Batas Kesabaran Tuhan

DI 17092019

Yeremia 25:3

  • “Sejak dari tahun yang ketiga belas pemerintahan Yosia bin Amon, raja Yehuda, sampai hari ini, jadi sudah dua puluh tiga tahun lamanya, firman TUHAN datang kepadaku dan terus-menerus aku mengucapkannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya.

Sbnarnya Tuhan tdk ingin menghukum umat-Nya, apalg Israel dan Yehuda yg adalah keturunan Abraham dan Daud, namun selama 23 tahun Dia menunggu pertobatan, namun tdk didapati-Nya.

Spt orgtua normal yg tdk ingin memukul dan mempermalukan anak-anaknya, demikian jg dg Tuhan. Itulah sebabnya Dia memberi firman dan mengutus para nabi-Nya utk memperingatkan umat-Nya agar hidup sesuai dg kehendak Tuhan. Namun manusia terkadang lebih mengikuti nafsunya drpd kewarasannya, spt org mabuk yg tdk lg mampu berpikir normal. Mempermainkan Tuhan dg berbuat dosa sepuasnya lalu pura-pura bertobat.

Hukumanpun Tuhan jatuhkan, 70 tahun akan ditawan oleh Babel. Kesabaran Tuhan sdh sampai dibatas yg Dia tetapkan, 23 tahun menunggu, 23 tahun berusaha menyadarkan, namun sia-sia. Apakah kita bermain-main dg kesabaran Tuhan? Hati-hati krna bila sdh dinilai Tuhan cukup, maka tak ada pengampunan lagi dan hukumanpun dijatuhkan. Bentuknya bs macam-macam : ditimpa penyakit parah, bisnis bangkrut, terlibat hutang besar, ditipu org, musibah, kemalangan, dsbnya. Jgn bermain-main dg dosa dan pertobatan, Tuhan punya batas kesabaran.

Mengikuti hawa nafsu tak akan ada habisnya, nafsu Tuhan taruh dlm tubuh kita dg tujuan baik, tp bila kita bangkitkan nafsu hanya demi membuat kita senang, kadang nafsulah yg pd akhirnya berkuasa atas kita. Nafsu itu spt uang, hrs kita kendalikan, jika tdk hidup kita ada dlm bahaya besar, kita menjd org yg melawan Tuhan, maka ‘pedang’ Tuhan siap mengobrak-abrik hidup kita. Bertobatlah!

Posted in Renungan | Comments Off on Batas Kesabaran Tuhan

Malu Karena Firman Tuhan

DI 16072019

Lukas 9:26

  • Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku, Anak Manusia juga akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus.

Saya terkejut saat mengetahui bhw ternyata bkn cuma menyangkal Yesus yg jd masalah besar dlm iman kita, tetapi jg menyangkal perkataan Yesus yg jg adalah Firman Tuhan, malu krna firman Tuhan sama artinya dg menyangkal firman-Nya.

Kita belajar lalu mempraktekkan sesuatu krna kita yakin bhw itu akan membw hasil yg baik sesuai harapan kita. Kita membeli mesin krna kita yakin bhw mesin itu kualitasnya baik dan akan bekerja maksimal dan hasilnya jg baik. Lalu pertanyaannya: Mengapa kita tdk membaca Firman Tuhan dan mempraktekkannya? Jgn munafik! Pasti krna kita berpikir Firman Tuhan tdk berdampak bnyk bagi hidup keseharian kita. Memangnya Firman Tuhan bs menghasilkan uang?

Tanpa disadari kita telah melakukan apa yg ayat ini katakan, malu krna Firman Tuhan, krna itulah kita tdk membacanya, merenungkan apalg mempraktekkannya. Dunia akan menertawakan kita, kita bs kehilangan bnyk hal krna dilarang melakukan ini dan itu oleh Firman Tuhan. Akibat kita menyangkali Firman-Nya, Yesus jg akan malu menyebut nama kita di hadapan Bapa. Apa artinya? Nama kita tdk tercatat dlm Buku Kehidupan, artinya ya masuk neraka (Wahyu 20:15). Masih malas baca Alkitab dan mempraktekkan Firman Tuhan? Ingat surga atau neraka yg ingin kita masuki nanti!

Posted in Renungan | Comments Off on Malu Karena Firman Tuhan

Berkati dan Kuduskan Hasilmu

DI 15072019

Kejadian 2:3 KJV
And God blessed the seventh day, and sanctified it: because that in it he had rested from all his work which God created and made.

  • Dan Tuhan memberkati hari ketujuh itu, dan menguduskannya, karena di dalamnya Dia telah beristirahat dari segala pekerjaan-Nya yang mana Tuhan menciptakan dan menjadikan.

Selama ‘6 hari’ Tuhan mencipta dan menjadikan, apakah saat itu 1 hari sdh 24 jam spt skrg atau bgmna, tdk bs kita ketahui pasti, namun ada sebuah pelajaran yg bs kita ambil dari ayat ini.

Mengapa hari ketujuh ini diberkati dan dikuduskan Tuhan? Apakah 6 hari sblumnya berarti tdk ada berkat Tuhan? Kata dikuduskan bhsa aslinya adalah ‘qâdash’ yg berarti dibersihkan (to be clean), mentahbiskan (consecrate), memurnikan (purify). Kalau dibersihkan berarti ada yg kotor, dimurnikan berarti menyingkirkan yg tdk membuat murni. Jd agaknya selama 6 hari sebelumnya ada ‘sesuatu’ yg mencampuri pekerjaan Tuhan dan akibatnya negatif.

Pendekatan logika menggunakan data ilmu pengetahuan bhw di seluruh alam semesta ini hanya ada 1 tempat di mana terdpt manusia yaitu planet yg disebut bumi. Yesus jg dtg menjd manusia, dilahirkan di bumi. Jgn lupa bhw iblis sdh ada di taman Eden dlm bentuk hewan ular yg menggoda Hawa hingga akhirnya Hawa dan Adam jatuh dlm dosa. Jd ini pendpt pribadi saya : iblis berbuat sesuatu saat 6 hr penciptaan shga di hari yg ketujuh, Tuhan perlu memberkati dan menguduskan hari itu.

Selama hari-hari kerja kita, apakah bekerja, berbisnis, apapun sumber mata pencaharian kita, tak bs dipungkiri kita berhubungan dg org-org yg bkn org percaya pd Tuhan, apakah uang yg masuk ke perbendaharaan kita itu uang yg kudus? Tdk tahu apakah itu dari hasil yg ‘halal’ atau ‘haram’? Sama spt kita berdoa sblum mkn, apalg di tempat umum, gunanya spya mknan kita dikuduskan dan jd berkat, dijauhi dr apa yg dilakukan di atas mknan itu oleh yg membuatnya. Apalg kalau si pembuat mknan itu terlibat okultisme, spya mknan jualannya laris, dia menggunakan cara yg melibatkan si jahat.

Berkati dan kuduskan hasil yg kita dpt dr mata pencaharian kita, spya itu benar-benar menjd berkat, bkn justru membuat ‘kotor’ perbendaharaan kita. Biarlah kita menikmatinya dlm keadaan damai dan ada sejahtera dlm hati kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Berkati dan Kuduskan Hasilmu

Jangan Dimurkai Tuhan

DI 13072019

Bilangan 18:5

  • Dan kamu ini haruslah melakukan kewajibanmu mengenai tempat kudus dan kewajibanmu mengenai mezbah, supaya orang Israel jangan lagi tertimpa oleh murka.

Harun dan keturunannya serta suku Lewi mendpt tugas dan bertanggung jwb mengurus segala sesuatunya di Kemah Pertemuan yg kita kenal sbg Tabernakel Musa, dan ternyata itu berkaitan dg baik buruknya keadaan bangsa Israel.

Disebutkan ttg tanggung jwb terhadap tempat kudus dan mezbah, sederhananya zaman skrg kita sebut sbg soal ibadah kita pd Tuhan dan persembahan kita. Kalau masalah ini terabaikan maka murka Tuhan akan dtg dlm hidup kita. Jd soal ibadah tdk boleh main-main, kalau kita sengaja lalaikan, Tuhan murka pd kita.

Sbg org Kristen, hr Minggu adalah hari ibadah kita, dtg ke grja menghadap Tuhan, memberikan persembahan dan menerima berkat dr Tuhan. Masih ada sebagian org yang di KTP nya beragama Kristen tp tdk beribadah di grja pd hr Minggu. Bnyk alasan yg diberikan, tp itu tetap bs membangkitkan murka Tuhan atas hidupnya. Mgkin hidupnya kelihatan baik-baik saja, tp sadarlah bhw murka Tuhan itu turun stlah kesabaran Tuhan menunggu pertobatan org itu berakhir. Setelah waktu tunggu-Nya selesai dan tdk ada pertobatan, murka Tuhan akan turun, akibatnya fatal dlm hidup org itu.

Beribadah pd Tuhan itu sebuah kewajiban, bkn pilihan, jd hrs dilakukan. Gereja sdh bnyk ada di setiap tempat, mengapa tdk beribadah jg? Jgn kita mengkorupsi waktu milik-Nya Tuhan! Jgn tdk memberi apa yg menjd hak-Nya Tuhan! Ingat bhw ada surga dan neraka, mau masuk yg mana? Bergaullah dg pemilik surga, jgn dg penghuni neraka, waktunya blm terlambat, bertobatlah!

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Dimurkai Tuhan

Waspadai Berhala

DI 12072019

1 Yohanes 5:21 KJV
Little children, keep yourselves from idols. Amen.

  • Anak-anak kecil, jagalah dirimu dari para berhala. Amin.

Rasul Yohanes menyebut jemaat yg dia surati sbg ‘little children’, ini gambaran ttg keadaan mrka yg blm dewasa kerohaniannya, maka nasehat utk waspada terhadap para berhala perlu disampaikan.

Ingat bgmna seorg raja Salomo yg kerohaniannya baikpun bs sampai jatuh dlm penyembahan berhala, sekalipun masih jg beribadah pd Tuhan, apalg org yg kerohaniannya masih ‘kanak-kanak’, blm memiliki pendalaman dlm hal mengerti kebenaran dr firman Tuhan. Misalkan saat sakit, sdh berdoa pd Tuhan tp jg bs terbujuk omongan org utk pergi ke ‘org pintar’. Iblis senang pd org yg masih ke gereja namun percaya jg pd tuhan yg lain. Lebih senang lg kalau org meningalkan iman pd Kristus.

Anak kecil perlu dijaga, dlm konteks ayat ini, jemaat yg blm dewasa rohaninya masih perlu pengawasan ketat dr org yg lebih dwsa rohaninya. Itulah gunanya terhisab dlm komunitas org percaya, saling menjaga dan mengingatkan. Domba yg terpisah dr rombongannya akan sangat mudah dimangsa serigala buas. Org yg tdk mau digembalakan atau dimentoring, akan ada dlm keadaan tdk aman. Berhala pny daya tarik yg kuat, bs menyediakan yg kita butuhkan dg jln pintas, namun ujungnya berakhir pd maut.

Di akhir zaman ini bnyk nabi palsu, guru palsu, ajaran sesat, ada nabi pasti ada tuhannya, itulah berhala: tuhan yg palsu. Kita hrs waspada krna tdk selalu kita dlm keadaan berjaga-jaga. Kita butuh org lain utk memantau kerohanian kita, jgn merasa bisa menjaga sndrian, itu sebuah kesombongan rohani.

Posted in Renungan | Comments Off on Waspadai Berhala

Mengenalkan Tuhan

DI 11072019

Kejadian 43:23 KJV
And he said, Peace be to you, fear not: your God, and the God of your father, hath given you treasure in your sacks: I had your money. And he brought Simeon out unto them.

  • Dan dia berkata: “Damai untuk kamu, jangan takut, Tuhanmu, dan Tuhan bapamu, telah memberikanmu harta di dalam karung kalian, aku telah memiliki uang kalian. Dan dia membawa Simeon keluar menemui mereka.

Ada yg aneh dr jwban kepala rumah Yusuf yaitu org yg dipercaya utk mengurusi segala sesuatunya di rumah Yusuf, dia menyebut Tuhannya Yakub dan anak-anaknya. Ingat bhw zaman itu bangsa Israel blm ada, dr mana si kepala rumah Yusuf ini tahu ttg Tuhan?

Kemungkinannya adalah sejak Yusuf mampu mengartikan mimpi Firaun, Tuhan menjd dikenal oleh org Mesir. Ditambah si kepala rumah Yusuf ini pasti sering berbicara dg Yusuf dan mgkin dia tertarik mendalami ttg Tuhan. Seharusnya kita jg demikian saat berada di tengah masyarakat.

Kita hrs berkualitas shga perkataan kita menjd menarik utk didengarkan. Kelakuan kita baik, penuh tanggung jwb, tdk merugikan org lain, mengusahakan kesenangan bersama, dsbnya, bs membuat org yg blm kenal Tuhan melihat bhw dampak dr hidup beriman pd Yesus jg terlihat dr cara kita hidup, bekerja, berbisnis, dsbnya. Kalau kelakuan dan perkataan kita buruk, mana mgkin org tertarik utk mengetahui ttg Yesus lebih mendalam?

Kita mgkin bkn penginjil, tp bkn berarti bebas dr kewajiban utk mengenalkan Tuhan pd org lain. Mengapa wajib? Krna dr sekian org yg mendengar ttg Yesus, ada yg menolak, tp jg ada yg tertarik, mrka inilah yg mgkin akan meresponi panggilan Tuhan utk menjd umat-Nya dan mengalami keselamatan melalui Yesus Kristus. Kita semua adalah saksi Kristus, apapun profesi yg kita miliki. Ceritakanlah bgmna kasih dan kuasa Tuhan bekerja dlm hidup kita, ini jg penginjilan dg cara yg sederhana. Kenalkan mrka pd Tuhan, nanti Roh Kudus yg bekerja menjamah hati mrka, bkn kita yg membuat mrka bertobat, tp Roh Kudus.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengenalkan Tuhan

Sabar dan Teguh Hati

DI 10072019

Yakobus 5:8

  • Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!

Nasehat rasul Yakobus agar kita hrs sabar dan meneguhkan hati menjelang kedatangan Tuhan yg sdh makin dekat ini hrs kita pahami dan kita lakukan.

Bersabar dlm bhsa aslinya adalah ‘makrothumeō’ yg berarti menjadi terus bersemangat (to be long spirit), tidak kehilangan hati (not to lose heart), lambat marah (slow to anger), lambat menghukum (slow to punish). Keadaan manusia di akhir zaman memang mengarah pd hidup dlm tekanan yg berat, mengandalkan diri sndri, hidup mnrut apa yg dianggap benar. Jd tentu ada hal-hal yg berlawanan dg pedoman hidup kita yaitu Firman Tuhan. Mrka mgkin mencela kita, tp kita jgn terpancing emosi. Tetap bersemangat ketika keadaan dunia tdk semakin baik, ingatlah bhw ada Tuhan yg menyertai kita.

Kata meneguhkan dlm bhsa aslinya adalah ‘stērizō’, artinya membuat stabil (to make stable), memperkuat (to strengthen). Hati kita hrs teguh dan kuat krna akan bnyk godaan dan ujian mengenai kemurnian hati kita, bisakah hati ini tetap terarah pd Tuhan atau justru menjd mendua hati. Akan ada bnyk goncangan yg bs menciutkan hati kita, namun kita jgn membiarkan itu terjd. Jagalah hati dg penuh kewaspadaan, jgn masukkan sesuatu yg justru bs merusak kemurnian hati kita, isi hati kita dg Firman Tuhan.

Tdk mudah hidup di akhir zaman, kita perlu menjd pribadi yg kuat dan bs saling menguatkan satu sama lain. Jgn hidup menyendiri krna Tuhan sbnarnya mengatur kita utk hidup bersama dlm sebuah komunitas yg sehat. Kalau kita sndrian maka kita mudah dikalahkan iblis dan berujung pd kebinasaan kekal. Saling memperhatikan terhadap sesama sdr seiman, lakukan yg kita bs dan saling menyemangati, agar kita bersemangat menjalani hidup di akhir zaman menjelang kedatangan Tuhan kembali.

Posted in Renungan | Comments Off on Sabar dan Teguh Hati

Jalan Kematian

DI 09072019

Amsal 14:12 KJV
There is a way which seemeth right unto a man, but the end thereof are the ways of death.

  • Ada jalan yang terlihat benar pada seorang manusia, tapi akhir darinya adalah jalan-jalan kematian.

Jalan adalah sesuatu yg kita lintasi di atasnya menuju ke sebuah tempat. Salah menempuh jalan maka kita akan tiba di tempat yg bkn ingin kita tuju, kita kesasar bahkan tersesat.

Dlm ayat ini dikatakan mengenai jalan-jalan yg ujungnya atau akhirnya adalah kematian. Jd tdk langsung sampai ke kematian, krna ada bnyk hal yg dilalui sblum pd akhirnya adalah kematian yg terlihat. Ayat ini memperingatkan kita bhw awal dr jalan kematian ini terlihat spt jln yg benar, artinya mirip dg jln yg benar, pdhal bukan. Spt kita yg kadang merasa benar melewati sebuah jln berdasarkan patokan ada gedung ini atau itu, pdhal di jln yg lain jg ada gedung yg sama.

Dulu mgkin jalanan tdk spt skrg yg sdh diberi nama shga kemungkinan kesasar jd lebih kecil. Kita sbg org percaya patut bersyukur krna kita sdh memiliki jalan yg sdh diberi nama yaitu : Jalan, kebenaran dan hidup, Dialah Yesus (Yohanes 14:6). Yesus membw kita bkn pd kematian tapi pd kehidupan. Sdgkan jln kematian awalnya mirip dg jln yg menuju kehidupan, bnyk org yg tertipu lalu berjalan di jalan itu. Spt seorg yg ingin kaya, mengikuti jln yg iblis tawarkan, bs kaya dg cepat namun hrs membayar tumbalnya: umur jd pendek, anggota keluarga ada yg meninggal, dsbnya. Sdgkan jalan yg Tuhan tawarkan memang panjang dan berliku-liku, tp pasti sampai pd hidup berkelimpahan tanpa adanya tumbal apapun.

Apakah di dpn kita ada bnyk jalan yg terlihat? Mana yg hrs kita pilih dan jalani? Jgn salah memilih jalan, ingat bhw di dlm Yesus kita menemukan jalan yg benar, Dia berikan firman-Nya sbg rambu-rambu di jalan yg Dia tunjukkan. Ikuti dan patuhi rambu-Nya, maka kita akan sampai di tujuan hidup yg mulia, tdk kesasar ataupun tersesat, tdk menuju pd kematian.

Posted in Renungan | Comments Off on Jalan Kematian

Tanpa Pemimpin

DI 08072019

Hakim-hakim 19:1

  • Terjadilah pada zaman itu, ketika tidak ada raja di Israel, bahwa di balik pegunungan Efraim ada seorang Lewi tinggal sebagai pendatang. Ia mengambil seorang gundik dari Betlehem-Yehuda.

Zaman Israel dipimpin oleh para hakim, memang tdk ada raja yg terpilih, krna raja Israel dipilih baru di zaman Samuel, sdgkan peristiwa dlm pasal ini terjd di zaman para hakim yg memerintah, zaman sblum Samuel hidup.

Kisah dlm pasal ini memang tdklah wajar, mirip dg kisah sblum Sodom dan Gomora dihukum Tuhan saat utusan Tuhan masuk dlm rumah Lot dan keluarganya. Kebejatan moral tdk terkendali dan sangat membuat Tuhan murka. Apa sebabnya demikian? Di ayat pertama ini ditulis bhw terjd saat Israel tdk pny raja yg memerintah. Raja adalah pemimpin pemerintahan, ada pemerintahan berarti ada hukum. Krna tdk ada raja, semua org bebas berbuat apa saja yg mnrut dia benar.

Mgkin ada sebagian org berpikir, aturan yg ada justru membelenggu kebebasan manusia utk berbuat apa saja. Tp bayangkan sebuah rumah tanpa adanya pintu pagar dan pintu masuk, maka pencuri akan dg mudah keluar masuk rumah itu kpn saja. Aturan dan hukum justru mengamankan hidup org yg mentaatinya. Jika lalu lintas di jln tanpa diperlengkapi dg rambu-rambu di sekitarnya, maka pastilah lalu lintas menjd kacau dan bs timbul bnyk kecelakaan hingga merenggut nyawa pengguna jalan. Sebuah keluarga tanpa aturan dan hukum maka akan hancur cepat atau lambat keutuhan keluarga itu. Jd suka atau tdk, aturan dan hukum itu sangat dibutuhkan.

Bersyukur kita diatur hidupnya oleh Firman Tuhan, walaupun bnyk hal yg dilarang utk dilakukan, justru itu utk kebaikan kita. Manfaat dr ketaatan akan kita nikmati sepanjang hidup kita. Jgn iri melihat org lain bebas lakukan apa saja semaunya mrka, lihat kualitas hidupnya, pasti tdk lebih baik dr kita yg hidup taat akan Firman Tuhan. Mari bergembiralah dan bersukacita saat melakukan Firman-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Tanpa Pemimpin

Punya Iman

DI 06072019

Kisah Para Rasul 14:9 KJV
The same heard Paul speak: who stedfastly beholding him, and perceiving that he had faith to be healed,

  • Orang yang sama mendengar Paulus berbicara, orang yang tetap memperhatikannya, dan mengetahui bahwa dia memiliki iman untuk disembuhkan.

Mujizat kesembuhan bs terjd dg 2 kondisi, pertama bhw Tuhan ingin seseorg sembuh walaupun org ini tdk percaya, kedua bhw ada iman dlm diri org yg nantinya akan disembuhkan. Jd ada mujizat yg memerlukan iman, ada jg yg tdk.

Iman timbul krna mendengar firman Tuhan, bkn sekedar perkataan manusia, krna firman Tuhan itu menyentuh hati dan pikiran manusia, menyadarkan bhw Tuhan punya kuasa dan sanggup melakukannya. Ketika kita menyadari bhw keadaan yg sdg terjd bs diubah oleh kuasa Tuhan, iman kita mulai bangkit dan tumbuh.

Realita mgkin selalu bertentangan dg iman, blm lg pikiran kita yg mengolah data yg ada, membuat kita ragu apakah Tuhan akan bertindak sesuai perkiraan kita. Beriman itu hrs trs menerus, artinya tetap bertahan utk beriman. Meskipun keadaan bertambah buruk ataupun tdk semakin baik, tetaplah beriman, karena jika sdh tiba waktunya Tuhan, semua bs berubah dlm sekejap, namun perlu diingat bhw kita hrs tetap dlm kondisi beriman.

Membaca Alkitab adalah bagian dr ‘mendengar’ firman Tuhan. Awali dg mengenali ttg pribadi Tuhan, melihat kesaksian para tokoh dlm Alkitab, dan paling penting adalah kerinduan mengalami kebenaran dan kuasa Tuhan di dlm hidup kita. Kondisi kita yg tdk baik adalah ‘bahan’ yg tepat utk terjadinya sebuah mujizat. Dlm keadaan normal tentu tdk diperlukan mujizat. Anggaplah masalah yg sdg kita hadapi sbg sebuah pintu masuk ke dlm pengalaman rohani bersama Tuhan. Nantikanlah Tuhan bekerja pd waktu dan cara yg Dia pilih, tetaplah beriman.

Posted in Renungan | Comments Off on Punya Iman