Pikiran Tuhan

DI 09092017 
Mazmur 139:17 NKJV 

How precious also are Your thoughts to me, O God! How great is the sum of them! 

  • Betapa berharganya juga pikiran-pikiran-Mu kepadaku, oh Tuhan! Betapa besar jumlahnya! 

Wah, ternyata Tuhan memikirkan setiap kita, apalg org-org yg dikasihi-Nya. Seberapa sering Dia memikirkan kita? Jumlahnya sangat besar, berarti bkn jarang-jarang tetapi sering. 
Kalau saja setiap org menyadari hal ini, bnyk org akan terhindar dr melakukan bunuh diri, membalas dendam, merasa kesepian, dsbnya, krna pikiran-Nya ttg kita itu berharga dan mulia, artinya Dia memikirkan kita utk bgmna bs membuat kita mengalami hal yg berharga dan mulia. 
Seberapa berharganya kita bagi Tuhan? Kalau boleh diperbandingkan, seharga dg diri-Nya sndri, Dia berikan segalanya bagi kita. Kita lebih berharga dr para malaikat, krna malaikat jatuh dlm dosa tdk duusahakan ada penebusan dosa, tp ketika manusia berdosa, Dia mengadakan pendamaian dg kita (2 Petrus 2:4).
Pikiran Tuhan pd kita itu berharga, yg pastinya Dia ingin hidup kita berarti dan memberi dampak baik bagi bnyk org. Dlm pikiran Tuhan pasti ada perencanaan akan bnyk hal, spt penulis skenario menulis alur cerita yg menarik spya bnyk org menyukai filmnya, demikian jg Tuhan menginginkan jalan kehidupan kita ‘menarik’ dan bnyk org akan menyukainya, lalu mencari Tuhan dan percaya pada-Nya. Tujuannya bkn utk sekedar membuat kita hebat, tp spya kemuliaan Tuhan itu disaksikan oleh semua org shga bnyk org yg dtg kepada Dia dan bertobat serta mengalami pertumbuhan rohani yg baik. Perencanaan yg Dia buat mgkin di luar perkiraan kita, mengganggu kenyamanan serta menyentuh rasa takut kita. Bnyk hal-hal buruk yg hrs Dia singkirkan dr diri kita, Dia gunakan masalah, aniaya, sakit hati, dsbnya, spya karakter baik kita terbentuk dan hal atau sikap yg buruk itu hilang dr diri kita. Dia pakai org-org sekitar kita utk memproses kita. 
Jgn lari dr proses Tuhan utk kita, jalani dg kerelaan hati dan sabar 

Posted in Renungan | Comments Off on Pikiran Tuhan

Menjangkau Yang Berdosa

DI 08092017 
Lukas 15:1 

  • Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. 

Yesus menjd tokoh fenomenal di bangsa Israel zaman itu krna muncul dg segala sesuatunya yg tdk biasa, mengajar dg kuasa, melakukan mujizat, serta menjangkau semua kalangan. Dlm ayat ini diceritakan bgmna para pemungut cukai dan pendosa mendekat pd Tuhan dan mendengarkan ajaran-Nya, hal ini membuat bbrpa pihak merasa tersaingi kehormatannya. 
Seharusnya ini menjd teladan bagi gereja dan umat Tuhan. Pemikiran bhw grja adalah kumpulan org suci, kudus dan benar telah membuat bbrpa org merasa tdk pantas masuk ke dlmnya. Memang grja berisi org-org kudus, suci dan benar, tp bkn krna kebenaran manusia, tp dibenarkan oleh Tuhan. Jd sama saja, latar blkg semua umat Tuhan adalah para pendosa. 
Org yg berdosa memerlukan Tuhan dlm hidup mrka, perlu dibimbing, mendpt pengajaran, menerima kasih karunia Tuhan, namun seringkali para ‘org yg merasa kudus’lah menjd penghambat mrka dtg pd Tuhan. Misalkan saja, seorg pencuri handphone di grja yg tertangkap basah sdg mencuri, kemudian dimaafkan dan dilepaskan, pd hr Minggu berikutnya dia dtg kembali ke gereja, apa reaksi kita? Wajar bila kita lebih waspada, tp jgn sampai menghambat dia utk mengenal Tuhan dan bertobat. 
Yesus senang saat org berdosa mau mendekat dan mendengar ajaran-Nya, seharusnya kita jg demikian. Hrs tulus tp jg berhikmat, krna di akhir zaman ini keadaan moral manusia semakin merosot. Harus menjangkau jiwa, tp jg tetap waspada. Selalu minta bimbingan Roh Kudus utk itu krna Tuhan tahu segalanya. Grja menghadapi bnyk persoalan, misalnya ajaran sesat, nabi palsu, kejatuhan para pimpinan rohani dlm dosa, jg penyusup yg berniat buruk, pintu pertobatan hrs tetap terbuka tapi waspada dg pertobatan ‘palsu’ seseorg yg bertujuan jahat bagi umat Tuhan. 
Ajarkan Firman Tuhan selagi ada kesempatan utk itu, Roh Kudus yg menjamah hati org yg mendengarnya 

Posted in Renungan | Comments Off on Menjangkau Yang Berdosa

Nama Yang Sama 

DI 07092017 
Kisah Para Rasul 22:12 

  • Di situ ada seorang bernama Ananias, seorang saleh yang menurut hukum Taurat dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ. 

Arti nama Ananias adalah Tuhan telah mengampuni/berkasihan, ada 3 org yg bernama sama yaitu Ananias suami Safira yg mati bersama istrinya krna telah mendustai Roh Kudus (Kisah 5:1-6), kemudian Ananias seorg murid, dikenal sbg seorg yg saleh dan pny kesaksian hidup yg baik, dialah yg melayani Saulus sesuai perintah Tuhan (Kisah 9:10-20), dan yg tetakhir yaitu Ananias seorg Imam Besar, kepala Mahkamah Agama yg mengadili Paulus (Kisah 23:2-3). 
Nama boleh sama, tp jalan kehidupan 3 org bernama Ananias ini berbeda. Nama seseorg diberikan apakah oleh orgtuanya ataupun oleh Tuhan sndri, biasanya menggambarkan sesuatu, misalnya keadaan wkt anak itu dikandung atau saat dilahirkan, ada jg diberi nama tertentu spya hidupnya penuh rezeki, nasib baik, ada jg diberi nama tertentu krna mengagumi sesuatu atau seseorg dan berharap nantinya nasib si anak bisa mengikuti jejak pemilik nama sblumnya. 
Apa arti nama Anda? Apakah hidup Anda sesuai dg arti nama Anda? Nama kita tdk bs menciptakan keadaan masa dpn kita. Lihat saja di dlm penjara, bnyk nama-nama Kristen yg dimiliki para tahanan. Masa depan kita tdk ditentukan dr arti bagus sebuah nama, namun ditentukan oleh Tuhan dan bgmna cara kita hidup. Bisakah mengubah nama berpengaruh pd perubahan nasib? Dlm kalangan tertentu ada kepercayaan bhw jika nama sebelumnya berpengaruh buruk pd nasib seseorg, dianjurkan utk mengganti namanya. Sbg seorg Kristen, tentu kita menolak paham kepercayaan spt itu. 
Ada org berganti nama krna berganti agama, itu demi maju dlm karier, politik maupun kekuasaan. Kalau memang Tuhan yg menyuruh berganti nama, spt Abram menjd Abraham, tentu ada tujuannya. Namun jgnlah ‘lebay’, Tuhan tdk suruh berganti nama, namun mengganti nama sndri dg pikiran bhw jadilah sesuai arti nama yg baru itu 

Posted in Renungan | Comments Off on Nama Yang Sama 

Nyanyian Rohani

DI 06092017 
Efesus 5:19 

  • dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. 

Umumnya kita mengenal hanya 2 jenis lagu rohani yaitu lagu pujian (praise) dan lagu penyembahan (worship), namun dr ayat ini kita mengenal ada 3 jenis lagu rohani yaitu mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani. 
Mazmur (psalmos) pny arti perpaduan atau penggabungan permainan alat musik dengan vocal/suara, puji-pujian (humnos/hymn) yaitu lagu pujian kepada Tuhan utk merayakan sesuatu, nyanyian rohani (pneumaticos ode) yg berarti nyanyian yg terhubung dg roh manusia dan akal manusia yg digunakan sbg alat utk melayani/beribadah pd Tuhan. 
Yg paling menarik adalah ttg nyanyian rohani, sebab org bs saja kelihatannya memuji Tuhan pdhal bkn demikian, bs krna hafal lirik lagunya, suka irama musiknya, senang bernyanyi, tp tdk bgtu paham makna yg terkandung dlm lirik lagu tsb sehingga akal/otaknya tdk memikirkan maksud dr lirik lagu itu, dan jg rohnya tdk menyembah Tuhan. Jiwanya saja tdk tersentuh apalg rohnya, di sinilah mengapa ada org yg bgtu suka menyanyikan nyanyian rohani, tp ada yg tdk bgtu tertarik, ini krna blm sampai pd dimensi rohnya turut terhubung dg Tuhan. 
Nyanyian rohani bkn sekedar religius lirik lagunya, tp lebih pd terhubung atau tdknya roh kita dg Roh Tuhan saat bernyanyi lagu pujian pd Tuhan. Pengamen saja bs menyanyikan lagu-lagu Kristen, tp apakah dia sdg menyembah Tuhan? Hanya Tuhan yg tahu pastinya. 
Suka dg lirik atau irama musiknya tentu bkn hal yg salah, lebih penting bgmna kita mengalami perjumpaan dg Tuhan ketika kita sdg memuji dan menyembah Tuhan. Roh, jiwa dan tubuh kita hrs menjd satu kesatuan saat memuji dan menyembah Tuhan. Tubuh mengekspresikan, jiwa memberi semangat, roh terhubung dg Tuhan, di sinilah seseorg akan mengerti bhw pujian dan penyembahan bkn sebuah ritual, tp sebuah pengalaman spiritual dg Tuhan 

Posted in Renungan | Comments Off on Nyanyian Rohani

Membantah Tuhan

DI 05092017 
Roma 10:21 

  • Tetapi tentang Israel ia berkata: “Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah.” 

Keadaan bangsa Israel pd zaman nabi Yesaya hidup digambarkan sbg bangsa yg tdk taat dan membantah. Berarti ada dlm kondisi yg tdk baik. 
Tuhan tetap mengulurkan tangan-Nya, berarti tetap punya niat baik dan berusaha menyentuh kehidupan bangsa Israel. Inilah wujud kasih sayang Tuhan pd bangsa pilihan-Nya. Tuhan tetap berfirman sekalipun firman-Nya diabaikan bahkan dibantah. Ini satu hal yg hrs kita pahami dg benar. 
Di sekitar kita bnyk org yg agamanya Kristen tp justru mrka tdk taat dan bahkan membantah Tuhan. Alkitab bagi mrka hanyalah buku biasa, buku ttg sejarah Israel, tdk punya kerinduan utk membaca dan mempelajarinya lebih dlm. Dtg ibadah krna bs ‘happy-happy’ lompat-lompat nyanyi lagu pujian yg nge-beat dan mirip irama lagu sekuler. Dtg ibadah cuma krna menemani pasangan saja. Tp dlm keseharian hidupnya, dirinya sndrilah yg menjd ‘tuhan’ atas hidupnya. Tentu ini sangat memprihatinkan dan menyedihkan hati Tuhan. 
Uang kita tdklah berarti bagi Tuhan krna Dialah Sumber berkat, kehebatan kita tak dpt dibandingkan dg kehebatan Tuhan. Bnyk org berpikir asal pny bnyk uang, semua bs beres. Tp ternyata uang tak bs memberi tambahan umur, ada penyakit yg tdk bs disembuhkan meskipun uang utk perawatan tersedia. Uang menunjang kebahagiaan tp bknlah sumber kebahagiaan. Uang bnyk gunanya tp bknlah segalanya. Punya koneksi org hebat mgkin bs memudahkan sesuatu, tp bergantung pd manusia justru mendtgkan kutuk. Tak ada jalan yg benar kecuali bergantung dan berharap pd Tuhan. 
Jadilah umat yg taat, tdk melawan Tuhan dan firman-Nya. Bertanya pd Tuhan tentu saja boleh, tp jgn membantah apa yg Dia katakan. Kalau Tuhan blg jgn, ya jgn dilakukan. Jgn cari alasan utk melakukan yg Tuhan larang. Kalau disuruh sesuatu, jgn menunda-nunda, lakukan segera tanpa dikurangi atau ditambahi apapun 

Posted in Renungan | Comments Off on Membantah Tuhan

Batu Sandungan

DI 04092017 
1 Korintus 8:9 

  • Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah 

Setiap org punya kebebasan/kemerdekaan utk melakukan apa saja sepanjang dia sadar bhw dia hrs mempertanggung jwbkan perbuatannya di hadapan Tuhan dan sesama. 
Tentu saja dr setiap perbuatan ada dampak dan akibat yg ditimbulkan, apakah positif atau negatif, namun spt nasehat dlm ayat ini agar jgn ada yg ‘tersandung’ karenanya. Jgn krna kita justru hidup org lain terganggu atau malah mrka melakukan dosa krna kita. 
Kisah dlm ayat ini membahas ttg makan daging yg dipersembahkan pd berhala, ada hal lain jg yg mgkin bs menjd bahan perdebatan, spt hal merokok, melatih yoga, dsbnya. Kebanyakan org punya prinsip salah yaitu kalau org bnyk melakukan hal itu, pasti itu benar, bahayanya adalah bgmna jika yg dilakukan itu jelas melanggar Firman Tuhan? Bagi org Sodom dan Gomora, dosa yg mrka lakukan itu hal biasa, org yg tdk melakukannya justru dianggap aneh. Jd blm tentu yg bnyk org lakukan itu pasti sesuatu yg benar. 
Perlu sekali kita mempertimbangkan ttg sesuatu yg akan kita perbuat, sekalipun kita memakai kemampuan kita sndri utk melakukannya. Misalnya ttg mengundang mkn org yg menderita diabetes, pesanlah mknan yg kadar gulanya rendah, meskipun kita tdk punya masalah dlm hal gula darah, bebas mkn apa saja, tp demi ikut menjaga kesehatan org lain, kita hrs beradaptasi, jgn sampai org itu tdk enak hati lalu ikut mkn mknan yg kadar dulanya tinggi, kesehatannya bs terganggu. 
Lalu bgmna dg perbuatan yg tdk mengganggu org lain krna tdk ada org di sekitar kita? Ingatlah bhw ada Tuhan, dampak apa yg timbul bagi Tuhan krna kita melakukan itu? Apakah Tuhan senang atau sebaliknya, kita hrs mempertimbangkan hal itu. Kembalilah pd dasar kebenaran Firman Tuhan, benar atau salah suatu perbuatan hrs disesuaikan dg Firman Tuhan. Apalg jika kita termasuk golongan org yg dihormati dan disegani, hidup kita disorot bnyk org 

Posted in Renungan | Comments Off on Batu Sandungan

Korban Yang Hidup

DI 02092017 
Roma 12:1 KJV 

I beseech you therefore, brethren, by the mercies of God, that ye present your bodies a living sacrifice, holy, acceptable unto God, which is your reasonable service. 

  • Karena itu aku sangat memohon kepadamu, saudaraku, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebuah korban yang hidup, kudus, dapat diterima Tuhan, yang mana adalah ibadah yang proposional/layak. 

Memaknai ayat ini jika menggunakan terjemahan ‘persembahan’ maka krg mendpt inti pengertiannya dibandingkan kita menggunakan kata ‘korban’ yg memang adalah terjemahan yg tepat. 
Korban bagi Tuhan selalu diletakkan di atas mezbah kemudian dipersembahkan pd Tuhan. Hidup kita itu sebuah korban, artinya dipersembahkan utk Tuhan. Spt hewan yg awalnya adalah milik si pemberi persembahan, ketika dikorbankan berubah menjd milik Tuhan. Dijadikan korban persembahan tentu tdk enak, hrs siap utk mati, artinya mengakhiri segala sesuatu demi Tuhan. 
Utk sampai di level ini sangat dibutuhkan kerelaan dan penundukkan diri. Tdklah bnyk org yg mau hidup utk Tuhan, krna akan ada bnyk campur tgn Tuhan di dlmnya, masih ingin atur waktu sndri, ingin bercita-cita sndri bahkan ingin memutuskan sesuatu dg pola pikir sndri. Berpikir bhw Tuhan akan menentang pola pikir kita. 
Itulah sebabnya tak bnyk org Kristen yg hidupnya maksimal dan sampai ke tujuan hidupnya. Misalkan dlm hal bekerja atau berbisnis, org yg sekedar mencari uang utk dirinya sndri bnyk mengalami hambatan dan akhirnya uang yg didpt cuma utk dipakai berobat, bayar hutang, dsbnya. Tp org yg bekerja atau berbisnis krna utk Tuhan, ada jaminan pertolongan Tuhan, jumlah uang dilipat gandakan Tuhan krna dikelola dg cara yg Tuhan perintahkan, sebagian diberikan bagi yg membutuhkan. Org yg hidup utk Tuhan bkn berarti menjd pelayan Tuhan full time, tp apapun profesinya, dijalani utk memuliakan nama Tuhan. 
Tubuh sbg korban yg hidup, artinya tubuh digunakan bkn utk berbuat dosa dan keduniawian, tp utk memuliakan Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Korban Yang Hidup

Siksaan Jiwa 

DI 31082017 
2 Petrus 2:8 

  • sebab orang benar ini tinggal di tengah-tengah mereka dan setiap hari melihat dan mendengar perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu, sehingga jiwanya yang benar itu tersiksa — 

Jiwa yg tersiksa sangat mengganggu hidup setiap kita, membuat tdk tenang, jengkel, marah, dsbnya. Tp siksaan jiwa yg dialami Lot jenisnya berbeda. 
Luar biasanya hidup Lot jarang disebut dlm pembahasan krna tertutupi oleh kisah hubungan ‘incest’nya dg kedua putrinya. Namun dlm ayat ini, Lot disebut sbg org benar, dan dia tinggal di tengah-tengah org fasik kota Sodom dan Gomora. Tdk mudah hidup spt Lot. 
Bnyk org yg tdk tahan dg godaan dan pengaruh buruk lingkungannya, ada yg mengikuti gaya hidup duniawi, meremehkan dosa hingga tak jarang ada yg meninggalkan iman pd Kristus. Tapi Lot memang luar biasa, tetap menjd org benar sekalipun jiwanya tersiksa melihat dan mendengar perbuatan org-org Sodom dan Gomora. 
Lot sekian lama mengikuti Abraham, pamannya, jd ada bnyk teladan Abraham yg Lot pelajari dan ikuti. Setelah berpisah dg Abraham, dia tetap memilih hidup benar di hadapan Tuhan. Tak salah ada kalimat yg berkata: dg siapa kita menghabiskan bnyk wkt, sifat dan gaya hidup org itu bs ‘menular’ pd kita. 
Lot bkn org sempurna, bnyk kesalahan yg tercatat dlm Alkitab, namun dia tetap terhitung sbg golongan org benar. Dia mampu menahan diri berbuat dosa sekalipun bnyk kesempatan utk melakukannya. Abraham tdk bersamanya, tak ada org yg akan menegurnya jika ia berbuat dosa, krna dosa telah dianggap suatu yg biasa. Jiwa Lot tersiksa, jengkel melihat semuanya. Dia tdk berhasil membw pengaruh baik bagi lingkungannya. 
Mgkin rasanya persis spt saat kita memberitakan Injil tp org-org menolak dan menertawakan kita, maksud baik tp malah diabaikan. Jgn pernah berhenti menjd org benar, ada manfaatnya. Lot diselamatkan dr pembinasaan Sodom dan Gomora krna hidupnya benar. Tak sia-sia hidup benar di hadapan Tuhan sekalipun tak ada org yg mensupport.

Posted in Renungan | Comments Off on Siksaan Jiwa 

Impartasi Karunia

DI 30082017 
Roma 1:11 KJV 

For I long to see you, that I may impart unto you some spiritual gift, to the end ye may be established; 

  • Karena aku merindukan untuk menemuimu, supaya aku dapat memberi padamu beberapa karunia rohani, sampai akhir kamu bisa ditegakkan. 

Kata impartasi sangat populer di kalangan gereja beraliran kharismatik, dimaknai spt ‘berbagi’ sesuatu, apakah itu urapan atau karunia roh. 
Apakah karunia rohani itu bs diimpartasikan? Dari ayat yg kita baca jelas dikatakan bhw rasul Paulus ingin mengimpartasikan bbrpa karunia rohani pd org-org kudus di Roma. Tujuannya adalah spya mrka bs teguh sampai akhir. Jd peran dr karunia rohani ini adalah meneguhkan org yg memilikinya. 
Hubungan antara kerohanian dan kehidupan sehari-hari jelas tdk dpt terpisahkan. Org akan menilai kita dr apa yg kita katakan, sikapi dan perbuat, ini bergantung pd baik buruknya kerohanian seseorg. Org yg berkata kotor pasti kerohaniannya terganggu, org yg pemarah pasti kerohaniannya ada masalah. Kerohanian hrs dilengkapi dg karunia rohani spya kerohaniannya bertumbuh shga membw dampak baik pd karakter, sikap dan kepribadian seseorg. 
Bnyk hal yg bs membuat kerohanian kita terganggu, bs faktor dr luar maupun dr dlm, karunia rohani inilah yg menopang kerohanian kita. Apa saja karunia rohani itu? Rasul Paulus menjelaskannya kemudian dlm 1 Korintus 12:1-11, yg kita kenal sbg 9 jenis karunia Roh. Roh Kuduslah yg memberikan pd setiap org karunia rohani sesuai dg keinginan-Nya dan kapasitas org yg akan menerimanya. Atas seizin Tuhan, karunia rohani ini bs diimpartasikan pd org-org yg ditentukan Tuhan utk menerimanya. Ini terjd atas dorongan Roh Kudus utk melakukannya, jd tdk bs atas keinginan manusia sndri. 
Jgn biarkan kerohanian kita mengalami kemunduran, waspada dg hal apapun yg bs merusak kerohanian setiap kita. Mulai dr penyembahan berhala, kemajuan teknologi, ikatan dosa, kehidupan masa lalu yg buruk, dsbnya. Hrs dipulihkan terlebih dahulu 

Posted in Renungan | Comments Off on Impartasi Karunia

Bukan Karangan Manusia

DI 29082017 
2 Petrus 1:20 KJV 

Knowing this first, that no prophecy of the scripture is of any private interpretation. 

  • Ketahuilah ini, pertama, bahwa tidak ada nubuatan kitab suci adalah penafsiran pribadi 

Banyak pihak meragukan kebenaran isi Alkitab shga ada yg meng-claim kitab sucinya lebih sempurna dr Alkitab, karena katanya lgsg turun dr langit. 
Alkitab yg ada skrg telah mengalami penulisan berulang kali dg cara yg sangat detail, hati-hati dan akurat, shga tdk perlu diragukan isinya. Lalu bgmna dg nubuatan yg terdpt dlm Alkitab, apakah akurat dan benar terjd? 
Sejarah telah membuktikan nubuatan-nubuatan dlm Alkitab telah tergenapi, artinya benar terjd sesuai isi nubuatannya, krna itulah nubuatan dlm iman Kristen bknlah sebuah ramalan atau prediksi manusia, yg bs terjd atau tdk terjd, terjadipun kadang tdk 100% spt yg diramalkan. Nubuatan itu pesan Tuhan ttg yg akan terjd, disampaikan melalui para ‘nabi’ Tuhan, yaitu org-org yg Tuhan pilih utk tugas itu. 
Nubuatan bknlah hasil penafsiran manusia, artinya tdk ada unsur manusianya sedikitpun. Lalu bgmna dg para hamba Tuhan yg sering bernubuat ttg sesuatu di zaman ini? Apakah bs dipercaya nubuatannya? 
Suatu nubuatan itu benar atau palsu bergantung pd peristiwa penggenapannya, terjd atau tdk sesuai isi nubuatan, jd perlu waktu dan pengujian. Sulit menilai ketika suatu nubuatan disampaikan itu benar dr Tuhan atau hasil karangan org yg menyampaikannya, tp kita bs nilai dr sifat nubuatan itu, apakah mendidik/memajukan rohani kita, menasehati/memperingatkan dan menghibur (1 Korintus 14:3). 
Jgn takut ketika ada hamba Tuhan yg ingin mendoakan dan bernubuat bagi kita, mgkin kita takut hidup kita spt ‘dibaca’ oleh hamba Tuhan. Nubuatan itu pesan Tuhan, bkn meramal nasib. Kalaupun ada hal di masa lalu kita yg disampaikan sbg peringatan, itu atas seizin Tuhan si hamba Tuhan ini bs mengetahuinya. Namun kita tetap hrs waspada dg para nabi palsu, krna nubuatannya jg palsu 

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Karangan Manusia