Menuai Yang Ditabur

DI 22022024

Galatia 6:7-8 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Galatia 6:8 ILT3
Sebab ia yang menabur bagi dagingnya sendiri, dari dagingnya dia akan menuai kebinasaan, tetapi dia yang menabur bagi Roh, dari Roh dia akan menuai hidup yang kekal.

Tabur tuai seringkali disejajarkan dgn karma pd pengertian umum, ada yg memahami dgn sempit dlm hal menabur dlm bentuk materi atau uang.

Samakah tabur tuai dgn karma? Sekilas bisa dibilang mirip, tetapi sesungguhnya berbeda karna kalau karma biasanya dibalas dengan setimpal: nyawa ganti nyawa, misalnya, tapi tabur tuai lebih mengerikan! Ketika menabur atau melakukan sesuatu, benihnya kecil, tapi nanti pohonnya jd besar dan buahnya bnyk, di sini ‘mengerikannya’: satu nyawa bs menjd 30 nyawa misalnya. Demikian pula dlm saat melakukan perbuatan baik, yg kita tuai akan jauh lebih bnyk drpd yg kita tabur. Dlm ayat ini, dijelaskan ttg menabur bagi Tuhan, atau lebih tepatnya menabur pd Tuhan. Ini bukan ttg tabur tuai dr perbuatan kita, pada siapa taburan ini kita berikan: pd kedagingan kita ataukah pada Tuhan? Menabur pada Tuhan akan menuai hidup kekal, tp kalau menabur pada atau utk kedagingan, kita akan binasa. Sederhananya: hidup kita mau digunakan di area mana, kedagingan yg sifatnya duniawi, fana, instant, tipuan iblis, ataukah di area yg kita sebut: hidup scra rohani, dipimpin oleh Roh Tuhan.

Tidak berdoa, tidak beribadah, tdk peduli dg keadaan sdr seiman, dsbnya, ini tanda bhw seseorg sdg menabur untuk kedagingannya, yg penting dirinya nyaman, hidup enak, “buat apa pikirin hal-hal rohani, memangnya mau jadi pendeta? Jadi org ya biasa-biasa saja, kalau terlalu rohani, nanti justru hidup jadi kaku, tdk boleh ini itu, yg penting tdk ganggu org lain.” Tanpa sadar, dia sedang menabur utk kedagingannya yg ujungnya kebinasaan atau neraka kekal. Tuhan tdk bs diatur oleh kita! Hidup dlm kedagingan tp maunya nanti masuk surga? Mau tuai durian tp taburnya pakai biji rambutan? Halu banget org yg spt ini, terlalu ‘bijak’ utk dirinya sendiri. Mulailah dgn menabur bagi atau utk Roh Tuhan, hidup kudus dan tdk lupa berbuat baik pd sesama. Selain nanti dapat izin masuk surga, di sana nanti kita akan menuai harta surgawi seperti yg Yesus ajarkan: “Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” (Matius 19:21).

Taburan kita menentukan hasil apa yg nanti kita tuai: surga atau neraka? Taburlah untuk atau pada Roh Tuhan, maka yg kita tuai ialah hidup yg kekal.

Posted in Renungan | Comments Off on Menuai Yang Ditabur

Hidup Dengan Sopan

DI 21022024

1 Tesalonika 4:12
sehingga kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka.

Org luar dalam ayat ini kalau kita tarik untuk pengertian zaman sekarang, bs diartikan itu adalah mereka yg non Kristen, org-org yang memang di luar iman, yg tdk percaya Yesus itu Tuhan.

Tdk bisa dihindari bhw kita hidup sbg Kristen pasti berdampingan dgn mereka yg berbeda iman dgn kita, tetapi tentu saja jangan menjd berpikiran karna perbedaan ini, sikap kita pd mereka menjd sinis dan tdk ramah. Di dalam ayat ini kita dinasehatkan supaya hidup sbg org yg sopan di mata mereka. Hidup dengan sopan jg diartikan menjd hidup dgn pantas, jadi ini ttg bgmna kita ‘menghidupi’ apa yang kita yakini sebagai kebenaran dan pedoman hidup kita yaitu firman Tuhan. Akan sangat memalukan jika sbg org Kristen tetapi cara hidup kita mirip dgn cara hidup duniawi. Ini tentu saja membuat nama Tuhan menjd satu bahan ejekan, karena firman Tuhan tidak lagi dipercaya sebagai pedoman hidup umat-Nya sendiri. Bukannya menjadi terang, tetapi jadi contoh yg buruk bagi non Kristen, bgmna bs mereka percaya Tuhan Yesus kalau cara kita hidup sama atau bahkan lebih buruk drpd yg mereka hidupi setiap hari.

Hiduplah sbg org yg sopan, hidup dg pantas di mata org non Kristen, dan tdk kekurangan apapun, artinya bhw kita tidak butuh meniru apa yg mereka yakini, karena kita tahu persis bhw semua yang kita perlukan sbg pedoman hidup sudah tertulis dlm Alkitab dan juga yg menjd terapannya. Bs juga diartikan bahwa saat ada kebutuhan, sesama org Kristen itu yg membantu. Akan terasa janggal jika satu panti asuhan Kristen malah saat krisis tidak ditolong oleh org Kristen sendiri, akibatnya ketika ‘orang luar’ yg membantu, terselip ada usaha utk mengubah panti asuhan ini menjd bukan panti asuhan Kristen lagi. Jgn sampai hal ini terjd, pedulilah pd kebutuhan saudara seiman kita: “Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman (Galatia 6:10). Jgn sampai ‘orang luar’ menilai bahwa Tuhannya org Kristen tdk sanggup memberi dan memelihara hidup umat-Nya.

Jgn permalukan nama Tuhan dgn cara hidup kita yg tidak sesuai dgn apa yg firman Tuhan perintahkan, saling menolong terutama pada sesama saudara seiman.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup Dengan Sopan

Dikumpulkan Tuhan

DI 20022024

1 Tesalonika 4:13, 16
Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;

Memang suatu kedukaan ketika org terkasih kita lebih dulu meninggalkan kita akibat dari kematian badani, tetapi suatu saat nanti, kita akan dikumpulkan kembali oleh Tuhan.

Kita perlu tahu ada apa saja setelah seseorg mengalami kematian tubuh, biasanya dalam ibadah penghiburan dikatakan bhw mereka itu sudah ada di surga kekal bersama Tuhan dan menikmati ketenangan. Apa yang terjadi dg tubuh jasmani mereka yg telah mati? Dlm ayat di atas disebutkan bhw tubuh org yang sudah meninggal dlm Tuhan, dibangkitkan & bertemu Tuhan nantinya bersama-sama dgn kita. Inilah alasan knpa org Kristen itu harus dikubur jika meninggal dunia, masih punya tulang belulangnya, sementara jika dengan cara yg lain, tulang belulangnya sudah pasti hancur. Cara mana yg dipakai utk dilakukan pd mereka yg meninggal, itu bergantung pd kesepakatan masing-masing keluarga atau pesan wasiat dr mereka semasa hidup, tapi kalau mengacu pd Alkitab, sebaiknya harus dikubur, sehingga apa yg tertulis dlm ayat ini akan tergenapi. Kita memang terpisah scra tubuh, tp nanti bertemu lagi.

Berduka tentu wajar, tp sadarlah bhw bukan utk selamanya, ada harapan suatu saat bisa bertemu di surga setelah melewati apa yang disebut pengadilan Tuhan, diberikan upah yg sesuai dgn perbuatan selama hidup di dunia. Memang dunia kematian itu penuh misteri, tp dr apa yang tertulis dlm Alkitab, kita diajar supaya bersuka sewajarnya, jgn tanpa punya pengharapan bhw kita bs berkumpul dengan mereka sekalipun keadaannya nanti berbeda dgn hidup di dunia. Berduka sewajarnya dan jaga pengharapan itu, tetap hidup kudus dan berkenan pd Tuhan, sehingga nantinya kita akan dikumpulkan oleh Tuhan di tempat yg sama. Ada yg dibangkitkan utk binasa, tapi ada yg dibangkitkan utk menerima hidup yg kekal. Sekali lagi, yg terpisah adalah jasmani saja, dan itu dialami oleh semua yg hidup di dunia ini, sedih memang, tp jgn terlalu lama dan berlebihan. Kita masih bisa bertemu lagi dengan mereka.

Kematian pasti terjadi suatu saat, bukanlah suatu perpisahan utk selamanya, semua yg ada dlm dunia ini hanya sementara, nantinya akan dikumpulkan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Dikumpulkan Tuhan

Tuhan Yang Lakukan

DI 19022024

1 Tesalonika 5:23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Kita harus terpelihara sempurna atau tanpa cela saat kedatangan Tuhan Yesus, namun ini bukan semata-mata hasil kerja manusia semata, tapi Tuhan Damai Sejahtera.

Berarti perlu damai sejahtera utk membuat tubuh, jiwa & roh kita terpelihara sempurna tanpa cela. Damai sejahtera Tuhan berbeda dgn damai sejahtera dunia. Umumnya orang merasa damai bila tdk ada masalah, semua lancar dan berkelimpahan. Tetapi yg Tuhan inginkan bukan sekedar jiwa dan tibuh saja yg terpelihara sempurna, dalam pengertian hidup bahagia, tetapi jg roh yg terpelihara dg sempurna. Masalahnya adalah mata kita ini tidak dapat melihat bagaimana keadaan roh kita sendiri, jd bgmna kita tahu bhw roh kita terpelihara sempurna dan tanpa cela? Mgkin yg bs jadi sdkit nilai ukurnya adalah apakah hubungan kita dgn Tuhan itu senakin dekat dan erat atau tdk? Apakah Tuhan masih trs mendengar doa kita? Terpelihara sempurna bs digambarkan spt pelita yg terus menyala karena minyaknya selalu tersedia, ditambahi ketika akan habis, artinya hidup kita ini terus ada dlm pemantauan Tuhan.

Intinya adalah bagaimana kita mengatur apa saja yg diperlukan supaya hubungan kita dg Tuhan tetap ada dlm keadaan baik. Saat kita lelah, jgn berhenti berdoa, dlm keadaan yang bagaimanapun juga, tetaplah bersyukur dan jgn bersungut-sungut. Walaupun situasi yg sedang kita jalani itu tdk sesuai harapan, tp jgn sampai kehilangan iman. Tentu ini bukan hal yg mudah karena kekuatan kita terbatas, kita tidak selalu bs sabar setiap saat, belum lagi bnyk godaan utk berbuat dosa. Ada saat sepertinya kita ingin menyerah, tp di saat itu Tuhan datang menguatkan kita. Kalau kita jauh dari Tuhan, maka iblis siap menerkam dan merusak hidup kita. Jgn buka celah bagi iblis, jgn beri kesempatan bagi iblis utk dgn bebas melakukan apapun dalam hidup kita. Tetaplah kuat, tetaplah sabar, tetaplah hati kita bersyukur dan selalu introspeksi diri, ini yg lebih penting drpd menilai hidup org lain.

Tetaplah bersukacita senantiasa, jaga hati & pikiran, persiapkan diri sebaik mgkin hingga pada saat-Nya Dia datang kita ada di dalam keadaan yg terpelihara sempurna tanpa cela sedikitpun.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Yang Lakukan

Salah Memahami Tuhan

DI 17022024

Bilangan 22:32 ILT3
Dan Malaikat YAHWEH berkata kepadanya, “Mengapa engkau memukul keledai ini tiga kali? Lihatlah, Aku telah keluar sebagai lawanmu karena jalanmu telah berlawanan dengan Aku.

Bileam dibujuk utk mengutuki bangsa Israel oleh Balak, raja Moab, yg pertama kali jelas Tuhan melarang Bileam melakukannya, saat kedua kalinya, Tuhan menyuruhnya pergi, tp Malaikat TUHAN berhadapan menjadi lawan bagi Bileam.

Seharusnya Bileam ini sadar bhw tdk mgkin Tuhan mengizinkannya utk mengutuki Israel karena hal itu sdh dinyatakan ketika pertama kali Beliam meminta firman pd Tuhan. Itulah sifat manusia, mgkin terdesak oleh keadaan, seseorg mgkin berharap Tuhan memberikan suatu kebebasan utk melakukan yg dr awal sudah dilarang Tuhan. Apakah dia tergoda oleh tawaran upah yg lebih besar? Ataukah dia takut terhadap raja Moab jika kedua kali menolak melakukan keinginannya? Tp jelas bhw Tuhan tdk setuju dgn sikap Bileam yang meragukan firman Tuhan. Mengapa Tuhan malah menyuruh Bileam pergi mengikuti org utusan raja Moab? Disuruh pergi tp ternyata dihadang di tengah jalan, ini suatu sikap dari Tuhan yg perlu kita pahami, org yg nekad utk melakukan hal yg dilarang Tuhan, ada waktu di mana Tuhan biarkan org itu melakukan yg dikehendakinya, tp di sisi lain, Tuhan menjd pihak yg melawan org itu.

Berjalan di jalan yg berlawanan dgn Tuhan, apa artinya? Pertama, ada jalan yg direstui oleh Tuhan, ini ttg ketika kita memilih hal yg sejalan dgn kehendak Tuhan, Tuhan menjadi sekutu, bukan lawan. Dlm pandangan Tuhan, suatu jalan terlihat sedang menuju ke hidup atau maut. Artinya kita ini melakukan apa yg dampaknya positif bagi kita, dampaknya itu baik utk mempererat hubungan kita dengan Tuhan, ataukah kita sudah keluar dari batas yg diatur Tuhan utk kita. Kalau kita berbuat dosa dan Tuhan masih menegur supaya kita bertobat, itu tanda kita masih disayang oleh Tuhan, tp kalau kita berbuat dosa dan Tuhan hanya diam, itu suatu tanda ‘bahaya’ karena penghakiman Tuhanlah yg sebentar lagi dtg menghampiri hidup kita. Jgn langgar apa yg sudah dilarang Tuhan, patuhi dan jaga kaki kita supaya jgn melangkah di jalan menuju kebinasaan, tetapi berjalanlah di jalan yang menuju kehidupan.

Kuasai kedagingan kita, tingkatkan ketaatan kita pd Tuhan, jgn tergoda melakukan apa yg dilarang Tuhan, jgn membahayakan diri kita sendiri nantinya.

Posted in Renungan | Comments Off on Salah Memahami Tuhan

Ingin Membuat Kita Menyalahkan Tuhan

DI 16022024

Bilangan 24:10-11
Lalu bangkitlah amarah Balak terhadap Bileam dan dengan meremas-remas jarinya berkatalah ia kepada Bileam: “Untuk menyerapah musuhku aku memanggil engkau, tetapi sebaliknya sampai tiga kali engkau memberkati mereka.
Oleh sebab itu, enyahlah engkau ke tempat kediamanmu; aku telah berkata kepadamu aku telah bermaksud memberi banyak upah kepadamu, tetapi TUHAN telah mencegah engkau memperolehnya.”

Pandangan org pd umumnya adalah Tuhan yg seseorg sembah harusnya membuat org itu semakin naik level hidupnya, termasuk di dlm hal finansial dan kemakmuran harta.

Buat apa menyembah Tuhan tp hidup dalam kekurangan? Apakah Tuhan senang kita ada terus dlm proses tanpa ujung? Apa Dia tidak ingin membuat umat-Nya menjd kaya? Dlm kisah Bileam dan Barak, Barak menyalahkan Tuhan dgn berkata bhw Dialah yg mencegah dan menahan utk Balak bs menerima harta yg berlimpah sbg upah menyerapah bangsa Israel. Kalau kita menyimak data dari Alkitab ttg Bileam, maka disebutkan bhw org Israel mengenali Bileam bukan sbg seorang nabi: “Juga Bileam bin Beor, juru tenung itu, telah dibunuh oleh orang Israel dengan pedang, beserta orang-orang yg telah mati tertikam oleh mereka.” (Yosua 13:22). Bileam punya kemampuan supranatural yg cukup tinggi hingga Tuhan sendiri turun tangan menegur dan melarang dia untuk mengutuki bangsa Israel (Bilangan 22:12). Bileam tahu bahwa Tuhannya org Israel itu luar biasa dan apa yg dikatakan-Nya harus ditaati.

Jika kita bandingkan Bileam dgn nabi Elisa, keduanya pernah ditawari upah, Bileam utk mengutuki bangsa Israel, Elisa karena sudah dianggap ada peran dlm kesembuhan sakit kusta yg Naaman derita. Elisa menolak harta Naaman hendak berikan, tp Bileam tergoda oleh tawaran harta dr raja Balak. Pergeseran dr seorg nabi Tuhan menjd petenung terlihat sangat jelas disebabkan karena harta yang bisa diperoleh dgn mudah. Awalnya Bileam ini org yg dekat dgn Tuhan, tetapi karena dia suka dgn harta berlimpah, dia jatuh menjadi seseorg yg dikenali berubah menjd petenung pd akhirnya. Ucapan Balak bhw Tuhan yang mencegah Bileam utk memiliki banyak harta, mgkin sering kita terima perkataan spt itu dr org lain: “Tuh kan, makanya gara-gara jd org Kristen, hidup kamu malah susah, banyak yg jadi larangan, akibatnya hidup kamu ya jadi begitu-begitu saja, kapan jadi kaya dgn cara hidup spt itu?”

Tuhan tdk menahan kita utk berkelimpahan dlm harta, tetapi yg Tuhan ingin terapkan di dlm kehidupan kita adalah bagaimana cara kita memperoleh kelimpahan itu tanpa ada resiko yg membahayakan diri kita nantinya.

Posted in Renungan, Uncategorized | Comments Off on Ingin Membuat Kita Menyalahkan Tuhan

Menjaga Diri

DI 15022024

1 Yohanes 5:18 ILT3
Kita tahu bahwa setiap orang yang dilahirkan dari Elohim, ia tidak berdosa, tetapi siapa yang lahir dari Elohim, ia menjaga dirinya dan si jahat tidak menjamahnya.

Org Kristen itu ‘sakti’, tdk bs disantet, tdk bs kerasukan roh jahat, dilindungi Tuhan, intinya hebat dan sakti, tp pd kenyataannya terlihat bhw ada org Kristen yg mengalami apa yang disebutkan tadi.

Apa kata Alkitab ttg hal ini? Kita lihat dahulu ayat berikut: “Sebab tidak ada mantera yang dapat melawan Yakub, ataupun tenungan yang dapat melawan Israel. Pada waktunya, akan dikatakan kepada Yakub dan Israel: Apa yang telah Elohim lakukan! (Bilangan 23:23 ILT3). Dari ayat ini kita pelajari bahwa ada perlindungan Tuhan terhadap Yakub dan Israel, sederhananya adalah umat Tuhan. Yg bs kita pelajari ialah bhw Tuhan melindungi umat-Nya dr serangan ‘dunia roh’, ini sesuai dgn ayat perenungan kita: si jahat tdk bisa menjamah umat Tuhan. Tuhan melindungi dr luar, tetapi bgmna dgn bagian dalam? Hal ini bergantung pd diri kita sendiri. Dlm ayat ini disebutkan bhw siapa yg lahir dr Tuhan, dia menjaga dirinya. Inilah penyebab knpa ada org Kristen yg kerasukan, sakit karena santet dan lainnya. Kurang menjaga diri itu seperti membuka sistem keamanan sehingga yang jahat bs masuk dan merusak.

Menjaga diri berarti memperhatikan batasan yg Tuhan atur dlm hidup kita. Misalnya soal pernikahan, dilarang dgn yg tdk seiman, tapi dilanggar, akibatnya kebiasaan pasangan yg sering terlibat okultisme, mengakibatkan di dlm kehidupan rumah tangga sering terjadi hal-hal mistis dan kutuk ada di rumah itu. Jd kalau kita melanggar batasan yg Tuhan atur utk kita, perlindungan Tuhan menjadi ‘batal’ karena kita melawan perintah Tuhan. Kalau Dia masih melindungi kita, itu karena masih ada belas kasihan Tuhan pd kita. Perhatikan bhw selama kita menjaga diri kita dan Tuhan melindungi kita, si jahat tdk akan menjamah kita, karena itu ketaatan penuh sangat perlu kita terapkan dlm keseharian hidup kita. Jgn tergoda dgn rasa penasaran atau ajakan dari org lain yg menyuruh kita terlibat okultisme dan yg lainnya. Ketegasan adalah sebagian dr disiplin kita utk taat pd firman Tuhan, jgn toleransi demi alasan apapun.

Perkuat penjagaan diri kita, jangan lengah & tertarik dgn kuasa-kuasa yang di luar Tuhan, tetap tinggal dlm perlindungan Tuhan, penuh ketaatan dan tetap dekat dgn Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjaga Diri

Tahapan Pengabulan Doa

DI 13022024

1 Yohanes 5:14-15 ILT3
Dan inilah keyakinan yang kita miliki terhadap Dia, bahwa jika kita meminta sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya, Dia mendengarkan kita.
Dan, jika kita sudah tahu bahwa Dia mendengarkan kita, apa yang boleh kita minta, maka kita tahu bahwa kita memperoleh dari Dia permintaan-permintaan yang telah kita minta.

Tidak semua doa itu ‘didengar’ Tuhan, hal ini yg hrs kita ketahui. Didengar di sini dlm arti bhw doa kita itu Tuhan dengarkan utk nanti ditindak lanjuti, apakah dikabulkan atau tdk, ini level selanjutnya.

Tahap pertama supaya permintaan kita dlm doa itu dikabulkan Tuhan adalah: yg diminta itu sesuai dengan kehendak-Nya. Ini yg sulit dipraktekkan, karena biasanya yg kita minta adalah apa yg kita butuhkan, yg kita inginkan dan yg kita nilai itu baik dan sempurna untuk kita. Jadi fokusnya jelas: supaya kita bs dpt apa yg kita mau, bukan fokusnya apakah yg kita minta itu sesuai tdk dg kehendak Tuhan. Knpa demikian? Karena Tuhan mengasihi dg kasih-Nya yg sempurna, Dia inginkan selalu yg terbaik utk kita, itulah sebabnya akan ada permintaan kita yg Dia tidak dengarkan atau walaupun didengar, tapi ditolak karena saat itu belum waktu-Nya utk Dia berikan pd kita. Salah satu alasannya adalah karena kita ini belum dewasa rohani, blm bs dipercaya utk sebuah tanggung jwb besar, atau ada motif yg tersembunyi di balik permintaan kita. Jadi mintalah sesuatu yang sesuai dgn kehendak Tuhan.

Tahap selanjutnya adalah jika kita sdh tahu bhw Dia mendengarkan kita. Ini yang jarang diajarkan dlm hal doa. Bgmna kita bisa tahu kalau doa kita didengar Tuhan? Apakah Dia memberitahukannya pd kita? Kalau seperti order barang di aplikasi, bs kita periksa sdh sampai mana orderan kita berada, masih di proses penjual atau sedang dikirim, tapi doa kita didengar Tuhan, bagaimana bs tahu? Di bbrpa kalangan org Kristen, pengajaran ttg klaim mengklaim permintaan kita sangat tdk menghargai kedaulatan Tuhan, Tuhan bisa ‘disuap’ dgn doa puasa, doa semalam suntuk atau yg lainnya. Kalau baca Alkitab ttg seorg tokoh A misalnya, dia berpuasa dan doanya dikabulkan, sebagian orang menyimpulkan bhw doa puasa adalah kunci pengabulan dr doa kita. Kita tahu doa kita didengar Tuhan lewat perkembangan situasi yang kita alami, ada tanda-tanda awal yg Dia berikan, ini spt kita tahu akan hujan karena ada awan gelap dan suara petir yg menggelegar.

Periksa bgmna permintaan kita pd Tuhan yg kita doakan, apakah sesuai dgn yang Tuhan kehendaki atau tdk, jgn salah meminta yang hanya utk memuaskan hasrat pribadi kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Tahapan Pengabulan Doa

Sehat Jiwa dan Tubuh

DI 12022024

3 Yohanes 1:2 ILT3
Hai yang terkasih, berkenaan dengan segala sesuatu, aku mendoakan engkau agar menjadi makmur dan ada dalam keadaan sehat, sebagaimana jiwamu menjadi makmur.

Hal yg jiwani kadang lebih diutamakan untuk dijaga ‘kesehatannya’ dibandingkan dgn hal kesehatan jasmani, pdhal kesehatan jasmani berpengaruh pd kesehatan jiwani.

Bgmna pandangan rasul Yohanes ttg kondisi kesehatan jasmani? Ternyata bukan sekedar sehat saja, dlm pengertian tidak sakit, tidak cacat, dsbnya, tetapi kesehatan fisik ternyata hrs ditunjang dgn keadaan makmur. Makmur itu apa? Berkelimpahan? Tidak kekurangan? Dlm bahasa aslinya ‘euodoó’, makmur punya arti: to cause to prosper (mengusahakan utk makmur), juga: to have a happy (successful) journey (memiliki perjalanan yg bahagia dan sukses), jadi intinya makmur adalah sebuah kondisi seseorang yg berupaya untuk menjd makmur dan berhasil menjd makmur, hidup bahagia dan sukses. Di sini pengajaran yang kita dapat adalah bhw dlm menjalani hidup ini, harus mengarah pd kemakmuran, untuk menjd makmur butuh tubuh dan jiwa sehat, ketika tiba dlm kondisi ini, kesehatan tubuh makin terjamin karena jika sakit punya dana utk berobat, bisa membeli apa yg diinginkan serta tidak kuatir dlm mencukupi kebutuhan yg diperlukan.

Jiwa yg makmur, berarti jiwa yang sehat dan memiliki semangat juang serta terpenuhi di dlm kebutuhan jiwani. Di sinilah akan dapat terlihat bedanya org yg selalu bahagia atau yg bahagianya di saat-saat tertentu. Orang yg bahagianya kalau sedang jalan-jalan, lagi ‘healing’, diberi hadiah mahal, dsbnya, orang ini belum bisa merasa bahagia kalau dirinya tdk jalan-jalan, atau dibelikan hadiah mahal. Tapi org yg selalu bahagia, dlm keadaan yg sedang dia alami, baik atau buruk, dibelikan sesuatu yg sederhana, dsbnya, merasa bhw dia dikasihi keluarganya, kerabatnya, teman kerja, teman pelayanan, dsbnya, terutama ia sadar bhw Tuhan selalu menyertainya dalam kondisi baik atau buruk. Masalah dipandang sebagai sebuah pintu kesempatan utk dapat meng-upgrade diri, membawa dia naik level, masalah spt ‘hidangan’ nikmat yg siap untuk disantap. Jiwanya makmur, karena percaya dirinya berharga di mata Tuhan sekalipun ia mgkin tdk lagi dihargai org lain.

Bgmna dgn kondisi tubuh dan jiwa kita? Jgn berhenti berusaha utk menjd makmur, tetap semangat dlm menjalani hidup ini, sekalipun org lain mgkin meninggalkan kita karena kita sedang diproses Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Sehat Jiwa dan Tubuh

Cukup Tuhan Saja Yang Tahu

DI 09022024

Matius 6:3-4 ILT3
Namun engkau, selagi memberi sedekah, jangan biarkan tangan kirimu mengetahui apa yang tangan kananmu lakukan,
sehingga sedekahmu itu ada dalam ketersembunyian, dan Bapamu yang melihat dalam ketersembunyian, Dia sendiri akan membalas kepadamu dalam keterbukaan.”

Kadang kita tergoda utk pamer kebaikan, itu karena kita jarang dipuji, ingin mendapatkan citra yg baik, atau ingin jadi inspirasi bagi yg lain, tp apa kata Yesus ttg hal ini?

Tangan kanan biasanya lebih punya nilai yg positif dibandingkan tangan kiri, banyak hal yg hrs kita lakukan hanya boleh dgn tangan kanan, misalnya bersalaman, menerima satu barang dr org lain, dsbnya. Bisa kita artikan bhw yang kita perbuat menggunakan tangan menggambarkan perbuatan yg mulia, baik & dapat dicontoh, sedangkan perbuatan yang kita lakukan dg tangan kiri menggambarkan perbuatan yg lebih melayani diri sendiri, utk kesenangan pribadi, dan mgkin ada sedikit kurang sopan. Menerima dgn tangan kiri ini biasa dianggap suatu tindakan yang kurang sopan, harus menggunakan tangan kanan. Jadi makna tangan kiri tdk perlu tahu apa yg tangan kanan kita lakukan adalah kita harus menjaga hati dan pikiran dari apapun yg dpt ‘mencemari’ perbuatan baik yg kita lakukan, misalnya kemunafikan, karena ingin dipuji & motivasi yg tdk benar dan tdk tulus sehingga kebaikan kita tdk kehilangan upah dr Tuhan.

Dlm diri setiap org ada kedagingan yg turun temurun diwariskan melalui fisik kita. Karena dosa Adam dan Hawa, seluruh keturunannya memiliki kecenderungan utk berbuat dosa. Kedagingan inilah yg seringkali merusak apa yang telah kita lakukan dgn baik, kedagingan menyusup dlm motivasi kita dlm melakukan apapun. itulah sebabnya ada balas dendam, penipuan, pemberontakan, pengkhianatan & hal lainnya yg bersifat negatif. Kedagingan hrs bs kita taklukkan setiap kali itu muncul sebelum kita melakukan sesuatu. Pikiran yg negatif, hati yg tidak murni, menjd penyebab seseorg kehilangan upah dr Tuhan dan lebih memilih utk menerima kemuliaan dari orang banyak. Gila hormat, gila penghargaan, gila kekuasaan, menjd motivasi pendorong bagi org yg dikuasai oleh kedagingannya. Jangan sampai apa yg telah kita lakukan menjd hal yg sia-sia dan justru mengarahkan langkah kita pd penghakiman dan penghukuman dari Tuhan.

Pujian yg paling jujur datang dr Tuhan, lebih mulia ketika pada saat yg Dia tentukan, kita berhadapan dgn Tuhan dan menerima upah yg telah Tuhan tentukan bagi kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Cukup Tuhan Saja Yang Tahu