Menyikapi Akhir Zaman 

DI 30062017 
2 Tesalonika 2:2  KJV 

That ye be not soon shaken in mind, or be troubled, neither by spirit, nor by word, nor by letter as from us, as that the day of Christ is at hand. 

  • Supaya kamu jangan menjadi segera terguncang dalam pikiran, atau disusahkan, juga tidak oleh roh, atau oleh perkataan, atau surat oleh sebagaimana dari kami, sebagaimana hari Kristus itu sudah dekat. 

Berita ttg akhir zaman ternyata Tuhan wahyukan jg pd rasul Paulus, walaupun tdk sedetail yg diwahyukan pd rasul Yohanes di pulau Patmos. 
Ada bbrpa hal yg diingatkan pd kita yg hidup di akhir zaman ini, terutama mengenai apa saja yg hrs kita waspadai agar bs hidup dg benar dlm menyiapkan diri menantikan kedatangan Tuhan Yesus kembali. 
Pertama, pikiran kita jgn sampai terguncang, waspadai ttg berita atau pemahaman ttg akhir zaman yg tdk berdasarkan pd yg tertulis dlm Alkitab. Jgn mudah percaya tapi jg jgn meremehkan ttg apa yg kita dengar. Kita hrs memiliki pengetahuan yg cukup ttg akhir zaman. 
Kedua, jgn sampai disusahkan, kita memang hrs bersiap, tp jgn berlebihan, jgn menurut pengertian sndri shga kita bnyk melakukan hal-hal yg tdk perlu dan mwmbuat kita masuk dlm masalah yg sbnarnya tdk perlu ada. 
Ketiga, waspada terhadap roh, yaitu roh yg menyesatkan kita, ini bkn ttg dunia gaib, tp ttg penyesatan yg dilakukan oleh roh jahat. Seolah-olah Tuhan bcra, pdhal bkn dr Tuhan. 
Keempat, waspada terhadap sesuatu perkataan yg mencatut Alkitab sbg dasarnya, bs disebut sbg ‘firman palsu’ yg isinya sebagian benar, sebagian lg salah. 
Kelima, waspada terhadap sesuatu yg mengatas namakan para pemimpin gereja pdhal para pemimpin tdk mengeluarkan suatu kebijakan, hrs cek dan recek dan mengkomfirmasi pd sumber yg bs dipercayai. Seleksi semua berita atau himbauan yg kita terima. 
Waspada itu penting spya kita tdk terombang ambing dg pengajaran dan pemberitaan ttg akhir zaman. Jgn bodoh rohani, tp hrs punya pengetahuan yg cukup dan benar ttg Firman 

Posted in Renungan | Comments Off on Menyikapi Akhir Zaman 

Jangan Memusuhi

DI 29062017 
2 Tesalonika 3:15 

  • tetapi janganlah anggap dia sebagai musuh, tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara. 

Dlm semua jenis hubungan, apalg yg berhubungan dg bnyk org, akan selalu ada perbedaan dan pengelompokan yg terjd, tdk terkecuali di dlm gereja. 
Kalau pengelompokan hanya sekedar krna persamaan hobby, profesi, bidang usaha, kedekatan jarak umur, dsbnya, masih dianggap wajar, yg tdk wajar bila pengelompokan terjd krna perbedaan status sosial, prinsip, jenjang pendidikan, dsbnya, ini sangat rentan bs menimbulkan pertengkaran. 
Ada saja org yg punya kekreatifan yg lebih, shga saat rapat misalnya, org itu selalu dipertimbangkan pendapatnya oleh org lain, sdgkan mgkin kita sering jg bcra tp sdkit dr perkataan kita yg dipertimbangkan. Jgn menganggap org itu sbg musuh, mgkin kita hrs jujur bhw kita punya rasa iri terhadap org itu, malu diketahui org lain shga kita menyudutkan org itu di dpn bnyk org. 
Demikian jg dg org yg tdk seprinsip dg kita, kalaupun prinsipnya ternyata keliru, kita hrs menegur sbg seorg saudara, jgn ada unsur jahat ketika kita ingin menegur dan menasehati. Pd dasarnya tiap org tdk ingin dipermalukan di dpn bnyk org, tegurlah utk membangkitkannya, bkn utk menjatuhkannya. 
Tiap org punya kelebihan di bidang tertentu, di bidang yg lain justru dia lemah, itulah sebabnya kita perlu org lain dlm kehidupan kita. Dokterpun bila sakit tetap membutuhkan dokter lain utk merawat dan membantu proses kesembuhannya. Jgn sombong dg kelebihan kita, tetap miliki kerendahan hati utk mau belajar dr kelebihan yg dimiliki org lain. Semakin bnyk pengetahuan yg kita miliki, semakin besar kesempatan utk kita menjd berkat bagi bnyk org. Belajar bkn berarti kita bodoh, tp melipatgandakan pengetahuan yg kita miliki. Selalu ingat bhw kita bkn org yg sempurna. 
Lebih baik punya bnyk teman drpd bnyk musuh, kitapun hrs jd teman yg baik bagi org lain. Bersikap ramah, supel, tdk mudah tersinggung, jgn minder 

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Memusuhi

Tidak Cukup Hanya Bertobat

DI 28062017 
1 Timotius 2:4 NKJV 

who desires all men to be saved and to come to the knowledge of the truth. 

  • Dia yang berhasrat semua manusia untuk diselamatkan dan untuk datang pada pengetahuan kebenaran. 

Cukupkah hanya bertobat dan dibaptis? Buat sebagian org merasa cukup spt itu dan menganggap itu sbg sebuah syarat dasar utk bnyk hal. Misalkan sbg syarat menjd pengerja grja, syarat mengurus pernikahan, dsbnya. Tp apakah sbnarnya itu sdh cukup? 
Rasul Paulus menulis bhw kerinduan Tuhan bkn sekedar kita diselamatkan, tp dtg pd pengetahuan kebenaran. Utk mengerti ttg kebenaran ternyata kita hrs memiliki pengetahuannya, dan spya memiliki pengetahuannya, tentu hrs belajar. Jd diselamatkan dan belajar ttg kebenaran Tuhan. 
Di bbrpa gereja diberlakukan sebuah peraturan dan himbauan agar para jemaat mengikuti program belajar Alkitab, ada yg namanya KOM (Kehidupan Orientasi Melayani), Pendalaman Alkitab, dsbnya. Tujuannya spya jemaat punya minimal pengetahuan dasar ttg Alkitab, mengerti ttg bnyk hal ttg doktrin grja, bgmna membangun hubungan dg Tuhan. Tentu ini beda dg sekolah teologia, jemaat tdk diarahkan menjd seorg sarjana teologia. 
Kalau kita menganggap itu semua spt ‘tambahan’ saja, justru itu salah. Ketika sesi belajar ada kesempatan utk berdialog dan berdiskusi ttg apa yg sdg diajarkan. Beda dg mendengar khotbah, hanya mendengar 1 arah saja, tdk bs bertanya jwb. Di sinilah kita bs memperdalam apa yg sdg dipelajari. 
Kalau terpanggil utk mengikuti sekolah teologia, tentu ini hal yg baik, asalkan bkn sekedar ikut-ikutan teman, ini menjd sebuah kesempatan bagi kita utk mempunyai pengetahuan yg lebih bnyk ttg kebenaran Firman Tuhan. Gunakan kesempatan ini utk melengkapi pelayanan kita terhadap Tuhan. Itulah kerinduan Tuhan spya umat-Nya tdk mudah dipermainkan oleh iblis shga akhirnya terseret dlm kebinasaan. Tuhan tdk ingin kita menjd bodoh dlm hal kerohanian, Dia ingin kita pandai dan berhikmat 

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Cukup Hanya Bertobat

Firman atau Dongeng 

DI 27062017 
2 Timotius 4:4 

  • Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 

Tuhan sebenarnya sdh memulai sebuah kemajuan pesat di mana pd zaman sblum kita, hanya para pimpinan rohani saja yg memiliki Alkitab serta mempelajarinya, skrg setiap org bs memiliki Alkitab dan mempelajarinya scra pribadi maupun sekolah teologia. 
Kemudahan ini terkadang tdk bgtu berarti pd generasi skrg dlm kalangan anak muda. Tentu tdk semua anak muda, tp kalau kita mau lihat, kita mgkin sdkit terkejut bila menyadarinya. 
Misalkan kita tanyakan ttg tokoh-tokoh dlm cerita film bioskop, mgkin sebagian anak muda hafal nama-nama tokoh superhero, serial tokoh film action. Tp coba kita tanyakan ttg nama tokoh-tokoh dlm Alkitab, mgkin hanya sdkit saja yg dikenal, sebagian lg terdengar asing di telinga. 
Trend utk selalu menonton film yg baru di bioskop, hrs keluar uang membeli tiket, lebih disukai ketimbang mempelajari Alkitab yg tanpa perlu keluar uang. Spt ayat ini berkata bhw akan ada saatnya org lebih menyukai dongeng drpd kebenaran. 
Sebagian org justru menganggap kisah-kisah dlm Alkitab itu sekedar dongeng belaka, mujizat Tuhan dianggap tdk mgkin terjd dlm dunia nyata, tdk bs dijelaskan dg ilmu pengetahuan, jd dianggap cerita karangan dan kebenarannya tdk dpt dibuktikan. Padahal fakta-fakta sejarah, bahkan ilmu pengetahuan sbnarnya mendukung kebenaran dr kisah-kisah yg ada dlm Alkitab. Sebagian org menganggap Alkitab tdk relevan lg dg kehidupan zaman skrg. Ini tentu sebuah hal yg kita sbg org percaya hrs sikapi dg benar. Alkitab bkn sebuah dongeng, tp berisi kisah nyata dan mengandung kebenaran. 
Mulailah menyukai utk mempelajari Alkitab, memang tdk mudah namun kita jgn menyerah krna bnyk hal yg blm bs kita mengerti dan pahami. Takkan pernah habis menggali bnyk hal dr Alkitab, asalkan kita mau membuka pikiran kita utk menerima pewahyuan pribadi dr Tuhan. Belajar jg dr org-org yg punya bnyk pengetahuan ttg Alkitab 

Posted in Renungan | Comments Off on Firman atau Dongeng 

Istimewanya Umat Tuhan 

DI 26062017 
Titus 2:14 KJV 

Who gave himself for us, that he might redeem us from all iniquity, and purify unto himself a peculiar people, zealous of good works. 

  • Dia yang memberi diri-Nya sendiri untuk kita, supaya Dia boleh menebus kita dari segala kedurhakaan, dan menguduskan pada diri-Nya sendiri suatu umat yang khusus, tekun dalam pekerjaan-pekerjaan baik. 

Apa sih ke-khas-annya umat Tuhan Yesus? Dr ayat ini ternyata jwbannya mgkin di luar perkiraan kita. 
Walaupun tergolong agama yg giat dlm menyiarkan ajarannya, keKristenan tdk bertujuan spt agama lain yg menginginkan jumlah pengikut agamanya terbanyak, makin bnyk makin yakin agamanya yg benar. Ciri keKristenan adalah mengenalkan manusia pd Tuhan yg benar dan mengingatkan agar setiap org memiliki hubungan yg intim dan terus menerus dg Tuhannya. Dampak dr keintiman dg Tuhan ternyata bkn pd hebatnya seseorg berdoa atau berkarunia, tp ayat ini berkata ciri khusus umat Tuhan adalah tekun melakukan hal-hal yg baik. 
Megahnya gedung gereja dg segala fasilitas yg dimilikinya tdk akan pernah bs melindungi nama baik org Kristen jika org Kristen sndri tdk tekun berbuat baik. Demikian jg kekayaan yg dimiliki, org baik tdk bs diukur dr sedikit atau bnyknya kekayaan yg dimilikinya. Kasih bkn sekedar ucapan, tp sebuah perbuatan nyata. Boleh jago comot ayat Alkitab, tp kalau perbuatannya jahat, justru org lain tdk akan pernah tertarik dg Tuhan yg kita sembah. 
Org bkn Kristen jg rajin berbuat baik, lalu apa bedanya dg kita? Bedanya adalah ada kuasa Tuhan yg bekerja melalui perbuatan baik kita. Mgkin kita hanya memberi perhatian, menjd teman curhat, tp ketika kita memperhatikan mrka, terjd kesembuhan dan kelepasan. Mgkin kita hanya menyumbang/menolong dlm jumlah sedikit, tp itulah cara Tuhan menolong mrka di saat mrka membutuhkan. 
Tuhan sdh menebus kita dr semua kesalahan, sdh dikeluarkan dr kegelapan, menjadikan hidup kita berarti bagi sesama, tekunlah berbuat baik 

Posted in Renungan | Comments Off on Istimewanya Umat Tuhan 

Perlindungan Tuhan 

DI 24062017 
Ayub 1:10 NKJV 

Have You not made a hedge around him, around his household, and around all that he has on every side? You have blessed the work of his hands, and his possessions have increased in the land. 

  • Tidakkah Kau telah membuat sebuah pagar mengelilingi dia, mengelilingi rumah tangganya, dan mengelilingi semua kepunyaannya di setiap sisi? Kau telah memberkati pekerjaan tangannya, dan harta miliknya telah meningkat di tanah itu. 

Menjelang liburan Lebaran biasanya makin bnyk berita kriminalitas yg kita dengar. Blm lama ini heboh berita perampokan uang yg disertai penembakan di sebuah SPBU di Jakarta yg mengakibatkan meninggalnya pemilik uang dan uangnya dibawa kabur. Selain kriminalitas, bencana yg disebabkan faktor manusia ataupun alam bisa saja terjd spt kebakaran. 
Firman Tuhan mencatat bhw ada perlindungan Tuhan bagi setiap org yg hidup berkenan pd Tuhan. Tdk semua org Kristen itu hidup berkenan pd Tuhan, jd kita hrs mengerti ini. Apa saja bentuk perlindungan dr Tuhan? 
Pertama, ada pagar yg mengelilingi diri kita, tentu ini pagar bkn dlm bentuk fisik, tp melalui mata rohani, org yg dilindungi Tuhan akan terlihat sebuah pagar yg mengelilingi org itu, melindungi tubuh, jiwa dan rohnya. Dilindungi dr penyakit, gangguan jiwa serta kelemahan roh. Org spt ini spt api yg terus berkobar, menyala-nyala, bersemangat. 
Kedua, ada pagar yg mengelilingi seisi rumah tangganya yaitu seluruh anggota keluarga. Wujudnya adalah ada keharmonisan dan kebahagiaan dlm hubungan antar anggota keluarga sekalipun tentu sesekali timbul pertengkaran atau perbedaan pendapat. Keluarga tetap utuh, tdk tercerai berai. 
Ketiga, ada pagar yg mengelilingi harta bendanya, dihindarkan dr perampokan, pencurian, dicurangi org, diluputkan dr bencana, dsbnya. Semua kepunyaannya tdk bs disentuh oleh siapapun tanpa seizin Tuhan. 
Si iblis tdk bs membarangan menyentuh pagar perlindungan ini, krna Tuhan sndri yg melindungi 

Posted in Renungan | Comments Off on Perlindungan Tuhan 

Meresponi Tuhan 

DI 23062017 
Lukas 10:40 

  • sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.” 

Maria sdg duduk dekat kaki Tuhan Yesus, tp mengapa Marta malah bicara dg Tuhan Yesus bahkan menyuruh-Nya agar Maria membantunya? Marta sbnarnya bs bcra lgsg pd Maria, tp dia tdk melakukannya. 
Apakah salah Marta sibuk melayani Tuhan Yesus dan para murid-Nya? Tidak salah, justru itu sebuah kewajiban dlm budaya Yahudi ketika ada tamu yg berkunjung. Meladeni 13 org tamu, santai atau repot? Pasti repot, bisa keteter krna bnyk yg hrs dilakukan. Marta merasa butuh bantuan. 
Terlalu bnyk khotbah ttg kisah ini yg (maaf) keliru dan menyesatkan. Marta tdk salah, cobalah kita sndri yg menjd Marta dlm peristiwa ini, sanggup ladeni tamu 13 org sndrian? Sbnarnya apa yg Marta inginkan sbnarnya? 
Tuhan Yesus sdg bnyk bicara dg Maria, scra logika, yg paling repot seharusnya yg paling layak menerima apresiasi/penghargaan dr tamu yg berkunjung. Marta layak menerimanya, krna dia sibuk, sdgkan Maria tdk membantunya. Marta ingin jg mendengar Yesus berbicara, krna mgkin saja Yesus hanya singgah sebentar, bgtu urusan pekerjaan rumahnya selesai, Marta berpikir dia tdk kebagian berbicara dg Yesus, pdhal dia jg menginginkannya. 
Mengapa Maria tdk ikut meladeni para tamu spt Marta? Saya pribadi yakin bhw Maria jg seorg perempuan yg cekatan mengerjakan pekerjaan rumah. Ada kemungkinan bhw Yesus sndri yg meminta Maria utk bcra dgnnya, ini bs dilihat dr perkataan Marta, dia bertanya mengapa Tuhan Yesus tdk peduli Maria hanya diam saja? Jwban Yesus sdkit memberi gambaran, sptnya Yesus ingin meminta waktu pd Marta dan Maria utk berbincang, Maria meresponi, tp Marta mengelak, memilih repot meladeni tamu. Maria memilih yg terbaik, meresponi permintaan Tuhan. 
Tuhan ingin kita punya wkt pribadi dg Tuhan, tp kita seringkali menolak, menyibukkan diri 

Posted in Renungan | Comments Off on Meresponi Tuhan 

Umat dan Orang Kudus

DI 22062017 
Ulangan 33:3 KJV 

Yea, He loved the people; all His saints are in Thy hand: and they sat down at Thy feet; every one shall receive of Thy words. 

  • Ya, Dia mengasihi umat-Nya; semua orang kudus-Nya ada di dalam tangan-Nya: dan mereka duduk pada kaki-Nya; setiap orang akan menerima perkataan-Nya. 

Dlm hubungan dg Tuhan, ada 2 golongan besar org yg Tuhan kasihi yaitu para umat dan para org kudus, apa perbedaannya? 
Dlm konteks zaman itu, para umat adalah org-org yg hidupnya menyembah Tuhan, bkn menyembah berhala. Para org kudus adalah org-org yg Tuhan perkenankan khusus utk bs lebih dekat dg diri-Nya. Mrka ini org-org yg menjauhkan dirinya dr kejahatan dan segala sesuatu yg duniawi. 
Para org kudus digambarkan bhw mrka itu ada di dlm tangan Tuhan. Artinya mrka ini ‘digenggam’ tangan Tuhan, menerima perlakuan istimewa dr Tuhan, ada di dlm tangan Tuhan krna mrka adalah milik Tuhan, spt kita menggenggam sesuatu yg adalah milik kita. Yg berlaku baik atau jahat terhadap para org kudus akan berurusan langsung dg Tuhan. 
Selain itu para org kudus digambarkan duduk di kaki Tuhan. Artinya mrka sadar siapa dirinya shga merendahkan diri di hadapan Tuhan. Ini gambaran spt budak terhadap tuannya, duduk di posisi terendah. Kita ingat kisah Maria dan Marta, Maria duduk di kaki Tuhan Yesus (Lukas 10:39). 
Duduk di kaki Tuhan akan menerima perkataan Tuhan. Butuh konsentrasi dan ketenangan saat mendengar Firman-Nya. Tdk semua org menghargai Firman Tuhan, tdk bergairah dan menyambut perkataan Tuhan. Utk sesuatu yg biasa-biasa saja, org akan bersikap seakan-akan tdk memerlukannya, bs saja membiarkannya lewat bgtu saja. Firman Tuhan itu sangat penting, para org kudus-Nya menyadari dan membutuhkannya. 
Apakah kita menyukai Firman Tuhan? Bnyklah duduk di kaki Tuhan setiap hari, sekalipun kita mgkin sibuk ataupun santai, tangkap apa yg Tuhan katakan ttg kita dan bgmna kita hidup sesuai dg apa yg menjd kesukaan Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Umat dan Orang Kudus

Merusak Diri Sendiri

DI 21062017 
Keluaran 32:7 NKJV 

And the Lord said to Moses, “Go, get down! For your people whom you brought out of the land of Egypt have corrupted themselves. 

  • Dan Tuhan berkata pada Musa: “Pergi, turunlah! Karena rakyatmu yang kau bawa keluar dari tanah Mesir telah merusak diri mereka sendiri. 

Bangsa Israel bertindak ceroboh, sdh jelas Tuhan melarang membuat sesuatu utk disembah, namun justru mrka melanggarnya. Di mata Tuhan, bangsa Israel sdg merusak diri mrka sndri. 
Bangsa Israel wkt itu sbnarnya sdh tahu siapa itu Tuhan, tapi justru mrka menciptakan ‘tuhan’ bagi mrka sndri utk disembah. Seumpama seorg anak yg jelas tahu persis siapa orgtuanya, tp malah mengakui org asing sbg orgtuanya, tentu si orgtua merasa sakit hatinya diperlakukan demikian. 
Sifat merusak diri sndri itu perlu dilawan. Seorg pecandu narkoba yg telah tahu bahaya mengkonsumsi narkoba hrs melawan rasa ‘ketagihannya’ spya bs bebas dr pengaruh jahat narkoba. Kalau dia sayang pd dirinya sndri dan keluarganya, dia akan berjuang utk bs lepas dr belenggu keterikatan pd narkoba, tp ketika dia sndri tdk menyayangi dirinya lg, dia tdk peduli pd siapapun dan terus merusak dirinya dg narkoba. 
Mengikuti jalan pikiran sndri kadangkala justru berdampak negatif terhadap diri sndri, menganggap jalan yg dia pilih itu jalan yg benar, cara hidupnya bergantung pd apa yg dia anggap benar pdhal sbnarnya itu salah. Apa yg org bnyk anggap itu benar, blm tentu itu memang benar, kita hrs punya pikiran yg sehat, jernih dan berlandaskan pd kebenaran Firman Tuhan. Pendapat umum hrs kita uji dan saring, bgmna dr sudut pandang Firman Tuhan, kalau tdk sesuai, jgn dilakukan dan diterapkan dlm hidup kita. 
Melanggar Firman Tuhan berarti merusak diri kita sndri, tadinya hidup kita diberkati, namun kemudian berkat itu hilang dr hidup kita. Jgn membuat Tuhan murka shga hubungan kita dg Tuhan menjd terganggu dan rusak, jgn berbuat apa yg Tuhan tdk sukai, jgn kita memberontak 

Posted in Renungan | Comments Off on Merusak Diri Sendiri

Menyebarluaskan Berita Hoax

DI 20062017 
Keluaran 23:1 NKJV   

“You shall not circulate a false report. Do not put your hand with the wicked to be an unrighteous witness. 

  • Kamu jangan menyebarkan laporan palsu. Jangan taruh tanganmu dengan orang fasik untuk menjadi seorang saksi yang tidak benar. 

Dulu gosip masih lebih mudah kita uji benar atau tdk isi berita yg dilaporkan, zaman skrg berita ‘hoax’ atau berita palsu lebih sulit utk diuji kebenaran isinya, krna memunculkan foto, video dan sumber berita yg kelihatannya benar, ternyata hasil editan. 
Meskipun kita bkn pembuat berita hoax, namun dlm ayat ini Tuhan melarang kita utk menyebarkan berita yg palsu. Menyebarkannya saja sdh salah di mata Tuhan, demikian jg mnrut hukum yg berlaku di negara kita. Jd perlu berhati-hati ketika ingin menyebarkan suatu berita di dunia maya ataupun aplikasi chatting yg kita pakai, jgn sampai kita dijerat oleh hukum krna dianggap aktif turut menyebarkan berita hoax. 
Ujilah berita yg kita dpt, jgn langsung kita posting dan sebar luaskan. Postinglah berita dr sumber yg terpercaya, bkn dr situs yg tdk jelas keakuratannya. Foto, video dan isi berita dg mudah diedit dg kecanggihan teknologi, dibuat seolah-olah benar pdhal palsu. Lebih baik menunggu utk membandingkan dg sumber lain yg terpercaya, kalau 2 atau 3 sumber terpercaya isinya sama, minimal kita bs yakin bhw berita itu benar. 
Menyebarluaskan berita palsu akan berdampak negatif, misalnya menimbulkan ketakutan, kekacauan bahkan sentimen terhadap pihak tertentu. Tujuannya spya yg menerima berita waspada tp justru reaksi mrka berlebihan. Berita palsu yg disebar luaskan trs menerus pd akhirnya bs dianggap berita yg ‘benar’, ini tujuan yg ingin dicapai oleh pembuat berita palsu yaitu membuat bingung dan resah org bnyk. 
Kita hrs menjd org yg membawa damai, bkn membawa ketakutan. Kalau kita menerima berita yg buruk, sikapi dg benar dan usahakan utk membantu org lain bereaksi dg benar 

Posted in Renungan | Comments Off on Menyebarluaskan Berita Hoax