Hidup Oleh Iman

DI 19032025

Galatia 3:9 (ILT3
Jadi, mereka yang karena iman, mereka diberkati bersama Abraham yang setia.

Utk segala hal yg tdk mampu ditelaah logika yg manusia miliki, maka di situlah iman berfungsi, jadi fungsi iman itu melampaui logika, sesuatu yg masuk logika bs dijelaskan dgn pengetahuan dan teknologi.

Bgmna membuktikan keberadaan Tuhan kalau yg dipakai adalah ilmu pengetahuan & teknologi hasil ciptaan manusia? Di mana letak surga dan neraka? Bgmna bs tercipta jantung baru melalui mujizat? Banyak hal yg sulit dijelaskan memakai logika, karena sangat jauh beda antara hikmat manusia dgn hikmat Tuhan. Iman jugalah yang membuat kita bisa masuk dlm keberkatan yang Tuhan berikan pd Abraham dan keturunannya. Kita bukan keturunan Abraham secara jasmani, kita ini Gentile, non Yahudi, tetapi karena iman, org yg percaya pd Injil Yesus Kristus, terhisab & dimasukkan dlm keturunan Abraham. Sesuatu yg sulit dipahami secara logika, tp itulah iman yg hrs dimiliki oleh setiap org percaya. Dlm hal keselamatan yg awalnya hanya diperuntukkan bagi bangsa Israel saja, tp karena sebagian dr mereka menolaknya, sebagian dr keselamatan itu diberikan utk bangsa-bangsa non Israel, dlm keselamatan inilah jg tersedia berkat Abraham utk kita, diberikan oleh Tuhan dan bs dinikmati oleh anugerah Tuhan. Karenanya perlu utk kita memelihara kondisi iman kita dgn baik, supaya kita tetap ada dlm keselamatan yg dari Tuhan.

Iman dan kesetiaan, keduanya sangat penting & saling berkaitan satu sama lain. Orang beriman pasti memiliki kesetiaan, tdk tergiur oleh semua bentuk godaan atau tawaran yg berusaha untuk menggoyahkan iman, berusaha menjauhkan dr Tuhan dan kehilangan keselamatan. Iblis tidak senang kita diselamatkan Tuhan, segala macam cara dia pakai utk menarik kita menemani dia di neraka nantinya. Iblis tahu kebutuhan manusia, apa yg diinginkan manusia, dan memanfaatkan sifat pemberontakan yg manusia miliki itu untuk melawan Tuhan. Incaran iblis adalah mereka yg mengagung-agungkan logika, segala sesuatu itu hrs masuk logika, karenanya ada kalimat lucu yg berkata bhw org yg meninggalkan imannya pd Tuhan adalah org yg pintar. Iblis itu pendusta yg sudah ada sejak manusia diciptakan, dia sukses utk memperdayakan manusia di Taman Eden, yg mengakibatkan dosa masuk ke dlm kehidupan manusia, merusak semua yg baik, memisahkan kita dengan Tuhan. Kita bersyukur melalui karya pengorbanan Kristus, kita diselamatkan dan jg dipulihkan dr keterpurukan yg dibuat oleh dosa.

Beriman dan setia, inilah yg harus didapati oleh Tuhan dalam diri kita. Tidak mudah menjadi org yg setia, tapi kalau kita tetap beriman pd Tuhan Yesus, kita dimanpukan utk setia.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup Oleh Iman

Membandingkan Diri

DI 18032025

2 Korintus 11:5 KJV
For I suppose I was not a whit behind the very chiefest apostles.

Karena aku mengira, aku tidak tertinggal sedikit dari para rasul yang terutama.

Membandingkan diri dengan org lain biasanya diduga karna terlalu percaya diri, sombong, mau menjatuhkan org lain dsbnya, namun tujuannya ada yg positif juga, supaya menyakinkan orang lain ttg sesuatu.

Paulus memang di luar dr 12 murid Yesus yang kemudian menjd rasul di zaman itu, dipanggil Tuhan saat giat mengejar dan menganiaya org percaya saat itu. Tetapi kemudian, dia menjadi salah satu rasul yg banyak menulis surat untuk jemaat-jemaat di beberapa kota, yg non Yahudi (Gentile), pergi menginjil dgn segala tantangan dan hambatannya, berhasil mendirikan jemaat di beberapa kota dan menjd rasul bagi mereka. Lalu mengapa dlm ayat ini dia membandingkan dirinya dgn para rasul yg lain? Kalau melihat dr konteks dlm pasal ini, tujuannya bukan karena ingin menyombongkan diri, tetapi ingin supaya jemaat Korintus yakin dgn kualitas kerasulan yg Paulus miliki, jgn iri hanya dilayani oleh Paulus, bukan Petrus, Yohanes, dan yg lainnya. Ini yang sering terjd juga di zaman skrg, jemaat dengan sengaja memilih mau jadi jemaat di gereja yang gembalanya sesuai dgn kriterianya, yg terkenal, yg ganteng atau cantik, dsbnya. Si A tdk cocok, masih banyak pilihan si B, si C, sampai si Z. Jika benar jemaat ini bertumbuh rohaninya, berarti pilihannya tepat digembalakan oleh gembala yg dipilihnya, tapi kalau cuma ingin gaya-gayaan tp rohaninya tdk bertumbuh, ini satu kesalahan.

Sebaliknya, bukan saja jemaat bebas memilih yg akan jadi gembalanya, tapi di beberapa tempat, justru terjd perebutan jemaat yang mulai secara halus sampai cara yg brutal. Perpindahan antar jemaat gereja bukanlah peningkatan jiwa baru, tp ada saja kalangan yg bangga dengan itu, bisa punya jemaat banyak dlm waktu singkat. Dalam hal seharusnya mencari jiwa baru dg penginjilan yg benar, yg ada justru menjual ibadah sebagai sebuah produk ‘entertainment’ yg kelihatannya rohani. Yang diutamakan bukan hadirat Tuhan tetapi tontonan ibadah yg bagus layaknya satu konser artis. Dana gereja dipakai mengundang pengkhotbah terkenal, memakai WL kondang, pemusik ‘skill maut’, tapi hanya sedikit saja yang dipakai utk penginjilan. Ini tentu sesuatu yg tdk tepat programnya. Carilah petobat baru, bukan memancing jemaat gereja lain utk pindah. Yang terpenting adalah pertumbuhan rohani, karakter yg makin serupa dgn Kristus, gereja yg jemaat & gembalanya mempraktekkan kasih, itu yg harus terlihat dr sebuah kehidupan gereja, bukan satu tontonan ibadah yg hanya menyenangkan mata dan telinga saja. Suatu saat Tuhan akan minta pertanggung jawabannya dr kita.

Membandingkan diri untuk tujuan menyakinkan, itu baik adanya, jangan melenceng menjadi utk menyombongkan diri dan menjatuhkan pihak & org lain.

Posted in Renungan | Comments Off on Membandingkan Diri

Memberi Dengan Gembira

DI 17032025

2 Korintus 9:7 ILT3
Masing-masing memutuskan seperti apa yang ada dalam hatinya, bukan karena duka atau karena keterpaksaan, sebab Elohim mengasihi pemberi yang gembira.

Apa yg hrs kita perhatikan saat akan memberi? Jenis pemberian ini beragam sekali, ada untuk persembahan di rumah Tuhan, dan ada yg untuk diakonia spt dlm ayat ini.

Banyak org memakai ayat ini sbg pendukung di saat kita akan memberi persembahan di rumah Tuhan atau gereja, biasa disebut ‘kolekte’ atau persembahan saat beribadah. Tapi ayat ini bcra ttg memberi persembahan diakonia, jd berbeda dgn persembahan yg sifatnya umum spt kolekte dlm ibadah. Namun ada 1 kesamaan yg mgkin bisa dipakai utk semua jenis persembahan, ini kita temukan di kalimat terakhir dalam ayat ini, yaitu Tuhan mengasihi atau suka dgn pemberi yg gembira. Apa maksudnya? Kita lihat berikut ini:

1. Persembahan dlm ibadah tdk berlaku hukum tabur tuai, karena kita memberikannya kepada Tuhan, apa yg kita punya, lalu dipersembahkan pd Tuhan, itu nantinya menjd milik Tuhan, bukan milik kita lagi, ini yg banyak org tdk paham, dgn bodohnya mengira persembahan dlm ibadah itu spt investasi pd Tuhan, nanti dibalikkan berkali lipat oleh Tuhan. Jangan sesat! Bukan Tuhan yg hrs mengembalikan uang kita berkali lipat, tapi justru kitalah yg hrs mengelola uang dgn benar, spt dlm perumpamaan 3 hamba yg dipercaya tuannya utk mengelola uang (Matius 25:14-30).
Berilah persembahan ini dgn sukacita, karena telah bertanggung jawab dlm mengelolanya dan bs menghasilkan lebih dan mengembalikannya pd Tuhan dlm bentuk persembahan dlm ibadah.

2. Persembahan diakonia, utk kebutuhan orang kudus, saudara seiman yg berkekurangan dan berkebutuhan. Ini bs dipungut oleh gereja dan dikelola utk menolong jemaat yg berkebutuhan dlm hal keuangan, biasanya ada kriteria tertentu ttg siapa yg layak utk menerimanya. Bisa juga di luar gereja, artinya tdk melalui gereja, istilah yg biasa kita kenal dgn ‘patungan’, bbrpa org dgn sengaja memberi sejumlah uang sesuai dengan kemampuannya, hingga jumlah yg dikumpulkan dianggap cukup utk yg membutuhkannya. Dlm hal ini, hukum tabur tuai berlaku, karena dalam ayat sebelumnya dijelaskan: Dan ini: Siapa yang menabur sedikit, ia akan menuai sedikit pula, dan siapa yang menabur dengan penuh berkat, ia akan menuai dengan penuh berkat pula. (2 Kristus 9:6 ILT3). Mengapa dikaitkan dengan hukum tabur tuai? Karena ini diberikan kepada sesama manusia, bukan utk Tuhan. Memberi maka akan diberi, tdk boleh berduka dan tidak rela, jgn karena tdk enak hati, org lain memberi ya tdk enak kalau kita tdk memberi, ini pikiran yg salah dlm memberi persembahan diakonia. Hrs dengan gembira, Tuhan mengasihi pemberi yg gembira.

Kasihi Tuhan dan sesama, salah satu wujudnya adalah ketika kita gembira saat memberi baik persembahan pd Tuhan maupun persembahan diakonia, kasih hrs nyata dlm perbuatan.

Posted in Renungan | Comments Off on Memberi Dengan Gembira

Yang Kita Perhatikan

DI 15032025

2 Korintus 4:18
Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Memperhatikan sesuatu itu tdk mungkin fokus kepada 2 hal atau lebih, hanya bisa satu hal saja yg difokuskan, dan inilah yg bs kita pelajari dari ayat di atas.

Fokus pd apa yg tdk kelihatan, kedengarannya ada yg aneh, kalau tdk kelihatan, bagaimana bs diperhatikan? Sebenarnya ini bukan spt fokus yg dilakukan oleh mata jasmani kita, tapi prioritas dlm keseluruhan hidup kita. Mgkin kita berpikir bhw rasul Paulus menulis ini karena dia rasul yg memang fokusnya ke yang rohani, jadi hal yang rohani jd prioritasnya. Ini ttg hidup semua orang, karena apapun profesinya, manusia suatu saat pasti akan meninggalkan dunia ini dan masuk ke dlm kekekalan. Hidup di dunia ini sementara saja, tp hidup kekal itu selama-lamanya, tp saat masih hidup di dunia ini, kita hrs persiapkan utk nantinya hidup dlm kekekalan, karena bila nanti kita meninggalkan dunia ini, tiada kesempatan lagi utk mempersiapkannya. Sudah terlambat, dan akankah kita masuk surga? Ingatlah bahwa masuk surga itu bukan otomatis kita dapatkan, memang kita diberikan anugerah keselamatan, tapi perlu kita bersiap utk masuk dlm surga. Dlm Alkitab, ada bbrpa hal yang disebutkan baik oleh Yesus sendiri maupun para rasul, ttg bagaimana seriusnya kita hrs bersiap diri ketika waktunya telah tiba. Jangan anggap remeh ttg kekekalan, tp persiapkan diri kita.

Memperhatikan yang sifatnya kekal, karena roh manusia itu kekal sifatnya, tubuh jasmani pasti akan mati suatu saat. Jadi selama hidup ini, kita memang pasti akan disibukkan utk menghidupi diri kita secara normal, perlu bekerja, bisnis, dan apapun hal lainnya supaya hidup kita terjamin & tidak berkekurangan, tapi bukan berarti seluruh waktu yg kita miliki itu hanya dipakai utk semua yg fana, tak ada waktu memperhatikan hal yang kekal nantinya. Kalau kita perlu menyiapkan utk masa depan, tahun-tahun di depan kita, ini juga penting utk mempersiapkan masa depan yang lebih penting lagi yaitu masa depan kekekalan. Perhatikan kerohanian kita, hubungan dengan Tuhan, ketaatan kita akan perintah Tuhan, waktu doa dan merenungkan firman. Hal yg jasmaniah memang penting, tp hal yg rohaniah jg penting utk dipelihara dgn baik. Hrs seimbang dan juga berjalan beriringan, sehingga kita tdk hidup dgn cara duniawi, tetapi hidup sbg org Kristen yang rohani, punya nilai moral dan etika yg baik, siap utk bertemu dgn Tuhan, mengasihi sesama dan trs melakukan kebaikan. Jangan terikat dengan semua yg fana, yg hanya sementara sifatnya.

Bgmna persiapan kita utk memasuki kekekalan? Ingat bhw itu bukan otomatis terjadi, jgn larut di dlm kesenangan dunia, tp harapkanlah hidup yg damai dlm kekekalan nanti.

Posted in Renungan | Comments Off on Yang Kita Perhatikan

Selubung Yang Menutupi Hati

DI 14032025

2 Korintus 3:15-16 ILT3
malah sampai hari ini, ketika Kitab Musa dibaca, suatu selubung terbentang pada hati mereka.
Namun, ketika orang dapat berbalik kepada Tuhan, selubung itu disingkirkan.

Selubung dlm Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sbg kain atau sesuatu yang menutupi kepala atau wajah, bs juga disamakan seperti tabir: tirai penyekat atau penutup dinding.

Umat Israel dijelaskan Rasul Paulus dalam ayat ini saat membaca Kitab Musa, ada selubung yg terbentang atau menutupi hati mereka, apa yg difirmankan Tuhan, sulit untuk masuk dlm hati seseorg, sulit utk memahami dan menerapkan dlm keseharian hidup. Hal ini karena seseorang belum berbalik pd Tuhan, mengikuti kata hati & pikirannya sendiri, punya aturan buatan sendiri yg berlawanan dgn kebenaran firman Tuhan. Ini gambaran ttg seseorg yg gagal ‘melihat’ Tuhan dlm hidupnya, tahu bhw Tuhan itu ada, tapi tdk bisa mengalami Tuhan dlm hidupnya. Hatinya terpisah dari Tuhan karena ada selubung yang terbentang menutupi hatinya. Ada beberapa org yg mengaku sulit menerima kebenaran dr firman Tuhan karena dianggap tdk masuk logika, tidak relevan lagi dgn kehidupan zaman sekarang, dia ingin hidup bebas dari aturan Tuhan. Intinya dgn sengaja menolak Tuhan baik secara halus atau malah secara terang-terangan memberontak dr Tuhan. Berjalan menjauhi Tuhan, Kristen tapi tdk mau tunduk pd Firman Tuhan, tidak memahami bahwa aturan Tuhan itu sebenarnya melindungi dirinya dr keadaan buruk di masa depan.

Sulit memahami saat membaca Alkitab, bs jadi spt yg dijelaskan dlm ayat ini, ada selubung yg menutupi hati. Selubung apa itu? Bs berupa apa yg kita takuti lebih dr Tuhan, dosa yg blm diakui, sedang hidup menjauhi Tuhan, kecewa dengan hidupnya, menganggap Tuhan tdk peduli lagi & tdk mengasihi lagi, dsbnya. Kuncinya adalah hrs berbalik pd Tuhan, sudah tahu banyak dosa, tapi jgn mengeraskan hati utk bertobat, jgn ikuti apa yg iblis tanamkan pikirannya di dalam pikiran & hati kita, ingatlah bhw iblis itu pendusta, sangat ingin merusak hidup kita dgn godaan berbuat dosa melawan Tuhan. Mengikuti iblis berarti dg sengaja menjauh dari Tuhan. Berbalik pd Tuhan, inilah pertobatan yg sesungguhnya, menyadari hanya Tuhan yang sungguh-sungguh mengasihi kita, yg tdk menipu kita dgn janji manis yg palsu dan menjebak kita berjalan menuju neraka yang kekal. Penilaian dan pikiran yg salah ttg Tuhan, inilah yg iblis tanamkan dalam pikiran dan hati seseorg, namun kasih Tuhan melebihi hati yang keras, kasih Tuhan selalu menunggu seseorang utk berbalik pd Tuhan sekalipun butuh waktu yg lama utk itu. Org yg bertobat, hatinya siap untuk mengisi hati dan pikirannya dgn kebenaran yang bersumber dr kebenaran firman Tuhan.

Apakah ada selubung yang menutupi hati kita? Jgn keraskan hati, jgn tutup pintu hati kita untuk jamahan Tuhan, berbalik pd Tuhan dan bertobat dgn sungguh-sungguh.

Posted in Renungan | Comments Off on Selubung Yang Menutupi Hati

Tetap Ikuti Yang Tertulis

DI 13032025

Lukas 2:22-24
Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,
seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah”,
dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.

Yesus saat bayi tetap disunat dan diserahkan pd Tuhan karena Dia adalah anak sulung Yusuf dan Maria, sesuai dg hukum Taurat karena Yesus ini secara manusia lahir di Israel, maka Dia adalah org Yahudi, taat pd hukum Taurat. Pelajaran yg bs kita dapati adalah taat pd apa yg tertulis dlm Alkitab meskipun kita jg menerima langsung yg dari Tuhan melalui doa atau karunia rohani. Sbg org Kristen, kita memang tdk terikat dgn hukum Taurat yg memang diberikan Tuhan hanya untuk ditaati oleh org Israel atau Yahudi, tetapi semua yg baik dan relevan dgn kehidupan kita, itu bisa diterapkan, misalnya ttg perintah menghormati orgtua, jgn membunuh, dsbnya. Ada sebagian kalangan yg ‘mengabaikan’ perintah Tuhan dlm Alkitab dgn alasan bhw ada firman Tuhan yang langsung diterima dr Tuhan. Kalangan yg biasa melakukannya adalah mereka yg mengaku sbg kalangan yg bersifat apostolik (kerasulan) dan profetik (kenabian), yg sering berhubungan dgn Tuhan secara supranatural. Logikanya itu akan sangat mudah: Tuhan yg memberi perintah dlm firman Tuhan yg tertulis (Alkitab), mungkinkah akan memberi perintah secara supranatural dgn isinya yang bertentangan dgn yg tertulis? Tidak mungkin!

Di zaman ini, semakin mudah oknum tertentu yg dgn mudahnya melegalkan sesuatu dgn berkata bhw yg dia dapatkan itu adalah dr Tuhan. Nama Tuhan menjd sebuah ‘jaminan’, sehingga ketika membawa-bawa nama Tuhan, diharapkan orang akan yakin dan percaya. Tak heran jika di gereja tertentu ada saja penyelewengan penggunaan karunia sehingga jemaat jadi korbannya, bahkan ada org yg mengaku dpt dari Tuhan utk bercerai dgn istrinya dan menikah dgn wanita lain. Mau dinubuatkan tp hrs kasih PK dulu ke si pendeta. Ada bnyk lagi cerita penyimpangan spt itu, kita hrs waspada, karena firman Tuhan memberikan tuntunan utk menguji segala sesuatu, termasuk yg katanya ‘dari Tuhan’. Sekali lagi, yg dari Tuhan secara supranatural didapati, tdk mungkin akan bertentangan dg firman yg tertulis dlm Alkitab. Kalau ada kalangan tertentu yg mengutak-atik isi Alkitab utk membenarkan doktrinnya, harus benar-benar diwaspadai, karena semuanya itu hanya utk menguntungkan kepentingan dirinya secara pribadi, bukan untuk memuliakan Tuhan. Hormatilah firman Tuhan, jgn memanipulasinya utk memuaskan kedagingan kita, apa yang kita lakukan hrs dipertanggung jawabkan pd Tuhan di hari penghakiman nanti.

Yg tertulis maupun yg dari Tuhan lewat karunia, keduanya pasti tdk bertentangan satu dengan lainnya, waspada dgn oknum-oknum yg dengan sengaja mencari keuntungan lewat penggunaan nama Tuhan utk membenarkan dirinya.

Posted in Renungan | Comments Off on Tetap Ikuti Yang Tertulis

Makin Kuat Dalam Roh

DI 12052025

Lukas 1:80 ILT3
Dan anak itu bertambah besar dan dikuatkan terus dalam roh, dan dia berada di padang gurun sampai pada hari penampakan dirinya kepada Israel.

Informasi ttg kehidupan Yohanes Pembaptis di saat sebelum muncul ke publik dpt kita ketahui dr ayat ini, ada beberapa hal yg bs kita pelajari dr kehidupan Yohanes Pembaptis ini.

Dia bertambah besar dlm kondisi fisiknya, dan juga dikuatkan terus dlm roh, ini sesuatu yang penting, harus ada perkembang tumbuhan dlm hal tubuh jasmani dr seorg anak, tetapi itu juga diiringi oleh rohnya yg semakin kuat. Dikuatkan dlm roh, berarti utk masa depannya terutama di dlm pelayanannya kelak, Yohanes Pembaptis ini memerlukan roh yg kuat, ini tentu saja tdk terjd begitu saja. Berapa serius para orangtua dalam menguatkan kondisi roh anak-anak mereka? Yg tampak biasanya anak dicukupi dlm kebutuhan jasmaninya: makanan yang baik, baju yg bagus, disekolahkan di sekolah yg berkualitas, dsbnya. Tetapi bgmna dgn rohnya? Dlm bbrpa kali saat mengikuti ibadah di gereja, anak memang ikut dlm ruang ibadah, tetapi ada orgtuanya dengan sengaja membiarkannya bermain games di hp atau tablet mereka, alasannya supaya tdk rewel atau membuat berisik saat ibadah berlangsung, tapi apakah tindakan itu bijaksana? Sebaiknya diikut sertakan dlm kelas Sekolah Minggu yang sesuai dgn umur mereka. Tapi tetap saja orgtua ada yang memilih anak mereka bermain games drpd anaknya beribadah di Sekolah Minggu.

Anak-anak memerlukan roh yg kuat karena saat mereka dewasa nantinya, realita hidup sangat berbeda dgn apa yg dulu mereka pikirkan ketika mereka masih anak-anak. Dari zaman ke zaman selalu diingatkan agar orgtua jgn memanjakan anak mereka karena itu sangat berbahaya untuk masa depan mereka, nantinya tdk bisa mandiri, mentalnya mudah lemah dan tdk bs menghidupi dirinya nanti secara layak. Yohanes Pembaptis jg disebutkan hidup di padang gurun, tidak jelas apakah sejak anak-anak ataukah ketika dewasa dan sdh dekat waktunya utk Yesus muncul, tapi kemungkinan setelah Yohanes Pembaptis sdh dewasa. Padang gurun gambaran ttg kerasnya kehidupan di dunia ini, tdk mudah hidup di area padang gurun, hal ini jg perlu diingatkan orgtua pada anak-anaknya, hidup sbg org dewasa tdk mudah, akan selalu ada masalah yg terjd, akan selalu ada org-org yg tdk senang pd kehidupan baik mereka, dan jg beragam kemungkinan lain yg mungkin terjd di masa depan. Apalagi nanti saat orgtua sudah meninggal, situasi tentu saja akan berbeda, suatu saat merekalah yg menjadi orgtua bagi anak-anak mereka. Semuanya butuh kedewasaan yg ditopang oleh roh yg kuat.

Didiklah anak-anak kita dgn benar, fisiknya kita hrs perhatikan tumbuh kembangnya, tetapi juga roh mereka hrs diperkuat, libatkan Tuhan dalam mendidik anak-anak.

Posted in Renungan | Comments Off on Makin Kuat Dalam Roh

Perhatikan Orang Miskin

DI 11032025

Mazmur 41:2-4 ILT3
Diberkatilah orang yang memerhatikan orang miskin; YAHWEH akan melepaskan dia pada waktu kesukaran.
YAHWEH akan melindungi dia dan memelihara hidupnya, dia akan diberkati di atas bumi; dan Engkau tidak akan menyerahkannya kepada musuh-musuhnya.
YAHWEH akan menopangnya ketika dia sakit di atas ranjangnya; Engkau menyembuhkannya dari segala penyakitnya di tempat tidurnya.

Org miskin, kebanyakan org berpikir sebaiknya mereka dijauhi, jadi beban dan menyusahkan, tp penulis Mazmur menjelaskan apa dampak dari org yg memperhatikan org miskin.

Normalnya tak ada org yg mau jadi miskin, mau apa-apa susah, uang hampir tdk punya, dihina & dianggap beban, dsbnya. Jadi kita jg hrs paham bgmna perasaan atau keadaan jiwa org miskin, kadang mudah tersinggung, minder, membual, dsbnya. Yesus sendiri mengajar utk peduli pada org-org miskin di sekitar kita. Hal yg tersulit utk peduli pd org miskin adalah menggunakan harta utk menolong mereka, sebagian disebabkan org itu memang pelit, sulit turun tangan menolong, alasan lain karena kapok dgn karakter oknum dr org miskin yg pernah ditolong, jadi trauma dan berpikir berkali-kali utk menolong lagi. Tapi dlm hal menolong org miskin ada satu prinsip yang perlu kita pahami, yaitu mereka belum tentu bs utk membalas kebaikan kita, jadi kalau berpikir utk peduli dgn org miskin, berilah lalu ‘lupakan’ bhw kita telah menolong mereka. Apapun yang jadi respon mereka pd kita, itu bukan jd sebuah masalah, mereka tdk wajib membalas budi, ini kita lakukan karena ada kasih tulus dlm hati kita yg paling dalam. Setelah memberi, lanjutkan dg fokus pd hal lainnya, jgn merasa berjasa karena hal ini hanyalah membuat kita bs menyesali apa yg telah kita berikan buat mereka.

Dampak positif org yg memperhatikan si miskin adalah dia diberkati dan dilepaskan Tuhan pada masa kesukaran. Jadi biarkan Tuhan saja yang membalas apa yg kita lakukan terhadap orang miskin. Pd masa sukar, Tuhan melepaskan kita sehingga kita bebas dr kesukaran yg ada. Kita jg akan dilindungi Tuhan, hidup kita dipelihara dan musuh tdk akan dibiarkan menyentuh kita. Satu pembelaan dr Tuhan yg sangat ajaib, ini seperti kalau org ingin berbuat sesuatu terhadap kita, dia hrs berhadapan dgn Tuhan terlebih dahulu. Selain itu, ada kuasa Tuhan yg bekerja jikalau di suatu saat kita mengalami sakit parah, Tuhan menopang dan menyembuhkan kita. Ini suatu hal yg mengandung mujizat kesembuhan, yang tersedia bagi mereka yg peduli dgn org miskin. Intinya ada penyertaan Tuhan ketika mengalami masa-masa sukar, kemalangan, sakit, masalah dgn org lain, Tuhan menjd Pembela kita. Inilah suatu dorongan utk jangan ragu menolong org miskin, karena dampaknya sangat positif bagi kita ketika keadaan kita nanti juga tdk baik-baik saja, kita tdk sendirian, ada Tuhan yg menjaga, melindungi, dan melepaskan kita dari semua yg berusaha mengganggu hidup kita.

Org miskin akan selalu ada, bahkan mgkin ada di antara kerabat kita, tetangga kita, bahkan di dlm gereja kita, tunjukkan kepedulian pd mereka dan lakukanlah dgn tulus hati.

Posted in Renungan | Comments Off on Perhatikan Orang Miskin

Hidup Orang Benar

DI 10032025

Mazmur 37:25-26
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

Hidup org benar bisa terlihat dari salah satu ciri yg ditulis oleh Daud, dlm ayat di atas disebutkan bhw tdk pernah org benar itu ditinggalkan, ini bs diartikan spt tdk dijauhi semua org karena suatu kebencian atau aib, selalu diberi pertolongan yg dia perlukan di saat kesusahan, dan terpenting adalah ada penyertaan Tuhan dlm hidupnya. Yg kita hrs pahami adalah org benar bukan berarti bebas dr masa sulit atau kesusahan, bisa saja org itu mengalaminya, tp ada penyertaan Tuhan dlm situasi sulitnya. Ciri berikutnya yaitu anak cucunya tdk meminta-minta roti, gambaran ttg hidup yg berkecukupan bahkan lebih, terjamin hidupnya hingga anak cucunya. Jangan sampai salah mengerti, org benar jg butuh kerja keras utk mendapatkan hasil yang baik, bukan seperti pikiran picik bhw harta benda diberikan Tuhan tanpa perlu melakukan apa-apa. Jadi org benar tetap hidup sama spt org lainnya, tapi yang jadi perbedaan adalah mereka hidup mengikuti apa yg Tuhan firmankan, tdk menyimpang, sehingga Tuhan memberkati apa yg mereka kerjakan, yg di dalamnya ada berkat finansial yang membuat mereka menjd berkelimpahan dan punya bnyk harta benda hingga bs dinikmati sampai anak cucu mereka.

Ciri selanjutnya adalah menaruh belas kasihan setiap hari dan memberi pinjaman. Suatu ciri yg berhubungan dgn kualitas kasih pd sesama dlm bnyk hal, termasuk di dalamnya berkaitan dgn harta mereka yaitu memberi pinjaman dan juga menolong dgn menggunakan uang. Ada orang yg punya bnyk harta mulai meninggikan derajat dirinya sndri, tdk lagi mau berhubungan dengan org yg sedikit hartanya, tdk peduli dg kesusahan yg dialami org lain, tdk ragu untuk memberikan pinjaman. Soal pinjam meminjam memang ada bnyk situasi yg menimbulkan pro dan kontra, yg menjadikan begitu adalah susahnya menagih pd yg meminjam sesuai janji yg diberikan pd saat ingin meminjam. Ini tentu bahasan yang spesifik dan butuh pengkajian lebih dlm. Selanjutnya dr ciri org benar adalah anak cucunya menjd orang yg memberkati atau jadi berkat. Org yg berguna dan berdampak positif bagi sesamanya. Hal ini bs terjadi karena anak cucunya melihat teladan yg baik dari orgtua mereka, ini yg terkadang dpt luput dr didikan dlm keluarga. Teladan muncul dr kebiasaan melakukan yg baik trs menerus di dlm jangka waktu yg lama. Teladan itu penting karena menjd sebuah ‘warisan’ bagi anak cucu.

Bgmna cara kita hidup, jadilah org benar yang disertai Tuhan, jadi berkat, punya belas kasihan, dan memberkati org lain melalui keuangan yang asalnya dr berkat Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup Orang Benar

Tuhan Menetapkan

DI 08032025

Mazmur 37:23-24
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;
apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

Ditetapkan langkahnya oleh Tuhan, suatu cara hidup yg akan dimiliki oleh hidupnya berkenan di hadapan Tuhan, jadi ini bukan spt yg dikenal dg ‘takdir’.

Manusia bukanlah robot, diberikan akal budi utk memilih cara hidupnya mau spt apa, itulah yang mampu menjelaskan bgmna beragamnya cara hidup tiap org, bahkan yg dlm sebuah keluarga, didikan orgtua bs jadi menghasilkan cara hidup anak-anak mereka yg berbeda satu sama lain. Jadi utk menjd org yg hidupnya berkenan bagi Tuhan itu sebuah ketetapan yg dimiliki seseorg utk memilih bgmna cara hidupnya. Kekudusan itu bukan hasil didoakan dan ditumpang tangan oleh hamba Tuhan, itu pikiran yg tdk Alkitabiah, bahkan mgkin hidup si hamba Tuhan itu sendiri belum kudus, bukankah banyak kasus dosa dari hamba Tuhan yang terungkap dan memalukan? Lalu bgmna hidup kita berkenan bagi Tuhan? Itu sebuah perjuangan sepanjang hidup kita, suatu saat kita bs begitu mengasihi Tuhan, melakukan semua perintah Tuhan, tapi di waktu kemudian, mgkin tdk spt itu lagi. Orang yang meninggalkan iman pd Kristus tak jarang dulunya org yg cinta Tuhan dgn menggebu-gebu, aktif di gereja, pny kesaksian mengalami kuasa Tuhan, dsbnya. Jd ini bukan penilaian satu dua tahun saja, tp dlm ukuran seumur hidup kita, berjuang untuk tetap setia dan berkenan bagi Tuhan.

Berkenan dulu baru langkah-langkah hidupnya ditetapkan oleh Tuhan. Kata ditetapkan ini bisa punya banyak arti, misalnya ditetapkan artinya ditentukan, tetapi ditetapkan bs jg berarti dibuat tetap, kokoh, stabil, oleh Tuhan. Pengertian yang kedua ini agaknya lebih tepat. Tuntunan Tuhan utk hidup manusia sudah ada yaitu apa yg dapat kita temukan dlm Alkitab, jadi langkah orang yg hidupnya berkenan kepada Tuhan itu bicara ttg apa yg jadi rencana atau tujuan hidup orang itu. Melangkah berarti bergerak maju mendekati yg jadi tujuan, arah langkahnya jelas, bukan tidak punya arah tujuan yg jelas, jadi org linglung dan banyak bengongnya. Tetapi dlm melangkah ini bisa saja ada halangan yg membuat jatuh, bisa karena tersandung atau tdk hati-hati, mata tidak melihat keadaan jalan yg dilalui dgn baik. Jatuh tapi tdk sampai tergeletak, ditopang oleh tangan Tuhan sendiri, artinya sedang berjalan dg Tuhan, jadi ada komunikasi yg baik dgn Tuhan. Di sini kita bs mengerti bhw utk berusaha berkenan di hadapan Tuhan itu bukan sekedar menjaga diri utk kudus, tp berusaha membangun komunikasi yg baik dgn Tuhan, Tuhan bicara, kita dengar.

Bgmna komunikasi dgn Tuhan? Jgn jadi orang yg agamawi, menjalankan perintah agama tapi sesungguhnya tdk memiliki Tuhan dlm hidupnya dan hanya mengejar pujian dr manusia saja.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Menetapkan