Ada Penyusup

DI 23032017 
Matius 13:41 KJV 

The Son of man shall send forth his angels, and they shall gather out of his kingdom all things that offend, and them which do iniquity; 

  • Anak Manusia akan mengirim keluar makaikat-malaikat-Nya, dan mereka akan mengumpulkan keluar dari kerajaan-Nya semua hal-hal yang menyakitkan hati, dan mereka yang melakukan kesalahan 

Sesuatu yg dikeluarkan itu awalnya ada di dalam, dikeluarkan dari kerajaan Tuhan berarti sblumnya ada di dlm kerajaan, dan ada sebabnya dikeluarkan oleh para malaikat yg Tuhan utus. 
Ketika pemisahan antara org-org yg akan masuk surga dan dicampakkan ke neraka, kita mgkin akan terkejut dg bbrpa org yg mnrut kita dia ‘pantas’ masuk surga malah ternyata dicampakkan ke neraka. Apa penyebabnya? Ayat ini berkata krna mereka melakukan kesalahan, dlm terjemahan lain digunakan kata durjana, melanggar hukum. Org-org ini sdh baca Alkitab bolak-balik, tahu hukum-hukum Tuhan tp tetap saja terus melanggar, sengaja melanggar. 
Mrka inilah ‘benih yg ditabur’ iblis di sekitar kita, mrka tampak luar mengakui Yesus sbg Tuhan dan Juruselamat, dibaptis bahkan mgkin melayani dan menjd hamba Tuhan. Zaman skrg memang grja berkembang pesat, jumlah grja bertambah, otomatis perlu bnyk pemimpin dan pelayan, sebagian grja tanpa disadari ‘menggampangkan’ org utk masuk dlm plynan dan diangkat jd pemimpin. Di celah inilah ‘benih’ yg iblis tabur bs masuk dg bebas ke dunia plynan dan ada dlm barisan pemimpin. 

Selain ada org-org yg dicampakkan dr kerajaan Tuhan, ternyata jd ada yg lain, yaitu hal-hal yg menyakitkan hati, terjemahan lain adalah ‘batu sandungan’, hal-hal yg membuat org bs jatuh dan tdk taat pd hukum Tuhan. Apa itu batu sandungan? Penafsiran Alkitab yg keliru, pengajaran sesat dan kompromi dg dosa. Ayat Alkitab yg salah tafsir justru membuat org hidup tdk takut pd Tuhan, pny kebenaran sndri dan jd munafik, kelihatannya rohani tp sbnarnya duniawi, dikira domba eh ternyata serigala, tertipu 

Posted in Renungan | Comments Off on Ada Penyusup

Ternyata Beda Maksudnya

DI 22032017 
Matius 18:19 NKJV 

Again I say to you that if two of you agree on earth concerning anything that they ask, it will be done for them by My Father in heaven. 

  • Lagi Aku katakan kepadamu bahwa jika dua orang dari kalian sepakat di bumi berkenaan dengan apa yang mereka minta, itu akan dilakukan bagi mereka oleh Bapa-Ku yang di dalam surga. 

Membaca Alkitab itu perlu teliti kata per kata, contohnya ayat di atas, saya pribadi baru mengerti maksud Tuhan Yesus mengenai ayat ini dan (maaf) bnyk pengkhotbah telah mengkhotbahkannya tdk tepat. 
Perhatikan ada kata ‘you’ dan ‘them’. Yesus sdg bcra ttg cara menegur kesalahan sesama sdr yg berbuat dosa. Yesus bcra pd para murid, jd scra logika maka tdk mgkin menggunakan kata ‘mereka’ utk para murid krna tentu yg digunakan adalah kata ‘kamu atau kalian’. Di sini mulai kita memahami yg sebenarnya. 
Lalu siapa yg dimaksud dg ‘mereka’? Tentu saja krna sdg membahas ttg sesama sdr, dlm konteks sesama org Yahudi krna mrka sebangsa, maka yg dimaksud siapa itu ‘mereka’ adalah ‘sesama sdr sebangsa’. Dlm aplikasi masa kini bs diartikan sebangsa dan jg sdr seiman. 
Jd ini maksudnya : kalau ada sdr sebangsamu (dan sdr seiman) menyampaikan permohonan pd Tuhan, dan kalian para murid-Ku setuju/sepakat dg permohonan itu, maka Bapa akan melakukannya bagi mereka. 
Jd ada 2 pihak, yg punya permohonan dan yg setuju dg permohonan itu. Ternyata krna kesepakatan ini, Bapa bertindak. Kalau tdk disepakati 2 dr antara para murid, otoritas penuh ada di tangan Bapa, mau dikabulkan atau tdk permohonan itu. 
Siapa ‘para murid’ di zaman ini? Bs diarahkan ke org-org yg Tuhan beri otoritas ke atasnya, bs para hamba Tuhan bahkan jemaat sekalipun. Kalau jemaat punya permohonan, tak ada salahnya minta dukungan pd 2 hamba Tuhan, jika ada kesepakatan dg permohonan doanya, apa yg disebut dlm ayat di atas bs terjd. Tugas 2 hamba Tuhan ini adalah bkn berdoa, tp meneliti isi permohonan doa jemaat 

Posted in Renungan | Comments Off on Ternyata Beda Maksudnya

Jangan Sampai Dihapus

DI 21032017 
Keluaran 32:33 

  • Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: “Siapa yang berdosa kepada-Ku, nama orang itulah yang akan Kuhapuskan dari dalam kitab-Ku. 

Ada bbrpa kitab Tuhan yg disebutkan dlm Alkitab, tapi ada 1 kitab yg sangat besar pengaruhnya bagi hidup kekal kita yaitu kitab kehidupan. 
Kalau sesuatu dibukukan utk laporan/dokumentasi maka tdk perlu adanya penghapusan bila sdh dicatat sesuai dg kebenarannya. Namun sesuatu yg bisa tetap tercatat atau terhapus, ini bkn dokumentasi semata krna mengikuti batas wkt tertentu hingga adanya kepastian antara tetap tercatat atau malah terhapus. 
Persamaan kitab ini dg kitab kehidupan dlm kitab Wahyu adalah adanya kemungkinan penghapusan nama, jd apakah ini kitab yg sama atau berbeda? Pendpt saya pribadi adalah kemungkinan besar ini kitab yg sama yaitu kitab kehidupan. Tentu ada dampak dr penghapusan sebuah nama dr kitab ini bagi hidup org yg memiliki nama itu, namun Musa berani mengambil resiko utk bangsa Israel dg meminta spya dosa mrka diampuni dan menghubungkannya dg namanya di kitab Tuhan. 
Sebab sebuah nama bs dihapus dr kitab kehidupan adalah krna kita berdosa pd Tuhan, bkn dosa terhadap sesama manusia. Ini tentu berkaitan dg cara hidup kita pd Tuhan, krna hanya org benar yg namanya tercatat dlm kitab Tuhan : 
Mazmur 69:28 

Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan, janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar! 
Jd tentu ini berhubungan dg kerohanian serta bgmna kita menjalani hidup kita, sesuai dg Firman Tuhan atau tdk. Tdk ada hubungannya dg kebaikan terhadap sesama, krna kita diselamatkan bkn krna perbuatan baik yg kita perbuat. Ini penting utk kita pahami krna jika tdk maka kita akan menyamakan keselamatan dlm Tuhan spt keselamatan mnrut agama lain. 
Apakah ibadah kita sdh benar? Apakah iman kita bkn sekedar pengakuan dan sdh disertai perbuatan? Apakah kita org yg tdk tegar tengkuk? Coba koreksi diri kita dan bertobat 

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Sampai Dihapus

Kekayaan dan Hidup Benar

DI 20032017 
Mazmur 37:16 NKJV 

A little that a righteous man has Is better than the riches of many wicked. 

  • Sedikit yang dimiliki orang benar itu lebih baik daripada kekayaan banyak orang fasik. 

Dunia mengukur kekayaan dr jumlah harta yg dimiliki, setiap tahun dibuat laporan org terkaya di dunia, namun ukuran ttg kekayaan scra rohani bkn dr jumlah hartanya, tp dr kepribadian pemiliknya. 
Sedikit harta org benar itu lebih baik dr kekayaan org-org fasik, bgmna kita memahaminya? 
Dlm 2 Korintus 9:10 dikatakan bahwa : “Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan … ” Jadi harta itu terbagi 2 jenis, yaitu ‘benih dan roti’. Benih utk ditabur, bkn berarti setelah ditabur lalu tdk dirawat tanamannya, harta bs menjd ‘modal’ yg dilipatgandakan, melalui bisnis, dagang, investasi, dsbnya. Kalau tdk paham seluk beluk pebisnisan, modal bs sia-sia atau mgkin setelah ‘tumbuh’ akhirnya ‘dirusak’ org lain. 
Sbg org percaya, ada 2 hukum yg wajib diketahui para pebisnis, yaitu hukum dunia bisnis dan hukum Tuhan ttg bisnis. Kitab Amsal bnyk memberi informasi ttg aturan bisnis mnrut Firman Tuhan. Mengelola modal perlu hikmat dan pengetahuan yg memadai. 
Selanjutnya, harta itu adalah ‘roti’, roti melambangkan kebutuhan harian yg utama di zaman itu. Mengelola harta utk membiayai kebutuhan hidup itu perlu, pemborosan atau keserakahan bs membuat harta kita ‘terbang’ meninggalkan kita. Jd perlu hikmat dan pengetahuan yg memadai jg utk mengelola harta guna membiayai hidup dan menyenangkan diri sndri dan org lain. 
Harta yg berlimpah bs didpt dg cara yg tdk benar, tp cara mengelolanya jg penting. Kalau kita hidup benar sesuai Firman Tuhan, kekayaan yg Tuhan berikan pd kita itu menjd wujud berkat Tuhan, tp kekayaan yg dimiliki org fasik bs menjd ‘kutuk’ bagi dirinya sndri. Sama-sama dinikmati tp dampaknya berbeda. Tuhan yg menjd hakim di antara org fasik dan org benar, kita sulit menilai dr penampilan luar seseorg 

Posted in Renungan | Comments Off on Kekayaan dan Hidup Benar

Teringat Pada Tuhan

DI 18032017 
Yunus 2:7 

  • Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-Mu, ke dalam bait-Mu yang kudus. 

Penyesalan selalu dtg setelah kita baru menyadari kekeliruan yg kita buat, awalnya kita anggap kita benar, boleh memutuskan sndri, tak peduli akibat yg timbul dr perbuatan kita. 
Yunus bersalah pd Tuhan, nyaris nyawa org-org seperahu dgn dia mati krna Tuhan membuat angin ribut di situ, hingga terjd badai besar. Ini yg perlu kita sadari bhw apapun yg kita perbuat punya dampak terhadap org lain, apakah dampak yg baik atau yg buruk. Namun pd akhirnya dia menyesal dan ayat di atas menjd ungkapan hatinya pd Tuhan. 
Setelah menyadari kesalahan, ingatlah pd Tuhan, berdoa dan masuklah dlm hadirat Tuhan. Sebagian org setelah menyesal justru membuat keputusan yg salah, ada yg bunuh diri, melukai diri malah ada yg terjebak dlm penyesalan yg tiada henti. 
Tuhan memang bisa murka tapi kasih sayang-Nya melebihi murka-Nya. Kalau kita mengenal Tuhan, kita tahu bhw Dia pribadi yg tdk pernah menolak org yg bertobat dan berbalik pada-Nya. Tentu saja pertobatannya hrs sungguh-sungguh, bkn asal saja. Mulailah hampiri Tuhan di dlm doa, kembali beribadah pd Tuhan. Mendekat pd Tuhan dan menjauhi dosa. 
Mgkin ada di antara kita yg sdh lama tdk punya jam doa pd Tuhan, mgkin jg sdh tdk lg beribadah di grja. Tuhan tdk rugi kalau kita tdk berdoa dan beribadah, kitalah yg kehilangan bnyk hal yg seharusnya kita terima dr Tuhan saat berdoa dan beribadah. Tuhan ingin tdk ada satupun anak-anak-Nya yg binasa, Dia tetap menantikan org yg jauh dr Dia utk kembali. Dia menunggu hingga nafas terakhir setiap org. Tuhan pakai bnyk cara utk bcra dan menyampaikan isi hati-Nya, krna itu jgn keraskan hati ketika Tuhan menyapa, itu bukti Dia mengasihi kita. Sambutlah tawaran keselamatan yg Dia berikan, hiduplah sbg ciptaan baru di dlm Kristus. 
Jgn pernah melupakan Tuhan dlm hidup kita, Dia selalu beserta kita 

Posted in Renungan | Comments Off on Teringat Pada Tuhan

Karena Menolak 

DI 17032017 
Lukas 14:24 

  • Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorang pun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku.” 

Kita pasti pernah menerima undangan, apakah itu undangan pernikahan, ulang tahun, peresmian, dsbnya, ada yg bs kita hadiri, ada yg tdk bs krna berbagai sebab. 
Perumpamaan ttg undangan pesta ini ditutup dg pesan Yesus dlm ayat di atas, utk memahaminya, kita perlu tahu ttg budaya Yahudi ttg makan bersama. 
Tingkat hubungan dlm budaya Yahudi itu berjenjang, paling tinggi adalah ketika makan semeja bersama-sama, di meja makan inilah bs terjd kesepakatan dan pengambilan keputusan. 
Tuhan Yesus ‘mengundang’ kita utk hadir dlm pesta perjamuan-Nya, apakah itu? Dlm kitab Wahyu kita temukan sebuah event yg disebut ‘Pernikahan Anak Domba’ (Wahyu 19:9), disertai dg adanya perjamuan. Dlm perumpamaan ini, disebut 3 alasan penolakan para undangan utk menghadiri pesta, pertama yaitu melihat ladang yg baru dibeli, kedua yaitu mengetes 5 sapi yg baru dibeli, ketiga yaitu krna baru menikah. 
Ladang bcra ttg pekerjaan, sapi bcra ttg kekayaan, istri bcra ttg cinta, jd 3 alasan yg umumnya jd penyebab tdk hadirnya dlm pesta itu adalah krna sibuk bekerja, punya bnyk harta dan terlalu mencintai manusia drpd Tuhan. 3 hal inilah menjd penyebab org gagal utk membangun hubungan yg intim dg Tuhan. Kesibukan kerja membuat seseorg tdk punya wkt sisa selain utk bekerja, tdk ada wkt utk Tuhan. Harta yg bnyk membuat seseorg merasa tdk butuh Tuhan, Tuhan itu tdk penting bagi dia, semua bs diselesaikan dg uang. Kemudian terlalu sayang pd keluarga, melarang anggota keluarga terlibat dlm pelayanan, lebih memilih pergi tamasya drpd beribadah pd Tuhan, ibadah disamakan spt menonton film di bioskop, tubuh ada di gereja, tp pikiran lari kemana-mana. 
Kedatangan Tuhan makin dekat, Dia mengundang org-org pilihan-Nya utk menikmati perjamuan pernikahan Anak Domba, apakah kita termasuk dlm para undangan-Nya? Jika ya, siapkan diri 

Posted in Renungan | Comments Off on Karena Menolak 

Belum Apa-Apa 

DI 16032017 
Matius 5:46 

  • Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? 

Membaca ayat ini memang perlu perenungan, kalau dibaca sekilas maka akan tdk menemukan pesan yang dimaksud. 
Ketika Tuhan bertanya: “Apakah upahmu?” Dlm terjemahan lain digunakan kata ‘reward’ yg diartikan sbg penghargaan, ganjaran. Ternyata mengasihi org yg mengasihi kita jg itu blm ada ‘reward’nya, artinya belum dpt apa-apa dr Tuhan. 
Itulah kewajiban sbg anak-anak Tuhan utk saling mengasihi, bahkan ini sebuah perintah Tuhan. Bukankah setiap perbuatan baik yg kita lakukan itu ada balasan dr Tuhan? Tentu yg kita tabur akan kita tuai, tp ini masalah yg berbeda. 
Yang Tuhan ingin lihat apakah ada ‘nilai lebihnya’ dr kasih kita pd org lain. Kasih dibalas kasih ya tdk ada nilai lebihnya, krna kita hrs mengerti bhw hanya 1 pihak saja yg akan membalas kebaikan kita pd sesama, apakah manusia yg balas atau Tuhan. Kalau manusia sdh membalas, maka Tuhan tdk membalasnya lg krna kita telah dpt ‘reward’nya dr manusia. 
Lukas 14:13-14 

Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.

Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.” 
Tuhan Yesus sndri mengajar utk mengasihi musuh dan berbuat baik pd mrka yg scra manusia tdk mampu membalas kebaikan kita. Bkn utk mengejar upah atau balasan Tuhan, tp ini yg penting: kalau kita lakukan sesuatu pd org yg tdk mampu, itu disamakan spt melakukannya pd Tuhan sndri, maka Tuhan yg akan membalasnya lgsg. 
Jgn disalah artikan lebih baik bnyk melakukan kegiatan amal drpd mengasihi org yg mengasihi kita, keduanya hrs seimbang dijalankan, apakah kebaikan kita terbalas atau tdk, yg penting kita sdh mempraktekkan kasih pd Tuhan dan sesama 

Posted in Renungan | Comments Off on Belum Apa-Apa 

Dosa Itu Menghambat 

DI 15032017 
Yeremia 5:25 (NKJV) 

Your iniquities have turned these things away, And your sins have withheld good from you. 

  • Kesalahanmu telah membalikkan hal-hal ini, dan dosa-dosamu telah menahan yang baik darimu. 

Dosa bkn sekedar perbuatan, tp dosa itu jg menjauhkan bnyk hal yg baik yg seharusnya kita terima dr Tuhan dan sesama. 
Misalnya ketika kita melukai hati seseorg, terjd permusuhan, maka org yg kita lukai hatinya akan menahan berbuat baik pd kita selama dia blm mengampuni kita. Sblum kita berdamai dg dia, maka persembahan kitapun tdk diterima Tuhan dan berkat Tuhan tdk turun (Matius 5:23-24). 
Apalg dosa terhadap Tuhan, ini bs ‘membelokkan’ apa yg Tuhan rencanakan utk diberikan pd kita menjd menjauhi dr kita. Mestinya 99% pasti menang, ternyata kalah, mestinya berhasil ternyata gagal, mestinya dapat ternyata lepas dr tangan kita. Dampak dosa ternyata mempengaruhi bnyk aspek dlm hidup kita. 
Karena itulah jgn terbw emosi dan nafsu sesaat, dosa membuat kita mendpt ‘100’ tp justru membuat kita kehilangan ‘1000’. Dosa menjauhkan hal yg baik dr kita, artinya hal yg buruk itu mendekat. Sadar dan segera bertobat selama ada kesempatan utk bertobat. 
Keinginan berbuat dosa itu akan kita ‘perangi’ seumur hidup kita. Menang 3x bkn berarti pasti menang utk seterusnya, bnyk org mengira sdh bs menaklukkan 1 jenis dosa, kalau tdk waspada, suatu saat kita yg kalah dr dosa. Jgn biarkan pikiran kita mengkhayalkan sesuatu yg sia-sia, bnyk dosa yg diawali dr pikiran kita, saat kita merasa semuanya baik-baik saja, biasanya kita lengah. Mendekat pd Tuhan akan menolong kita menjauhi dosa. 
Kalau kita blm menang atas dosa jenis tertentu, trs berusaha utk menang, tingkatkan penguasaan diri, jauhi apa yg bs memancing kita berbuat dosa, jaga pergaulan dan bangun hubungan yg intim dg Tuhan. Mintalah support pd sdr seiman yg dwsa rohani utk membantu kita menang atas dosa. Perlu keterbukaan dan keinginan yg kuat utk ini, jgn menyerah

Posted in Renungan | Comments Off on Dosa Itu Menghambat 

Sukacita Yang Wajar

DI 14032017 
Mazmur 2:11 NKJV 

Serve the Lord with fear, And rejoice with trembling 
Beribadah/layanilah Tuhan dengan takut, dan bersukacitalah dengan gemetar 
Gemetar itu ekspresi ketakutan, tp mengapa penulis mazmur ini berkata bhw ‘bersukacitalah dalam gemetar’? 
Sederhananya adalah bhw saat kita bersukacita, ingatlah selalu akan Tuhan, kita bersukacita krna Tuhan memberikannya pd kita. Juga diingatkan agar tdk berlebihan saat bersukacita, jgn sampai kelewat batas. 
Dlm budaya Israel, bersukacita biasa dilakukan dg minum anggur, kebanyakan minum anggur itu bs menyebabkan mabuk, dlm keadaan mabuk anggur, org bs bersikap aneh dan berkata-kata sembarangan. Saat kehilangan pengendalian diri, seseorg bs saja terpancing utk berbuat dosa atau melakukan sesuatu yg memalukan. Tentu ini sesuatu yg tdk memuliakan Tuhan. 
Saat bersukacita, kita tdk boleh merusak suasana org lain, tdk boleh sengaja pamer atau membuat iri hati. Misalnya saat kita mengadakan sebuah acara perayaan di rumah, kita hrs mengatur sedemikian rupa agar para mobil tamu yg kita undang bs parkir dg baik, jgn sampai menghalangi tetangga utk keluar masuk rumahnya, sampah jg hrs diatur dg baik. Kita hrs ingat bhw apapun yg kita lakukan, kita adalah org Kristen, ada penilaian ttg kita dan sedikit bnyk nama Tuhan Yesus akan ‘terbawa’ dlm penilaian mrka. 
Bersukacita dlm gemetar, artinya dlm batas-batas yg Tuhan tetapkan, tdk bersifat duniawi, artinya cara kita mengungkapkan sukacita tdk spt org yg tdk mengenal Tuhan. Kalau kita hanya mampu merayakan scra sederhana, jgn paksakan diri utk merayakan scra mewah, hingga akhirnya terjebak hutang. Jgn melanggar kenyamanan org lain jg, semua hrs diatur dg baik dan serapi mgkin. Jgn sampai hak org lain kita langgar. Dan hrs ingat jg bhw Tuhan melihat dan menilai semua yg kita perbuat, ada balasan dr Tuhan. 
Ibadah kita dg Tuhan jgn sampai terlupakan, ingat bhw sepanjang hidup ini kita akan trs membutuhkan Tuhan 

Posted in Renungan | Comments Off on Sukacita Yang Wajar

Proses Berkat

DI 13032017 
Ayub 42:12-13 

TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina. 

  • Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan; 

Ayub diberkati 2x lipat dlm jumlah ternak dan harta yg dimilikinya setelah mengalami pengujian dr Tuhan. Kalau cuma sekedar membaca mgkin kita mengira semuanya terjd dlm sekejap. 
Baca Alkitab itu jgn cuma mencari pewahyuan, otak jg dipakai. Utk memiliki 10 anak, brp tahun diperlukan utk itu? Seandainya 1 anak per 1,5 tahun, berarti butuh 15 tahun utk mengandung dan melahirkan 10 anak. Artinya Ayub butuh mgkin 15 tahun utk kembali memiliki 10 anak. 
14.000 ekor domba + 6000 unta + 1000 pasang lembu + 1000 keledai betina, apakah semuanya dlm sekejap semuanya tiba-tiba muncul atau turun dr langit? Kalau tinggal baca kisahnya kan enak, tp coba pikirkan, ketika proses, Ayub tdk pny lg harta kecuali rumahnya sndri (yg roboh adalah rumah anak sulungnya, Ayub 1:18,19). Dr apa yg masih Ayub punya ditambah pemberian dr sdr-sdrnya (Ayub 42:11), ini yg jd modal bagi Ayub utk kembali beternak dan Tuhan memberkatinya. Entah brp tahun dibutuhkan hingga Ayub memiliki ribuan ternak. 
Jgn dipikir bhw semua Tuhan kembalikan 2x lipat pd Ayub spt kita mengembalikan uang 20 ribu pd seseorg. Dari rentan waktu antara Ayub mulai dipulihkan hingga akhirnya dia pulih dan diberkati, itulah proses berkat. Sesuatu yg butuh wkt singkat utk bs terjd, itu mujizat, terjdnya tiba-tiba dan sekejap saja, kalau diberkati, ada proses dan butuh wkt utk menunjukkan hasil akibat diberkati Tuhan. 
Knpa doa kita tdk dijawab? Krna yg kita minta itu salah, minta cepat-cepat dan instant, artinya minta mujizat bukan minta diberkati Tuhan. Mujizat itu otoritas penuh di tangan Tuhan. Hiduplah benar sesuai Firman Tuhan jika ingin hidup diberkati Tuhan 

Posted in Renungan | Comments Off on Proses Berkat