Jangan Iri Pada Orang Jahat

DI 21122024

Amsal 24:1
Jangan iri kepada orang jahat, jangan ingin bergaul dengan mereka.

Memang kita diajar utk menjauhi orang jahat tetapi mengapa penulis amsal ini memberi 1 peringatan supaya jgn iri pd mereka, berarti ada sesuatu dr mereka yg bs membuat kita berpikir ttg sesuatu.

Apa yg mudah membuat seseorg menjadi iri hati? Ketenaran, kemampuan dan keindahan fisik, kebahagiaan, dsbnya. Satu hal yg pasti sering membuat org iri adalah jumlah harta yg dimiliki, cara mendapatkannya yg dinilai jauh lebih mudah dgn menyenggol atau juga menabrak banyak aturan tetapi tdk dihukum karena berani ‘menyuap’ pejabat. Sudah buat salah, merugikan negara, tetapi bebas, asal punya uang utk menutup kasusnya, semua bs selesai dan menikmati uang dr hasil kerja yg melanggar aturan. Org jahat tdk takut pd hukum dan aturan, tdk memikirkan nasib org lain, dan seakan-akan Tuhan diam saja. Lalu kita berpikir, kalau kita dahulu memakai cara yg spt mereka lakukan, saat ini kita mungkin sudah kaya raya, lebih bahagia, tdk perlu utk berpikir hidup takut akan Tuhan, bebas untuk lakukan apapun, asal punya uang, hukuman bs diatur maunya spt apa. Punya uang bnyk berarti punya kekuasaan dan kebal hukum.

Kalau kita hanya melihat dr sisi enaknya saja maka pasti kita iri, tp Tuhan ingatkan kita pd akhir hidup setiap manusia. Kematian ialah akhir dr hidup manusia, itu pikiran yg selalu banyak dipercayai manusia, tp ternyata hal itu salah, ada kehidupan setelah kematian yg dialami fisik, roh itu kekal, jd ada kehidupan kekal yg menanti semua org, tapi kehidupan kekalnya di mana? Surga atau neraka? Ada bersama Tuhan ataukah bersama iblis juga para pengikutnya? Di dunia, org jahat mudah menikmati kebahagiaan dr uang hasil dr apa yg dia lakukan sbg sebuah kejahatan. Tetapi semuanya itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan, pengadilan yg paling adil dan tdk ada suap menyuap di sana, di sini yg akan terlihat: lebih tepat mana, hidup sesuai dgn hukum Tuhan, atau hidup menurut jalan pikirannya sendiri yg dianggap benar. Dalam dunia, uang berkuasa, tapi dalam kekekalan, uang tdk berkuasa sama sekali.

Jangan Iri pd org jahat yg kelihatannya lebih menikmati hidupnya dan kaya raya, nanti di dlm kekekalan, akan terlihat siapa yang lebih bahagia.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Iri Pada Orang Jahat

Tidak Bertanya Pada Tuhan

DI 20122024

Yosua 9:14, 22
Lalu orang-orang Israel mengambil bekal orang-orang itu, tetapi tidak meminta keputusan TUHAN.
Lalu Yosua memanggil mereka dan berkata kepada mereka, demikian: “Mengapa kamu menipu kami dengan berkata: Kami ini tinggal sangat jauh dari pada kamu, padahal kamu diam di tengah-tengah kami?

Sudah terbiasa, sesuatu yg seringkali menjd celah kelemahan yg membawa kerugian dan bencana, terlalu percaya diri dan tidak begitu membutuhkan Tuhan seperti awalnya.

Inilah yg terjd pada Yosua dan bangsa Israel terhadap org-org Gibson, karena takut untuk ikut diperangi, mereka melakukan tipu daya sehingga bangsa Israel bersumpah tdk akan membinasakan mereka. Mungkin tampilan mereka memang menyakinkan, tetapi yang fatal adalah kesalahan bangsa Israel sendiri yg kali itu tdk bertanya pd Tuhan, apa yang seharusnya mereka putuskan. Sdh terbiasa sehingga lalai dan tertipu! Ini pelajaran yang bs kita ambil dr peristiwa ini: terapkan ‘SoP’ apapun situasinya, standart jgn diturunkan, kewaspadaan trs tetap ditingkatkan, jangan terlalu berbangga diri yg akhirnya membesar jd sebuah kesombongan. Org jatuh tdk karna batu besar, tp kerikil yg kecil, org jatuh bukan karena celah besar, tp celah kecil yang tidak segera ditutup. Bukankah itu yang seringkali terjd pd diri kita? Masih tetap berdoa di saat akan memilih sesuatu yg sederhana? Masih berdoa di saat kita nyaman?

Penyesalan selalu datang di akhir, setelah yg sebenarnya muncul sbg sebuah realita. Org selalu berusaha utk menghindari timbulnya penyesalan, karena itulah semua org harus dgn seksama mencermati situasi yg ada. Di dunia ini, tdk semua org itu jujur, tulus, takut akan Tuhan, akan selalu ada kemungkinan bagi kita bertemu dgn org-org spt itu, dalam ruang lingkup terdekat sekalipun, seseorang yg sangat kita percayai, sudah dianggap spt keluarga atau saudara sendiri, ternyata satu saat mereka justru ‘menikam dari belakang’ dan mengambil semua yg awalnya milik kita. Ini bukan berarti kita menjd org yg ‘curigaan’, tetapi waspada, tdk ada 1 orgpun di dunia yg bs kita percayai 100%, kecuali mgkin orgtua kita sendiri, itupun dlm realitanya, orgtua pun kadang tega menjahati keluarganya sendiri. Libatkan Tuhan, berdoa dan bertanya, tetap andalkan Tuhan, karena Dia Yang Mahatahu, yg bs melihat isi hati dan pikiran semua org.

Jadilah pribadi yg bs dipercaya, tapi jangan mudah mempercayai seseorg tanpa sebuah dasar argumen dan bukti yg kuat, tdk semua org itu jahat, tp tdk semua jg org itu baik.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Bertanya Pada Tuhan

Tulus dan Cerdik

DI 19122024

Matius 10:16
“Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

Jadi org baik itu jadi incaran banyak org dgn tujuannya masing-masing, ada yg ingin bisa dibantu, tp ada jg org yg mau memanfaatkan ketulusan seseorg demi mendapatkan yang dia inginkan.

Jadi tulus saja tidak cukup, perlu dilengkapi dgn punya kecerdikan, supaya tdk gampang dimanfaatkan org lain demi mendapatkan yg dia inginkan dr kita. Ada org yg berpura-pura susah, demi mendapatkan donasi dana atau barang. Kisah berpura-pura dlm Alkitab bisa kita temui di zaman Yosua ketika memimpin bangsa Israel menduduki tanah Kanaan. Dlm suatu saat, mereka bisa tertipu: “Lalu Yosua memanggil mereka dan berkata kepada mereka, demikian: “Mengapa kamu menipu kami dengan berkata: Kami ini tinggal sangat jauh dari pada kamu, padahal kamu diam di tengah-tengah kami?” (Yosua 9:22). Banyak kita dengar cerita atau kesaksian yg bercerita ttg bgmna mereka tertipu karena ketulusan hati mereka, dlm bisnis, bahkan jg oleh org Kristen sendiri. Parahnya lagi ada jg org yg ditipu oleh hamba Tuhannya sendiri! Mengakibatkan kepahitan hingga akhirnya kecewa dgn Tuhan dan org-org Kristen.

Tulus dan cerdik, berarti jgn tulus tapi bodoh, camkan hal ini! Tolonglah org-org yg susah ketika ada dorongan Tuhan dlm hati kita, ini tentu bicara ttg waktu Tuhan, kesempatan yg belum tentu terulang, jgn terlambat, jika tdk maka bs terjadi sesuatu yang tdk bs diubah. Tapi kalau tdk ada dorongan dr Tuhan untuk menolong, maka keputusan ada di diri kita sendiri, mau atau tidak menolong, dalam hal inilah kecerdikan diperlukan, dipakai dan jd sebuah ‘penguji’ terhadap situasi yg sedang ada di hadapan kita. Apakah org itu sungguh layak utk ditolong? Apakah dia pura-purakah atau memang keadaan sebenarnya seperti itu? Sebagian org berpendapat bhw jika mau menolong yg tolong saja, tidak perlu banyak pertimbangan, nanti malah tdk jadi, utk satu keadaan tertentu, pendapat ini benar, namun belum tentu tepat diterapkan utk semua hal dan situasi yg ada. Tdk semua org baik dlm dunia ini, jadi kita jg perlu waspada.

Adalah suatu tanggung jawab bagi kita utk menolong sesama, tapi kalau tertipu, ingat bhw kita menolong dgn menggunakan milik Tuhan yg Dia percayakan pd kita utk dikelola dgn benar, tertipu berarti menggunakan milik Tuhan dgn sia-sia, salah sasaran. Waspada.

Posted in Renungan | Comments Off on Tulus dan Cerdik

Mengutuki Orangtua

DI 18122024

Amsal 20:20 ILT3
Dia yang mengutuki ayah dan ibunya, pelitanya akan dipadamkan dalam kegelapan yang pekat.

Kadang seseorg menyalahkan keadaan dgn menimpakannya pd ayah atau ibunya, karna mereka miskin, maka hidupnya menderita, itu kesalahan orgtuanya.

Itulah kebiasaan manusia, menyalahkan org lain karena keadaan buruk yg dia hadapi. Yg biasa terjd adalah orgtua disalahkan karena mereka miskin dan bodoh, sehingga si anak tdk bs spt anak lainnya yg menikmati banyak kesenangan di masa kecil mereka. Di-bully & diasingkan karena dianggap tdk selevel dgn anak lainnya. Dlm hati mulai berpikir, kalau saja dia lahir di keluarga kaya, dia tdk mgkin dihina spt itu. Tanpa sadar, dia mulai tidak bersyukur ada di keluarga itu, mengutuki dan bahkan menyesali hr kelahirannya, benci dgn keadaan keluarganya, hingga akhirnya dgn berani mengutuki ayah dan ibunya. Sesuatu yg tanpa sadar mengutuki Tuhan jg, masalah kita lahir dr orgtua mana, itu kedaulatan pny Tuhan seutuhnya, Dia yg berhak mengatur & itu sesuatu ketetapan dlm hidup setiap org yg lahir ke dunia ini. Bisakah dikatakan yang lahir dr keluarga kaya itu org yg beruntung? Tuhan punya perhitungan dan pertimbangan sendiri ttg hal ini.

Org yg mengutuki orgtuanya, di masa sukar dlm hidupnya akan berjalan dlm kegelapan tanpa pelitanya menyala. Mudahnya seperti ketika listrik padam dan kita tdk pny senter atau tdk bs menghidupkan lampu flash dari hp kita, sekalipun kita hafal letak benda dlm rumah kita, pasti akan bertabrakan dg suatu benda atau bahkan menabrak tembok. Dlm gelap kita tdk bs melihat apa-apa, ketakutan akan menguasai diri kita dan itu satu situasi yg tdk kita inginkan. Dlm hidup tiap org akan berhadapan dgn masa-masa ‘gelap’ seperti Alkitab gambarkan berjalan dlm lembah yg kelam. Gelap sekali, perlu alat penerang. Di dlm hidup org yg mengutuki orgtuanya, dlm masa yg gelap ini, pelitanya dipadamkan dg sengaja Tuhan. Tuhan campur tangan tapi bukan utk menolong, tapi untuk menghukum dgn sangat murka karena dia mengutuki dan bersikap melawan kehendak Tuhan. Jangan sampai kita menjd org yg melawan Tuhan.

Lahir di keluarga dgn situasi apapun, jangan pernah berani melawan kedaulatan Tuhan, kita diberi kemampuan utk mengubah keluar dr situasi keluarga yg kurang baik, asalkan kita mau bersyukur dan berusaha.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengutuki Orangtua

Punya Tujuannya

DI 17122024

Amsal 20:12 TB
Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.

Pernyataan yg kelihatannya sederhana, tapi ada makna besar yg tersirat dlm ayat yg kita renungkan ini, sesuatu yg perlu utk dipahami secara benar.

Tuhan menciptakan manusia tentu dg tujuan khusus, detail dan yg pastinya mulia. Setiap anggota tubuh punya fungsi dan peran, yang jika tdk berfungsi dgn baik, maka akan amat mengganggu hidup manusia. Kebutaan dan juga tuli, keduanya sangat membatasi ruang gerak dan komunikasi antar manusia. Karna itulah penting utk memberikan perawatan yg seharusnya diberikan utk anggota tubuh kita apalagi yg tergolong indera-indera yang vital bagi hidup manusia. Kalau satu hal itu perlu dikuatkan lagi dgn hal kedua, berarti kedua hal ini merupakan suatu kesatuan utuh. Hal ttg mata yg dihubungkan dgn telinga, kedua indra ini diciptakan Tuhan, artinya ketika kita menjalani hidup ini, jgn hanya percaya pada apa yg kita lihat dgn mata saja, atau apa yg kita dengar dgn telinga saja, tapi sesuatu yg ingin kita pastikan kebenarannya adalah hal yg telah kita lihat dan kita dengar, bkn cuma dr salah satunya saja.

Makna lainnya yg bs kita pelajari dati ayat ini adalah kita diingatkan bhw ada sesuatu yg hrs kita pertanggung jawabkan pd Tuhan dr bgmna kita menggunakan mata dan telinga sepanjang hidup kita. Apakah kita gunakan utk tujuan mulia atau hanya utk memuaskan hawa nafsu dan emosi negatif kita saja? Hal ini jd satu peringatan bagi kita utk mengerti bhw ada tanggung jwb besar mengenai cara kita menggunakan mata dan telinga. Hidup kita ini spt sebuah aset milik Tuhan yg Tuhan ingin dapat bnyk keuntungan dari hidup kita. Itulah mengapa Dia mati utk menebus dosa kita, karena kita ini berharga di mata Tuhan. Ketika kita dibenarkan oleh Tuhan, fisik kita jg dikuduskan oleh Tuhan, termasuk telinga dan mata kita, jgn digunakan sbg ‘alat’ dosa yg membawa hidup kita menuju kehancuran kekal, tujuan Dia menebus kita supaya nanti kita ada dlm kekekalan bersama Dia di surga yg mulia.

Bertanggung jawablah dalam menggunakan semua anggota tubuh kita, supaya saat kita kembali menghadap Tuhan, bukan ketakutan yg ada dlm diri kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Punya Tujuannya

Menghentikan Pertengkaran

DI 16122024

Proverbs 20:3 KJV
It is an honour for a man to cease from strife: but every fool will be meddling.

Sebuah kehormatan untuk seseorang berhenti dari pertengkaran, tapi setiap orang bodoh akan dicampur tangankan

Ada pertikaian yg telah disetting sbg sebuah jebakan, dibuat tersinggung, marah besar & akhirnya bertengkar. Ketika amarah meledak maka pengendalian diri sdh hilang.

Akibatnya jelas, tanpa sadar akibat marah yg tak terkendali, perbuatan kriminalpun dapat terjd, mulai dr perkataan yg dianggap menjd pencemaran nama baik, hingga perbuatan fisik yg tergolong kriminal, karena itulah bagi kita sangat penting utk menghindari sebuah pertengkaran, apalagi sengaja dipancing utk masuk ke dalamnya. Sebuah kehormatan bs bs berhenti dari pertengkaran, artinya punya penguasaan diri yg kuat, bs berpikir jernih, & mencari jalan utk berhenti bertengkar. Emosi hrs bs terkendali, jgn bertindak berdasar pd emosi belaka, itu akan sangat merugikan. Yg perlu kita sadari bhw pertengkaran hrs cepat dihentikan, bila tdk bs dihentikan, kita harus keluar dr pertikaian itu. Jgn sampai reputasi dan nama baik kita rusak akibat perbuatan yg terjd selama dlm pertengkaran. Hitunglah untung ruginya, menang pertengkaran tetapi nama baik rusak, apalah untungnya? Semua perlu hikmat utk mempertimbangkannya.

Org bodoh lebih menyukai pertengkaran, ini karena ada ‘tontonan gratis’ yg seru, tapi dia tdk sadar bhw orang bs saja mendorongnya masuk dlm pertengkaran itu. Berbeda dgn org yg berhenti dari pertengkaran, org bodoh justru senang masuk dlm pertengkaran, dlm pikirannya adalah itu sebuah kesempatan yg bagus bagi dirinya utk dikenal banyak orang. Yg penting viral dulu, positif atau negatif yg ada dlm pikiran org lain, itu nanti bs diubah setelah viral, istilahnya viral sbg ‘bad boy, di kemudian hari menciptakan citra ‘good boy’ di mata bnyk org. Tapi apalah artinya semua itu di hadapan Tuhan? Tuhan tdk bs tertipu oleh pikiran licik kita. Terkenal di mata orang banyak tapi dibenci oleh Tuhan, itu suatu hal yg sia-sia. Kekekalan tdk bisa dibandingkan dgn masa hidup kita di dunia ini, tetap saja bnyk orang lebih mementingkan terhormat di dunia, tp ujung hidupnya adalah kekekalan di neraka selama-lamanya.

Bijaklah dlm menjalani hidup ini, jgn masuk dlm jebakan pertengkaran yg bertujuan utk merusak reputasi dan nama baik kita, tetap berhikmat dan punya ketenangan hati.

Posted in Renungan | Comments Off on Menghentikan Pertengkaran

Nasehat dan Didikan

DI 14122024

Amsal 19:20
Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.

Dua hal positif yg disebut dlm ayat ini yaitu nasehat dan didikan, keduanya perlu untuk kita pertimbangkan ditetapkan dalam hidup kita, namun tentu dlm pemahaman yg benar.

Ttg nasehat, kita perlu untuk mendengarkan, artinya dr dlm diri kita sendiri harus bs untuk membedakan, mana yg berupa nasehat, dan mana yg bukan, karena sesuatu bs terdengar masuk logika tapi sebenarnya menyesatkan kita ke jalan yg salah, sehingga situasi tidak menjd baik tp makin ruwet. Di sinilah hikmat baik dr Tuhan maupun pengetahuan dipakai utk menilainya. Pengalaman org lain belum tentu bs dinilai sbg sebuah nasehat, dengar saja dan pertimbangkan itu dgn cermat. Yg penting dengarkan dulu, tp jgn terburu-buru menggunakannya. Ambil bagian yg memang teruji oleh logika dan hikmat, supaya yg nanti jd keputusan dan langkah kita itu tepat serta tidak merugikan kita. Tunjukkan kerendahan hati dgn berterimakasih utk nasehat yg telah diberikan, walaupun nantinya nasehat itu tdk kita gunakan, minimal org itu telah berbuat 1 kebaikan utk kita.

Kemudian adalah menerima didikan, didikan biasa dilakukan oleh orang atau instansi yg menang sifatnya memberi pendidikan. Dlm rumah, orgtualah yg berhak memberi didikan terhadap semua anaknya, tujuannya supaya anak memiliki sopan santun, kedewasaan & banyak hal lainnya yg diperlukan utk mereka menghadapi masa depannya. Sekolah juga sbg penyelenggara pendidikan menerapkan aturan yg harus dipatuhi, ada metode belajar mengajar yg hrs diikuti supaya semua dapat berjalan sesuai kurikulum dan hasilnya bisa spt yg diharapkan. Org yg ingin nenjd seorg tentara misalnya, wajib ikuti pendidikan yang ada, supaya legalitasnya sah, memiliki bbrpa dasar dan prinsip seorg tentara, dsbnya. Jika menghindari didikan, kita tdk akan bertahan menghadapi situasi hidup yg penuh tekanan dan masalah, beda jika kita dididik dgn baik dan benar, kita punya daya tahan hidup yang lebih besar dr rata-rata org pd umumnya.

Dengarkanlah nasehat dan terima didikan, sadar bhw keduanya sangat penting utk kita bs membawa diri kita dgn baik, punya masa depan yg cerah.

Posted in Renungan | Comments Off on Nasehat dan Didikan

Besar Amarah

DI 13122024

Amsal 19:19 KJV
A man of great wrath shall suffer punishment: for if thou deliver him, yet thou must do it again.

Orang yang amarahnya besar akan menderita hukuman, karena jika engkau menyelamatkannya, nanti engkau harus melakukannya lagi.

Ada org yg gampang marah, ada org yg jika marah sangat menakutkan, apakah amarah yg besar ini akibat sebuah temperamen atau sifat bawaan lahir?

Marah adalah salah satu wujud emosi yang dimiliki setiap org, semua org bisa & berhak utk marah, ini sesuatu yg wajar terjd. Namun level kemarahan itu berbeda-beda, yg paling tinggi levelnya adalah murka tanpa ampun, ini spt sebuah ledakan gunung berapi, orang yg melihatnya bs menjd takut. Dlm ayat ini, orang yg besar amarahnya akan menderita hukuman, mengapa? Karena sudah tidak bs lagi mengendalikan diri sepenuhnya, emosi yg mengendalikan dirinya, luapan amarah ini yg perlu diwaspadai, kalau sampai ada yang menjd korban kekerasan fisik bahkan hingga meninggal, ini bs jd sebuah masalah besar. Berhak marah, tp jgn berbuat kriminal, ingat bhw hukum berlaku adil utk semua org, jika marah lalu melanggar hukum, tetap orang ini akan diberi hukuman, sekalipun dia ada dlm pihak yg dirugikan oleh masalah yg ada. Jd belajarlah utk meluapkan amarah dgn bijak, jgn mengedepankan emosi belaka yg justru bs merugikan kita nantinya.

Ketika seseorang marah, biasanya ada pihak yg berusaha utk meredam amarah orang itu, biasanya pimpinan, orgtua, atau pasangan hidupnya. Dlm ayat di atas, diajarkan pd kita bhw kita tdk mgkin hanya sekali saja dapat meredam amarah seseorg, amarah itu dapat muncul lagi di lain waktu. Apalagi kalau org itu tergolong yg cepat marah, harus terus bs bantu meredam amarahnya, jadi mgkin kita hrs melakukan meredam amarahnya ratusan hingga ribuan kali berulang-ulang. Jika sifat cepat marahnya tdk diubah, orang ini selalu butuh org lain utk membantu menguasai diri dr amarah yg tak terkendali. Perlu utk paham dan mau belajar menguasai diri lebih lagi di setiap waktu, tentu ada prosesnya, tp semua hrs dilatih dan trs dilatih. Mengubah sifat tdk mudah, mengubah karakter jg sulit, tapi tidak mustahil utk punya level pengendalian diri yg lebih baik drpd sebelumnya, perlu proses jg waktu utk mencapai hal itu.

Setiap org berhak marah, tp kendalikan diri supaya tdk merugikan diri sendiri, marahlah secara terkendali, minta tolong org terdekat utk mengingatkan kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Besar Amarah

Roh Yang Lemah

DI 12122024

Amsal 18:14 KJV
The spirit of a man will sustain his infirmity; but a wounded spirit who can bear?

Roh seseorang akan bertahan terhadap kelemahan/penyakitnya, tapi roh yang terluka, siapa dapat menanggungnya?

Kebanyakan org lebih mementingkan semua hal yg berkaitan dgn kesehatan fisik drpd hal yg berkaitan dgn kesehatan jiwa dan rohnya, padahal ketiganya saling berkaitan.

Dlm hidup kita, ada gangguan atau masalah yg berkaitan dgn 3 bagian dari diri kita, yaitu pertama, gangguan pd tubuh jasmani, ini bs ditangani secara medis, kedua, gangguan pd kejiwaan, ini bs ditangani secara psikologis, dan ketiga, gangguan pd roh, ini bs ditangani secara rohani atau spiritual. Daya tahan tiap org tergantung dr kualitas 3 bagian itu yaitu kualitas kesehatan tubuh jasmani, jiwa, dan rohnya. Dlm ayat di atas, org yg sakit fisiknya masih bs bertahan lama utk hidup kalau roh yg dia miliki itu baik kualitasnya, masih bnyk semangat yg dimiliki utk bertahan hidup dan berharap akan bs sembuh. Jiwa seseorg yg sedang sakit biasanya ‘naik turun’ dan amat mudah berubah mengikuti kondisi fisiknya. Kesakitan yg dirasakan tubuh bisa membuat jiwa merana, tetapi roh yg kuat akan menjadi sebuah kekuatan dahsyat utk seseorg dapat melewati semuanya itu, apakah berakhir pd kesembuhan ataukah kematian.

Roh yg terluka, artinya ada sesuatu yg buruk terjadi atas roh kita, maka penanganan yang tepat adalah secara kerohanian spiritual, ini tentu hrs dicari dahulu penyebabnya secara tepat, sehingga bs ditangani dgn benar. Roh yg terluka karena serangan roh jahat, yg hrs dilakukan adalah ‘peperangan rohani’, perlu utk memperkuat rohnya dulu barulah dapat melakukan peperangan rohani ini. Kasus yg berkaitan dgn kerasukan roh jahat misalnya, perlu bantuan dr hamba Tuhan yg terbiasa di dalam menolong org-org yg perlu dilepaskan dr cengkeraman roh jahat. Gangguan timbul bs merupakan kombinasi dr 3 hal di atas, ini bs ditemui ketika ada penyakit yang ternyata berasal dr serangan roh jahat, misalnya sakit yg tiba-tiba diderita Ayub pd tubuhnya. Sakit jg bs timbul dr dosa yg diperbuat diri sendiri atau org lain, sehingga perlu saling mengaku kesalahan spya bs sembuh (Yakobus 5:16).

Tangani dgn benar gangguan yg kita alami, salah penanganan bs berakibat gangguan jd semakin parah dan masalah semakin menjd besar dan rumit.

Posted in Renungan | Comments Off on Roh Yang Lemah

Dikuasai Lidah

DI 11122024

Amsal 18:21 ILT3
Mati dan hidup ada dalam kuasa lidah dan orang yang mencintainya akan memakan buahnya.

Apakah pengertian mati dan hidup di dalam ayat ini adalah mati atau hidupnya fisik kita? Mengingat kitab Amsal dipengaruhi gaya dr penulisan sastra, kita sepertinya perlu terus menerus merenungkannya.

Dlm realita kehidupan, ada org yg meninggal setelah terjd pertengkaran fisik yg diawali dg cekcok mulut yg sengit. Merasa tersinggung dan dihina, akhirnya berkelahi secara fisik & ujungnya berakibat timbulnya korban nyawa dr salah satu atau kedua belah pihak. Dalam contoh ini, kematian ada dalam pengertian benar-benar mati fisiknya atau meninggal. Di dlm sisi yg berbeda, ketika terjd satu konflik, perdamaian yg terjd bs menghindari banyak timbulnya korban nyawa, orang tetap hidup dan melanjutkan kehidupan kesehariannya. Jadi ada benarnya bhw lidah atau perkataan yg diucapkan bs berujung pd kematian yang secara fisik, tp jg bs bermakna mati dlm hal yg tdk nyata. Misalnya, seorg karyawan dgn berani melawan perintah atasannya, akibat yg timbul kemudian adalah dia dipecat, bisa diartikan bahwa karirnya saat itu ‘dimatikan’ oleh atasannya. Sebaliknya, promosi atasan bs membuat karirnya lebih ‘hidup’ lagi.

Kata kuncinya adalah ‘mencintainya’, ‘nya’ di dlm ayat ini mengacu ke hal apa? Mengacu kepada mati dan hidup. Ada org yg dengan sangat berusaha menjaga perkataannya dg baik supaya selalu ada suasana damai yang tdk perlu timbul masalah, lebih menghindari pertengkaran dan berusaha berdamai, orang ini bs dikatakan org yg mencintai ‘hidup’, tapi ada org yg punya nyali nekad, tdk sedikitpun peduli bs kehilangan nyawa, harga diri lebih berarti dr semuanya, berebut kekuasaan itu hrs maksimal sekalipun nyawa taruhannya, siapa yg lebih kuat dan tangguh, dialah yang tetap bertahan utk hidup. Jadi memang ada org yg kelihatannya kurang sayang terhadap nyawanya sendiri, yg penting dia dihormati & ditakuti. Bagaimana dgn kita? Termasuk dlm golongan org yg mencintai hidup atau tidak? Jagalah perkataan supaya jgn timbul hal yg sebenarnya tdk perlu ada, kita hrs membawa damai di lingkungan kita berada.

Lidah kita ada kuasanya, kendalikan dengan benar supaya yg kita nikmati di depan ialah hidup yg berbahagia, membahagiakan orang lain juga.

Posted in Renungan | Comments Off on Dikuasai Lidah