Perbedaan Sejak Awal

DI 04102025

Kisah Para Rasul 15:28-29
Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini:
kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat.”

Sejak awal org yg percaya Injil yg nantinya dikenal sbg org Kristen, aturan yg berlaku atas mereka bukanlah kitab Taurat, tetapi bbrpa ketetapan yg diberikan para rasul.

Jadi memang berbeda, ini berlaku bagi org non Yahudi yg menjd Kristen (Gentile), tdk terikat dgn hukum Taurat spt org Yahudi pd umumnya. Para non Yahudi ini pd awalnya mengikuti aturan-aturan yg ditetapkan oleh para rasul mula-mula, yg kemudian secara terus menerus diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya. Surat-surat para rasul kepada jemaat-jemaat mula-mula di zaman awal gereja, kemudian dikanonkan, menjd Alkitab yg kita kenal hingga zaman ini, dlm Alkitab terdiri dr PL dan PB. Namun yang perlu diperhatikan adalah Perjanjian Lama dgn semua 39 kitab-kitabnya, dimasukkan dlm Alkitab dgn tujuan supaya org Kristen memahami Tuhan lebih dalam, namun tdk terikat dgn hukum Taurat. Banyak hal baik dlm PL yg tetap digunakan, itu diteguhkan jg oleh pengajaran para rasul, misalnya dlm hal menghormati org tua, dsbnya.

Jadi dr awal sudah berbeda, tetapi jika ada sebagian golongan yg menerapkan bbrpa hal dlm PL secara fisik, hrs dihormati sbg sebuah doktrin lokal yg hanya berlaku bagi mereka. Tata ibadah ataupun corak ibadah yg mengikuti contoh dlm PL, itu boleh saja, tetapi jg mereka tdk patut menghakimi diri mereka lebih Alkitabiah dibandingkan yang berbeda dgn mereka. Tanggung jawab ada pd masing-masing pihak, biarlah Tuhan yg memberikan penilaian. Denominasi gereja sangat banyak, sangat beragam doktrin yg ada, biarlah masing-masing denominasi ini bertanggung jawab langsung pada Tuhan. Namun pd intinya, zaman dlm Alkitab dgn zaman kita hidup sekarang nenang sedikit banyak terdapat perbedaan, perlu dengan teliti menafsirkan sebuah perintah Tuhan di zaman Alkitab hingga layak diterapkan utk zaman sekarang, misalnya saja penyakit kusta, dulu blm ada obatnya, skrg ada.

Bacalah Alkitab sehingga kita tahu apa yg Tuhan inginkan dlm hidup kita, apa yg Dia ingin kita jauhi dan apa yg Dia ingin semua kita lakukan.

Posted in Renungan | Comments Off on Perbedaan Sejak Awal

Berita Yang Melegakan

DI 03102025

Kisah Para Rasul 15:31
Setelah membaca surat itu, jemaat bersukacita karena isinya yang menghiburkan.

Latar belakang ayat ini adalah jawaban yg diberikan para rasul kepada jemaat Tuhan di Anthiokhia, mengenai aturan dasar ttg hidup seorg Kristen yg berasal dr mereka yg non Yahudi.

Jadi di zaman itu timbul suatu pengajaran yg meresahkan: “Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ: “Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 15:1). Jadi Paulus dan Barnabas pergi utk menemui para rasul meminta keputusan mengenai hal itu. Keputusan ini berisi ttg aturan dasar bagi mereka yg non Yahudi tetapi percaya pd Injil Kristus. Kericuhan memang hrs diselesaikan, jika tdk timbul suatu bidat atau golongan liar yg dengan sembarangan memaksakan sesuatu yang tdk sesuai dgn kebenaran firman Tuhan yg ada. Zaman itu belum ada Alkitab spt saat ini, jd keputusan para rasul dianggap suatu keputusan yg selevel dgn suara Tuhan.

Ini menyadarkan kita bhw kita non Yahudi yg percaya pd Kristus, tdk hidup di bawah hukum Taurat, spt para Yudaism, tapi dgn menghormati mereka yg Kristen berasal dr org Yahudi, dlm hal ini berkenaan dengan hukum sunat yg berlaku utk mereka. Inilah alasan mengapa Alkitab tetap terdiri dari kitab-kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Apa yg baik dlm PL, boleh dilakukan, tetapi bukan karena mentaati Taurat, karna melakukan hukum Taurat itu tdk boleh ada satu aturanpun yang luput, tdk boleh hanya sebagian yg dilakukan. Surat-surat Paulus jelas memberikan pemahaman mengapa sbg org Kristen tdk tunduk pd Taurat. Hal ini tentu perlu penjelasan mendetail, tetapi pd intinya, keputusan para rasul mengenai aturan dasar yg berlaku utk org Kristen non Yahudi, membuat jemaat bersukacita.

Hidup dlm aturan yg Tuhan tetapkan, ini yg membuat kita akan memiliki kebahagiaan dlm hidup kita, taatilah atas dasar kasih pd Tuhan dgn segenap hati.

Posted in Renungan | Comments Off on Berita Yang Melegakan

Hamba Tuhan

DI 02102025

2 Timotius 2:24
sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar

Hamba Tuhan punya pengertian ganda yg mungkin sebaiknya kita pahami, pertama, hamba Tuhan dimaknai sbg pendeta dan org-org yg melayani di gereja.

Selanjutnya, hamba Tuhan yang dimaknai setiap dr kita yg adalah hamba bagi Tuhan. Dahulu kita adalah hamba dosa, ditebus dr penguasaan maut dan beralih jadi hamba dari Tuhan. Proses penebusan ini berlaku di zaman itu terhadap budak atau hamba yg ingin dibebaskan dari tuannya. Kriteria seorg hamba Tuhan yaitu setiap dari kita disebut harus tdk boleh bertengkar. Hal yg biasanya membuat pertengkaran itu ialah masalah siapa yg terbesar, ini pernah terjd pd 12 murid Yesus dan Tuhan menegur itu karena bertengkar (Markus 9:33-37). Lalu hal lain yg menyebabkan pertengkaran itu adalah perbedaan pendapat, ini terjd pada Paulus dan Barnabas (Kisah Para Rasul 15: 35-41). Munculnya perpecahan terjd karna konflik kepentingan lokal. Zaman sekarang penyebabnya karena siapa yg lebih dekat dgn penguasa dan org kaya dlm jemaat.

Kemudian hrs ramah, berhadapan dg bnyk jenis karakter org, diharapkan seorg hamba Tuhan itu tetap bersikap ramah, artinya tdk boleh membuat ekspresi negatif. Seorang hamba Tuhan jg hrs cakap mengajar, bkn hanya tahu banyak pengetahuan Alkitab, terapi jg punya kemampuan mengajar yg baik, bs menjelaskan secara sederhana & mudah dimengerti. Tdk semua org punya kemampuan ini, itulah sebabnya tdk semua org bs menjd guru. Kemudian seorg hamba Tuhan itu hrs sabar, tdk mudah terpancing emosi, bs mengendalikan amarah dan bisa mendamaikan. Menghadapi karakter orang yg aneh-aneh dan menyebalkan, diperlukan kesabaran yg panjang. Bukan sesaat tetapi di waktu yg lain jg. Perubahan karakter tdk semudah kita berbicara, perlu proses dan waktu serta pertobatan yg sejati.

Jadilah seorg hamba dari Tuhan yg sesuai dgn kriteria yg disebutkan dlm ayat ini, jgn beralasan bhw tidak ada org yg sempurna, tetapi berbenah diri senantiasa.

Posted in Renungan | Comments Off on Hamba Tuhan

Menginjil Yang Sebenarnya

DI 01102025

2 Timotius 2:8
Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.

Sudah pernah menginjil? Coba pahami dgn benar ayat ini, apa isi materi dr penginjilan yg kita lakukan? Injil berisi ttg pemberitaan ttg karya Yesus yg mati dan bangkit.

Banyak org merasa sudah menginjil, tetapi sesungguhnya belum sama sekali. Kenapa demikian? Menginjil berbeda dgn bersaksi walaupun keduanya menceritakan tentang Tuhan pd org lain. Bersaksi itu hrs dengan yakin mengalami sendiri. Itulah sebabnya org yg bersaksi kebanyakan bercerita ttg apa yang dia alami sendiri bersama Tuhan, bisa ttg mengalami mujizat, kesembuhan, ditolong Tuhan, dsbnya. Karya Tuhan yang disaksikan ini bersifat pribadi atau sebuah kelompok, bukan karya Tuhan pd seluruh umat manusia. Menginjil berarti bercerita ttg karya Tuhan pd seluruh manusia, karya penyaliban-Nya, karya kematian yg sangat agung serta kebangkitan-Nya dr antara org mati. Itulah penginjilan yg sesungguhnya, beda dgn bersaksi ttg karya Tuhan kepada pribadi atau sekelompok org.

Memberitakan karya Yesus yang menebus seluruh dosa manusia, inilah yg harus kita dalami, karena ketika menginjil akan bnyk timbul pertanyaan ttg keselamatan di dlm kekristenan. Bgmna seorg Kristen nantinya akan diselamatkan, surga itu spt apa, yang dimaksud anugerah keselamatan itu apa, dsbnya. Perlu bekal pengetahuan yg cukup supaya saat menginjil, kita tdk dibuat malu karena gagal menjawab pertanyaan yang diajukan mereka. Spt seorg sales yang sdg menawarkan produknya, hrs tahu detail ttg produk itu supaya ketika ditanya oleh org yg ingin membelinya, dia dpt memberikan informasi yg diinginkan. Kalo tdk tahu utk memberi jawaban apa, bs jadi calon orang yang ingin membeli akhirnya membatalkan niatnya. Utk kalangan khusus, spt lansia & org-org sederhana, bs dimaklumi jika cara mereka menginjil dilakukan dgn cara yang sederhana jg.

Sudah menginjil? Atau baru tahap terbiasa bersaksi? Bekali diri dgn pengetahuan ttg keselamatan, supaya org yg diinjili menjadi yakin dgn keselamatan di dlm Kristus.

Posted in Renungan | Comments Off on Menginjil Yang Sebenarnya

Menjadi Berkenan

DI 30092025

2 Timotius 2:4
Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.

Ada penderitaan yg hrs kita tanggung sbg seorg pengikut Kristus, sajah satunya dgn menjd spt seorg prajurit terhadap org yang jadi komandannya.

Hal yg disinggung rasul Paulus dr seorang prajurit adalah tdk memusingkan dirinya dg soal-soal penghidupannya atau urusan yg berkaitan dgn kehidupan. Pada umumnya urusan yg berkaitan dgn kehidupan adalah urusan keluarga (membiayai hidup, bgmna membangun keluarga yang harmonis), lalu urusan keuangan (memiliki penghasilan yg tetap, menyiapkan masa depan serta dana utk hal-hal yg tak terduga), serta urusan yg berkaitan dgn hidup keseharian. Orang yg memusingkan sesuatu itu fokusnya bukan pd yg seharusnya, seorg prajurit hrs fokus hanya pd komando atasannya, apalagi dlm situasi perang, tdk penting bgmna urusan keluarga dan lainnya, fokus kepada bgmna memenangkan peperangan sesuai strategi dan instruksi yg diperintahkan komandan.

Seorg prajurit beda dgn profesi sekuler pd umumnya, dia telah menjd ‘milik negara’ yg bertugas mengamankan kedaulatan. Kalau profesi lain spt petani, karyawan, dsbnya, dirinya tetaplah bukan ‘milik negara’, shga kepatuhannya tdk setinggi yg dituntut pada seorang prajurit atau tentara. Fokus bukan berarti mengabaikan hal yg lain, tetapi tdk berpikir berlebihan pd hal lain. Sesuatu yg dipusingkan itu biasanya ada masalah yg sedang terjd di dalamnya, membuat otak trs memikirkannya shga fokus kita menjadi bergeser dr yg seharusnya. Melakukan dgn tdk fokus maka hasilnya tdk maksimal dan mungkin jg keliru, sangat berbahaya resiko yg ditimbulkannya. Kita perlu belajar untuk fokus pd hal yg benar, fokus pd perintah dr ‘komandan’ Agung kita yaitu Tuhan, hal yg berkaitan dgn urusan kehidupan itu tidak perlu memusingkan kita.

Tuhan sdh atur kehidupan kita dgn sangat sempurna, ikuti instruksi-Nya dengan tepat, taat pada perintah-Nya, maka kemenangan akan kita alami dlm kehidupan ini.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Berkenan

Pengendalian Diri

DI 29092025

2 Timotius 1:7 ILT3
Sebab Elohim tidak memberikan kepada kita roh ketakutan, melainkan kuasa dan kasih dan pengendalian diri.

Pengendalian diri itu berasal dr Tuhan atau diri masing-masing org? Dlm ayat ini jelas dikatakan bhw Tuhan yg memberikan satu pengendalian diri bagi setiap umat-Nya.

Secara logika, pengendalian diri hasil dari pribadi masing-masing org itu terlalu tidak konsisten dan lemah, buktinya adalah tiap org hingga hari ini masih melakukan dosa, tdk disiplin dan pikirannya kadang tidaklah ‘sehat’. Dlm pengendalian diri itu terdapat 2 unsur utama yaitu pikiran yang sehat dan disiplin. Tanpa satu unsur dari keduanya ini maka pengendalian dirinya menjadi kacau dan melemahkan diri kita. Misalnya ketika pikiran kita tidak ‘sehat’, berpikir didorong oleh pengaruh nafsu, berpikir kotor & najis, berpikir jahat, dsbnya, hal ini akan sangat mempengaruhi apa yg akan kita perbuat selanjutnya. Kita akhirnya berbuat sesuatu yg jahat, najis, kotor, merugikan orang lain, dsbnya. Kenapa kita gagal menahan untuk munculnya pikiran yg jahat? Karena mulai longgar disiplin kita dlm berpikir.

Kita mengalami sakit sebagian karena kita tdk disiplin dlm menjaga pola makan sehat sehingga kita makan berlebihan, apa saja disantap sehingga akibat sembarangan ini mengakibatkan kita terkena berbagai jenis penyakit mematikan. Gagal disiplin dalam mengontrol emosi, membuat kita jd ringan tangan dgn amarah meledak-ledak. Iseng mencoba apa yg sdh dilarang, tanpa sadar kita menjd ketagihan dan terikat olehnya. Jd kita butuh pengendalian diri yg asalnya dr Tuhan, bkn dr usaha kita sendiri. Dalam pengendalian diri dr Tuhan itu ada didikan dan hukuman, ini supaya kita sadar untuk tdk melakukan yg dilarang Tuhan supaya hidup kita aman dan bahagia. Kelihatannya spt tdk bebas, tetapi batasan yg Tuhan beri itu dampaknya baik utk hari ini dan masa depan kita. Inilah wujud penjagaan Tuhan yg sempurna dlm hidup kita.

Miliki pengendalian diri yg dari Tuhan, rela dibentuk Tuhan dan menjauhi larangan yg Dia tetapkan, jgn keluar dr batas penjagaan yg Tuhan tetapkan bagi kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Pengendalian Diri

Resiko Mengikut Yesus

DI 27092025

Yohanes 16:1-2 ILT3
Aku telah mengatakan hal-hal ini kepadamu supaya kamu jangan tersandung.
Mereka akan membuat kamu terkucil dari Sinagoga, tetapi saatnya tiba, bahwa setiap orang yang membunuh kamu, ia berpikir sedang mempersembahkan ibadah kepada Elohim.

Kita perlu pahami bhw di zaman itu belum ada kitab-kitab Perjanjian Baru spt Alkitab zaman skrg, yg ada hanya kitab Taurat dan bbrpa kitab lainnya.

Munculnya Yesus sbg seorg guru dan nabi di zaman itu memang fenomenal, mereka takjub dgn pengajaran serta mujizat yang Yesus lakukan, hal ini berdampak terhadap para ahli Taurat dan bbrpa golongan lain yg ada pd zaman itu, sehingga Yesus di mata mereka adalah ‘musuh bersama’, sehingga dlm bbrpa bagian dr Injil, dikisahkan bahwa ada rencana utk membunuh Yesus. Menjd pengikut Yesus zaman itu punya resiko yg besar, bukan sekedar dikucilkan, tp dapat difitnah sehingga menjd target ditangkap hingga dibunuh. Tak heran ketika Petrus ditanya 3x apakah mengenal Yesus, bagian dr team Yesus, dia menyangkalnya 3x dan akhirnya dia menyesal. Sejarah kelam dlm kisah para martir yg mempertahankan dgn kuat iman mereka, rela kehilangan nyawa demi tetap menjd pengikut Yesus, penginjil serta org Kristen.

Di zaman ini jg masih terjd hal yg serupa, di bbrpa belahan dunia, org-org Kristen menjd target penangkapan, penyiksaan hingga jg target pembunuhan, tujuannya utk dengan kejam menghentikan penginjilan yg tentu saja akan menambahkan jumlah org yang percaya di suatu wilayah. Memang Tuhan jg berkata bhw ada org-org tertentu yang ditentukan menjd martir bagi Tuhan. Tentu ini pilihan Tuhan, dan mereka diberi suatu kesanggupan utk menanggungnya. Hal ini bs kita lihat dalam: Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus (Wahyu 13:10). Hingga masa akhir zaman nantinya, para martir akan selalu ada.

Jgn takut akan hal buruk yg dirancangkan oleh mereka yang membenci Injil, ingatlah bhw penyertaan Tuhan sempurna, walau mungkin kita kehilangan nyawa, tapi tetap memiliki keselamatan kekal.

Posted in Renungan | Comments Off on Resiko Mengikut Yesus

Permintaan Yang Dikabulkan

DI 26092025

Yohanes 15:7
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Janji Tuhan dlm ayat ini bukan cuma-cuma diberikan, ada kata ‘jikalau’ yg berarti suatu kondisi yang terpenuhi, maka janji Tuhan ini akan terjadi dlm hidup kita.

Yg perlu kita perdalam, permintaan yg spt apa dlm ayat ini, apalah semua permintaan jenis apapun? Di sinilah tidak semua orang berani utk ‘membedahnya’ sehingga menjd kecewa ketika mengajukan permintaan pd Tuhan tetapi ditolak utk dikabulkan. Perlu kita pahami kondisinya: jikalau kita tinggal di dalam Tuhan, dan firman-Nya tinggal di dlm kita, artinya hidup kita selaras dengan kebenaran firman Tuhan. Yg kita ikuti BKN lagi nafsu kedagingan manusia kita, tetapi tuntunan ilahi dr Tuhan. Hidup benar dalam Tuhan tentu tdk akan membuat kita untuk meminta suatu permintaan yg najis, jahat, atau memuaskan nafsu kedagingan kita. Jd Tuhan mengabulkan ketika permintaan kita itu berisi ttg hal-hal yg baik, indah, dan sesuai dgn kebenaran firman Tuhan. Orang benar dan kudus tdk akan meminta suatu hal yg kotor, jahat, dan merusak sifatnya.

Bukan sembarang permintaan, ini hal yang hrs kita pahami benar ketika ingin meminta sesuatu pd Tuhan dan akal dikabulkan. Jd ketika kita tinggal dlm Tuhan dan firman itu tinggal dlm kita, maka akan banyak hal yg awalnya kita ingin minta pd Tuhan itu akan tersaring, yg tdk pantas tentu kita tarik dari daftar permintaan kita. Firman Tuhan akan membuat kita paham ttg yg benar dan yg salah, yg kudus dan yg najis, yg baik dan yg jahat. Maka permintaan org benar adalah permintaan yg diarahkan Tuhan utk orang benar ini mengucapkannya. Bukan hal yg aneh-aneh, yg menyimpang dari kebenaran firman Tuhan. Jadi jgn sembarangan untuk meng-claim ayat ini tapi tdk menyadari ada persyaratan yang hrs terpenuhi kondisinya. Jgn malas atau takut mendalami isi firman Tuhan, supaya kita jgn tersesat.

Kita hrs paham ttg apa permintaan yg baik dan sesuai dgn kehendak Tuhan, supaya yg kita minta itu akan diperhatikan Tuhan dan dikabulkan-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Permintaan Yang Dikabulkan

Yesus dan Bapa

DI 25092025

Yohanes 14:28
Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.

Ayat ini sering digunakan org yg bernafsu utk menjatuhkan ketuhanan Yesus, bahkan dlm bbrpa pengajaran tertentu, kedudukan Yesus diurutkan ada di bawah Bapa.

Bapa, Yesus, dan Roh Kudus bukan dilihat sbg 3 pribadi yg berbeda sehingga punya ‘kehebatan’ yg tdk sama levelnya, jangan samakan spt manusia yg memang dapat dibanding-bandingkan sesuai kategori yg ada. Dlm ayat ini, Yesus mengatakan bhw Bapa lebih besar drpd diri-Nya, ingat bhw Tuhan dan manusia itu berbeda, keadaan Yesus saat itu adalah Dia sbg Tuhan yang utk sementara waktu berdiam dlm sebuah tubuh manusia, sementara pd hakekatnya, Tuhan itu Roh, tdk pny tubuh spt manusia, itulah mengapa kita tdk tahu sosok Bapa dan Roh Kudus itu spt apa, kalau sosok yg kita ketahui hanyalah Yesus dlm rupa yang saat Dia menjd manusia. Mengapa timbul ada lukisan ttg Yesus spt yg diketahui saat ini, itu hanya sebuah perkiraan, tapi apakah itu benar-benar wajah Yesus, masih belum bs dikatakan akurat 100%.

Jadi saat dlm rupa seorg manusia, Yesus dgn tepat mengatakan bhw Bapa itu lebih besar drpd Dia, Tuhan yg tinggal dlm satu tubuh manusia, ini berbeda dgn saat Tuhan itu memperlihatkan diri-Nya spt satu sosok manusia spt yang banyak terjd dlm Alkitab. Jadi berbeda ya antara Tuhan mengambil rupa seorg manusia yaitu Yesus dgn Tuhan yg memperlihatkan diri-Nya spt sosok satu manusia. Yesus yang harusnya Tuhan yaitu Roh, demi menyelamatkan manusia, turun ke dunia bukan dgn memperlihatkan diri & sementara saja, tapi Dia menjd manusia yg nantinya akan mati dan bangkit, perlu satu tubuh manusia supaya bs mati, inilah yang hrs kita pahami, roh tdk bs mati karena roh sifatnya kekal, tapi tubuh manusia itu fana, suatu saat akan ditinggalkan roh sehingga manusia mengalami kematian.

Kita hanya punya satu Tuhan, Bapa, Yesus dan Roh Kudus itu pribadi yg sama, meski manusia mengenal ada 3 pribadi, ini karna keterbatasan pemikiran manusia yg jauh berbeda dgn Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Yesus dan Bapa

Karunia Untuk Mengerti

DI 24092025

Matius 13:11, 13
Jawab Yesus: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.
Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti.

Tidak semua org yg membaca Alkitab, bisa memahami apa yg dibacanya itu, ini karena utk memahaminya, diperlukan karunia utk mengetahui rahasia kerajaan surga.

Mengikuti sekolah teologia memang hal yg sangat membantu utk bs lebih memahami apa isi Alkitab, bgmna menafsirkan sebuah ayat bahkan kalimat sesuai dgn konteks yg berlaku di pasal di mana ayat itu ada. Tapi tdk semua jemaat Tuhan yg mengikuti hal ini yaitu sekolah teologia, tetapi hal ini bkn berarti mustahil utk BS memahami Alkitab, asalkan spt dlm ayat ini: diberi karunia utk mengetahui rahasia kerajaan surga. Untuk bs memilikinya maka perlu ada usaha yang perlu kita lakukan. Pahami ini: rahasia yang dibukakan pasti kepada org yang sdh teruji dlm banyak hal oleh si pemilik rahasia. Dlm konteks para murid Yesus, mereka dengan komitmen tinggi telah memilih mengikuti panggilan Yesus utk nantinya menjd murid yg kemudian menjd para rasul. Ada Yesus yg selalu membuka pengertian ttg apa yg Dia katakan dlm perumpamaan, khususnya hanya utk para murid.

Zaman ini kita bs memahami isi Alkitab dg benar ketika Roh Kudus mengajar kita ttg firman Tuhan: “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yg telah Kukatakan kepadamu (Yohanes 14:26). Ini alasan mengapa pentingnya membangun hubungan dgn Tuhan, supaya Roh Kudus ini tinggal dlm diri kita, mengajar kita apa yg Yesus ajarkan pd para murid, termasuk ttg bgmna memahami apa yg kita baca di dlm Alkitab, bukan mengandalkan logika atau kepintaran ilmu teologia semata. Ilmu teologia itu baik, namun tetap pencerahan dr Roh Kuduslah yg memberi pengertian yg benar ttg ayat-ayat dlm Alkitab. Keduanya sama pentingnya, tetapi hrs seimbang dan saling berkaitan satu sama lainnya.

Tuhan ingin kita tdk sekedar membaca isi Alkitab, tetapi memahaminya dgn benar & melakukannya dlm hidup keseharian kita, jadi pelaku firman.

Posted in Renungan | Comments Off on Karunia Untuk Mengerti