Jangan Cepat Menyimpulkan

DI 03012024

Amsal 18:17
Pembicara pertama dalam suatu pertikaian nampaknya benar, lalu datanglah orang lain dan menyelidiki perkaranya.

Dalam menentukan siapa yg benar dan yang siapa yg salah, tidak elok jika hanya sepihak mendengar keterangan satu org saja, harus dengar juga dr pihak kedua, ketiga, atau yg pantas menjd saksi.

Dlm suatu sidang perkara, biasanya hakim meminta kedua pihak yaitu pihak terdakwa dan pihak jaksa penuntut umum untuk siap menghadirkan para saksi, dan jg saksi ahli guna bs memutuskan perkara itu secara adil dan tahu siapa yg benar dan yg salah. Cross check itu penting guna mendapat gambaran yg utuh mengenai suatu perkara. Pihak yang satu biasanya berbicara banyak, namun yg dibicarakannya barulah sepihak, perlu diuji & dibuktikan kebenaran dari apa yg dikatakan, perlu waktu utk menyelidiki ttg kebenaran dr suatu perkara. Kecanggihan teknologi yang ada sangat membantu juga menyingkapkan apa yg sebenarnya terjd, adanya CCTV dan jg rekaman dr handphone, tp ini hanya jadi sebuah alat bantu bukti, keterangan dr org yg terlibat, itu yg paling menentukan dan bs dinilai sbg kesaksian, karena biasanya akan diambil sumpahnya sblum bersaksi, bahwa apa yg dikatakan adalah sebenar-benarnya sesuai dgn apa yg dilihat dan didengar.

Jika kita yg terlibat dlm masalah yg terjadi, katakanlah sejujur-jujurnya, akui bila kita yg salah, tetapi gunakan hak utk membela diri jika kita di pihak yg benar. Ada pemikiran yg kadang dianggap lebih baik drpd membela diri, yaitu biarkan org lain berpikir kita yang salah, apakah pemikiran ini tepat? Untuk yg bs kita golongkan perkara sepele dan hanya merugikan sedikit, mgkin pemikiran itu bisa dibenarkan, drpd kita mengalami kerugian yg lebih banyak, sudahlah, tinggalkan kasus itu dgn anggapan org lain bhw kita yg salah. Tapi utk perkara yg besar dan menyangkut nama baik pribadi, keluarga, atau instansi di mana kita berada, pembelaan diri perlu utk dilakukan, kebenaran hrs tersingkap, Jangan biarkan yg salah terus menerus meraja Lela dan membangun ‘kerajaannya’ hingga dapat ‘menjajah’ kita dan orang lain. Ada waktunya kita diamkan, ada waktunya utk membela yg benar.

Jangan percaya omongan sepihak, carilah informasi lain ttg perkara itu supaya mendpt gambaran yg utuh ttg apa yang sebenarnya telah terjd, supaya kita bs menilai dgn benar dan adil.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Cepat Menyimpulkan

Mengendalikan Lidah

DI 02012024

Yakobus 3:2 ILT3
Sebab kita semua tersandung banyak hal. Jika seseorang tidak tersandung oleh perkataannya, dia ini manusia sempurna yang mampu mengendalikan bahkan seluruh tubuhnya.

Tolak ukur pengendalian diri seseorg adalah bisalah dia mengendalikan perkataannya dg baik? Kalau bisa, ada jaminan org itu bisa jg mengendalikan seluruh tubuhnya.

Rasul Yakobus menggambarkan lidah itu spt api, walaupun kecil tp nantinya sanggup utk membakar sebuah hutan yg luas. Api banyak gunanya dlm kehidupan kita, jadi lidahpun jg punya bnyk manfaat dlm kehidupan kita, spt utk memasak, membakar untuk menerangi, dsbnya. Selama bisa dikendalikan, api menjd sesuatu yang memberi dampak positif bagi kehidupan manusia, namun jika sudah tidak bs dikendalikan, api bs membawa dampak buruk bagi manusia, misalnya kebakaran yg merusak alam ataupun tempat tinggal. Jadi begitu pentingnya mengendalikan perkataan kita setiap saat, ada istilah yg mengatakan : pikir dulu sebelum bicara. Kalau kurang kita berhati-hati, bisa keceplosan, yg mestinya jd rahasia malah diumbar, karena emosi tinggi, kita bs berkata-kata yg kotor, negatif, buruk, dan bisa menimbulkan masalah, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Pengendalian lidah menjd tolak ukur mampu atau tidaknya seseorg mengendalikan seluruh tubuhnya.

Perkataan yg kita ucapkan ternyata sangat berpengaruh pd hari-hari yg kita jalani, akan menjd hari yang baik ataukah buruk : “Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu (1 Petrus 3:10) Dalam hidup keseharian kita, akan ada bnyk hal yg memancing kita utk berkata yg buruk dan negatif yg ke depannya bs menimbulkan ‘hari yg buruk’ utk kita. Hindari pertengkaran yg bs menyeret kita pd kebencian dan rasa dendam yg membara. Segeralah minta maaf kalau memang kita yg salah, ada saatnya utk membela diri, ada saatnya utk mengakui apa yg telah kita lakukan. Bicaralah seperlunya & berani mempertanggung jawabkan apa yang kita katakan. Ketika bercandapun, jgn nanti terlewat batas, intinya adalah perkataan yg baik akan membuat hari-hari kita menjd hari yg baik utk dijalani.

Biarlah kita memberkati org lain melalui apa yg kita perkatakan, membawa damai, tidak menimbulkan sakit hati, serta memuliakan nama Tuhan senantiasa.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengendalikan Lidah

Mau Apa di Tahun 2024?

DI 30122023

Yakobus 4:13-16 ILT3
Sekarang dengarlah, mereka yang mengatakan, “Hari ini dan besok kami akan berangkat menuju kota itu, dan kami akan tinggal setahun di sana, dan kami akan berdagang, dan kami akan menghasilkan keuntungan.”
Siapa pun tidak ada yang tahu tentang hari esok, karena, apakah sebenarnya kehidupanmu? Sebab, ia seperti kabut yang untuk sementara waktu kelihatan dan kemudian sirna.
Sebaliknya, hendaklah kamu berkata, “Jika YAHWEH menghendaki, maka kami dapat hidup dan melakukan ini atau itu.”
Namun sekarang, kamu bangga dalam keangkuhanmu, padahal semua kebanggaan semacam itu adalah jahat.

Wajar punya rencana yg banyak di tahun yg baru nanti, tp jgn berdasarkan apa yang kita punya dan mampu lakukan, penting bagi kita utk melibatkan Tuhan di tahun 2024.

Hidup harus punya tujuan, punya visi, jangan mengikuti arus saja spt org tanpa pny iman, begitulah perkataan yang sering kita dengar. Tentu yg dikatakan itu benar dan baik, hidup hrs ada tujuannya, hrs ada visi dan misi yang tepat supaya semuanya terwujud dgn baik & tepat waktu. Masalahnya ialah: tujuan hidup kita itu, tujuan hidup menurut kemauan kita sendiri atau mengikuti kehendak Tuhan? Yg bnyk orang lakukan adalah ‘berbohong’ pada Tuhan !! Ketika berdoa bilangnya hidup bagi Tuhan, mengikuti kehendak Bapa, tp di dlm realita hidupnya, dia hidup mengikuti apa yg pikiran dan hatinya katakan. Apakah menjd Kristen itu menjd spt ‘robot’? Jgn sesat dlm berpikir. Kalau Tuhan berikan kita akal budi, otak utk berpikir, pengetahuan dan skill, itu semua harus dipakai, karena sebagian org Kristen terlalu ‘lebay’, tdk mau pakai otaknya dan hanya ‘mengandalkan’ Tuhan, akibatnya justru hidupnya bermasalah.

Otak dipakai utk membuat rencana, sampai di titik ini semua org melakukannya, tapi utk org Kristen, semua perencanaan itu kembali diperhadapkan pd Tuhan, bukan minta untuk disetujui, tp minta dikoreksi Tuhan. Dlm ayat di atas, rasul Yakobus menasehatkan untuk kita bersandar pd Tuhan: saya pny rencana, tp kalau Tuhan menghendakinya, saya dapat mewujudkannya. Knpa hrs demikian? Karna kita tdk tahu apa yang akan terjd tahun 2024 nanti, tp Tuhan tahu dan Dia ingin setiap dari kita mengalami hal yang baik: tdk salah pilih, tdk gagal, tdk mengalami yg buruk. Berguna sekali kalau kita berkonsultasi pd seorg ahli, kita bs tahu lebih banyak, bs mengoreksi yg salah dan menyempurnakan apa yang masih perlu disempurnakan, sehingga hasilnya jd lebih baik, kita tetap punya damai sejahtera dlm sepanjang tahun 2024 karena kita pny perkenanan Tuhan dlm hidup kita.

Selamat Menyambut Tahun Baru 2024, ikuti visi yg Tuhan berikan di gereja kita, jangan bersandar pd kemampuan kita sendiri, tetap sertakan Tuhan dlm setiap perencanaan yg kita buat.

Tuhan Yesus Memberkati 🙏

Posted in Renungan | Comments Off on Mau Apa di Tahun 2024?

Yesus Versi di Luar Alkitab

DI 29122023

2 Korintus 11:3-4 ILT3
Namun aku takut, jangan-jangan sebagaimana ular dalam kelicikannya telah memperdaya Hawa, demikian pikiranmu dapat dirusak dari ketulusan yang ada dalam HaMashiakh.
Sebab sesungguhnya, kalaupun ada yang datang memberitakan Yeshua yang lain, yang tidak pernah kami beritakan, atau kamu menyambut roh yang berbeda yang tidak pernah kamu sambut, atau injil yang berbeda yang tidak pernah kamu terima, kamu terus bertahan dengan baik.

Di jemaat Korintus waktu itu, ada golongan yg datang ke sana memberitakan ajaran yg di luar pengajaran para rasul, termasuk ttg kisah Yesus dan ‘Injil’ yg lain.

Rasul Paulus cemas kalau nantinya jemaat Korintus goyah imannya pd Kristus krna dg sengaja membiarkan ajaran injil yg berbeda itu diajarkan di mana-mana. Keadaan serupa jg sedang terjadi di sekitar kita, perdebatan ttg Yesus Kristus dgn tokoh dlm kitab agama lain yg mereka paksakan utk disamakan dgn Yesus Kristus dlm Alkitab. 1 org pasti hanya hidup di 1 zaman. Catatan yg paling dekat dgn tahun hidup org itu, biasanya lebih tepat dan tdk patut diragukan. Misalnya, cerita ttg kakek kita, akan lebih dipercaya kalau yang bercerita adalah anaknya langsung, orgtua kita, daripada org yg hidup 50 tahun setelah kakek kita meninggal. Lebih dipercaya kisah yang diceritakan kerabat kita ttg kakek kita daripada org lain yg tdi ada hubungannya dg keluarga kita. Yesus lahir dari suku Yehuda, maka org Israel tahu ttg Yesus karena salah satu suku mereka adalah suku Yehuda, dan lagi silsilah ttg Yesus sangat jelas, itu amat penting bagi org Yahudi.

Kenapa mau disama-samakan dgn Yesus? Dlm keyakinan mereka, Yesus hanya seorg nabi dan agamanya disebut spt agama yang mereka anut. Org yang hidupnya 6 abad lalu, disebut beragama yang baru muncul 6 abad setelahnya. Peristiwa kelahiran dan silsilah Yesus versi mereka jg berbeda. Bagi kita yg percaya Yesus Kristus yg diceritakan dalam Alkitab, jgn mau mengakui apa yang diyakini mereka sbg yang benar, silahkan percaya dg yg ditulis kitab sucinya, tp kalau mulai iseng menyama-nyamakan, itu pasti tujuannya utk memurtadkan org Kristen utk masuk dalam agama mereka. Mesias palsu akan muncul di banyak tempat, cerita ttg Yesus yang lain sudah terjd sejak zaman para rasul, pegang iman kita sampai hari penyelamatan itu tiba, sehingga kita menerima keselamatan kekal dan hidup kekal di surga. Jangan disesatkan dgn injil lain, karena org yg setia pd Kristus, yg pasti diselamatkan.

Jadilah Kristen yg penuh kasih pd Tuhan, yg tidak mudah diperdaya dgn ajaran lain yang menyerupai ajaran Yesus, jgn terbawa cara berpikir mereka yg berusaha menyesatkan iman kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Yesus Versi di Luar Alkitab

Tidak Taat Karena Tidak Percaya

DI 28122023

Ibrani 3:18-19
Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat?
Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.

Kenapa kita taat pd peraturan lalu lintas yg ada di jalan raya? Sebagian org berpikir bhw ya memang hrs ditaati, tapi org bijak punya pengertian bhw peraturan lalu lintas itu bisa dipercaya membuat kita selamat saat kita sedang berkendara.

Bangsa Israel hrs mengalami perjalanan 40 tahun setelah keluar dr Mesir menuju tanah yg dijanjikan oleh Tuhan yaitu wilayah yang dikenal sbg Kanaan. Generasi awal banyak yg gagal dan menerima hukuman dr Tuhan, sehingga yg bs masuk ke tanah perjanjian yaitu Kanaan, hanyalah generasi yang muda ditambah dengan Yosua dan Kaleb. Bahkan Musa sendiri gagal masuk tanah perjanjian. Hal ini terjd karena bangsa Israel telah tidak percaya pd apa yg Tuhan firmankan tentang masa depan dan apa yg Dia sediakan untuk tempat mereka bs tinggal. Tdk percaya jadi tdk taat, akibatnya gagal masuk tanah yang dijanjikan Tuhan. Pelajaran dr kisah bangsa Israel ini biarlah mengingatkan kita, apakah kita sbg org Kristen, percaya pd Tuhan Yesus Kristus? Ini pertanyaan yg aneh, kalau tidak percaya pd Tuhan Yesus, knpa seseorg jadi Kristen? Hanya demi pernikahan? Atau ingin dapat uang dari PK diundang kesaksian?

Tahun 2024, kalau diumpamakan spt masuk tanah perjanjian, maka kita hrs percaya utuh pd firman dan janji Tuhan. Sebagian org DTG ke peramal demi tahu masa depannya tahun depan, bisa waspada dan jaga-jaga di bulan tertentu. Kenapa Tuhan Yesus tdk memberi tahukan kita ttg yg akan terjd di tahun 2024 secara detail? Ini kan bisa mencegah orang Kristen yg lemah imannya utk datang pada peramal? Yg Tuhan mau adalah ketaatan dr kita, karena yg jd fokus Tuhan itu hubungan, bukan persembahan. Kristen itu bukan satu agama ritual, yg mementingkan sesajen lalu tinggal terima rejeki! Tuhan tdk butuh harta kita, yg Dia cari adalah iman yg membuat bs taat pd Tuhan. Org bs taat karena dia pasti percaya pd Tuhannya. Bgmna org bs menjd percaya? Dalam kekristenan, seseorg bs JD percaya karena hati dan pikirannya dijamah oleh Roh Kudus saat mendengar ttg Injil yg diberitakan.

Masihkah kita percaya pd Tuhan? Tiap tahun punya tantangannya masing-masing, jangan berjalan dgn kekuatan dan pemahaman kita sendiri, sertakan Tuhan dlm hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Taat Karena Tidak Percaya

Berdoa dan Berjaga-Jaga

DI 27122023

Kolose 4:2 ILT3
Bertekunlah di dalam doa sambil berjaga-jaga di dalamnya dengan ucapan syukur,

Doa bukan sekedar jalur meminta sesuatu pd Tuhan, tetapi doa adalah komunikasi kita dgn Tuhan, dan di dalamnya ada unsur untuk kita berjaga-jaga.

Berjaga-jaga biasanya dilakukan utk melihat dan menjaga situasi supaya tetap aman dan tidak terjd apa yg buruk atau jahat. Tapi jika Tuhan sudah berjanji lewat firman-Nya akan menjaga kita, kita kan pasti aman, untuk apa kita berjaga-jaga? Pola pikir spt ini perlu utk dikoreksi, karena Tuhan menjaga kita dalam batasan di luar tubuh kita, misalnya kita tdk mengalami kecelakaan, wabah penyakit, dan sebagainya. Tapi ingat bhw yg di dlm tubuh kita, ada hati dan pikiran yang perlu kita jaga sendiri juga, kalau ada kecenderungan untuk berbuat dosa, Tuhan akan memperingatkan, tapi apakah akhirnya kita berbuat dosa atau tdk, itu bergantung pd kita sendiri. Contoh yg bs kita lihat adalah ketika Tuhan mendatangi Kain yg dlm hatinya dendam pd Habel, saat itu Tuhan mengingatkan Kain utk melawan godaan dosa, tetapi Kain memilih utk tetap mengikuti keinginan hatinya, terjadilah Kain akhirnya membunuh Habel.

Jadi kita perlu berjaga-jaga, karena di dalam diri kita ada kedagingan, kelemahan, sifat yg buruk serta hal lain yg bs melemahkan kita. Misalnya ttg kelelahan fisik, bisa membuat seseorg lengah dan mengalami kecelakaan dlm berkendaraan. Tdk menjaga perkataan yg kita ucapkan, bs membatalkan deklarasi iman kita. Melangkah tp belum ada petunjuk Tuhan, akibatnya fatal. Banyak hal yang hrs kita jaga supaya apa yg kita doakan itu tetap murni dan akhirnya terwujud. Banyak pihak yg tdk menginginkan kita dlm keadaan baik, itu sebabnya kita perlu berjaga-jaga, Tuhan kadang membongkar niat jahat org melalui impresi saat kita berdoa, ini persis spt saat bangsa Israel berperang melawan Aram, yg jadi siasat musuh, Tuhan beritahukan pada Elisa (2 Raja-Raja 6:8-33). Itu sebabnya doa harusnya komunikasi 2 arah karena Tuhan bs bicara bnyk ttg masa depan, ttg apa yang akan terjd.

Berjaga-jagalah dlm segala keadaan, jangan lengah karena kelemahan yg kita miliki, jgn terlena dgn berkat yg kita terima, ingat bhw keadaan bs berubah kapan saja.

Posted in Renungan | Comments Off on Berdoa dan Berjaga-Jaga

Dalam Nama Yesus

DI 26122023

Kolose 3:17
Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

Lakukanlah di dalam nama Tuhan Yesus, ini perlu kita renungkan, apakah ini spt saat sdg mendoakan org? Mengusir roh jahat? Selalu kalau kita ingin mendapatkan makna, jangan pisahkan dari konteksnya.

Di dalam nama Tuhan Yesus, ini bs diartikan bhw apa yg kita katakan dan lakukan, semua itu bisa kita pertanggung jawabkan karna yg menjd dasar yg kita katakan dan perbuat itu adalah nama Yesus. Jd bukan spt gambaran yg mgkin selama ini kita punya, mendoakan sambil teriak-teriak: dalam nama Yesus! Yg kita perkatakan di dalam nama Tuhan Yesus itu bukan sekedar deklarasi iman, tapi dalam perkataan kita itu ada ciri khas mengandung firman Tuhan di dalamnya. Artinya yang kita perkatakan itu perkataan yg baik, bijak, dan mengandung kuasa Tuhan yang menyentuh org-org yg mendengarnya. Ini bukan tentang khotbah seorg hamba Tuhan, tetapi saat org Kristen berkata-kata, harusnya memberkati bnyk org, menimbulkan suasana damai, dan tidak melukai hati org lain. Pertimbangkan ketika berbicara, apakah dgn perkataan kita, nama Tuhan dipermuliakan atau tidak? Jgn sampai org menilai buruk ttg org Kristen.

Melakukan apapun dlm nama Tuhan Yesus, artinya sadar bhw kemampuan kita terbatas dan kita butuh Tuhan utk memampukan kita bisa menghasilkan yg maksimal. Apakah yg kita lakukan itu melanggar firman Tuhan? Ini yang perlu kita sadari bersama, karna secara manusia, kita punya hak utk melakukan yang kita mau, tp sbg org Kristen, kita dibatasi dg aturan yg berdasar pd firman Tuhan. Di dlm hidup sbg masyarakat, kebebasan kita juga dibatasi oleh hukum yg berlaku di negara ini, kalau melanggar, kita bs dihukum. Ingat bhw kita membawa nama mulia Tuhan dlm hidup kita sbg orang Kristen, yg kita lakukan dinilai org lain, pikir panjang sblum berbuat apapun dan berhikmat ketika melakukannya, berani utk mempertanggung jawabkannya di depan Tuhan dan manusia. Jgn sengaja melanggar firman Tuhan dan hukum yg berlaku, walau mgkin kita lolos dr penghakiman manusia, tp tdk mungkin lolos dr pengadilan Tuhan.

Nama Yesus hrs kita hormati dan muliakan, salah satunya melalui cara hidup kita, ingat bhw mata Tuhan melihat, Dia adil, memberi kita upah sesuai dgn perbuatan kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Dalam Nama Yesus

Sama Dengan Berhala

DI 23122023

Kolose 3:5-6 ILT3
Karena itu, matikanlah anggota-anggota tubuhmu yang ada pada dunia, yaitu: percabulan, kenajisan, hawa nafsu, hasrat jahat dan keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala.
Berkenaan dengan hal-hal itu, murka Elohim akan turun kepada anak-anak yang tidak taat.

Hal-hal yg ditimbulkan oleh nafsu, tentu hrs bs kita kendalikan sepenuhnya, jika tidak bs, maka kita mungkin akan mengikuti nafsu & malah diperbudak oleh nafsu kita sendiri.

Keserakahan misalnya, bs membuat seseorg ‘mati muda’ krna gagal menjaga pola makan dan mengikuti nafsu makan yg rakus, mulai timbul obesitas yg memicu munculnya satu atau lebih penyakit yg ganas. Keserakahan jg bs membuat seseorg gila harta, sehingga melakukan tindakan kriminal spt korupsi, yg sederhana mgkin main judi atau terlibat dg pinjol, demi gaya hidup supaya diterima dlm komunitas yg dia ikuti. Percabulan jg banyak jenisnya, dimulai yg hanya di pikiran hingga melibatkan org lain. Perselingkuhan, kasus penyelewengan dan kelainan seksual, menjd bukti nyata bhw percabulan merubah hidup seseorg dan membuatnya diikat oleh nafsu yg membara tak terkendali. Hasrat jahat, ini jg berbahaya, menghancurkan karakter org lain demi meningkatkan nama baik kita, jg karena dendam, sakit hati, luka hati, seseorg sanggup melakukan hal jahat hingga sampai tindakan pembunuhan.

Nafsu ada dlm diri tiap orang, dan nafsu itu sebenarnya berguna, tp hrs dlm batas wajar dan bs dikendalikan sepenuhnya. Nafsu yg dipengaruhi oleh kedagingan dan kelemahan kita, menjadi ganda kekuatannya menggoda iman kita, merangsang rasa nikmat kita, jika kita tergoda, maka kita tunduk pd keinginan yg ditimbulkannya, ini sama dg menyembah berhala, menundukkan diri pd apa yang lebih berkuasa dari diri kita sndri. Itulah sebabnya ada istilah ‘keterikatan nafsu’ yang membuat seseorg bertindak didasari oleh nafsunya yg membara dan tak terkendali. Bila ada nafsu yg belum bs kita kendalikan, berusahalah dg pertolongan kuasa Tuhan utk bebas, ikatan nafsu yg kuat hrs tdk lagi membelenggu dan kita hrs tegas pd diri sendiri. Jgn lakukan hal yg memancing bangkitnya nafsu kita dengan sengaja, itu berarti kita mencobai Tuhan dan meremehkan kasih karunia yang Dia berikan pd kita.

Mengendalikan nafsu butuh disiplin yg kuat dan tekad yang tidak kendor, memang butuh waktu utk bs mengendalikannya sepenuhnya dan itu berlangsung seumur hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Sama Dengan Berhala

Silsilah Keluarga

DI 22122023

Matius 1:5-6
Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,
Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,

Mengapa silsilah Yesus menjadi pembuka di dlm penulisan kitab Matius? Silsilah seseorg bs menjd gambaran bgmna Tuhan bekerja dr masa ke masa utk mewujudkan rencana yg akan terjadi di masa depan.

Dlm silsilah Yesus, ada bbrpa nama wanita yg dimasukkan dlm penulisan urutannya, yg menarik salah satunya adalah nama Rut, yg bukan wanita Yahudi, namun karena hidup Rut itu ada gambaran ttg kisah penebusan, maka dia dimasukkan dlm silsilah. Penebus ini adalah Boas, yg sebenarnya bukan yang paling berhak menebus harta benda yg ingin dijual oleh Naomi. Dlm hukum Taurat, milik pusaka satu suku sebaiknya jgn berpindah menjd milik suku lain, maka kerabat saudara yg terdekat yg punya kewajiban utk menebus dengan membeli yg ingin dijual kerabat dkt mereka. Boas menebus harta benda Naomi yg ingin dijual dan sekaligus mendapatkan Rut menjd istrinya. Boas menjd kakek Daud dan nenek moyang Yesus secara manusia. Yesus lahir ke dunia utk nantinya menebus dosa manusia lewat kematian-Nya. Kisah yg kelam dlm keluarga Naomi berubah menjadi sukacita karena Boas menebus sesuai dgn hukum Taurat, bgtu jg dgn kita, melalui yang Yesus lakukan, maka kita telah ditebus dan kita menjd milik Tuhan.

Berbeda dg Rut, nama Batsyeba tdk disebut tetapi dijelaskan sbg istri Uria, padahal yang kita ketahui kisahnya, setelah Uria mati, raja Daud menikahi Batsyeba. Tentu ada alasan dibalik penulisan ini, kalau sekilas dibaca dg cepat, seolah-olah Batsyeba ini selingkuh dg raja Daud lalu melahirkan anak mereka. Hal ini yg hrs kita pahami: Tuhan berkenan atas kelahiran Salomo, ini terjd setelah anak Daud yg pertama dgn Batsyeba mati atas putusan Tuhan. Dosa Daud terhadap Uria, tergolong suatu dosa besar, dan itu diketahui oleh satu kerajaan. Sisi baiknya adalah Daud mengaku dosa yg telah diperbuatnya, di sisi yg lainnya, status Batsyeba tetap diingat sbg istri Uria. Inilah yg jadi pembelajaran bagi kita: jangan pernah terdorong nafsu ketika kita berkuasa, punya wewenang dan penyertaan Tuhan, yg kita lakukan akan tetap menjd sejarah yang tdk bs terbantahkan. Kuasailah nafsu dan jg keinginan hati, karena kita bs terdorong utk melakukan dosa jika tdk mampu menguasai nafsu dan keinginan kita.

Jadilah org yg dihormati di hadapan Tuhan dan manusia, hidup benar sesuai dgn firman yg telah Tuhan berikan utk kita, taat, setialah melakukannya sepanjang hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Silsilah Keluarga

Senang atau Gelisah?

DI 21122023

Wahyu 22:12
“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.

Kedatangan kembali Tuhan Yesus kedua kali ke dunia ini merupakan satu kepastian yang akan terjd suatu saat nanti, dan bnyk org yg menebak-nebak waktu kedatangan-Nya itu.

Salah satu tujuan dr kedatangan Tuhan nanti adalah utk memberi upah sesuai dgn apa yg telah tiap-tiap org kerjakan, apakah nantinya orang itu diselamatkan dr murka Tuhan, atau akan mengalami masa-masa murka Tuhan sesuai dgn yg telah dinubuatkan dalam kitab Wahyu, hanya Tuhan yg tahu hasilnya. Bagi org yg hidup benar, kedatangan Tuhan nanti merupakan suatu sukacita, namun menjadi 1 hal yg menyeramkan bagi org yg hidup dgn cara fasik selama di dunia ini. Senang atau gelisah, ini yg hrs kita tanyakan pd setiap diri kita masing-masing, setidaknya dr cara kita hidup sampai hari ini, sudah benar atau kita hidup dlm kefasikan? Masih ada waktu utk berbenah diri selama Tuhan Yesus memberi kita kesempatan utk itu, jika nanti Dia datang maka biarlah kita ditemukan dlm keadaan yg baik: hidup benar di hadapan Tuhan dan yg kita terima adalah upah yg baik.

Membenahi kehidupan kita jauh lebih baik & lebih berguna drpd menebak-nebak kapan Tuhan Yesus datang kembali kedua kalinya. Buang-buang waktu dan uang utk mengikuti seminar akhir zaman kalau hasilnya nanti yg kita terima adalah upah yang menyeramkan. Menafsirkan yg tertulis dlm kitab Wahyu ini tidak boleh asal-asalan dan sembarangan, perlu kecermatan dan mengerti budaya yang berlaku di zaman itu, terlebih lagi kita sangat perlu penafsiran yang benar, yg diilhami oleh Tuhan sendiri. Pengaruh doktrin yg dianut jg mempengaruhi bgmna penafsiran ayat-ayat dlm kitab Wahyu itu ditafsirkan. Penasaran sih sah-sah saja, tp jgn lupa persiapkan diri kita sebaik-baiknya, tetaplah hidup kudus di hadapan Tuhan. Jgn bermain-main dengan dosa dan kedagingan kita, itu semua hanya membawa kita kepada kebinasaan. Jangan mencintai yg ada dlm dunia ini, karna semua itu hanyalah semu dan fana.

Senang atau gelisah, kita yg menentukannya, jgn menyesal saat waktu itu tiba, segeralah bereskan hidup kita, biarlah upah yg diterima adalah keluputan dr murka Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Senang atau Gelisah?