Rumah Tuhan 

DI 13052017 
Mazmur 65:4 NKJV 

Blessed is the man You choose, And cause to approach You, That he may dwell in Your courts. We shall be satisfied with the goodness of Your house, Of Your holy temple. 

  • Diberkatilah orang yang Kau pilih, dan mendekat untuk mendekati-Mu, supaya dia boleh berdiam dalam pelataran-Mu. Kami akan dipuaskan dengan kebaikan rumah-Mu, kebaikan dari bait-Mu. 

Bait Suci atau rumah Tuhan ternyata bkn sekedar sebuah tempat umat Tuhan beribadah, tempat Tuhan berjumpa dg umat-Nya, ternyata di dlm bait Tuhan ada banyak kebaikan. 
Zaman itu umat Tuhan hanya boleh ada di pelataran bait suci, hanya Iman Besar yg bisa masuk ke ruang kudus, itupun kalau kedapatan tdk kudus, si Imam Besar ini bs mati. Di pelataran bait suci inilah tempat Tuhan menemui seluruh umat-Nya utk menyampaikan pesan dan memberkati mrka, di pelataran ini jg umat Tuhan mempersembahkan korban sesuai peraturan yg ditetapkan Tuhan. 
Dlm setiap diri manusia, ada kebutuhan rohani yg hanya bs dipenuhi dg berhubungan dg Tuhan. Sebagian org mencarinya bkn pd Tuhan, shga pd akhirnya mrka terjerat dlm okultisme dg roh jahat, bknnya hidup mrka menjd penuh damai, tp justru penuh dg amarah dan niat jahat. Ciri org yg bergaul dg Tuhan adalah org bs merasakan damai Tuhan lewat hidupnya, merasakan ketenangan dan dampak positif. 
Ada berkat khusus ketika persembahan yg diberikan itu diterima Tuhan, demikian jg saat kita beribadah di gereja, saat memuji dan menyembah Tuhan, serta memberi persembahan, ketika Tuhan berkenan atas semuanya, Dia memberkati kita scra khusus. Kita hrs selalu beribadah dg cara yg berkenan mnrut Tuhan. 
Tuhan akan memuaskan kita dg kebaikan-Nya, lewat ibadah yg kita lakukan, kita mengalami perjumpaan dg Tuhan, di sinilah bnyk hal yg terjd: ada kesembuhan, pemulihan, mujizat, jwban doa, dipenuhi damai sejahtera, dsbnya. Tdk semua org dtg ke gereja tujuannya utk beribadah, krna itulah setiap org mengalami pengalaman rohani yg berbeda 

Posted in Renungan | Comments Off on Rumah Tuhan 

Bukan Kanak-Kanak Rohani

DI 12052017 
Efesus 4:14 KJV 

That we henceforth be no more children, tossed to and fro, and carried about with every wind of doctrine, by the sleight of men, and cunning craftiness, whereby they lie in wait to deceive; 

  • Bahwa kita untuk selanjutnya jangan lagi menjadi anak-anak, dilempar dan mondar mandir, dan terbawa dengan setiap angin doktrin, oleh kemahiran orang, dan kemahiran kelicikan, di mana mereka berdusta dalam menunggu untuk menipu. 

Tak bs dipungkiri bhw ada beragam doktrin di gereja-gereja seluruh dunia shga muncullah berbagai sinode gereja yg meyakini apa yg mrka tetapkan sbg doktrin yg berlaku dlm kehidupan bergereja mrka. 
Namun doktrin-doktrin ini bs dimanfaatkan bbrpa org utk maksud-maksud negatif, demi mengambil keuntungan dr itu. Belum lg doktrin yg sifatnya menyesatkan, kelihatannya Alkitabiah pdhal sebaliknya. 
Org yg masih kanak-kanak rohani dlm ayat ini dicirikan sbg org yg tdk punya prinsip, doktrin mana yg mnrut pemahamannya berdasarkan Alkitab itu yg bs dia jadikan dasar dlm hidupnya. Bingung dan menganggap semua doktrin atau pengajaran itu benar dan baik, jd ikut sana sini, spt daun kering yg terbang ditiup angin, tdk berakar dlm Alkitab. Org spt ini mudah ditipu oleh oknum org Kristen lainnya, ingat bhw tdk semua org yg beragama Kristen itu baik. 
Hal yg biasanya jd cerita penipuan adalah soal uang dan harta. Tentu kita pernah dengar kisah org-org yg menjual hartanya lalu berdoa menanti kedatangan Yesus krna mnrut pemimpin rohaninya Yesus dtg pd tanggal tertentu, dia dpt ‘pewahyuan’ dr Tuhan katanya. Kisah lain misalnya ada hamba Tuhan yg menyelewengkan uang persembahan jemaat dg alasan Tuhan memerintahkan Tuhan utk menabur. Mrka ini dlm ayat di atas dikatakan org yg mahir dlm kelicikan. 
Masih jg tdk suka bc dan belajar Alkitab? Jgn heran suatu saat ada org yg menipu Anda dg ‘mulutnya yg manis’ dg membawa-bawa nama Tuhan dan memakai ayat Alkitab, di akhir zaman bnyk nabi dan mesias palsu.

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Kanak-Kanak Rohani

Menolak Tuhan 

DI 10052017 
1 Samuel 8:6-7 

Waktu mereka berkata: “Berikanlah kepada kami seorang raja untuk memerintah kami,” perkataan itu mengesalkan Samuel, maka berdoalah Samuel kepada TUHAN. 

  • TUHAN berfirman kepada Samuel: “Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka. 

Sebenarnya yg Tuhan inginkan terhadap bangsa Israel adalah menjd raja atas mrka, namun bangsa Israel memilih jenis pemerintahannya sndri mencontoh bangsa-bangsa lain yaitu memiliki seorg manusia sbg raja atas mrka. 
Kita pasti sepakat bhw ada bnyk org yg luar biasa di sekitar kita bahkan di bangsa kita, mrka spt sebuah lampu yg sangat terang sinarnya. Tapi kalau kita terlalu dekat melihat sinar terangnya, justru kita kesilauan dan tdk lg bs melihat apapun jg scra normal. Inilah yg mgkin sdg terjd di sekitar kita. 
Salah satu sifat Tuhan adalah Dia Tuhan yang ‘cemburu’ (Keluaran 20:5, 34:14), tdk boleh ada yg diperlakukan teristimewa kecuali kepada Dia. Tanpa sadar manusia sering memuja manusia yg dinilai luar biasa shga lupa bhw Tuhanlah yg patut dipuja, ini membangkitkan cemburu Tuhan dan sesuatu terjd dg tdk terduga, ini bertujuan spya manusia sadar bhw jgn kita menTuhankan manusia. Kagum boleh tp jgn sampai menggantungkan hidup pd manusia lain yg kekuatannya terbatas. 
Cara Tuhan menunjukkan cemburu-Nya bs bermacam-macam, bs saja Tuhan ‘memanggil pulang’ org itu krna sdh dianggap bs menjerumuskan bnyk org dlm hal iman, bkn lg beriman pd Tuhan. Bs jg dg membuat org itu mengalami sesuatu yg tdk diharapkan bnyk org, dsbnya. Tujuannya spya kita sadar, kita hrs kembali beriman dan berharap pd Tuhan, bkn pd manusia. 
Perlakukanlah org yg luar biasa itu dg sewajarnya, kagumilah dg sewajarnya tp jgn berlebihan, seimbangkan logika dg perasaan, tetap sadar bhw Tuhanlah yg memegang kendali atas semuanya 

Posted in Renungan | Comments Off on Menolak Tuhan 

Kerasukan Roh Jahat

DI 09052017 
Matius 8:16 

  • Menjelang malam dibawalah kepada Yesus banyak orang yang kerasukan setan dan dengan sepatah kata Yesus mengusir roh-roh itu dan menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit. 

Tercatat dlm Injil, Yesus bbrpa kali mengusir roh-roh jahat dr bnyk org, sesuatu yg jarang kita temui bahwa org dlm jumlah yg besar kerasukan roh jahat dlm Perjanjian Lama. 
Bgmna roh jahat bs merasuk ke dlm diri manusia? Biasanya disebabkan krna ada org yg berhubungan dg okultisme, ke dukun, menyembah berhala, berkomunikasi dg arwah org mati, hingga menyembah setan. Ketika roh seseorg melemah maka dg mudah iblis masuk dan mengendalikan diri org itu shga org itu bs kuat melebihi kekuatan normal, melakukan yg aneh-aneh hingga menyakiti diri sndri. 
Ketika seseorg mulai tdk lg melakukan disiplin rohani: ibadah, berdoa, membaca Firman Tuhan, dsbnya, maka dia tdk lg terhubung dg Tuhan, posisinya mulai menjauh dan biasanya kedagingannya mulai menonjol kembali. Di keadaan spt inilah org mulai tdk lg memperdulikan Tuhan, hidup mnrut apa yg dia anggap benar, dan sebagian lg mencari kekuatan tambahan pd roh-roh jahat. Ketika ada ikatan perjanjian dg iblis, hidup org itu ada dlm kuasa iblis. 
Roh jahat selalu mengambil lebih drpd yg dia beri, dia selalu meminta ‘tumbal’ dan merusak hidup org yg terlibat dlm okultisme. Perlu adanya pemutusan hubungan dg roh jahat dan kembali pd Tuhan disertai pertobatan. Hanya Tuhan Yesus yg sanggup melepaskan dan memulihkan krna Dia lebih berkuasa drpd apapun dan siapapun. Semua kuasa tunduk di bawah kuasa Tuhan Yesus, jgn pernah ragu utk meminta Tuhan babaskan dr cengkeraman roh jahat sekalipun roh jahat tdk menginginkannya. 
Jgn bermain-main dg okultisme, itu berbahaya sekali. Sekali mencoba akan menjd celah bagi roh jahat utk merusak hidup kita. Okultisme dikemas dlm bentuk yg modern zaman skrg, kalau tdk jeli maka itu dianggap permainan biasa, dianggap hal yg normal dilakukan

Posted in Renungan | Comments Off on Kerasukan Roh Jahat

Berdoa Sebelum Makan 

DI 08052017 
1 Timotius 4:5 

  • sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Tuhan dan oleh doa. 

Apakah ada ayatnya kita hrs berdoa dahulu sblum makan? Sepanjang yg saya tahu, tdk ada ayatnya yg menulis spt itu, tapi ada ayat yg bs menjelaskan mengapa kita hrs berdoa sblm makan. 
Apa fungsi doa? Tentu saja sbg komunikasi kita dg Tuhan, mnrut ayat ini fungsi doa jg utk menguduskan sesuatu, termasuk makanan, di pasal ini disinggung ttg semua makanan yg boleh dimakan, dg syarat diterima dg ucapan syukur. 
Perlukah mknan itu dikuduskan? Tentu sblumnya kita hrs mengerti mengapa sesuatu hrs dikuduskan? Dikuduskan sebab sblumnya ‘cemar’, ada yg ‘kotor’ dan mengandung unsur bkn dr Tuhan. Kita hrs paham ketika org-org bkn Kristen menjual mknan mrka, mgkin saja mrka ‘mendoakan’ mknan yg mrka jual dg doa versi mrka, ada jg yg memakai mantra spya laris jualan mknannya. Ini adalah contoh alasan mengapa perlu kita berdoa sblm makan, spya yg ‘kotor’ disingkirkan dr mknan kita dan menjd kudus bagi kita. 
Mgkin jg ketika kita melakukan kegiatan tertentu dan ada org yg tdk suka, kemudian meracuni mknan kita, melalui doa, Tuhan menyingkirkan racun itu dr mknan kita. Bkn hanya sekedar mengucap syukur, doa sblm makan ternyata luar biasa dampaknya. 
Dlm Doa Bapa Kami, ada kalimat mengenai makanan, yaitu berikanlah pada kami hari ini mknan kami yg secukupnya, artinya kita hrs sadar bhw mknan yg kita santap itu bagian dr bentuk pemeliharaan Tuhan atas hidup kita, Dia menyediakan kebutuhan utama umat-Nya. Jgn kita menjd sombong krna kita bs makan krna kita kaya, tanpa Tuhan tetap bisa makan, hati-hati ketika kita mulai merasa tdk lg butuh Tuhan dan mampu dg kehebatan kita sndri. Suatu saat Tuhan akan membuat kita menghargai betapa berharganya mknan yg kita mkn krna kita bs mkn dlm keadaan sehat. 
Biasakan berdoa sblm makan, mengucap syukur dan minta Tuhan menguduskan mknan yg akan kita mkn, jgn berdoa asal saja, doa yg sdh hafal atau basa basi dg Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Berdoa Sebelum Makan 

Meyakinkan Iman

DI 06052017 
Lukas 1:4 

  • supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar. 

Teofilus tdk bgtu jelas dikenal, tp dialah org yg menerima kitab yg ditulis oleh tabib Lukas mengenai Yesus dan para rasul, yg kemudian kita kenal dg Injil Lukas dan Kisah Para Rasul. 
Teofilus agaknya sdg tertarik dg pengajaran ttg Yesus, walau mgkin hanya mendengar saja dr org lain, namun Teofilus mulai mempercayainya. Apa yg terjd antara dia dan Lukas memang tdk diceritakan, namun sptnya hubungan mrka akrab dan terlibat dlm usaha pengabaran Injil. 
Kitapun perlu sesuatu utk menopang iman percaya kita terhadap Tuhan, ada Alkitab yg sdh dikanonkan, ditambah jg dg pengalaman hidup kita pribadi dg Tuhan sehari-hari. Sekedar punya pengetahuan ttg Tuhan saja itu belum cukup, perlu ditambah dg menjd saksi bhw Tuhan itu tetap ada skrg dan selamanya. 
Bgmna kita bs mengenal Tuhan? Salah satunya melalui apa yg tertulis ttg Tuhan, ketika kita membaca Alkitab maka kita mendpt bnyk informasi ttg karakter dan sifat Tuhan, apa yg Dia suka dan tdk sukai, juga apa yg telah Dia perbuat atas hidup manusia. Ini menjd ‘modal’ bagi kita utk hidup dlm iman, ada dasar utk berharap dan percaya akan janji Tuhan. Tahu bhw Tuhan sanggup melakukan mujizat dan tanda ajaib. 
Mulailah dg membaca Alkitab setiap hari, itulah buku yg berabad-abad selalu berusaha utk dimusnahkan, org Kristen mengalami aniaya dan sdh bnyk martir bagi Tuhan demi mempertahankan Alkitab ini tetap ada sampai hari ini, jd Alkitab itu bkn buku biasa, buku yg dikawal dg darah para martir Kristus. Hargailah dg membacanya dan mempelajarinya, hiduplah sesuai dg apa yg Tuhan perintahkan, dan jadilah saksi Kristus. 
Di bbrpa tempat di dunia ini, Alkitab menjd spt harta karun, sangat dihargai krna sulit mendptkannya, bs memilikinya itu hal yg luar biasa, kita jg jgn sampai menyia-nyiakannya bgtu saja. Dasar iman kita hrs kuat, dg merenungkan Firman Tuhan, kita dikuatkan 

Posted in Renungan | Comments Off on Meyakinkan Iman

Ketika Tuhan Bereaksi Berbeda

DI 05052017 
Markus 16:14 

Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. 
Reaksi Yesus membiarkan diri-Nya mati disalibkan membuat para murid kehilangan iman terhadap Yesus, itulah sebabnya mrka tdk bs percaya bhw Yesus telah bangkit. 
Ketika kita ditanya apakah Yesus mengasihi Anda, kita pasti menjawab iya, dlm pikiran kita terbayang bhw Tuhan akan selalu menolong kita dan mengabulkan permintaan yg kita ajukan. Kenyataannya tdk selalu permintaan kita dikabulkan Tuhan shga kita tdk mengalami pertolongan Tuhan. Perbedaan antara iman dg kenyataan inilah yg sering membuat kita sulit percaya apa yg kita akui ttg Tuhan. Mulai timbul ketdk percayaan dan disambung dg timbulnya kekerasan hati, sulit merasakan lg kasih Tuhan. 
Tdk percaya dan mengeraskan hati, ini mgkin jg pernah kita alami. Ketika respon Tuhan berbeda dg yg kita harapkan, kita mulai ragu apakah Tuhan akan melakukan sesuatu utk kita. Ketika kecewa berubah menjd amarah, kita mulai mengeraskan hati pd Tuhan. Sulit utk kembali beriman teguh pd Tuhan, kalau pengenalan ttg Tuhan yg kita miliki masih dangkal. Pasti ada alasannya mengapa respon Tuhan demikian, semuanya utk kebaikan kita sbnarnya, kita yg selalu egois membenarkan diri sndri dan tdk lg bersyukur dlm segala hal. 
Tetaplah percaya akan kuasa dan kasih Tuhan, tak baik jika kita protes pd Tuhan, jgn menjd ‘kepahitan’ terhadap Tuhan, belajar menerima keputusan Tuhan sbg jwban doa yg terbaik, tepat dan baik utk kita. Jgn kehilangan percaya pd Tuhan, jgn mengeraskan hati terhadap kebenaran Tuhan, Dialah Raja, bkn kita, kita ini hamba-hamba Tuhan, hamba hrs menerima apapun yg tuannya katakan, tanpa berbantahan dan hrs taat tanpa pengecualian. Tetap tersenyum sekalipun ada dlm situasi yg penuh tekanan dan beban 

Posted in Renungan | Comments Off on Ketika Tuhan Bereaksi Berbeda

Bukan Lahiriahnya

DI 04052017 
Lukas 17:16 

  • lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. 

Org Samaria adalah warga kelas 2 setelah org Yahudi, krna adanya perkawinan campur org Yahudi dg bangsa lain, sementara org Yahudi sndri sangat menjaga ‘pohon’ atau silsilah kehidupannya tetap murni sbg org Yahudi. 
Bnyk kisah dlm kitab Injil mencatat bhw justru bbrpa org bukan Yahudilah yg punya iman yg besar dan ternyata bersikap lebih baik drpd org Yahudi sndri. Misalnya iman yg besar seorg perwira/pegawai istana (Matius 8:5-10), seorg perempuan Yunani (Matius 15:26-30), dan yg lainnya. Pdhal org Yahudi sndri sejak kecil sdh dididik dg baik ttg hukum Taurat, tp iman bkn sekedar jd ahli kitab, tp ttg pengalaman bersama Tuhan. 
Bnyk kita temui org-org yg sederhana, bkn ahli teologia, bkn pendeta, bkn org yg populer, justru mrka memiliki iman yg teguh dan nyata dlm hidupnya. Sementara para ahli teologia sibuk merumuskan apa itu iman, org-org yg sederhana ini justru sdh mempraktekkannya dlm hidup sehari-hari. Org-org ini mgkin saja hanya jemaat biasa, hanya pengerja gereja biasa bahkan mgkin seorg anak kecil yg polos, berdoa to the poin tapi lgsg Tuhan kerjakan apa yg didoakan. 
Dlm hal berterimakasih, org yg sederhana lebih mudah menghargai kebaikan org lain. Misalnya, seorg yg kaya mentraktir mkn seorg yg sederhana, makan mie ayam seharga 40 ribu, org yg ditrakrir merasa senang makan mie 40 ribu krna dia biasa mkn mie 15 ribu. Tp bagi si org kaya ini, makan mie 40 ribu itu biasa saja, ketika org lain mentraktir dia mie yg sama, rasa terimakasihnya biasa saja, krna dia sndri bs membelinya. 
Jgn sampai kita melupakan segala kebaikan Tuhan, apakah itu dlm hal yg besar atau kecil. Jgn sampai kita terlena dg pemberian Tuhan hingga lupa berterimakasih dan bersyukur. Jgn sampai berkat yg kita terima justru menjauhkan kita dr Tuhan. Kuasai diri dan ingatlah bhw semua itu krna Tuhan yg mengasihi kita 

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Lahiriahnya

Siapa Tuhannya? 

DI 03052017 
Lukas 16:14 NKJV 

Now the Pharisees, who were lovers of money, also heard all these things, and they derided Him. 

  • Sekarang para Farisi, mereka yang adalah pecinta uang, juga mendengar semua hal ini, dan mereka mencemooh Dia. 

Para Farisi adalah org-org dr golongan nabi dan ahli Taurat yg memisahkan diri mrka dr para nabi dan ahli Taurat yg lainnya, mrka menempatkan adat istiadat nenek moyang di atas hukum Taurat. 
Dlm ayat ini, para Farisi diberi keterangan tambahan yaitu pecinta uang. Uang memang tdk mengenal kasta, jabatan, usia, agama, dsbnya, setiap org jika tdk bs mengendalikan diri bs terpikat oleh uang dan kekuasaan. 
Org yg meneliti dan mempraktekkan Taurat namun ternyata bs menjd pecinta uang, pdhal meneliti ttg keTuhanan dan hukum-hukum-Nya. Kalau dibandingkan dg zaman skrg, org yg rajin baca Alkitab, taat melakukan hukum Tuhan, tp serakah sekali, semua dinilai dg uang. Inilah akibat jika menganggap Firman Tuhan sekedar pengetahuan tanpa mau hidupnya diubah oleh kuasa Firman-Nya. Kelihatannya rohani sekali pdhal munafik, jgn sampai kita menjd spt org Farisi, luarnya bagus, dlmnya buruk. 
Cinta uang itu hrs dilawan dg mencintai Tuhan dg segenap hati, tdk ada yg kebal dg godaan uang, tp kita bs menang atas godaan cinta uang jika kita tdk menempatkan uang di posisi tertinggi dlm hidup kita. Jgn ukur sgla sesuatu dg uang, kesuksesan bkn sekedar kaya, tp sukses dlm semua area kehidupan. Perlakukan org jgn krna sedikit bnyk hartanya, jgn menjd serakah shga merusak kehidupan org lain, kalau uang sdh menguasai kita, sifat baik kita perlahan-lahan ‘lumpuh’ dan cara pandang kita mulai berubah, hingga akhirnya uang bs menjauhkan kita dr Tuhan, akhirnya bkn masuk surga, tp neraka. Mau hidup kekal di surga atau neraka? Jgn mencintai uang, tp cintailah Tuhan dg segenap hati. 
Menjd religius itu baik, jika tdk seimbang maka religius berubah jd munafik, Tuhan tdk ingin kita menjd munafik 

Posted in Renungan | Comments Off on Siapa Tuhannya? 

Merendahkan Diri

DI 02052017 
Lukas 14:11 

  • Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan. 

Apa arti dr merendahkan diri? Apakah sebatas basa basi kata-kata rohani yg diucapkan saat menerima pujian dr org lain? Apakah sekedar sikap mengembalikan pujian kpd Tuhan? 
Kalau kita ambil sebuah perumpamaan, ada tuan dan pembantunya, maka tuan yg merendahkan diri berarti dia melepas perannya sbg tuan dan mengambil peran sbg seorg pembantu, dr tuan menjd pembantu, mengalami kerendahan peran dlm kehidupan. Merendahkan diri berarti membuat diri sndri masuk dlm posisi yg rendah. 
Yakin bs spt itu? Itulah yg Tuhan Yesus teladankan utk kita, Dia Tuhan yg mengambil rupa sbg manusia, melepas kemuliaan-Nya sbg Tuhan dan mengalami hinaan, cemooh bahkan disaliblan hingga mati. Dia Tuhan yg kekal tp dlm sebuah batas wkt tertentu mengalami kematian. 
Menjd seseorg yg lebih rendah derajatnya ttg perlu mematikan kesombongan, kebanggaan bahkan melepas fasilitas yg ada. Siap utk diperlakukan tdk adil, direndahkan, bahkan dipermainkan. Merendahkan diri bkn sebatas pd perkataan dan sikap, tapi dlm kehidupan sehari-hari. 
Mulut bs berucap puji Tuhan, tp hati berkata ternyata aku lumayan hebat jg ya. Rata-rata semua org bs melakukannya dan bnyk kita temui. Jika kita diminta Tuhan utk merendahkan diri, maukah kita? Melepas hak-hak istimewa yg kita miliki, terganggu dg keterbatasan yg ada, dsbnya. Tapi saat kita merendahkan diri, Tuhan menilai kita bhw kita akan ditinggikan saat proses perendahan diri itu selesai dijalani. Tdk ada peninggian dr Tuhan tanpa kita mau merendahkan diri. 
Tdk selamanya kita selalu ada dlm posisi rendah, ada waktu-Nya Tuhan meninggikan kita, melebihi posisi awal yg kita jalani. Proses selalu butuh waktu dan kerelaan org yg menjalaninya, butuh kesetiaan pd Tuhan dan tekad yg kuat utk menyelesaikan proses yg sdg dijalani. Tuhan membela org yg merendahkan diri

Posted in Renungan | Comments Off on Merendahkan Diri