DI 29112024
Roma 12:9
Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.
Pernah mengalami pura-pura dikasihi? Satu hal yg menyakitkan kalau kita ditipu orang yg kita pikir sangat mengasihi kita, tetapi kasih org itu ternyata kosong, malah kita dirugikan banyak olehnya.
Waspada dgn org-org terdekat kita! Banyak peristiwa kejahatan dilakukan oleh org yang terdekat, bisa menyimpan dendam puluhan tahun demi suatu saat membalas dendam & menghancurkan org yg dibencinya. Perlahan namun pasti org itu berusaha membangun kepercayaan sehingga tdk dicurigai, di saat itulah rencananya mulai berjalan dan tanpa disadari, semuanya sudah terlambat. Mulai dari merampas harta, kedudukan, hingga yg menjd kebahagiaan seseorg. Di ayat ini kita diperingatkan bhw mengasihi itu bisa dalam wujud pura-pura mengasihi. Pelakunya bisa terlihat sangat baik, sering memuji, bermulut manis dan berusaha dekat dgn kita. Istilah ‘dekat karena ada maunya’, pantas untk jadi sebuah peringatan utk org-org yang sedang berusaha utk mendekati kita. Politik saling menjelekkan atau ‘adu domba’, menjd satu strategi yg perlahan namun pasti telah terjd dan akhirnya terungkap.
Mengasihi itu hrs dgn ketulusan, bukan ada maunya. Dlm dunia dagang dan bisnis, yang terjd ialah berusaha membangun hubungan demi bs menjalin suatu kerjasama atau bisa mendapatkan transaksi yg menguntungkan. Ini masih dlm batasan normal tentunya, dlm hal apapun, membangun hubungan itu amat penting utk dilakukan. Namun akan berbeda jika yg sedang terjd adalah kompetisi, perlu kewaspadaan jg dlm hal berbisnis dan juga berdagang. Dlm Alkitab, kisah Absalom dan Amnon, anak-anak Daud, Absalom menahan diri demi bs membunuh Amnon karena dia dendam adiknya, Tamar, telah ditiduri oleh Amnon (2 Samuel 13:32). Kadang niat jahat menyamar sbg sebuah keramahan, dendam menyamar sbg sebuah keintiman, waktulah yg akan membuktikan semuanya, siapa yang mengasihi dgn tulus dan siapa yg pura-pura saja mengasihi kita. Waspada bukan artinya langsung mencurigai, tp mengamati situasi dgn pikiran jernih.
Kasihilah sesama dgn ketulusan, artinya tdk ada niat jahat yg terselubung, mengasihi dan tdk berharap balasan, mengasihi bkn karena ada maunya saja.