DI 21092022
2 Timotius 1:15-16
Engkau tahu bahwa semua mereka yang di daerah Asia Kecil berpaling dari padaku; termasuk Figelus dan Hermogenes.
Tuhan kiranya mengaruniakan rahmat-Nya kepada keluarga Onesiforus yang telah berulang-ulang menyegarkan hatiku. Ia tidak malu menjumpai aku di dalam penjara.
Dalam pelayanan rasul Paulus, tidak semua org yg awalnya bersama dia tetap setia sampai wkt yg cukup lama, sebagai contohnya dr ayat yang kita baca, ada yg tetap bersama Paulus, ada jg yg justru meninggalkannya.
Dlm keadaan sulit, kita bs melihat siapa saja org yg sungguh-sungguh mengasihi kita, siapa yang adalah teman suka duka dan siapa yang hanya teman ‘have fun’ saja. Ada org yang menghindar saat kita mulai menceritakan situasi sulit yg kita sedang alami, beda sekali sikapnya saat dahulu kita sedang ada dlm keadaan ‘jaya’, tapi masih ada jg org yg menunjukkan persaudaraan sejati dan persahabatan yg karib, tdk memandang kita dg pandangan yg merendahkan, mereka adalah org-org yg bs memahami jalannya kehidupan ini, siapapun, apapun status sosialnya, suatu waktu bisa saja masuk dalam keterpurukan dan situasi sulit, tidak menghakimi tapi justru menguatkan dan menolong sesuai dgn kemampuannya. Tdk ada org yg sengaja ingin mengalami masa sulit dlm kehidupannya, situasi sulit bs datang tanpa kita duga sebelumnya, bahkan mgkin kita belum siap utk menghadapinya. Dlm Alkitab pun, bnyk tokoh-tokoh Alkitab yg pernah mengalami masa tersulit dlm hidupnya, ditinggal org-org yg dulu begitu memuja-muja, tapi kemudian berbalik JD menghujat, berperilaku seperti tdk pernah kenal serta menutup mata dan telinganya dr kesulitan yg sedang org lain alami.
Sikap kita adalah jg jangan menghakimi mereka yg pergi menjauhi kita, hak setiap org utk punya pemikirannya sendiri, justru ini jg menjd sebuah ujian utk hati kita, apakah kita tetap mengasihi mereka walaupun sikap mereka mengecewakan kita, sebuah ujian bagi iman kita utk tidak bnyk berharap pd pertolongan manusia, tp berharap hanya pd Tuhan. Kalau kita menjd org yang tahu ttg keadaan sulit yg dialami org lain, jangan kita bersikap acuh tak acuh, kalau mampu memberi pertolongan, tolonglah mereka, kuatkan hati dan iman mereka supaya bs melewati semuanya dg baik, jgn menghakimi dan sembarangan untuk berkomentar, tindakan yg yata lebih ‘berbicara’ drpd jutaan kata-kata hampa dan janji manis yg tdk pernah menjd sebuah kenyataan. Yang kita berikan utk mereka bisa membuat mereka ingat bhw Tuhan itu nyata dan mengasihi mereka, Dia memakai kita utk menjangkau mereka yg dalam keadaan sulit. Ketika tdk ada yg menolong, org cenderung berpikir bhw Tuhan itu tdk peduli dgn kesulitan yg dia alami, bahkan berpikir Tuhan itu ada atau tdk sebenarnya. Tapi melalui apa yang kita lakukan terhadap mereka, mereka menjadi yakin bhw Tuhan itu ada dan peduli, ini bisa utk membantu mereka tetap memiliki pengharapan dan iman pd Tuhan.
Tidak ada org yg sengaja ingin hidup sulit, tidak ada juga org yg bs menolong dgn sempurna, jd tunjukkanlah kualitas diri kita sebagai pengikut Kristus, mengasihi sesama seperti diri sendiri.