya manjur, bs mengusir setan, jago berkhotbah, penampilan hrs modis, hrs kaya, hrs ‘sakti’, dsbnya. Kalau gembala gereja org yg sederhana, khotbahnya biasa saja, doanya jg biasa-biasa saja, biasanya krg dihormati. Pertanyaannya bagi jemaat: Anda cari idola atau pemimpin rohani? 
Pemimpin rohani pasti bknlah manusia yg hebat, krna yg hebat hanyalah Tuhan, sekalipun mrka bs mengusir setan, membuat mujizat, dsbnya, itu semua krna karunia Tuhan yg bekerja dlm diri mrka. Jadi dukunglah para pemimpin rohani spya mrka dg sepenuh hati membimbing jemaat utk hidup sesuai dg kebenaran Firman Tuhan. Kalau ditemukan kekurangan di sana sini ya wajar saja, mrka bkn org yg sempurna. Bangga dg pemimpin rohani itu wajar, tp apakah kita mendukung mrka utk bersama-sama hidup benar sesuai Firman Tuhan? Jadilah jemaat bkn fans hamba Tuhan. 
Kalau pemimpin rohani meminta jemaat utk mulai baca Alkitab rutin setiap hari, belajar taat dan lakukan, krna hal itu penting utk pertumbuhan rohani kita. Kita lakukan atau tdk, mrka tdk tahu, tapi itu bukti kita sbg jemaat tdk mendukung mrka melaksanakan tanggung jwb sbg pemimpin umat Tuhan. Berikan dukungan yg nyata, bkn asal tunjuk tangan, janji sama Tuhan, tp tdk melakukannya. Apa ini kualitas jemaat Tuhan zaman skrg? 
Jgn hanya menuntut saja 

Posted in Renungan | Comments Off on Mendukung Pemimpin 

Sukacita Yang Kebablasan

DI 02032017 
2 Raja-raja 20:13, 17 

13 Hizkia bersukacita atas kedatangan mereka, lalu diperlihatkannyalah kepada mereka segenap gedung harta bendanya, emas dan perak, rempah-rempah dan minyak yang berharga, gedung persenjataannya dan segala yang terdapat dalam perbendaharaannya. Tidak ada barang yang tidak diperlihatkan Hizkia kepada mereka di istananya dan di seluruh daerah kekuasaannya.

  • 17 Sesungguhnya, suatu masa akan datang, bahwa segala yang ada dalam istanamu dan yang disimpan oleh nenek moyangmu sampai hari ini akan diangkut ke Babel. Tidak ada barang yang akan ditinggalkan, demikianlah firman TUHAN. 

Hati-hati ketika apa yg kita minta ternyata dikabulkan Tuhan, seringkali kita menganggap diri berkenan di hadapan Tuhan atau merasa Tuhan bs kita ‘rayu’ utk mengikuti kemauan kita. 
Utk apa raja Hizkia sengaja memamerkan kekayaan yg dimilikinya? Ini krna dia merasa Tuhan bisa ‘nurut’ dg permintaannya, hartanya adalah 100% hasil kerjanya, bkn pemberian Tuhan. Org kalau ‘tinggi rohaninya’ seringkali cepat jatuh krna merasa ‘intim’ dg Tuhan, rasa hormat pd Tuhan sdh hilang, Tuhan sdh spt ‘selevel’ dg dia. 
Spt dlm kisah pemberontakan dlm sebuah kerajaan, kebanyakan terjd justru di kalangan petinggi istana, apakah pangeran berontak terhadap raja, perdana menterinya berontak, dsbnya. Spt Hizkia, merasa dirinya bs mengatur Tuhan, kebablasan pamer kekayaan dan sejarah mencatat bhw kemudian kerajaannya hancur dan diperbudak. 
Seandainya raja Hizkia tdk minta diperpanjang hidupnya, dia mati sbg raja yg baik dan takut akan Tuhan, kerajaannya mgkin masih bertahan sekian generasi. Hati-hati dg apa yg kita minta pd Tuhan, jgn sampai nantinya justru membuat kita menjauh dr Tuhan. Jgn sampai kita merendahkan Tuhan krna permintaan kita Dia kabulkan. Dikabulkan atau ditolak, tetaplah hormat pd Tuhan, pemberian-Nya jgn sampai menggeser posisi-Nya dlm hidup kita. 
Ketika Tuhan menegur, rendahkan diri dan bertobat, jgn meremehkan 

Posted in Renungan | Comments Off on Sukacita Yang Kebablasan

Setengah Kristen

DI 01032017 
2 Raja-raja 17:41 

  • Demikianlah bangsa-bangsa ini berbakti kepada TUHAN, tetapi dalam pada itu mereka beribadah juga kepada patung-patung mereka; baik anak-anak mereka maupun cucu cicit mereka melakukan seperti yang telah dilakukan nenek moyang mereka, sampai hari ini. 

Sejak dulu Tuhan dikhianati umat-Nya, kalau yg murtad meninggalkan Tuhan mgkin sdh jelas dia tdk percaya Tuhan lagi, tp ini berbeda, masih beribadah pd Tuhan tp jg menyembah berhala. 
Kalau zaman skrg, mgkin bs digambarkan spt org-org yg kelihatannya Kristen ‘banget’, rajin ke gereja, ikut persekutuan doa, suka baca Alkitab, suka berbuat baik, tapi di sisi lain, suka jg baca kitab suci agama lain, diajak ke tempat ibadah agama lain ikut jg, malah turut dlm kegiatan keagamaan selain Kristen. Kalau ditanya percaya Tuhan Yesus? Mrka jwb iya, tp ketika ditanya soal Yesus itu jalan menuju surga, mrka blg, Yesus bkn satu-satunya jalan menuju surga, semua agama arahnya ke surga, cuma beda cara masuknya saja. 
Tentu kita hrs bertoleransi dg semua pemeluk agama yg ada, tp bkn berarti mencampur adukkan semua agama jd sebuah ‘agama baru’. Hidup rukun dg penganut agama lain bkn berarti hrs mengurangi iman percaya kita pd Kristus. Hormati org lain dg apa yg diyakininya sbg kebenaran, tp jgn pernah kita menggantikan kebenaran Kristus dg kebenaran dr sumber yg lain. 
Si iblis mgkin tdk bs membuat kita murtad menyangkal Tuhan, tp dia puas jika kita menduakan Tuhan dg berhala yg lain. Dan ini jika ditelusuri scra mendlm dan mendetail, mgkin akan ada sejumlah org Kristen spt itu. Tuhan jelas berkata bhw tdk mgkin seseorg mengasihi Tuhan dan berhala bersamaan, pasti suatu saat akan terlihat yg mana sbnarnya yg disembah. Iman seseorg hanya Tuhan dan org itu yg tahu, dan suatu saat akan disingkapkan oleh Tuhan. 
Kita tentu merasa marah saat dikhianati, Tuhan jg marah jika umat-Nya mengkhianati Dia. Bertobatlah segera, hanya ada surga atau neraka yg menanti kita 

Posted in Renungan | Comments Off on Setengah Kristen