Harga Sebuah Pelayanan 

DI 09072016 
2 Timotius 1:4 NKJV 

greatly desiring to see you, being mindful of your tears, that I may be filled with joy, 

  • sangat ingin untuk melihatmu, menjadi sadar akan air matamu, supaya aku boleh dipenuhi dengan dengan sukacita 

Sbg anak rohani rasul Paulus, Timotius dipercayai utk mengurus jemaat, dan satu hal yg Paulus ingat adalah ttg air mata Timotius. 
Mengurus jemaat itu bkn sesuatu yg mudah, butuh bnyk hal dan ada waktunya pelayanan disertai dg air mata. Air mata bs bcra ttg kesedihan, sdh melayani segenap hati tp tdk dihargai, air mata bs bcra ttg ‘capek hati’ menghadapi org-org yg bebal, tdk bs diatur, senang mengadu domba, dihakimi krna sikap yg tdk disukai, dsbnya. Air mata saat hrs mengorbankan sesuatu demi melayani Tuhan. 
Dunia pelayanan di bbrpa tempat memang ‘keras’, konflik pemimpin dg bawahan, saling menjatuhkan, bcra ttg Firman Tuhan tapi kelakuan berbeda, itu kenyataan yg ada. Bbrpa org bahkan berkata bhw dunia pelayanan lebih ‘kejam’ dr dunia kerja sekuler. Sekali lagi jgn berpikir semua pelayanan di manapun spt itu, masih ada dlm dunia pelayanan yg para pelayannya punya sikap baik, dan mempraktekkan Firman Tuhan. 
Timotius melayani hingga mengeluarkan air mata, tentu bs dibayangkan bgmna situasi yg dialaminya. Kadang org yg sepelayanan justru berkonflik dg kita. Bukankah org yg terdekat yg paling mgkin utk berkonflik dg kita, termasuk dlm dunia pelayanan. Bgmna sikap kita? Apakah mundur? Kapok? Trauma? Kalau kita mundur, iblis senang krna berhasil menimbulkan benih-benih kebencian dan perpecahan, yg iblis inginkan adalah kita trauma, shga kepahitan dg org Kristen dan akhirnya murtad meninggalkan iman pd Kristus. Itu yg iblis inginkan. Pelayan Tuhan jg manusia yg tdk sempurna, bs buat kesalahan, emosional, melukai dan terluka, dstnya. Tetaplah pd panggilan pelayanan kita, kita bertanggung jwb pd Tuhan, selesaikan tanggung jwb kita dan bertahan hingga akhir. Jadilah teladan yg baik 

Posted in Renungan | Comments Off on Harga Sebuah Pelayanan 

Tidak Membawa Apa-Apa

DI 08072016 
1 Timotius 6:7 KJV 

For we brought nothing into this world, and it is certain we can carry nothing out. 

  • Karena kita tidak membawa sesuatu ke dalam dunia ini, dan ini adalah pasti, kita tidak dapat membawa sesuatu keluar. 

Lagu yang sering dinyanyikan saat ibadah kedukaan salah satunya adalah “ku tak membawa apapun juga saat kudatang ke dunia, kutinggal semua pada akhirnya saat kukembali ke surga”. Ayat ini menjd dasar kebenarannya. 
Apa yg kita cari selama hidup di dunia ini? Sebagian org mgkin menjwb ya cari uang utk hidup, memang bs hidup tanpa uang? Kalau ditanya lagi, apakah uang bisa membuat kita hidup kekal? Apakah uang memiliki kegunaan utk hidup setelah kematian jasmani? Jwbannya jelas bhw uang hanya berguna utk hidup di dunia ini saja, setelah kita mati, uang bnykpun hanya berguna membuat kuburan kita terlihat mewah, menjd warisan anak cucu yg malah seringkali justru keluarga hancur krna rebutan warisan. 
Apa yg kita cari selama hidup di dunia kalau begitu? Sama spt kita cari uang utk membiayai hidup bulan depan, tahun depan, dstnya, maka kita hidup di dunia ini utk mempersiapkan hidup kekal kita setelah kita mati scra jasmani. Masalahnya adalah apakah kita tahu apa yg hrs kita persiapkan utk hidup setelah mati? 
Kita lahir tdk bw apa-apa, kita matipun tdk bawa apa-apa, semua kita tinggalkan. Kalau kita punya banyak di dunia ini, maka itu karena Tuhan memberi dan mempercayakan pd kita utk dikelola dan dilipat gandakan. Sehebat apapun kita, kalau Tuhan tdk izinkan kita memiliki, apa yg sdh di tangan bs lepas dr kita. 
Carilah Tuhan selama kita hidup di dunia ini, bangun hubungan yg baik dg Dia. Spt negara kita menempatkan kantor kedutaan di negara lain spya bs mengurusi kepentingan WNI di negara itu, kitapun hrs punya hubungan dg Pemilik Surga jika ingin nantinya tinggal di sana, Yesus menjd spt ‘duta besar’ yg mengurusi semua keperluan kita di surga, Dia sediakan tempat dan mencatat nama kita 

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Membawa Apa-Apa

Terus Maju 

DI 05072016 
1 Timotius 4:15 NKJV 

Meditate on these things; give yourself entirely to them, that your progress may be evident to all. 

  • Renungkan hal-hal ini; berilah dirimu sepenuhnya untuk itu, supaya kemajuanmu menjadi nyata untuk semua. 

Hidup kita makin hari hrs makin maju, artinya ada perubahan ke arah yg lebih baik dlm seluruh area hidup kita. 
Nasehat rasul Paulus kpd anak rohaninya yaitu Timotius sangat bnyk dan terlihat bhw Paulus menaruh harapan besar terhadap Timotius. Bukan hanya Paulus spt itu terhadap Timotius, bgtu jg Tuhan terhadap setiap kita, Dia ingin kita menampilkan kemajuan kita dlm kurun waktu tertentu. Bkn hanya saat bertemu org lain komentar yg ada soal lebih sukses, lebih ganteng atau cantik, lebih kurus atau gemuk, tp biarlah komentar yg ada jg ttg kemajuan kita dlm berbagai hal, misalnya lebih bijak, lebih sabar, lebih bisa berespon tepat, lebih baik keadaan hidupnya, dsbnya. 
Untuk trs maju, dimulai dr ‘meditasikan’ atau merenungkan apa yg dpt membuat kita maju. Nasehat orgtua, para pemimpin dlm hidup kita, nasehat org bijak dlm Tuhan dan jg kebenaran Firman Tuhan. Merenungkan utk mendpt pengertian dan petunjuk apa yg hrs dilakukan utk maju. Kemudian dg sungguh-sungguh mempraktekkannya dan tdk putus asa hingga berhasil. Tentu butuh perjuangan, ketekunan, kesabaran serta kedewasaan, prosesnya hrs kita jalani sampai selesai sehingga kemajuan kita tampak nyata di depan semua org, tentu saja ini hal yg membuat nama Tuhan dipermuliakan. 
Jika hidup kita tdk terlihat lebih maju, periksa diri apakah ada hal yg salah kita perbuat, apakah ada yg kurang, yg tdk sesuai standart atau yg terlupakan. Periksa jg apakah hubungan kita dg Tuhan dlm keadaan yg baik atau terganggu, kita hrs tetap dlm posisi mendpt perkenanan dan penyertaan Tuhan, ini hal yg penting spya semuanya berjalan lancar dan pertolongan Tuhan membantu kita mencapai hasil yg baik dan sempurna. Jgn remehkan masukan dr org lain, jgn sombong

Posted in Renungan | Comments Off on Terus Maju 

Manfaat Kesalehan

DI 04072016 
1 Timotius 4:8 NKJV 

For bodily exercise profits a little, but godliness is profitable for all things, having promise of the life that now is and of that which is to come. 

  • Latihan badani mendapat keuntungan sedikit, tapi kesalehan itu menguntungkan untuk segala hal, memiliki janji kehidupan sekarang dan yang mana akan datang. 

Apa yg kita lakukan utk tubuh berguna utk tubuh, kita berolahraga, berpola makan sehat demi menjaga kesehatan dan kebugaran, sebagian lagi sengaja membentuk tubuh ideal demi beragam tujuan. 
Namun suatu saat tubuh kita akan berhenti berfungsi, krna lanjut usia atau sebab lainnya. Kemudian setiap kita masuk dlm kehidupan yg selanjutnya yaitu dlm kekekalan. Olahraga tdk secara langsung berpengaruh pd kehidupan roh kita, ternyata yg berpengaruh adalah ‘kesalehan’, hidup sesuai dg aturan dan semua yg digariskan Tuhan. Selama hidup di dunia ini, olahraga dan kesalehan punya peranan penting dlm hidup kita. 
Sulitkah menjd org yg saleh? Pertanyaan yg mirip spt itu adalah sulitkah menjd pelaku Firman Tuhan? 
Tdk seorgpun di dunia ini mampu melakukan semua yg Firman Tuhan ingin kita praktekkan, namun asalkan kita punya kemauan utk taat, Tuhan membantu kita mampu melakukannya, tahap bertahap saat kita diproses menjd serupa dg Kristus, bagian demi bagian dr Firman Tuhan mulai kita praktekkan. Dan Tuhan yg menyempurnakannya bagi kita, apa yg manusia tdk bs lakukan, Dia telah sempurnakan utk kita saat Dia hidup sbg manusia di bumi. Tuhan tahu keterbatasan kita, dan Dia menggenapinya bagi kita. 
Kesalehan berpengaruh pd semua area hidup kita, berarti makin kita saleh, makin berkualitas hidup kita. Rugi kalau kita setengah-setengah, saleh tdk, duniawi sekali tdk, posisi kita menentukan bgmna respon Tuhan terhadap kesalehan hidup kita. Menjd saleh tentu ada ‘reward’ dr Tuhan, tdk sia-sia. Jgn terpengaruh oleh gaya hidup duniawi, kelihatannya bebas dan menyenangkan, tp beresiko fatal, hiduplah saleh

Posted in Renungan | Comments Off on Manfaat Kesalehan

Terima Yang Baik Saja

DI 02072016 
1 Timotius 4:7 KJV 

But refuse profane and old wives’ fables, and exercise thyself rather unto godliness. 

  • Tapi tolaklah keduniawian dan dongeng wanita-wanita tua, dan lebih baik latihlah dirimu menuju kesalehan. 

Kita semua hidup dlm dunia yg memiliki beragam sistem, salah satunya adalah sistem duniawi yg tentu saja bertentangan dg kebenaran Firman Tuhan. Sikap kita sbg pengikut Kristus adalah menolak keduniawian. Ini bcra ttg segala sesuatu yg tdk sesuai dg Firman Tuhan, bkn ttg peraturan dan budaya yg sifatnya positif yg berlaku di dunia. 
Dosa berdampak memisahkan kita dr Tuhan, keduniawian berasal dr dosa, itulah sebabnya kita hrs menolak hidup yg duniawi, diperbudak oleh dosa dan tdk hidup merdeka dr dosa dlm Kristus. 
Selain keduniawian, kita jg hrs mewaspadai dongeng-dongeng yg diceritakan oleh org-org di atas generasi kita. Dongeng itu mgkin cerita yg benar terjd, tp mgkin jg cerita karangan yg bertujuan menyampaikan suatu nilai kehidupan dr crta itu. 
Dongeng seringkali terpengaruhi oleh budaya yg berlaku di daerah dongeng itu berasal, sdkit bnyk dongeng berkaitan dg kepercayaan atau keyakinan yg berlaku di zaman dongeng itu terjd. Jika nilai kehidupan yg disampaikan itu baik, tentu tdk masalah, tp jika ternyata tdk baik, tentu hrs ditolak. Misalnya dongeng ttg suatu desa yg menghadapi malapetaka tp krna penduduk desa itu berdoa pd patung dan roh nenek moyang, mrka diselamatkan dr malapetaka itu. Tentu saja nilai yg disampaikan bertentangan dg kebenaran Firman Tuhan, kita tdk boleh menyembah patung dan roh nenek moyang. 
Jadikan dongeng hanya sekedar bagian dr sesuatu bagian dr budaya saja, bkn sesuatu yg dipercaya apalg ditiru utk dilakukan. Kita hrs terus melatih indera kita spya bs ‘menyaring’ mana yg benar dan mana yg salah, mana yg baik dan mana yg buruk, mana yg sejalan dg Firman Tuhan dan mana yg berlawanan, ini penting spya iman kita tetap murni di hadapan Tuhan dan tdk dicemarkan 

Posted in Renungan | Comments Off on Terima Yang Baik Saja

Ayah Sebagai Kepala Keluarga

DI 01072016 
1 Timotius 3:4 KJV 

One that ruleth well his own house, having his children in subjection with all gravity; 

  • Seseorang yang mengatur dengan baik rumahnya sendiri, memiliki anak-anak dalam penundukan diri dengan segala gravitasi. 

Menerjemahkan ‘gravity’ dlm ayat ini tdk mudah, namun saat kita mengerti apa itu gravitasi, maksud dr ayat ini bs kita pahami dg benar. 
Istilah ‘gravitasi’ kita temui dlm ilmu Fisika yaitu gaya tarik menarik antara 2 benda di alam semesta ini. Tanpa gravitasi, kita akan melayang, tdk menapakkan kaki di bumi. Penundukkan diri seorg anak terhadap ayahnya diumpamakan spt gravitasi, ada ‘gaya tarik’ dr ayah sbg kepala keluarga yg berkuasa penuh mengatur rumah tangganya dan jg ada ‘gaya tarik’ dari anak-anak yg mengerti bhw mereka butuh dididik dan dibimbing oleh orgtua mrka dg syarat hrs tunduk pd orgtua. Sama spt kita mkn di sebuah resto, resto menyediakan mknan, perut kita perlu makanan, bertemulah 2 kepentingan ini dlm sebuah peristiwa: kita menghilangkan lapar dg makan mknan yg disajikan oleh resto yg kita datangi. 
Seorg ayah hrs menjd ‘raja’ dlm keluarganya, bkn sbg diktator, tp sbg pengatur rumah tangganya, mengerti apa yg hrs dilakukan dan menerapkan aturan dg benar. Tdk boleh ‘lembek’ tp lemah lembut, menerapkan disiplin tapi jg mengasihi, menjd ‘raja’ yg dikasihi, bkn ditakuti tp dihormati. 
Seorg ayah hrslah menjd figur yg dikasihi oleh anak-anaknya. Anak yg memberontak biasanya kehilangan figur bapa dlm hidupnya. Ini krna sang bapa tdk benar dlm mengatur rumah tangganya sndri. Membuat peraturan tp melanggar jg, melihat anak buat salah tp dibiarkan saja, memaksakan kehendaknya pd anak tanpa mau mengerti apa yg anak-anak pikirkan dan rasakan. Tdk mampu membuat anak-anaknya tunduk dg kerelaan hatinya sndri. 
Mengatur rumah tangga perlu kerjasama dg isteri, krna bersama istri melaksanakan apa yg sdh disepakati bersama ttg bgmna mengatur rumah tangga dg baik

Posted in Renungan | Comments Off on Ayah Sebagai Kepala Keluarga

Menolak Keselamatan 

DI 30062016 
2 Tesalonika 2:10 KJV 

And with all deceivableness of unrighteousness in them that perish; because they received not the love of the truth, that they might be saved. 

  • Dan dengan seluruh ketipu dayaan dari ketidak benaran di dalam mereka yang binasa; karena mereka tidak menerima kasih kebenaran, yang memungkinkan mereka diselamatkan. 

Apakah benar sebuah paham yg berisi ttg ada org-org yg telah ditentukan Tuhan sejak dr semula utk diselamatkan atau binasa, masuk surga atau tdk telah ditentukan Tuhan bahkan sblm org itu lahir di dunia ini? 
Tentu memang benar bhw ada org yg masuk ke surga, ada jg yg ternyata tdk masuk surga. Tapi tentu ada alasan mengapa Tuhan menolak seseorg utk tinggal bersama Dia dlm kekekalan di surga. Jd bkn spt sudah ‘ditakdirkan’ spt yg bnyk org pahami. Realita hidup jelas membuktikan bnyk org yg hidupnya jahat, diperhamba dosa, kejam, menurut pandangan manusia tdk bs berubah menjd org baik, ternyata akhirnya mrka bs bertobat dan beriman teguh sampai akhir hidup mrka. Pertanyaan yg sulit dijawab adalah : bgmna dg org yg tdk menerima berita Injil keselamatan, tp mrka hidup sbg org yg baik, bkn penjahat, tdk merugikan org lain, suka berbuat amal, dsbnya, apakah mrka bisa masuk surga? 
Pandangan bbrpa golongan berkata perbanyaklah perbuatan baik drpd perbuatan dosa shga nanti ketika ‘ditimbang’, perbuatan baiknya lebih ‘berat’ shga bs masuk surga. Masuk surga krna ‘ditimbang’. Tp ayat di atas ternyata menuliskan salah satu sebab knp seseorg itu akhirnya binasa, krna menolak ‘kasih kebenaran’ yg Tuhan sediakan utk semua org. Kebenaran yg utuh hanya ada dlm diri Tuhan Yesus Kristus, kebenaran ini sifatnya ‘mengasihi’ artinya menginginkan semua org diselamatkan dan tdk binasa. Minimal dlm hidup tiap org, dia pernah menerima tawaran Tuhan utk bertobat, apakah melalui penginjilan atau suara hati nuraninya. Jika diterima, dia bisa diselamatkan, jika ditolak, dia akan binasa. 
Bertobatlah 

Posted in Renungan | Comments Off on Menolak Keselamatan 

Murtad di Akhir Zaman 

DI 29062016 
2 Tesalonika 2:3 NKJV 

Let no one deceive you by any means; for that Day will not come unless the falling away comes first, and the man of sin is revealed, the son of perdition, 

  • Biarlah tidak seorangpun menipumu dengan banyak cara; karena Hari itu tidak akan tiba kecuali kalau kemurtadan datang terlebih dahulu, dan pendosa itu dinyatakan, anak pemusnah itu, 

Berita ttg anak-anak Tuhan yg murtad bs kita temui dlm kehidupan sehari-hari, bahkan ada jg hamba Tuhan yg murtad, jgn kita heran akan hal ini, sebab inilah salah satu tanda kedatangan Tuhan Yesus kembali semakin dekat. 
Apa itu murtad? Dlm bhsa aslinya adalah “apostasia” yg punya arti berkhianat, memberontak dan menjd oposisi, melawan. Dlm bahasa sederhananya itu meninggalkan iman pd Kristus (pindah agama) dan berusaha menarik anak-anak Tuhan lain utk murtad jg. 
Alasan mrka murtad beragam, ada yg krna ingin menikah, ada yg krna kalah berdebat dg tokoh agama lain, ada yg krna sakit hati terhadap org Kristen, ada yg krna tertarik dg okultisme, dsbnya. Apakah berarti Alkitab itu tdk benar dan tdk sempurna shga bnyk org Kristen yg murtad? Ini pola pikir yg coba agama lain tanamkan dlm pikiran org Kristen. Pd kenyataanya justru bnyk jg org-org non Kristen yg akhirnya percaya pd Tuhan Yesus dan membuktikan kebenaran Alkitab dibandingkan kitab suci yg dulu dia percayai. 
Murtad itu mendahului hari kedatangan Tuhan Yesus kembali, artinya memang akan ada berita di media sosial maupun realita org-org di sekitar kita yg tdk lg percaya pd Kristus. Kita jgn sampai mengganti iman kita krna ada upah besar yg menanti yaitu kekekalan bersama Tuhan selamanya. Kalau ada ‘mantan’ org Kristen dan ‘mantan’ hamba Tuhan yg coba menarik kita ikut mereka, jgn kita ladeni, jgn ikut memperdebatlan Tuhan dan Alkitab, memang murtad itu akan trs terjd, tp juga menjelang kedatangan Yesus kembali diikuti dg pertobatan org-org dlm jumlah besar menjd pengikut Kristus. Beriman teguh 

Posted in Renungan | Comments Off on Murtad di Akhir Zaman 

Mengakui Berdosa

DI 28062016

Lukas 18:13 NKJV
And the tax collector, standing afar off, would not so much as raise his eyes to heaven, but beat his breast, saying, ‘God, be merciful to me a sinner!’

Dan pemungut cukai, berdiri dari jauh, sangat tidak ingin mengangkat matanya ke langit, tapi memukul dadanya, berkata: “Tuhan, berbelas kasihanlah padaku seorang pendosa.” Continue reading

Posted in Renungan | Comments Off on Mengakui Berdosa

Untuk Siapa Hartamu?

DI 27072016

Lukas 12:21 NKJV
So is he who lays up treasure for himself, and is not rich toward God.”

Demikianlah dia yang menyimpan harta untuk dirinya sendiri, dan tidak kaya terhadap Tuhan. Continue reading

Posted in Renungan | Comments Off on Untuk Siapa Hartamu?