Tuhan Yang Berkehendak

DI 09082025

Roma 9:18 ILT3
Oleh karena itu selanjutnya, Dia merahmati siapa yang Dia kehendaki, dan Dia mengeraskan hati siapa yang Dia kehendaki.

Masalah hati manusia, Tuhan berdaulat utk membuatnya spt apa, dlm ayat ini dikatakan bhw kekerasan hati seseorg ternyata yg jadi penyebabnya ada faktor dr Tuhan.

Tentu kita ingat kisah Musa dgn Firaun yang berkuasa waktu itu, bbrpa kali Tuhan sendiri yg berkata bhw Dialah yg mengeraskan hati Firaun: “Tetapi Aku akan mengeraskan hati Firaun, dan Aku akan memperbanyak tanda-tanda dan mujizat-mujizat yg Kubuat di tanah Mesir (Keluaran 7:3). Yang bs kita pahami adalah Dia mengeraskan hati orang yg akan Dia binasakan, kita tahu kisah yang terjd kemudian, Firaun dan pasukannya mati tertimpa air laut yg awalnya terbelah. Tentu ini sesuatu yg adalah kedaulatan Tuhan, jadi kita hrs memahami bhw Tuhan itu Mahatahu dan Dia tahu persis siapa saja org yg pada akhirnya memilih utk binasa. Mgkin ini dapat menjawab pertanyaan: apakah Tuhan benar memilih siapa yg akan diselamatkan atau yg akan binasa? Ya Dia memilih, tapi apakah itu ditentukan dr semula bahkan sblum seseorg itu dilahirkan? Agaknya pertanyaan kedua ini perlu dipahami lebih dalam.

Org yg menolak Injil berarti memilih binasa, maka makin org itu mengeraskan hati, maka Tuhan ‘turut’ membuat hatinya makin keras, hingga pd akhirnya org ini binasa. Spt buah yg mulai terlihat sedikit busuk, maka buah yg mulai busuk ini dipilih untuk dibiarkan busuk karena tdk bs lagi dikembalikan menjd buah yg segar. Makin lama kebusukannya makin bertambah, dan pd akhirnya dibuang. Itulah knpa org jahat yg menolak utk bertobat, dia akan Tuhan biarkan makin jahat, bkn karena Tuhan tdk mengasihinya, sudah ditawarkan supaya bertobat, tp ditolak. Tuhan pilih org spt ini utk dibinasakan. Jadi waspadalah jika kita terus berbuat jahat tp Tuhan biarkan itu terus kita lakukan, bukan Tuhan benci pada kita, tp kitalah yg menolak utk dikasihi Tuhan dan memilih utk dibinasakan. Keselamatan sdh Tuhan sediakan, namun hidup kita harus selaras dgn hidup org yg diselamatkan, pny hidup yg penuh dgn kekudusan.

Jangan keraskan hati, bertobatlah selama masih Tuhan beri kesempatan, ingatlah bhw hidup kita singkat di dunia fana ini, gunakan hidup utk diselamatkan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Yang Berkehendak

Mengerti Kehendak Tuhan

DI 08082025

Efesus 5:17
Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

Mengerti kehendak Tuhan, bukan sesuatu yg mudah karena jalan pikiran Tuhan dgn jalan pikiran kita ini layaknya langit dgn bumi, tapi apakah kita bs mengerti kehendak Tuhan?

Jawabannya adalah ya dan tidak, ya jika Dia memberitahukannya kepada kita: “Karena itu pula, sejak hari ketika kami mendengarnya, kami tidak berhenti berdoa bagi kamu dan memohon agar kamu dapat dipenuhi pengenalan tentang kehendak-Nya dalam segala hikmat dan pengertian rohani (Kolose 1:9 ILT3). Tahu kehendak Tuhan didapati dgn memiliki pengenalan yg benar ttg kehendak Tuhan. Utk memiliki pengenalan ini, kita hrs memiliki hikmat dan pengertian rohani. Dlm hal ini tentunya logika sedikit berperan, dan jg ilmu pengetahuan bs menjd penjelasan yg baik ketika belajar utk memahami kehendak Tuhan. Pengalaman bersama Tuhan jg dapat menolong kita untuk memahami jalan Tuhan yg ditunjukkan-Nya pd kita. Itulah kenapa jgn melupakan segala perbuatan Tuhan di masa lalu, ada suatu penghubung antara masa kini dan masa depan kita yaitu pengalaman kita berjalan bersama Tuhan.

Biasanya setelah sekian waktu, barulah kita bs memahami dgn benar kehendak Tuhan. Ada sebagian kehendak Tuhan yang tertulis, misalnya segala peraturan, ketetapan yg Dia berikan dan tercatat dlm Alkitab, namun ada jg hal-hal yg terjadi secara perorangan, org itu sendirilah yg biasanya paling memahami setelah semua rangkaian peristiwa selesai & memberi suatu kesimpulan utuh: “Dan kita mengetahui bahwa segala sesuatu bekerja bersama-sama untuk kebaikan bagi mereka yang mengasihi Elohim, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya (Roma 8:28 ILT3). Awalnya kita tdk mengerti namun karena hikmat Tuhan diberikan pada kita, akhirnya kita mampu mengerti tujuan dr semua hal yg terjadi dan apa kehendak-Nya yg ingin Dia nyatakan pd kita. Itulah yg jadi sebuah kesaksian pd akhirnya, lewat semua yg terjadi, kita memahami yg jadi kehendak Tuhan.

Usahakan diri kita utk memahami kehendak Tuhan dlm hidup kita, jgn menyalahkan Dia ketika kita mengalami hal yg buruk, ingatlah bhw Tuhan yang pegang kendali atas hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengerti Kehendak Tuhan

Jangan Sebut Lagi

DI 07082025

Efesus 5:3
Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut saja pun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.

Menyebut sesuatu berarti apa yg disebut itu menjadi terdengar oleh org lain, jadi maksud dr ayat ini adalah jgn mencemarkan yg baik yaitu nama baik sbg pengikut Kristus.

Tak bs dipungkiri bhw sebagian org Kristen dahulunya punya masa lalu yg kelam, orang yg bejat, nakal, dsbnya. Dalam perbincangan bercandaan, terkadang ada ‘adu’ siapa yang paling ‘bejat’ dan terjadilah pengungkapan kisah masa lalu masing-masing dgn segala kebejatannya. Mungkin dulu ada yang suka ‘main wanita’, menghamili anak org, tukang palakin org, doyan mabuk, pemakai dan jg pengedar narkoba, dsbnya. Pertanyaannya: apakah perbincangan spt ini pantas? Cerita sambil tertawa terbahak-bahak, walaupun ini sdh jadi masa lalu, namun sebaiknya jangan jadi bahan ‘kebanggaan’, karena semuanya itu harusnya sdh menjd ‘sampah’ yg jangan dibicarakan dgn becanda. Lain halnya kalau menceritakan hal ini sbg sebuah kesaksian, tentu ada hal-hal detail yg disensor karena tdk pantas diketahui banyak orang detailnya, supaya jgn ada org yg justru tergoda untuk mencobanya.

Dlm ayat ini, hal-hal buruk spt itu jangan lagi disebutkan, karena kita telah menjd seorang pengikut Kristus yg adalah org-org kudus. Jd aneh kalau ada org-org Kristen yang ‘bangga’ dgn kebejatan masa lalunya, tdk berpikir jika semua yg dilakukannya dulu di masa lalunya itu sesuatu yg menjijikan dan najis. Tidakkah merasa malu punya masa lalu spt itu? Kalau demikian, sebaiknya dalam perbincangan ttg masa lalu, bukan untuk adu siapa yg paling bejat, tetapi menceritakan masa lalu supaya org lain jgn terjerumus dlm hal serupa. Kata yg dipakai pun sebaiknya jg dipilih yg tidak vulgar, supaya nama baik sbg pengikut-Nya jgn tercemar. Orang pd umumnya memang suka mengorek-ngorek masa lalu seseorang, namun ingatlah ada etika moral kesopanan yg hrs diterapkan. Jgn bangga jika bejat di masa lalu, tetapi malu pernah melakukannya dan terikat dgn hal itu. Ingat bhw setiap kita punya tanggung jawab menjaga nama baik dr Tuhan kita.

Jgn menyebut semua yg cemar dan buruk di tengah-tengah kita, ucapkanlah hal yg baik & membangun kerohanian kita, yg penting itu bukan masa lalu, tp masa depan.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Sebut Lagi

Tujuan Bekerja

DI 06082025

Efesus 4:28
Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.

Tujuan bekerja pastinya untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan yg rutin ada, selain itu ternyata bekerja jg untuk bs berbagi pd yg membutuhkan.

Berbagi di sini tentu saja bisa banyak wujud, biasanya menolong org miskin, kekurangan uang, dan sejenisnya. Wujud lain dapat juga membuka lapangan pekerjaan bagi banyak org yg butuh pekerjaan ketika kita mulai utk berbisnis dgn membuka pabrik/perusahaan misalnya. Atau jg memberi bantuan material ketika ada perbaikan jalan yg rusak sekitar tempat kita tinggal misalnya. Suatu bentuk perubahan hidup, dari yg dulu mencuri, skrg malah memberi, inilah prinsip mulia seorg Kristen yang sudah bertobat: menghasilkan ‘buah’ pertobatannya yg dapat dinikmati oleh banyak org. Seringkali diilustrasikan dg satu perubahan 180° atau berbalik dr kehidupan lama. Bukan sekedar kembali ke titik nol, tp bergerak dari minus (-) ke plus (+), hidup yg awalnya merugikan org, sekarang justru jadi menguntungkan org banyak, inilah nilai dari sebuah pertobatan, peduli dgn sesama yang berkebutuhan.

Hidup seorg Kristen bukan lagi untuk dirinya sendiri, karena bersama dgn sdr seiman yg lainnya, kita menjd satu keluarga dlm Tuhan. Layaknya hidup sebuah keluarga, ada saling memperhatikan keadaan, kepedulian dan jg saling menjaga. Itulah mengapa kita diajari utk berbagi dgn sesama, karena keluarga yg kedua kita adalah keluarga dlm Tuhan, yang anggotanya adalah sesama tubuh Kristus. Jadi mulailah dan terus mempraktekkannya, sisihkan sebagian penghasilan kita utk kita berbagi dgn yg berkebutuhan, sesuai dengan apa yg ada pd kita. Tuhan tdk mengajar kita untuk memperkaya diri, tetapi menggunakan kekayaan itu utk memuliakan Tuhan. Harta bukan utk dipamerkan, tapi digunakan untuk menolong org banyak. Tentu saja harus lebih dahulu memenuhi kebutuhan hidup keluarga kita dahulu, barulah kemudian menolong org lain, perlu hikmat Tuhan untuk mengatur dan mengelola keuangan dgn benar.

Harta kita bukan hanya untuk dinikmati, tapi jg menolong org yg berkebutuhan, peduli dg keadaan sdr seiman dan jg siapapun yg dpt kita tolong dan berbagi.

Posted in Renungan | Comments Off on Tujuan Bekerja

Kemarahan

DI 05082025

Efesus 4:26 ILT3
Marahlah, tetapi janganlah berdosa, janganlah biarkan matahari terbenam dalam kemarahanmu,

Marah itu bukan dosa, tetapi marah bisa jadi pemicu org yg marah akhirnya berbuat dosa, jadi kita perlu waspada ketika kita marah, ini sesuatu yg perlu kita cermati.

Sekali lagi, marah itu diperbolehkan, bukan sesuatu yg terlarang, karena Tuhan jg dalam bbrpa peristiwa menjd murka, kemarahan yg tdk biasa. Marah diperlukan di saat yg tepat, tetapi bgmna kita menjaga diri dr pengaruh kemarahan, ini yg penting. Apa makna dari: janganlah biarkan matahari tenggelam dlm kemarahanmu? Sederhananya, bs diartikan bhw ketika matahari tenggelam, kita masih dlm keadaan marah, atau mengingat bahwa aturan waktu yaitu matahari tenggelam itu menandakan pergantian hari, beda dgn jam zaman sekarang, hari berganti tepat jam 00 atau 12 malam. Apakah maknanya marah itu hanya boleh 1 hari saja? Kalau mengartikan demikian, pd realitanya ada org yg marah itu sampai berminggu-minggu, apalagi kalau itu menjadi sebuah dendam, bs bertahun-tahun. Mgkin pengertiannya ialah bhw kemarahan yg tidak terkendali bisa membuat hari-hari di depan kita terkena dampaknya.

Kemarahan akan mengganggu konsentrasi kita dlm beraktivitas, sblum ada permintaan maaf, biasanya kemarahan itu belum surut & membuat hati jd ‘panas’. Kemarahan jangan dibuat berkepanjangan, itu akan melelahkan tubuh, menghilangkan damai sejahtera dan yg terpenting adalah mendorong kita menjd berbuat dosa. Misalnya ketika marah, terjadi sebuah perkataan kutuk dan kotor keluar dr mulut kita. Atau mgkin ada tindakan fisik yg tergolong kekerasan, jgn sampai kehilangan nyawa yg akhirnya membuat kita menyesal berkepanjangan. Utk hal-hal sepele, marah normal saja, kadang tak nyaman berurusan dgn org-org tertentu, apalagi kalau mrka itu punya kekuasaan, kita malah bs jadi korban padahal mereka yg salah. Menunjukkan hal kemarahan itu sesuatu yg baik, pertanda kita tdk nyaman dgn penyebab kemarahan, tapi pertimbangkanlah dampak yg akan kembali pd diri kita, jgn sampai kita yg dirugikan dan jadi korban.

Kemarahan hrs berhenti, itu tergantung pada seberapa kuat disiplin diri kita, jgn terbawa emosi berlebihan, justru dampaknya buruk bagi diri kita sendiri.

Posted in Renungan | Comments Off on Kemarahan

Bertindak Profetik

DI 04082025

1 Raja-raja 18:41, 44
Kemudian berkatalah Elia kepada Ahab: “Pergilah, makanlah dan minumlah, sebab bunyi derau hujan sudah kedengaran.”
Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: “Wah, awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut.” Lalu kata Elia: “Pergilah, katakan kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau terhalang oleh hujan.”

Belum ada awan tetapi derau hujan sdh Elia dengar, inilah kualitas seorg nabi yang sejati, bukan nabi asal-asalan yg ternyata hanya bs meramal masa depan tapi tdk terjadi sesuai dg ramalannya.

Apa itu profetik? Sesuai kata dasarnya, kata profetik berdasar pada kata bahasa Inggris yaitu prophet yang artinya nabi. Maka bicara profetik, ini bicara ttg kenabian, nabi itu org yg khusus dipilih Tuhan utk suatu tugas yang khusus. Nabi Samuel ditugaskan utk menjd hakim di Israel, nabi Elia & Elisa, ditugaskan khusus mendampingi umat Israel pd zaman raja-raja, dsbnya. Apakah masih ada nabi di zaman skrg? Dlm PB masih ada nabi-nabi yg tercatat: “Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan Simeon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus (Kisah Para Rasul 13:1). Tp permasalahannya, nabi yang tercatat dlm Alkitab itu sebagian besar ialah nabi khusus utk org Israel atau Yahudi, jadi apakah utk bangsa-bangsa Gentile yang non Yahudi ada jg para nabi?

Dlm Efesus 4:11 : Dan Ialah yg memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar. Jd memang ada org-org yg menjd nabi Tuhan di zaman awal gereja berdiri. Tp mengapa pd zaman ini dlm gereja kebanyakan, tdk ada yg menjabat sbg nabi dlm gereja? Struktur dlm gereja hanya mengakui gembala gereja sbg pemimpin. Jadi ke-5 fungsi jawatan itu jadi satu dlm diri seorg gembala jemaat di masa sekarang ini. Intinya: seorg nabi itu haruslah dipilih Tuhan sendiri, diberi tugas khusus, jg diberikan kuasa utk melakukan mujizat dan hal supranatural lainnya. Seorg nabi bs juga didirikan sbg seorg yg ‘sakti’, ini bs terlihat dr kisah-kisah hidup para nabi dlm Alkitab. Lalu bolehkah seseorg menyebut dirinya seorang nabi di zaman skrg? Hati-hati bahwa Yesus jg mengingatkan bhw di akhir zaman akan banyak muncul nabi palsu dan mesias yang palsu, jgn langsung percaya pd org yang dgn mudahnya menyebut dirinya seorg nabi.

Tdk semua tindakan bs digolongkan sebagai sebuah tindakan profetik, ada sebagian org yg sengaja mencari keuntungan pribadi dgn mengaku dirinya seorg nabi pilihan Tuhan. Waspadalah!

Posted in Renungan | Comments Off on Bertindak Profetik

Peranan Musik

DI 02082025

2 Raja-Raja 3:15 (ILT3)
Maka sekarang, jemputlah seorang pemetik harpa bagiku.” Maka terjadilah, pada waktu pemetik harpa itu memainkannya, tangan YAHWEH menguasainya.

Ada sesuatu peristiwa unik dlm ayat ini yaitu nabi Elisa dikuasai Tuhan ketika ada seseorg bermain kecapi, peristiwa serupa terjadi saat Daud bermain kecapi di hadapan raja Saul.

Ada apa dgn permainan kecapi? Mgkin bisa kita sederhanakan menjd musik saja. Hal yg mungkin bisa kita pahami secara sederhana ialah bhw ada pengaruh alunan nada-nada yg mempengaruhi ketenangan jiwa seseorg yg mendengarnya. Itu mgkin sebabnya bisa terjd keributan di saat konser musik tertentu dgn alunan musik tertentu jg, mempengaruhi psikologis seseorg utk bereaksi, apakah itu reaksinya normal artinya menikmati alunan musik atau menjd tdk terkendali. Musik yang sekuler saja bs menenangkan jiwa, apalagi musik yg dimainkan utk menyembah Tuhan, ini mgkin yang terjd dlm ayat ini: permainan musik utk menyembah Tuhan berakibat pd kehadiran Tuhan menguasai sedikit ataukah bnyk org, bs terjd keluarnya roh jahat dr org yg dirasukinya, dan masih bnyk lagi. Intinya adalah musik utk menyembah Tuhan dapat memungkinkan terjadinya hal supranatural yg asalnya dr Tuhan.

Gereja yg beraliran kharismatik percaya bhw musik berperan penting dlm penyembahan kepada Tuhan, karena itulah musik mendpt perhatian yg khusus, ad pembentukan team pujian penyembahan, edukasi kepada para team musik, wl dan singers, bahkan jg para soundman dan multi media dimaksimalkan peranannya. Namun juga jangan kebablasan yg berlebihan, penyembahan kepada Tuhan jgn diubah menjd sebuah tontonan seperti sebuah konser, penyembahan itu sebagian dr keintiman kita dgn Tuhan. Hal-hal yg intim tentunya bukan utk dipertontonkan, apalagi dipakai untuk mendapat keuntungan materi, bila itu terjadi, maka itu bukan lagi sebuah penyembahan kepada Tuhan, tetapi sebuah konser musik semata, yg diagungkan bukan Tuhan tetapi para pemain musik, wl, singers dan yg lainnya. Jgn sampai kita kehilangan kekhusyukan dalam penyembahan sebagai bagian dr sebuah ibadah yg kita lakukan.

Tuhan bekerja ketika musik dipakai utk kita menyembah Tuhan, sembahlah Dia dengan kesungguhan hati, percayalah tangan Tuhan akan menguasai diri kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Peranan Musik

Tidak Gila Hormat

DI 01082025

Wahyu 22:8-9
Dan aku, Yohanes, akulah yang telah mendengar dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan melihatnya, aku tersungkur di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku, untuk menyembahnya.
Tetapi ia berkata kepadaku: “Jangan berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu, para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Allah!”

Malaikat yang hanya diutus Tuhan menolak disembah oleh rasul Yohanes Pembaptis, di sini tampak bhw malaikat ini menyadari hal yg seharusnya, Tuhan yg hrs disembah, bkn dirinya.

Mungkin masih sedikit pelayan Tuhan yang punya jiwa pelayan, makin tinggi jabatan dan pelayanannya, seorg pelayan Tuhan kadang justru minta diperlakukan istimewa layaknya seorg bangsawan atau raja. Lupa bhw dia itu diutus Tuhan utk melayani, sbg seorg hamba atau budaknya Tuhan, merasa amat dipakai Tuhan, jadi terkenal, diberikan kekuasaan di dlm gereja, maka kesombongannya timbul dan memandang dirinya terlalu tinggi. Tentu utk memperlakukan seorg pelayan Tuhan dg istimewa itu dipandang sesuatu yg baik, dlm Alkitab juga banyak contoh, bgmna seorang perempuan Sunem yg kaya memperlakukan nabi Elisa dgn sangat istimewa (2 Raja-Raja 4). Budaya zaman itu ialah memperlakukan utusan dgn baik spt memperlakukan tuan dr utusan itu dgn baik jg. Jadi memperlakukan istimewa seorg pelayan Tuhan itu suatu hal yg baik, tetapi jgn berlebihan sehingga seorg pelayan Tuhan merasa dirinya pantas untuk itu dan membuat dia jadi sombong.

Perkataan nabi Elisa ini patut direnungkan & dicontoh: “Berkatalah Elisa: “Demi TUHAN semesta alam yg hidup, yg di hadapan-Nya aku menjadi pelayan …” (2 Raja-Raja 3:14). Di hadapan manusia, kita juga hrs mengakui bhw kita ini hanya pelayan dari Tuhan, tidak perlu diperlakukan istimewa, lain kasusnya jika semua fasilitas dibiayai dr dana sendiri. Tapi kalau sampai memberatkan pihak yang dilayani, tentu ini bukan sesuatu yg baik. Dlm melayani, hrs diingat bhw tugas kita sebagai hamba dr Tuhan adalah bertanggung jawab mengerjakan tugas pelayanan yg Tuhan beri. Kalau mencari hormat manusia, kita dengan sengaja telah keluar dari batasan pelayanan, dihormati atau tdk dihormati manusia, yang terpenting adalah tugas sdh kita selesaikan dan Tuhan disenangkan. Menjd terkenal itu hanya efek, bukan tujuan, jangan gila hormat dan pujian, kalau kesombongan mulai timbul dalam diri kita, ini sdh berbahaya.

Tuhan ingin kita tetap menjd hamba, karena Dia ingin memelihara hidup kita, menjd setia dlm tugas pelayanan yg Tuhan berikan, jgn gila hormat dan pujian.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Gila Hormat

Tuhan Yang Jadikan

DI 31072025

Amsal 16:4
TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka.

Memahami ayat ini tdk mudah karena akan timbul pikiran liar: apakah org menjd orang jahat itu karena dibuat Tuhan spt itu? Kalau kita salah memahaminya, kita akan tersesat dlm pikiran kita.

Utk memahaminya, kita melihat dulu ayat ini: “Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yg cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yg benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” “Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya (Wahyu 22:11-12). Di sini setiap org diberikan hak khusus utk dia boleh melakukan apapun, dg catatan bahwa suatu saat Tuhan sendiri akan memberikan upah sesuai dgn perbuatannya sepanjang hidupnya. Lebih mudahnya kita melihat satu contoh peristiwa yaitu antara Haman, Ester dan Mordekhai, Haman yg awalnya sangat bernafsu melenyapkan Mordekhai dan juga org-org Yahudi pd akhirnya dia sendiri yang dihukum sesuai dgn yg dia ingin lakukan pd Mordekhai. Campur tangan Tuhan ada dlm peristiwa ini, Haman dibuat Tuhan menjadi seorg terhina di hari penghukumannya. Saat yg tepat akhirnya Tuhan bertindak.

Lalu apakah pemikiran bhw sejak awal, ada satu penentuan Tuhan mengenai siapa saja yg diselamatkan dan yg tdk diselamatkan? Kalau memang benar begitu, apa gunanya penginjilan yg dilakukan? Hidup spt sebuah film yg sdh diskenariokan. Ingat bhw Tuhan memberi hak pd setiap manusia mengatur hidupnya, dlm hal keselamatan, Tuhan tidak memaksakan org utk percaya pada-Nya, jadi siapa yg percaya, dia yg diselamatkan. Bagi mereka yg tdk percaya, bukan Tuhan yg dgn sengaja membuatnya jadi menolak Injil, tapi akibat pilihan menolak Injil inilah, mereka ini yg pd akhirnya tdk diselamatkan. Tuhan yg buat aturan, kalau manusia melanggar, akan ada hukumannya. Utk org-org yang menolak Injil, maka kematian kekal yg menanti, karna Tuhan sudah menyiapkan tempat dan waktu utk itu, siapa saja yg dihukum Tuhan, pilihan org itu masing-masing yg menentukannya.

Tuhan tdk ingin kita mengalami hal yg buruk apalagi kebinasaan, jgn salah pilih mengatur hidup kita, jgn sampai kita menjd golongan org fasik yg akan mengalami penghukuman.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Yang Jadikan

Perkataan Tepat Waktu

DI 30072025

Amsal 15:23
Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya!

Kita memang punya hak penuh utk berkata apapun, kapanpun, tetapi ada bbrpa hal yang perlu dipertimbangkan yaitu dampak apakah dr perkataan itu yg kembali pd diri kita?

Amsal ini berkata bahwa seorg bersukacita karena jawaban yg diucapkannya, artinya yg kembali pd dirinya adalah dampak positif dr jawaban yg dia berikan. Menjawab apa yang ditanyakan pd kita tentunya beragam wujud: ditanya sbg saksi, maka kita harus memberi jawaban yg sebenar-benarnya, jika tdk, maka kita bs dituduh bersaksi dusta dan dapat dg segera dijadikan tersangka dan dipidana. Dg berkata jujur yg diperkuat dgn alat bukti yg ada, kita dalam posisi aman dan kebahagian kita tdk terganggu. Ditanya ttg sesuatu, jgn terpancing hingga membuka rahasia orang lain yg dipercayakannya pada kita. Biasanya diajak putar-putar, bicara sana sini, sehingga tanpa sadar kita membocorkan rahasia org lain, akhirnya persahabatan kita terganggu & malah berakhir. Tp kalau kita memberi jawab dgn tetap memegang rahasia org itu, situasi persahabatan akan tetap terjalin baik. Dalam memberi jawaban, perlu pengendalian diri yg kuat utk menjaga perkataan kita.

Perkataan yg diucapkan tepat pd waktunya, ini perlu suatu hikmat dr Tuhan. Memberikan kabar ttg sesuatu yang mengejutkan, kadang ini menjd suatu dilema, diberitahu sekarang takutnya tdk kuat mendengar kabar itu, lalu terjd hal yg tidak diinginkan, diberitahu nanti, pasti dia akan marah dan kecewa, jadi harus bagaimana? Di sinilah hikmat bekerja untuk mencerna kapan saat yg tepat memberitahu hal itu. Utk berkata ya atau tidak, kadang kita perlu menunggu sedikit waktu lagi, melihat perkembangan situasi, barulah di waktu yg kita nilai itulah saatnya, barulah kita berikan jawabannya. Kadang org menganggap sikap spt ini sbg suatu ketidak tegasan, tapi lebih baik dinilai begitu drpd terburu-buru dalam memberi jawaban, tapi ternyata dampaknya tdk spt yg diharapkan. Ada waktunya perlu mengabaikan apa kata org dan yakin kepada prinsip hidup kita, karena org lain pny prinsip hidup yg tdk sama shga pikirannya berbeda.

Pikirkan dampak apa yg ditimbulkan dr yang kita katakan sbg jawaban, kembali pada diri kita sbg dampak positif atau negatif, berikan jawaban yg tepat pd waktunya.

Posted in Renungan | Comments Off on Perkataan Tepat Waktu