Kerja Malaikat

DI 09032018

Mazmur 103:20 KJV
Bless the LORD, ye his angels, that excel in strength, that do his commandments, hearkening unto the voice of his word.

  • Berkatilah Tuhan, para malaikat-Nya, yang unggul dalam kekuatan, yang melakukan perintah-Nya, yang mendengarkan suara dari Firman-Nya.

Bbrpa kalangan sangat gemar menyingkap rahasia alam gaib, berusaha menangkap wujudnya dan cara kerjanya. Penulis mazmur ini ternyata mengetahui malaikat di surga itu apa tugasnya.

Tuhan memiliki struktur pemerintahan, malaikat itu spt ‘pegawai’ yg punya tugas dr atasannya. Salah satu tugas malaikat adalah mendengarkan suara firman Tuhan, kemudian melakukan yg Tuhan perintahkan.

Ada bbrpa jenis malaikat, mrka dipimpin oleh satu pemimpin (penghulu) para malaikat sesuai tugasnya. Ada Mikhael yg memimpin malaikat utk berperang, ada Gabriel yg menyampaikan pesan Tuhan bagi org-org khusus, dan masih ada yg lainnya. Apa perintah Tuhan bagi malaikat utk dikerjakannya? Salah satunya utk melayani kita, org yg percaya pd Yesus Kristus yg akan menerima keselamatan dr Tuhan (Ibrani 1:14). Spt bnyk kesaksian yg menceritakan bgmna mrka luput dr kecelakaan, terhindar dr bencana, disembuhkan, dsbnya. Benar apa yg Yakub lihat bhw dlm mimpinya terlihat ada tangga yg menghubungkan surga dan bumi dan para malaikat Tuhan turun naik di situ (Kejadian 28:12).

Kita hrs sadar bhw ada malaikat Tuhan yg melayani kita, kita hrs bersyukur, ada ‘bodyguard’ yg Tuhan utus utk menyertai kita di manapun kita berada.

Malaikat unggul dlm kekuatan, artinya lebih kuat dr manusia, baik dr tenaga maupun daya tahan yg dimilikinya. Malaikat itu roh, tp bisa mengambil wujud jg spt manusia, bs terlihat, disentuh dan bs berkomunikasi dg bahasa msnusia. Tentu tdk selalu terlihat, tp yakinlah bhw di dekat kita ada malaikat yg selalu melayani kita sesuai dg kebutuhan yg kita perlukan, khususnya hal-hal yg supranatural, di luar kemampuan nalar manusia. Bersyukur pd Tuhan utk hal ini

Posted in Renungan | Comments Off on Kerja Malaikat

Tidak Mencari Tuhan

DI 08032018

Yeremia 10:21 KJV
For the pastors are become brutish, and have not sought the LORD: therefore they shall not prosper, and all their flocks shall be scattered.

  • Karena para gembala menjadi kasar, dan tidak mencari Tuhan: karena itulah mereka tidak akan berhasil, dan semua kawanan ternaknya menjadi tercerai berai.

Dlm hidup kita ada bbrpa org yg menjd ‘gembala’ artinya org yg membimbing kita dlm sesuatu hal dan memiliki otoritas di atas kita.

Misalnya orgtua adalah gembala bagi anak-anaknya, para gembala gereja, atasan dlm pekerjaan jg berperan sbg gembala bagi kita, dsbnya. Ada tanggung jwb yg dipikul oleh para ‘gembala ini’, jika tdk dilakukan, maka ayat di atas terjd dlm hidup kita.

Jika para ‘gembala’ tdk mencari Tuhan, artinya tdk meminta petunjuk Tuhan apa yg hrs dia lakukan, maka akibatnya si ‘gembala’ ini hidupnya tdk akan berhasil dan tdk berkelimpahan. Jd ada kaitan antara kesuksesan hidup dg mencari Tuhan. Jika para orgtua gagal dlm mendidik anak, coba koreksi diri, apakah selama ini mencari Tuhan atau tdk. Para gembala gereja yg gerejanya tdk mengalami pertumbuhan dan kedewasaan rohani, coba koreksi diri, sdh sungguh-sungguh mencari Tuhan atau belum. Para pemilik perusahaan dan usaha dagang yg bisnisnya tersendat, koreksi diri jg. Jika kita sbg ‘gembala’ tdk mengalami keberhasilan, periksa hubungan kita dg Tuhan.

Apa akibatnya pd ‘kawanan ternak’ atau org-org yg ‘digembalakan’? Ternyata terjd tercerai berai, tidak unity, kocar kacir artinya kacau hidupnya, dan menjd ‘liar’. Ada pengaruh besar bagi seorg anak yg orgtuanya hidupnya gagal, tdk ada kebahagiaan dlm keluarga, anak dibiarkan hidup semaunya, akibatnya menjd keluarga ‘broken home’. Gereja yg gembalanya tdk mencari Tuhan, terjd perpecahan dlm gereja dan tdk ada hadirat Tuhan di dlmnya. Kita bekerja di perusahaan yg pemiliknya tdk mencari Tuhan, jgn heran jika bnyk masalah yg timbul dlm perusahaan di mana kita bekerja.

Bgmna dg diri kita?

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Mencari Tuhan

Menasehati Tuhan

DI 07032018

Lukas 9:12

  • Pada waktu hari mulai malam datanglah kedua belas murid-Nya kepada-Nya dan berkata: “Suruhlah orang banyak itu pergi, supaya mereka pergi ke desa-desa dan kampung-kampung sekitar ini untuk mencari tempat penginapan dan makanan, karena di sini kita berada di tempat yang sunyi.”

Fakta yg ada memang ribuan org sdh kelaparan krna mrka mencari Yesus dan mendengar pengajaran-Nya, di saat spt itu memang logika manusia lebih dominan, mrka sebaiknya pulang.

Ketika Tuhan ada dlm sebuah situasi, apa yg manusia bs pikirkan tdk akan pernah bs menyamai pikiran Tuhan. Para murid ‘menasehati’ Yesus spya menyuruh ribuan org itu pulang saja atau mencari mkn sndri. Nasehat yg sbnarnya bentuk dr kebingungan, tdk mau repot-repot mengurusi perut ribuan org yg sdg kelaparan. Untunglah Yesus sabar menanggapi nasehat yg salah itu.

Dlm situasi panik, kita cenderung berpikir keras bgmna solusi dan jalan keluar yg hrs kita temukan spya keluar dr situasi yg rumit. Yg kita pikirkan cenderung kita anggap itu yg terbaik dan kita ajukan pd Tuhan spya disetujui. Layakkah kita menasehati Tuhan? Kita sering lupa bhw Tuhanlah yg tahu persis solusi dr semuanya.

Di samping kita menggunakan pikiran kita, jgn kita lupa menguatkan iman kita. Krna Tuhan sanggup melakukan jauh lebih besar dr yg dpt kita pikirkan dan lakukan, ada dasar bagi kita utk percaya dan bertindak berdasarkan iman. Taatlah ketika Tuhan berkata dan menyuruh kita melakukan sesuatu, walau tdk masuk akal kita. Bagian Tuhan adalah bertindak melalui kuasa dan kesanggupan-Nya. Hasil dr tindakan iman kita itu 100% ditentukan oleh Tuhan.

Bertindak atas dasar kepanikan tdk pernah menghasilkan penyelesaian masalah, yg ada justru bs memperburuk keadaan dan menyeret kita masuk dlm situasi yg lebih buruk drpd sblumnya. Ambillah wkt utk berdoa dan bertanya pd Tuhan, dengar suara Tuhan dan percaya, jgn ragu dan kuatkan hati kita. Jgn nasehati Tuhan, kitalah yg hrs menerima nasehat-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Menasehati Tuhan

Akibat Menolak Injil

DI 06032018

2 Tesalonika 1:8 KJV
In flaming fire taking vengeance on them that know not God, and that obey not the gospel of our Lord Jesus Christ:

  • Dalam api yang berkobar mengambil pembalasan atas mereka yang tidak mengenal Tuhan, dan yang tidak mentaati Injil Tuhan kita Yesus Kristus

Injil bkn sekedar soal masuk surga atau neraka, tapi ttg hidup yg baru di dlm Kristus. Tdk otomatis org yg menerima Injil lgsg pasti masuk surga krna ternyata Injil jg hrs ditaati.

Dlm Ensiklopedia Allitab, disebut Injil adalah kabar baik bahwa Tuhan di dalam Yesus Kristus telah memenuhi janji-janji-Nya kepada Israel, dan bahwa suatu jalan keselamatan telah dibuka bagi semua orang. Injil menyatakan kebenaran Tuhan dan memimpin kepada keselamatan semua orang yg percaya (Roma 1:16-17).

Dlm ayat ini dikatakan bhw Tuhan akan membalas org yg tdk mengenal Tuhan dan tdk mentaati Injil. Jikalau Taurat itu Tuhan berikan sbg pedoman hidup bagi bangsa Israel, maka Injil adalah pembuka dr seluruh Firman Tuhan bagi semua org yg nantinya menerima keselamatan yg seutuhnya. Org hrs menerima Injil shga percaya bhw Yesus itu Tuhan, krna kepercayaan inilah maka seseorg bs mentaati Firman Tuhan.

Tdk mengakui Yesus sbg Tuhan pd akhirnya akan menerima balasan yg ‘berasal’ dr ‘api yg berkobar’. Jd ada hukuman yg menanti. Pertama, bagi yg menolak Injil, kedua bagi yg menerima Injil tp tdk mentaati Firman Tuhan. Keduanya akan dihukum Tuhan.

Mrka yg blm mengenal Tuhan, hrs kita jangkau bagi Kristus, yg sdh Kristen, hrs saling mengingatkan utk mentaati Injil Tuhan, segala Firman Tuhan yg membawa kita dilayakkan menerima keselamatan scra utuh. Jgn sampai mrka binasa dlm kekekalan, kitapun hrs menjaga diri kita agar tdk mengalami penghukuman Tuhan. Kerjakan keselamatan yg Tuhan berikan, spya pd saatnya kita mengalami keselamatan scra penuh yaitu kekekalan bersama Tuhan di surga. Hidup hanya 1x, jgn kita sia-siakan, jgn tukar keselamatan kita dg apapun jg

Posted in Renungan | Comments Off on Akibat Menolak Injil

Buktikan Pada Tuhan

DI 05032018

Mikha 6:3 KJV
O my people, what have I done unto thee? and wherein have I wearied thee? testify against me.

  • Oh umat-Ku, apa yang telah Kulakukan kepadamu? Dan di mana Aku telah melelahkanmu? Buktikan terhadap Aku.

Banyak umat Tuhan yg sbnarnya punya ketdk setujuan akan apa yg Tuhan lakukan dlm hidupnya, hanya saja ada yg berani mengungkapkan, ada yg tdk berani.

Sebagian org Israel merasa bhw Tuhan telah membuat mrka lelah, knpa hrs ini dan itu, pdhal bs dg cara yg lain, lebih cepat, lebih ringkas, tdk ribet, dsbnya? Semuanya membuat mrka lelah.

Mgkin kita jg merasa spt itu, sejak ikut Tuhan mengapa hidup ini terasa berat, penuh tekanan, menghadapi bnyk halangan, bahkan timbul ‘musuh’ yg tdk kita duga sblumnya. Sebagian org ingin protes, tp tdk berani krna takut Tuhan menjd murka. Seandainya ayat ini ditujukan pd kita, apa jwban yg kita berikan pd Tuhan?

Benarkah Tuhan membuat menjd ribet dan tdk mudah? Sbnarnya kita cuma ingin semuanya cepat, tdk lama-lama. Ketika mnrut kita itu sdh terlalu lama, kita mulai menilai cara yg Tuhan gunakan terhadap kita. Mgkinkah Tuhan berbuat salah? Tentu tdk mgkin, kita pun sbnarnya tahu persis jwbannya, namun kita sdh terlalu lelah menantikan kpn proses Tuhan itu selesai.

Knpa kita ingin cepat-cepat? Sbnarnya kita sdh ingin menjalankan agenda kita. Knp kita ingin cepat dibuat Tuhan menjd kaya? Jgn munafik dg menjwb spya nama Tuhan dipermuliakan, jgn-jgn spya kita bs berbuat ini itu yg menyenangkan bagi diri kita sndri. Buat Tuhan cukup persepuluhan dan kolekte saja. Berharap masih bnyk org yg motivasinya memang utk memuliakan Tuhan dg kekayaannya.

Tuhan tahu persis hati kita, tdk ada yg tersembunyi atau kita sembunyikan. Kalau kita lelah krna cara berpikir kita sndri, jgn menyalahkan Tuhan, ubahlah cara pikir kita sesuai pikiran Tuhan. Sesuatu yg instant kualitasnya tdk terjamin, bs jg nantinya cepat lepas jg dr tangan kita.

Sabarlah menantikan waktu Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Buktikan Pada Tuhan

Orang Benar Diuji

DI 03032018

Mazmur 7:9 NKJV
Oh, let the wickedness of the wicked come to an end, But establish the just; For the righteous God tests the hearts and minds.

  • Oh, biarlah kefasikan orang fasik tiba pada kesudahannya, tetapi teguhlah orang benar; karena Tuhan Kebenaran itu menguji hati dan pikiran.

Apa gunanya ketika sesuatu diuji? Mengapa di sekolah ada ujian? Mengapa Tuhan menguji hati dan pikiran manusia?

Ujian menghasilkan informasi kualitas dr sesuatu atau seseorg. Ujian di sekolah tujuannya bkn utk lulus atau naik kelas, krna yg menentukan lulus atau tdknya bkn ujiannya, tp hasil yg diperoleh dr ujian yg diikuti. Diuji apakah sesuai dg standart atau persyaratan yg berlaku. Hasil ujian yg baik ditentukan dr kualitas yg seseorg atau sesuatu miliki.

Hati kita itu punya hati nurani, bagian terdalam di mana Tuhan bersuara melalui hati kita. Hati juga memiliki ruang kapasitas utk menyimpan sesuatu, itulah sebabnya ada istilah ‘berat hati’ yg diartikan scra terpaksa atau didesak kuat utk melakukan sesuatu. Apa yg kita simpan dlm ‘ruang’ hati kita? Simpanlah semua yg baik dan tdk menyebabkan hati kita terluka atau membuat hati kita berubah jahat. Hati kita diuji Tuhan spya kita sadar apa sbnarnya yg menjd isi dr hati kita selama ini, yg buruk atau yg baik.

Demikian jg dg pikiran kita, diuji oleh Tuhan. Tuhan ingin menunjukkan pd kita ttg kualitas cara kita berpikir dan isi dr pikiran kita. Nanti akan ketahuan apakah ada Firman Tuhan dlm pikiran kita, atau sebatas didengar tp tdk mempengaruhi pikiran kita. Saat masalah dtg, pikiran kita apakah mengikuti jalan Tuhan atau jalan kita sndri.

Jd sbnarnya Firman Tuhan scra tertulis (logos) tempat utk disimpannya adalah di pikiran kita, sdgkan Firman Tuhan yg disertai pewahyuan/diberikan pengertian (rhema) dr Tuhan ada di hati nurani kita. Pikiran itu mengendalikan spt kekang pd kuda, sdgkan hati itu menyadarkan dan tempat Tuhan menyentuh hidup kita. Keduanya hrs dlm keadaan ‘sehat’

Posted in Renungan | Comments Off on Orang Benar Diuji

Harus Adil

DI 02032018

Imamat 19:15 KJV
Ye shall do no unrighteousness in judgment: thou shalt not respect the person of the poor, nor honour the person of the mighty: but in righteousness shalt thou judge thy neighbour.

  • Kamu harus melakukan bukan yang tidak benar di dalam penghakiman: kamu harus tidak menghargai orang miskin, juga tidak menghormati orang yang berkuasa: tapi di dalam kebenaran harus kamu mengadili saudara-saudaramu.

Manusia selalu dipengaruhi perasaannya, ini yg justru sering membuat justru tertipu oleh liciknya org yg pandai bersandiwara.

Kalau ada pria dan wanita yg bertengkar sengit, pasti bnyk org yg berpikir si wanita adalah korbannya dan si pria yg hrs ‘gentle’ minta maaf. Pdhal mgkin saja si wanita ini punya niat jahat, misalnya si wanita ini ternyata seorg pencuri handphone, dan krna dikerumuni org bnyk, dia bersandiwara sbg korban penjambretan, massa biasanya lgsg percaya dan menggebuki si pria yg ternyata dialah korbannya.

Org yg miskin tdk selalu benar, org yg kaya dan berkuasa jg tdk selalu salah. Jd tdk boleh main perasaan saja dlm menentukan siapa benar dan siapa yg salah. Bisa saja yg salah bgtu ‘ngotot’ teriak-teriak spya terlihat sbg korban ‘bully’ atau pihak yg ‘dizholimi’. Dlm mengadili, hrs mengabaikan perasaan dan mengutamakan prinsip keadilan.

Bertindak adil memang tdk mudah, apalg kalau ternyata yg salah adalah anggota keluarga kita. Pertentangan hati nurani dg rasa ingin membela menjadikan seseorg bs saja membenarkan pihak yg salah dan menyalahkan pihak yg benar. Kalau kita pernah menonton film seri ‘Judge Bao’, seorg hakim yg pernah hidup di Tiongkok dan dibuat film, bnyk episode di mana justru kerabat beliau bahkan pangeran kerajaan yg dihukum pancung krna kesalahan besar. Ini hanya gambaran saja bgmna mengadili dg seadil-adilnya.

Dlm keluargapun kita hrs adil jg, tdk mudah utk memilih antara org tua atau pasangan kita ketika salah satunya berbuat kesalahan dan ketahuan salahnya. Adillah

Posted in Renungan | Comments Off on Harus Adil

Tuhan Perlu Kita

DI 01032018

Matius 10:1

  • Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.

Sebenarnya mudah sekali Tuhan Yesus utk melakukan apapun jg, krna bagi Dia tdk ada yg mustahil, namun knp Dia tetap menggunakan manusia dlm hal mengerjakan kuasa-Nya?

Bkn krna Tuhan kurang mampu, tp sbnarnya Tuhan sdg mengajar manusia bhw melakukan sesuatu seorg diri saja hasilnya beda dg melakukan scra bersama-sama. Saat itu sbg manusia, Yesus tdk Mahahadir krna dibatasi tubuh manusia-Nya, mgkin saja tetap bnyk org yg bs disembuhkan, diusir roh jahatnya, dsbnya, namun dg memberikan impartasi kuasa, hasil yg diperoleh menjd berkali-kali lipat.

Spt dlm berdagang, makin bnyk ‘sales’ yg berkualitas, pengenalan akan produk menjd semakin luas, dan bertambahnya pembeli/konsumen bs lebih meningkat. Dlm hal apapun kerjasama team selalu melipatgandakan hasil jika dilakukan perorangan.

Tuhan memerlukan kita spya lebih bnyk org yg terjangkau utk mengenal Tuhan. Mengapa tdk Tuhan saja yg menemui mrka semuanya? Krna faktor kekudusan Tuhan, ada batas yg tdk bisa manusia lewati jika bertemu Tuhan scra utuh, kita masih memakai tubuh jasmani yg penuh dosa, sdgkan Tuhan itu Roh yg kudus, saat tubuh kita bersinggungan dg kekudusan Tuhan, bs terjd tubuh kita tdk tahan.

Tuhan perlu kita spya lebih bnyk lg org yg mengalami kuasa Tuhan. Maukah kita bermitra dg Tuhan dlm menjangkau jiwa-jiwa? Itu sebuah kehormatan yg Tuhan berikan bagi kita.

Persiapkan diri kalau kita sungguh-sungguh ingin dipakai Tuhan utk menyatakan kuasa-Nya. Spt 12 murid, mrka akan berhadapan dg roh-roh jahat, sakit penyakit dan kemustahilan. Dibutuhkan iman, mental yg kuat, keberanian dan kstulusan. Dampaknya mgkin kita jd terkenal, dikagumi org bnyk dan dianggap ‘org sakti’. Jgn sampai justru kita mencuri kemuliaan Tuhan, jgn terlena saat disanjung org. Tetap miliki kerendahan hati

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Perlu Kita

Anak Abrahan

DI 28022018

Lukas 19:9 KJV
And Jesus said unto him, This day is salvation come to this house, forsomuch as he also is a son of Abraham.

  • Dan Yesus berkata kepadanya: “Hari ini adalah keselamatan datang ke rumah ini, karena sebagaimana dia adalah juga anak laki-laki Abraham.

Anak laki-laki dlm budaya Israel pd zaman itu adalah penerima warisan dr ayahnya, jd ada makna dlm perkataan Yesus terhadap Zakheus dlm ayat ini.

Ada bbrpa pengertian ttg ‘anak laki-laki’ dlm budaya Israel. Hampir semua anak laki-laki tokoh dlm Alkitab itu disebutkan namanya, tp tdk demikian dg anak perempuan, kadang hanya disebut jumlahnya saja. Anak laki-laki sulung adalah milik Tuhan, sekaligus menerima warisan dg 2x lipat porsi anak laki-laki yg lain. Anak laki-laki jg dimaknai bukti kegagahan ayahnya (Ulangan 21:17).

Antara Tuhan dan Abraham ada ikatan perjanjian yg mengikat pd keturunan Abraham turun temurun. Tentu saja pertama adalah keturunan scra fisik yaitu dr Abraham, Ishak, Yakub dan 12 suku Israel. Namun jg ternyata bkn scra fisik saja, perkataan Yesus terhadap Zakheus bcra ttg ‘kemiripan karakter’ antara Abraham dg Zakheus yg digambarkan spt seorg anak laki-laki dibandingkan dg ayahnya. Apa kemiripannya?

Bagi Abraham, cintanya pd Tuhan dibuktikan dg taat mengorbankan Ishak, anak laki-laki kesayangannya, yg dijanjikan Tuhan, memenuhi permintaan Tuhan utk dikorbankan. Zakheus demi kasihnya pd Tuhan rela melepaskan ‘cinta uangnya’ dan menggantikannya dg keselamatan yg Tuhan berikan. Jd kemiripan karakternya adalah sama-sama rela melepas yg paling berharga demi cintanya pd Tuhan.

Bgmna dg kita? Melalui Kristus, kita yg adalah bkn keturunan Abraham scra fisik, telah dimasukkan sbg bagian dr keturunan Abraham (Galatia 3:29), suatu saat akan jg mengalami ujian cinta dr Tuhan. Abraham dan Zakheus telah lulus ujian ini, mrka berani melepas semuanya demi cintanya pd Tuhan. Kalau kita diminta Tuhan utk melepas yg paling kita sayangi, apakah kita rela?

Posted in Renungan | Comments Off on Anak Abrahan

Rancangan Tuhan

DI 27022018

Yeremia 29:11

  • Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Ada sudut pandang yg berbeda ketika seorg jemaat umum sering menggunakan ayat ini sbg ayat yg menguatkan iman org yg putus asa, dan jg ketika seorg yg mendalami Alkitab menggali makna dr ayat ini.

Org yg mendalami Alkitab akan melihat ayat ini dr keseluruhan pasalnya, yaitu perkataan Tuhan pd bangsa Istael yg dibuang ke Babel, jd sbnarnya sulit utk mengerti kalau Tuhan punya rancangan yg baik, knp yg mrka alami justru pembuangan ke Babel? Bertolak belakang dg realita yg ada.

Memahami ayat ini mgkin bs dg perumpamaan berikut: seorg yg berbuat kriminal, ditangkap polisi, diadili dan dihukum sekian tahun penjara. Pihak keluarga kemudian membesuk dia dlm rutan dan memberi janji bhw setelah dia bebas nanti, segala sesuatunya sdh diatur dg sempurna, mgkin diberikan modal usaha, spya masa depannya terjamin.

Jd ayat ini berlatar belakang hukuman Tuhan sbnarnya, namun Tuhan jg memikirkan nasib masa dpn bangsa Israel nantinya. Tuhan memang murka, tp kasih-Nya jauh melebihi murka-Nya. Bagaimanapun ada ikatan perjanjian antara Tuhan dg bangsa Israel krna mrka adalah keturunan Abraham.

Di dlm Tuhan selalu ada masa depan bagi org yg mengasihi Dia dan bagi yg bertobat. Ada yg masa depannya masih panjang di bumi ini, mgkin ada jg masa depannya lgsg bertemu Tuhan krna org itu meninggal. Jgn menganggap hidup kita sdh berakhir, dlm Tuhan ada awal yg baru, ada kesempatan yg baru, dan ada harapan yg baru. Hukuman memang hrs dijalani, setelah itu ada masa depan yg penuh dg damai sejahtera dan harapan, asalkan kita berbalik pd Tuhan. Tetaplah semangat krna Tuhan atur masa depan kita. Mulailah bersiap utk mewujudkan hari depan yg bahagia, kuatkan mental dan tetap percaya pd janji Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Rancangan Tuhan