Menjauhi Kejahatan

DI 09092022

Amsal 16:6
Dengan kasih dan kesetiaan, kesalahan diampuni, karena takut akan TUHAN orang menjauhi kejahatan.

Semua manusia punya kecenderungan yg sama utk melakukan dosa dan kejahatan, yg membuat beda adalah seberapa pengendalian diri setiap org yg dimilikinya, dan ini ada kaitannya dengan takut akan Tuhan.

Org yg takut hantu atau setan, cenderung untuk membuat dirinya lebih ‘rendah’ drpd hantu, tidak berani utk melawan apalagi mengusirnya. Takut dikerjain atau dirasuki roh jahat sehingga kabur adalah pilihan utamanya. Apa makna takut akan Tuhan? Takut artinya tidak berani, berarti kita ini hrsnya tdk berani melawan Tuhan, tdk berani utk melanggar apa yg dilarang Tuhan, dsbnya. Takut dihukum Tuhan dan mengalami keadaan yg tdk nyaman karenanya. Takut akan Tuhan bs terlihat dr gaya hidup yang menjauhi kejahatan, sengaja utk menghindar, jaga jarak dr segala godaan yg bs menggoda kita utk berbuat dosa. Kalau kita ini org yg boros, jgn sengaja sering-sering buka aplikasi jual beli online atau sengaja lewat toko yg menjual barang kesukaan kita. Kalau kita ini masih kurang penguasaan dirinya, perlu ada org yg selalu mengingatkan kita agar jgn melakukan hal-hal yg jahat atau sifatnya merugikan diri kita sendiri. Ingin berhenti judi, mulailah menjauh dr pergaulan yg isinya org-org penjudi juga, batasi penggunaan internet utk mengakses situs-situs judi online, dsbnya. Takut maka menghindar, lari sejauh mgkin dan tdk ingin bertemu lagi.

Pd kenyataannya, tdk mudah melepaskan diri dr sesuatu yg sudah menjadi kebiasaan yg sering kita lakukan, butuh perjuangan dan waktu, butuh tekad kuat, butuh orang lain utk mengawasi kita, dsbnya. Sederhananya adalah: penggunaan wkt yg tepat, dulu waktu yg kita pakai urk melakukan yg buruk-buruk, kita ganti dgn mengisinya untuk hal-hal yg positif. Dosa jg butuh waktu, krna itu penting bagi kita mulai meniadakan waktu bagi dosa. Mengganti dgn yg positif dan baik, itulah yg hrs kita lakukan, jgn lengah & membuat celah sendiri shga kita kembali pd kebiasaan lama yg buruk. Jgn setengah-setengah, jgn kompromi, ingatlah bhw mata Tuhan terus mengawasi kita setiap saat, Dia tdk tidur ataupun sibuk, ingatlah bhw satu saat kita hrs mempertanggung jwbkan semuanya di hadapan Tuhan. Kalau gagal untuk berubah, jgn putus asa, coba lagi sampai suatu saat kita benar-benar ‘merdeka’ dari kebiasaan buruk kita, tidak lagi mudah tergoda melakukan dosa dan pastinya kasih kita pd Tuhan semakin mendalam, kita bs menolong org lain untuk bisa juga lepas dr kebiasaan buruk mereka dan bisa menang melawan godaan utk berbuat dosa.

Godaan berbuat dosa hrs kita lawan sepanjang hidup kita, waspada karena kalau hari ini kita bs melawannya, maka besok dan nanti dosa pasti datang lagi dgn godaannya yg semakin kuat.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjauhi Kejahatan

Tuhan Sedang Mengawasi

DI 08092022

Amsal 15:3
Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.

Tuhan itu Mahahadir, semua yg terjadi di bumi ini tidak ada yang terlepas dr pengawasan-Nya, bahkan di tempat yg paling privacy bagi setiap org yaitu kamar tidur dan kamar mandi ataupun tempat rahasia yg sengaja di buat.

Utk apa Tuhan mengawasi semua org? Pastinya ada alasan kuat utk itu, misalnya spt memasang CCTV di sebuah tempat, tujuannya spya semua yg terjadi di batas jangkauan kamera CCTV bisa diketahui dan terekam, bs berguna sbg barang bukti jika diperlukan demi suatu kepentingan. Jd utk apa Tuhan mengawasi org baik? Scra logika bisa kita pahami sbg bentuk penjagaan Tuhan terhadap org baik, kalau ada yg coba-coba utk mengganggu, maka Tuhan akan menghindarkan kita dan membuat kita aman. Kita jg mengenal sistem GPS, yg fungsinya jg sebagai ‘mata’ yang melihat dr atas, berguna saat kita memerlukan informasi pengarahan jalan menuju suatu lokasi shga bs kita ketahui apakah jalan yang akan kita lewati itu lancar atau macet. Tuhan mengawasi kita dari ‘atas’ supaya bs menolong kita melihat sesuatu yg tdk dapat terlihat oleh mata kita, bs memudahkan kita utk merencanakan sesuatu dgn lebih matang dan menghindari penghambat yg mgkin ada di depan kita. CCTV pengawas jg berfungsi memperingatkan agar jgn melakukan tindakan kriminal spt mencuri, mata Tuhan ada di segala tempat utk memperingatkan org baik agar jgn berbuat dosa karena Dia mengawasi & akan menghakimi kita sesuai dgn perbuatan yg kita lakukan.

Lalu utk apa Tuhan mengawasi org jahat? Kalau polisi mengawasi seseorg atau sekelompok org yang dicurigai sdg melakukan tindakan kriminal supaya ada bukti kuat lalu menangkap mereka, maka Tuhan mengawasi org jahat utk mencatat semua perbuatan jahat mereka, dan bila ada yg masih punya hati urk bertobat, Tuhan ‘tangkap’ org itu untuk membuatnya bertobat dan berbalik dari jalan yang jahat. Contoh dlm Alkitab adalah saat salah seorg yg ikut disalibkan bersama dg Yesus akhirnya bertobat, org yabg disalibkan ini sempat jg mencemooh Yesus namun akhirnya dia bertobat dan percaya pd Yesus. Saulus juga ‘ditangkap’ Tuhan dan berubah menjd penginjil dan rasul. Yunus yg berusaha kabur ‘tertangkap’ oleh Tuhan dan bertobat, kembali melakukan yg Tuhan tugaskan sejak awal. Kalau manusia itu biasanya membenci org jahat, tapi Tuhan masih tetap mengasihi mereka dan menginginkan utk mereka bertobat, itulah sebabnya kita perlu tahu dan sadar bahwa org baik bs berubah jahat, dan org jahat bs berubah baik, itulah sebabnya kita diajar Tuhan utk mengasihi semua org, apakah org itu berbuat yg baik pada kita atau berbuat yg jahat.

Mata Tuhan sedang mengawasi kita, jgn berani berbuat dosa, curang, tipu menipu, bahkan apa yg tersembunyi dr pengawasan manusia, tidak ada yg luput dari pandangan mata Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Sedang Mengawasi

Harapan Yang Tertunda

DI 07092022

Amsal 13:12
Harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan.

Kita semua pasti punya harapan, apakah untuk masa depan kita atau untuk waktu yang dekat, kita mendoakannya dan bekerja keras supaya bs mewujudkannya.

Namun kadang harapan kita ‘berbenturan’ dgn kehendak dan rencana Tuhan, sehingga Tuhan belum mengizinkan harapan kita bisa menjadi kenyataan, dan hal ini bs membuat kita kecewa hingga sakit hati, bahkan menyalahkan Tuhan, padahal harapan kita itu sesuatu yg baik bahkan mulia dan berdampak baik jg bagi orang lain, tp mengapa Tuhan tdk wujudkan? Tentu Tuhan pny alasan kenapa Dia melakukannya pada kita, ini yg hrs kita kejar yaitu jawaban Tuhan, kalau tdk maka komunikasi kita dgn Tuhan bs memburuk, kita malas berdoa, malas merenungkan firman Tuhan, malas beribadah hingga akhirnya mgkin berpikir untuk meninggalkan Tuhan. Jgn menilai Tuhan tdk lagi mengasihi kita, justru Dia lakukan itu karena Dia mengasihi kita, Dia tahu apa yang akan terjadi di depan kita, kalau ternyata itu hal yg buruk, tentu Dia lebih baik menunda harapan kita drpd kita mengalami sesuatu yg merugikan bahkan mgkin mengancam nyawa kita. Jangan cepat jg utk menyalahkan diri sendiri, lebih baik kita berdoa, tanya Tuhan mengapa ini terjadi, ini bs menghindarkan kita utk membuka celah bagi iblis utk mengambil keuntungan dr situasi ini.

Ditunda bukan berarti ditolak, tapi waktunya yg diundur saja, jd ini masalah ketepatan waktu yg sesuai dgn perhitungan Tuhan. Masakan yang belum matang tp sudah dihidangkan justru akan membuat sakit perut, jika ini terjd pada pemilik resto, maka tak lama kemudian resto bisa tutup akibat postingan netizen yg komplain, tdk cukup hanya mengganti makanannya dengan yg baru, tp utk memulihkan kepercayaan pelanggan itu butuh perjuangan ekstra. Percayalah bhw Tuhan ingin kita mengalami dan menerima yg terbaik, jadi hrs tepat waktunya sesuai perhitungan yang Tuhan sdh tetapkan. Bersabarlah dan jgn cepat sakit hati, kuasai mood kita, tetaplah percaya ini terjadi justru utk sesuatu yg baik ke depannya. Tetap bangun komunikasi yg baik dgn Tuhan & sesama, hingga suatu saat kita bs bersaksi bhw semua Tuhan izinkan terjd karena ada sesuatu yg jauh lebih baik yg Dia telah siapkan. Jaga hati dan emosi kita, jaga pikiran kita tetap tenang & jernih, abaikan komentar-komentar yg membuat iman kita jatuh dan melemah, konsultasikan dg org yg dewasa pikiran dan rohaninya, spya kita bs tetap sabar dan tekun menunggu waktu-Nya.

Sabar lebih baik drpd mengikuti emosi, jangan sampai kehilangan kendali diri, percaya bahwa Tuhan mengasihi kita dan sedang menyiapkan yg terbaik utk kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Harapan Yang Tertunda

Terlalu Banyak Bicara

DI 06092022

Amsal 10:19 ILT3
Di dalam banyak perkataan pelanggaran tidak berhenti, tetapi siapa yang menahan bibirnya dialah yang bijaksana.

Apapun yg berlebihan pasti dampaknya negatif bagi diri kita, sekalipun yg kita lakukan itu ialah hak kita utk melakukannya, bahkan tdk sampai merugikan org lain.

Makan berlebihan tentu tdk baik utk kesehatan, bekerja hingga begadang sekian malam tentu bs merusak kesehatan. Dlm ayat ini diingatkan bhw ketika kita terlalu banyak bicara, akan bisa menimbulkan bnyk pelanggaran lewat apa yang kita katakan. Misalnya tanpa sengaja kita mulai mengumbar rahasia org lain yg sebelumnya sdh diingatkan agar jgn diberitahu ke org lain: “Aduh, sebenarnya gak boleh cerita sih, tp cuma kamu yabg aku kasih tahu, soalnya …”, atau kita mulai asyik berpendapat hingga kebablasan menjadi 1 fitnahan pdhal kita belum punya buktinya: “Pasti dia begini …” Awalnya ngobrol biasa malah jadi bergosip hingga akhirnya berujung memfitnah. Contoh dr Alkitab yg paling jelas adalah cerita ttg Ayub dan teman-temannya yg terlalu banyak ngobrol hingga banyak bicara yg salah tentang Tuhan. Jadi memang perlu kita pandai menilai kpn kita harus mengakhiri sebuah perbincangan ketika kita sudah mulai berpikir hal-hal negatif saat berbicara. Bahkan sekalipun kita bicara dg diri kita sendiri, ingatlah bhw mgkin org lain tdk bs mengetahuinya, tp ada Tuhan yg tahu, tidak ada yg bs kita sembunyikan dr telinga Tuhan.

Bicara seperlunya, ini hal yg penting. Bahkan hrs kita bisa memilih, apakah perlu kita bicara atau tidak, cuma menyimak saja. Mgkin org yg kita sedang bicarakan tdk tahu kita berkomentar ttg dia, tp masalahnya adalah Tuhan tahu, atau ada temannya yg diberitahu ttg obrolan kita, lalu dia sampaikan ke org itu. Zaman sekarang kita bisa dituntut pasal pencemaran nama baik, tentunya ini akan sangat menyita waktu dan energi krna hrs mengikuti prosedur hukum yg ada. Kpn kita hrs diam, kpn hrs bicara, kpn harus berhenti utk bicara, ketiga hal ini harus tetap ada dlm kendali kita sendiri. Asyik mengobrol memang menjadi sebuah hiburan dan kegembiraan, tapi ingatlah bhw jangan sampai kita ‘mabuk’, artinya hilang kendali diri dan justru akhirnya perkataan kita membawa kita pd masalah yg sebenarnya tidak perlu ada dan kita alami. Terlalu bnyk bicara bs berujung pd perdebatan hingga permusuhan, jd hal spt itu perlu kita hindari, kita adalah org yang harusnya membawa damai, org yang bicara dgn kita merasa nyaman dan membuat dia tenang, bukannya membuat dia semakin ‘panas’, jgn jadi org yg justru memperparah situasi, tp justru hrs membawa suasana damai dan memberikan yg bs menjd solusi terhadap masalah yg ada.

Jgn terlalu lama bicara, jgn kehilangan kendali diri karena asyik ngobrol, ingatlah bhw semakin bnyk yg kita perkatakan, semakin besar peluang utk kita juga bnyk melakukan pelanggaran.

Posted in Renungan | Comments Off on Terlalu Banyak Bicara

Panjang Umur

DI 05092022

Amsal 9:11 KJV
For by me thy days shall be multiplied, and the years of thy life shall be increased.

Karena olehku (hikmat), hari-harimu akan dilipat gandakan, dan tahun-tahun hidupku akan ditambahkan

Umur panjang, semua orang biasanya ingin bisa memilikinya, namun pada kenyataannya, tidak semua org bs mengalaminya, sebagian justru meninggal di usia yg relatif masih muda.

Bukankah umur kita sdh diberi jatah sekian thn oleh Tuhan? Jd apa benar ayat ini, hikmat bisa menambah tahun-tahun hidup kita? Memahami 2 pengertian ini diperlukan pola pikir yg sesuai dgn kebenaran firman Tuhan. Pertama, kita hrs gunakan logika atau akal sehat, bisakah usia itu dikurangi dr yg sebenarnya Tuhan sdh tentukan? Jwbannya tentu saja bisa. Org yg tdk menjaga kesehatannya dgn baik maka rentan mengalami sakit penyakit, jika semakin parah maka akibat selanjutnya bs sampai meninggal dunia. Jd bisa meninggal lebih cepat drpd waktu yg sbnarnya Tuhan sudah tentukan. Bunuh diri jg tindakan yg mempercepat kematian kita. Org yg memilih utk bunuh diri disebabkan karena menilai hari-hari dlm hidupnya penuh kesia-siaan, sehingga umur atau tahun-tahunnya hidupnya diperpendek oleh dirinya sndri, bukan jatah umur yg sudah Tuhan tentukan sebelumnya. Jadi tidak hidup dgn pola yg sehat, bunuh diri, ini adalah cara hidup yang tidak memiliki hikmat, akibatnya hari-hari hidup mereka tidak dilipat gandakan dan tahun-tahun hidupnya jadi tdk bertambah, justru berkurang, sehingga kedua pemahaman di atas itu sejalan, tidak saling bertentangan.

Org yg berhikmat biasanya memiliki cara hidup yang lebih teratur dan berkualitas, pengetahuan ttg semua yang berkaitan dgn hidup manusia itu diolah oleh hikmatnya sehingga bs dipraktekkan dlm kehidupan sehari-hari. Pengetahuan itu satu hal yg penting, berhikmat tentu mengolah data yg bersumber dr pengetahuan, dikombinasikan dgn kebenaran yg terdapat dlm firman Tuhan & dilengkapi oleh pengalaman hidup pribadi dan kesaksian yg org lain berikan. Tentu kita butuh hikmat yg murni, hikmat yg berasal drlari Tuhan, utk menyeimbangkan pikiran kita antara semua hal yang berkaitan dgn hidup jasmani dgn hidup kerohanian kita. Selama kaki kita ini menginjak bumi, maka ilmu pengetahuan akan tetap kita butuhkan seumur hidup kita. Utk hal-hal rohani kita perlu hikmat dr Tuhan utk bs memahaminya dgn benar. Ketika keseimbangan hidup tercapai, maka kita bs menggenapi jatah umur yang sdh Tuhan tentukan sebelumnya, hari-hari berlipat ganda, artinya masih menikmati banywk hari di depan kita, sehingga tahun-tahun hidup kita ini tidak berkurang, tapi justru bertambah, tp ingat bhw suatu hari nanti, semua orang pasti akan meninggal, sekalipun dia org yg berhikmat, tapi tentu meninggal dlm keadaan yg bahagia, puas dgn umur panjang dan semua hal yg dialaminya semenjak masih hidup.

Miliki hikmat dan hiduplah sbg org yg berhikmat yg tdk menyia-nyiakan setiap hari dlm hidupnya dgn hal-hal yg penuh dosa dan membinasakan masa depannya sendiri.

Posted in Renungan | Comments Off on Panjang Umur

Mengerti Kehendak Tuhan

DI 03092022

Efesus 5:17 KJV
Wherefore be ye not unwise, but understanding what the will of the Lord is.

Karena itu jangan menjadi tidak bijaksana, tapi mengertilah apa itu kehendak Tuhan.

Mau menjd bijak atau tidak bijak, ternyata bukan suatu hal yang terjd begitu saja, tp itu satu hasil dr pilihan yg kita pilih, apakah mau menjd bijak atau sebaliknya.

Jgn menjd tidak bijaksana, artinya ada satu cara atau usaha yg kita lakukan, menahan diri kita dr segala hal yg membuat kita menjd tdk bijaksana dlm memahami situasi yg terjadi. Ada sebagian org yg punya pemikiran bhw memang dilahirkan dgn keterbatasan kecerdasan sehingga sulit utk bs menjd org bijaksana. Apakah benar bodoh itu sesuatu yg tdk bs kita ‘usir’ dr pikiran kita? Dlm ayat di Amsal 9:6: “buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.” Jadi kebodohan itu bs dibuang dr diri kita, tapi sebagian org justru menyimpannya demi untuk pembelaan diri ketika suatu saat dia dg sengaja melakukan kesalahan dan minta dimaklumi oleh org lain dgn berkata bhw dia pd dasarnya ialah org yg bodoh. Orang yg suka marah-marah pasti menggunakan alasan klasiknya yaitu dia punya temperamen yg cepat emosian, jd harap orang lain bs memakluminya. Inilah contoh dg sengaja utk menjadi tdk bijaksana, sengaja menyimpan kebodohannya terus menerus. Tp kita diajar utk membuang kebodohan dan berusaha utk menjd org yg bijaksana, dan ini butuh tekad kuat dan jg kerendahan hati utk mau diajar dan ditegur.

Mengerti kehendak Tuhan memang tdk mudah, krna pikiran Tuhan dg pikiran manusia itu amat jauh sekali perbedaannya, spt langit dgn bumi, sementara untuk mengerti jalan pikiran org lain saja, kita sering mengalami kesulitan. Misalnya saja utk bs memahami pikiran pasangan hidup kita masih butuh puluhan tahun, itupun kadang masih ada kalanya kurang tepat memahaminya. Miliki hikmat supaya kita bs belajar memahami apa yg adalah kehendak Tuhan dlm hidup kita, dimulai dgn jgn berpikir ttg hal-hal yg bodoh dan sia-sia. Logika itu berguna jika kita gunskan dgn bijaksana, tapi sadarlah bhw ada hal-hal dlm diri Tuhan yg tdk bs kita pahami secara logika, perlu hikmat yg dr Tuhan, bgmna Tuhan memberi kita pencerahan sehingga yg tadinya kita tdk mudah utk memahaminya, sekarang bs utk kita pahami. Ini yg kita kenal jg sbg Tuhan membuka pikiran kita, shga apa yg Dia jelaskan, bs kita pahami dg tepat dan sesuai dgn apa yg Dia kehendaki kita utk mengertinya. Komunikasi yg intens dengan Tuhan lewat doa dan perenungan yg dalam tiap hari akan sangat menolong kita utk lebih mudah utk memiliki hikmat dr Tuhan dan itu digunakan utk berusaha memahami kehendak Tuhan.

Buanglah kebodohan, jgn disimpan, berusaha utk memiliki hikmat yang dr Tuhan, maka akan ada bnyk hal yg bs kita pahami dgn benar shga reaksi dan sikap kita ialah benar di mata Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengerti Kehendak Tuhan

Pengikut Kristus

DI 02092022

Efesus 5:1 KJV
Be ye therefore followers of God, as dear children;

Karena itu jadilah pengikut-pengikut Tuhan, sebagai anak-anak yang terkasih

Kristen tentu saja berarti pengikut Kristus, tentu beda dgn sekedar kagum atau nge-fans, tp ada satu tekad besar utk punya pengalaman hidup bersama Tuhan, ada dekat dgn Tuhan.

Menjd pengikut Kristus sebagai anak-anak yang terkasih, mengapa digunakan kata ‘anak-ansk’? Kenapa bukan menggunakan kata ‘org dewasa’? Di sinilah kita harus pahami bhw untuk menjadi pengikut Kristus Tuhan, ada proses didikan yang Tuhan lakukan terhadap kita, karena anak-anak adalah mereka yg masih perlu dididik dgn keras, karena masih blm dewasa, masih hrs diarahkan supaya jgn tersesat hidupnya. Jadi jgn berharap menjd pengikut Kristus itu supaya kita melihat mujizat dan kuasa Tuhan saja, tapi justru masuk dlm masa-masa dididik Tuhan dgn keras. Pasti orgtua yg baik akan tdk memanjakan anak-anak mereka sekalipun sangat menyayangi mereka, alasannya karena spya mrka dipersiapkan untuk bs menghadapi hidup yg sebenarnya sbg orang dewasa, hidup itu berat, butuh perjuangan, tidak boleh mudah putus asa dan menyerah, dsbnya. Ketika kita memutuskan pilihan untuk mengikut Tuhan, berarti kita sudah hrs paham bhw nanti akan ada bnyk didikan yg kita terima dari Tuhan, dan tentu ini tidak mengenakkan bagi ‘daging’ kita dan sisi-sisi karakter kita yg menurut Tuhan masih hrs dikikis dan dibuang dari diri kita krna bs sangat merusak masa depan kita nantinya.

Dididik sebagai anak-anak yang terkasih, artinya sbg anak-anak yg dikasihi, ini berarti kita harus paham bhw didikan yg Tuhan lakukan itu punya dasar yaitu kasih-Nya pd kita. Mgkin suatu saat kita ditegur keras lewat firman Tuhan, layaknya dimarahi oleh orgtua kita sendiri, apa yg dahulu mudah kita capai, skrg Tuhan buat berliku-liku & sangat sulit utk dicapai. Mgkin fasilitas yg biasa kita nikmati ‘dicabut’ oleh Tuhan demi kita mulai mengasah pikiran dan belajar ttg ketulusan hati dlm melakukan sesuatu. Kadang Tuhan harus ‘menghajar’ kita krna kesalahan fatal yang kita perbuat, dan masih bnyk bentuk didikan lainnya. Hal yg terpenting adalah kita hrs tekun membc Alkitab, karena di dlmnya bnyk ayat-ayat firman Tuhan yg bs menerangkan situasi yang sedang kita alami, apa yg hrs jd sikap kita, dan langkah apa yg hrs kita ambil utk bs lulus dr proses yang Tuhan berikan utk kita jalani. Kerinduan terbesar Tuhan dlm hal ini adalah kita semua bs lulus dr proses didikan yg Dia berikan, satu sisi memang Tuhan terlihat sangat ‘keras’ dan disiplin, namun di sisi lain Dia jg memberikan kita semangat utk terus maju dan bisa menyelesaikan didikan-Nya dgn hasil yg memuaskan.

Pengikut Kristus bukan utk keren-kerenan atau mengejar berkat-Nya, tapi utk menerima didikan Tuhan yg menjadikan kita pengikut Kristus yang dewasa dan berkemenangan.

Posted in Renungan | Comments Off on Pengikut Kristus

Bukan Untuk Dinikmati Sendiri

DI 01092022

Efesus 4:28
Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.

Pemahaman umum yg berlaku di dunia ini ialah tiap org bekerja utk memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan keluarganya, menyiapkan masa dpn yg baik, tapi bgmna dgn ayat yg kita baca?

Ayat ini mengajar kita utk bekerja dan hasilnya bisa dibagikan sebagian pd org yg kekurangan, org yg berkebutuhan. Itulah bedanya dgn apa yg dunia ajarkan, harta penghasilan kita sebagian diberikan utk membantu memenuhi kebutuhan org lain, ini persis dgn jawaban Yesus saat Dia menjawab pertanyaan seorg pemimpin muda yg kaya dan ‘saleh’ yaitu menjual harta dan berbagi dgn org miskin (Lukas 18:22). Tidak semua org bisa mentaati ajaran ini, sebagian menganggap bhw tiap-tiap org hrs mengandalkan tangannya sendiri utk hidup, hrs mandiri, tdk bergantung pd belas kasihan org lain. Di satu sisi tentu ini hal yang benar, tidak salah, namun jgn sampai harta yg kita miliki membuat kita ‘buta’ akan keadaan di sekeliling kita. Kasih itu tdk egois, tp berbagi, terlepas apakah yg kita bagikan itu sedikit atau banyak, sesuatu yg bernilai tinggi atau yg biasa, tapi yg penting ialah hidup kita digerakkan oleh kasih Tuhan yg menggelora dlm diri kita. Knpa hrs berbagi? Itu cara utk kita menyiapkan harta di surga: Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat (Lukas 12:33).

Ketika kita berbagi dgn yg berkebutuhan dan yg kekurangan, kita sedang mengikis keegoisan yg kita miliki, spt sdg membuang ‘racun serakah’ dr dlm hidup kita. Boleh mengumpulkan bnyk uang tapi jgn serakah, spt kita boleh makan bnyk, tapi jgn serakah, justru nanti sakit perut jadinya. Org yg cinta uang nantinya bs berbuat bnyk hal yang jahat, mgkin tdk mencuri, tp menghina org lain yg hidup berkekurangan. Menilai org hanya dari harta yg dimilikinya, hanya mau bergaul dengan yg sama-sama kaya, ini tdk sejalan dgn prinsip kasih yg Tuhan ajarkan. Tuhan tdk melihat orang dr kaya atau miskinnya, tapi Tuhan melihat hati dan perbuatan yg dilakukan tiap org. Ketika kita berbagi, hati kita bebas dr pikiran buruk ttg org lain, merasakan suatu kebahagiaan yg berbeda dibandingkan kita hanya menikmati harta kita sendirian. Tidak akan takut menghadap Tuhan, saat nanti ditanya Tuhan: apa yg kamu lakukan ketika melihat org yg berkekurangan? Ingatlah bhw nanti Tuhan akan memisahkan domba dgn kambing di akhir zaman ini (Matius 25:31-46), mereka yg berbagi dgn org yg berkebutuhan dan yg kekurangan, akan masuk dlm golongan yang akan menikmati kebahagiaan bersama Tuhan di surga, karena sdh berbagi harta dgn mereka yg lapar, tdk punya pakaian, yg sakit, yg dipenjara, yg butuh tumpangan, dsbnya.

Jgn hanya berbuat baik pd org yg kita tdk kenal, itu sesuatu yg mudah dilakukan, tp biarlah org yg ada di dekat kita, merekalah yg hrs menjadi saksi perbuatan baik kita yg nyata.

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Untuk Dinikmati Sendiri

Tuhan Masih Beri Kesempatan

DI 31082022

Hakim-hakim 16:28, 30
Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: “Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin.”
Berkatalah Simson: “Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini.” Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya.

Balas dendam, itu yg Simson minta dikabulkan oleh Tuhan karena mereka telah membuat dua matanya menjd buta, dan ternyata permintaan Simson dikabulkan oleh Tuhan.

Bukankah kita sbg org Kristen diajar untuk tidak membalas dendam dan menyerahkan hak untuk membalas pd Tuhan (Roma 12:9)? Tapi kenapa dlm akhir hidup Simson, justru Tuhan memberi kesempatan terakhir pd Simson utk membalas dendamnya? Apakah ini 2 hal yg bertentangan? Di sini kita hrs lihat konteksnya, kisah Simson ini berlatar belakang permusuhan org Israel dg org Filistin, jadi membunuh musuh demi keamanan bangsa tentu saja hal yg wajar, bahkan dlm bbrp ayat lain, Tuhan sendiri memerintahkan segera membunuh musuh, misalnya Saul diperintahkan Tuhan utk membunuh seluruh org Amalek. Jadi kita bs memahami mengapa Simson bs kembali punya kekuatan karena permintaannya itu baik di mata Tuhan yaitu membunuh org-org Filistin yg adalah musuh bagi org Israel. Tentu ini beda jika permusuhan yg terjd antar org perorangan, tentu dilarang utk sembarangan membunuh, itu sudah diatur dlm hukum Taurat bagi org Israel pd zaman itu. Di zaman PB hingga sekarang ini, kita diajar utk mengejar perdamaian, tdk balas dendam dan percaya bhw Tuhan yg membalas dgn adil.

Simson berbuat kesalahan di mata Tuhan, dan dia hrs menanggung akibatnya, penyesalannya membuat dia berpikir bgmna bs sdkit menebus kesalahannya dgn menguntungkan kepentingan bangsanya, itulah sebabnya dia berpikir untuk mengorbankan nyawanya demi bisa membunuh banyak org Filistin yg ada di sana, dan terbukti jumlah org Filistin yang mati saat itu jumlahnya lebih banyak daripada jumlah yg pernah Simson bunuh semasa dia hidup. Ini bs menjd renungan bagi kita yg pastinya pernah berbuat salah dan menimbulkan kerugian bagi bnyk org, apa yang masih bs kita lakukan utk sedikit menebus dari kesalahan yg pernah kita buat, dengan apa yang masih kita miliki. Ada saatnya tdk cukup hanya dengan menyesal dan meminta maaf, tapi perlu satu tindakan nyata sbg wujud penebusan salah yang membawa keuntungan bagi sesama. Ganti rugi, mgkin ini istilah yg bs kita pakai. Tuhan bs memberi kita kesempatan utk itu asalkan tidak melanggar firman-Nya dan memang sesuai dgn rencana dan kehendak Tuhan. Tunjukkan bahwa kita benar-benar menyesal dan ingin menebus kesalahan kita, dan tidak mengulangi kesalahan yg sama di masa depan.

Jgn ceroboh dan mengikuti nafsu serta emosi, belajar dr hidup Simson, org pilihan Tuhan yang sangat diurapi tapi berakhir dgn tragis, ingatlah bhw kita hrs bertindak dgn bijak dan hati-hati.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Masih Beri Kesempatan

Iman dan Kasih

DI 30082022

Filemon 1:5
karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus.

Kasih dan iman, keduanya harus berjalan secara bersamaan, jd kalau beriman maka hrs mampu untuk menunjukkan kasih juga, kalau mengasihi, harus juga beriman pd Tuhan.

Tuhan mengatur hidup org percaya dalam wujud hidup bersama dlm sebuah komunitas, atau dlm bahasa keseharian kita adalah bermasyarakat, tdk hidup menyendiri dgn alasan ingin terbebas dr godaan dosa. Memang saat berinteraksi dgn org lain selalu ada saja kemungkinan untuk kita tergoda melakukan dosa, misalnya tersinggung dgn perkataan orang lain lalu emosi terpancing, shga kita marah, lepas kendali dan akhirnya kita berbuat dosa. Tapi ketika kita berinteraksi dgn org lain, itu jg kesempatan bagi kita mengasihi sbg bukti bhw kita beriman pd Tuhan yg selalu mengajarkan kita bukan hanya mengasihi Tuhan saja, tp jg mengasihi sesama. Surat Paulus utk Filemon spt dlm ayat yg kita baca, menunjukkan bhw hidup Filemon itu dikenal baik oleh banyak org karena ia menunjukkan kasihnya pd org-org kudus dan jg imannya pd Tuhan itu bisa terlihat dgn jelas dan diakui oleh bnyk org. Tdk sengaja utk menyembunyikan identitas dirinya sbg orang Kristen, tdk malu mengaku sbg org Kristen dan justru dg jelas-jelas mempraktekkan hidup sbg seorg Kristen. Inilah kualitas yg dimiliki Filemon yg patut utk kita teladani.

Mengasihi sesama dlm hidup sehari-hari adalah sebuah bukti iman kita pd Kristus. Beriman juga berarti percaya pd ajaran yg Tuhan berikan pada kita melalui firman-Nya dan apa yg tertulis dlm Alkitab. Beriman bukan soal mau menerima apa yg luar biasa dr Tuhan: mujizat, kuasa Tuhan, tp berikan berarti kerelaan memberi hidup kita utk mentaati firman Tuhan dan menerima akibat dr ketaatan yg kita lakukan. Kalau hanya ingin utk diberkati dan hidup bahagia, orang di luar Tuhan juga bs mendapatkannya, bukankah bnyk orang yg lebih kaya drpd org Kristen? Bukankah bnyk org yg hidupnya juga bahagia drpd org Kristen? Jd utk apa kita hidup sbg org Kristen? Bukan utk mencari semua yang fana di dunia ini, tapi untuk kita selama hidup di dunia ini menyiapkan apa yg perlu utk nantinya kita masuk dlm kekekalan bersama Tuhan di surga. Mengasihi & beriman, ini adalah salah satu bukti sdg kita mengerjakan keselamatan yg Tuhan berikan, bukti Tuhan itu ada dlm diri seorg Kristen adalah bhw ada iman dan kasih Tuhan di dlm dirinya, tdk hidup egois dan sok religius, tapi menyatakan keberadaan Tuhan lewat hidupnya, memberikan kesaksian hidup yg nyata, bukan sekedar sebuah teori.

Sudahkah orang lain melihat iman dan kasih itu ada dlm hidup kita? Ingatlah bhw kita hidup dlm berkomunitas, bkn hidup egois dan hanya ingin diberkati Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Iman dan Kasih