DI 06092023
Lukas 8:15 ILT3
Dan yang di tanah yang subur, adalah mereka yang setelah mendengarkan firman dalam hati yang benar dan baik, mereka memegangnya erat-erat, dan menghasilkan buah dalam ketabahan.”
Apa makna dari ‘tanah yang subur’, ternyata ini bcra ttg hati yg benar dan baik. Jadi ada 2 penjelasan mengenai kondisi org yg dengar firman Tuhan lalu firman itu ‘berbuah’ dalam kehidupannya.
Tanah yg subur adalah tanah yg sudah siap utk ditanami benih, sudah dibajak, dibuat utk tidak keras dan di dalamnya penuh dgn apa yg dibutuhkan utk sebuah tanaman tumbuh dgn baik. Jadi kalau hati seseorg diibaratkan spt tanah untuk ditanami, hati org ini sudah ‘dibajak’, artinya sudah diproses Tuhan untuk menjd hati yg tdk keras, hati yg lunak, hati yg sudah ‘diaduk-aduk’ oleh Tuhan. Hal inilah yg membedakan kualitas hati masing-masing org, ada yg belum siap ‘ditanami’ firman, ada yg sudah siap ‘ditanami’ firman. Maka dapat kita simpulkan bhw semakin tinggi ketaatan seseorg pd Tuhan, semakin mudah hatinya utk menerima firman dan firman itu ‘berbuah’ dlm kehidupannya. Mgkin banyak org dapat berkhotbah atau sharing firman dgn kualitas yg baik, tp apakah firman Tuhan itu jg dapat tertanam dlm hatinya? Ingat saat Yesus dgn tegas berkata bhw boleh mengikuti ajaran dr para ahli Taurat, tp jgn ikuti kelakuan mrka:
“Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.” (Matius 23:3).
Ada 2 kualitas hati yg Yesus ajarkan dalam ayat ini yaitu hati yg benar dan baik. Hati yg benar itu hati yg seharusnya sebuah hati itu yg sesuai dgn keinginan Tuhan. Jadi ini bcra ttg hati yg berkenan di hadapan Tuhan, hati yg setelah diproses Tuhan dan hasilnya pas dan sesuai dgn apa yg diharapkan dr proses yg telah dilakukan. Tentu saja tujuan proses ini adalah membuat hati seseorg itu mudah menerima firman, mudah merenungkannya dan mudah menerapkan firman Tuhan dlm keseharian hidupnya. Ada org yang menolak utk mendengar firman, ada jg yg suka sekali dengar firman Tuhan tetapi sulit melakukan firman Tuhan dlm keseharian hidupnya. Lalu kualitas yg kedua adalah hati yg baik, hati yg tdk ada benih-benih kejahatan di dalamnya. Org yg punya benih kejahatan dlm hidupnya akan mengalami ‘peperangan’ dlm batin dan pikirannya terus menerus karena di satu sisi ingin taat pd Tuhan, di sisi lain hawa nafsu & kedagingan cukup kuat menguasai hati dan pikirannya.
Milikilah hati yg benar dan baik, sehingga yg kita dengar yaitu firman Tuhan bs masuk ke dalam hati dan pikiran kita, direnungkan dan dipraktekkan dlm keseharian hidup kita.