Memang Terkadang Aneh

DI 08072025

Hakim-hakim 14:2, 4
Ia pulang dan memberitahukan kepada ayahnya dan ibunya: “Di Timna aku melihat seorang gadis Filistin. Tolong, ambillah dia menjadi isteriku.”
Tetapi ayahnya dan ibunya tidak tahu bahwa hal itu dari pada TUHAN asalnya: sebab memang Simson harus mencari gara-gara terhadap orang Filistin. Karena pada masa itu orang Filistin menguasai orang Israel.

Cara Tuhan dlm bertindak terkadang seperti berlawanan dgn budaya yg ada, Simson dgn sangat meminta orgtuanya untuk mengambil seorg perempuan Filistin utk dinikahinya.

Alkitab mencatat bhw itu asalnya drpd Tuhan, sesuatu yang melanggar budaya, seorg lelaki menikahi seorang gadis Filistin, gadis bangsa yg sedang menguasai org Israel. Apakah tdk ada cara lain? Tuhan yg membuat strateginya dan pasti hal itu adalah sempurna. Itulah hal yg perlu kita pahami, ada kalanya jawaban dr Tuhan itu bertentangan dgn adat dan aturan yg berlaku, sesuatu yg tdk biasa atau normal, dan kalau kita mempertimbangkannya, amat menyulitkan untuk taat melakukannya karena ada resiko yg mgkin besar terjd karena yang jadi pilihan kita utk dilakukan. Mengenali hal itu asalnya dr Tuhan memang tdk mudah, hrs diuji terlebih dahulu, tp bgmna jika yang kita dapati justru kebingungan yg berkepanjangan sehingga membuat kita tahu utk melangkah? Apakah kita harus nekad saja? Lakukan tanpa mengerti? Nanti kita dianggap gila, dicemooh dan dijauhi orang lain? Ada moment seperti itu demi ketaatan penuh pd Tuhan, butuh hal keberanian utk itu.

Jalan Tuhan bukan jalan kita, itu yg harus kita pahami sejak awal, hanya bermodalkan taat dan setia saja, terkadang terlalu lama dalam kebimbangan membuat kita kehabisan waktu dan kesempatan berlalu begitu saja. Tapi apa cukup hanya bertindak berani nekad? Pilihan yg hrs kita pilih terkadang butuh kecepatan & hikmat utk memilihnya. Bisa jadi pilihan yang kita pilih itu salah, kehilangan banyak materi dan hal penting dlm hidup kita. Sblum suatu hal dilakukan, kita tidak pernah akan tahu hal itu benar dari Tuhan atau tidak sebelum kita melihat hasilnya. Itulah sebabnya butuh satu keberanian utk melangkah dan siap sedia utk menanggung akibatnya, bertanggung jawab penuh atas apa yg kita lakukan. Lalu bgmna ternyata itu bukan dari Tuhan? Jadikan satu pelajaran berharga untuk hidup kita. Hal yang normal jika sesekali salah, tetapi tdk normal jika selalu salah. Tdk ada manusia sempurna dlm segala hal, tetapi jadilah bijak hari ini dan ke depannya, jgn buat kesalahan yg sama.

Pertimbangkan dgn bijak apa yg akan menjd keputusan dan langkah kita, inilah apakah itu asalnya dr Tuhan atau bukan, apapun yang jd resikonya, siaplah utk menanggungnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Memang Terkadang Aneh

Anak Yang Diberkati Tuhan

DI 07072025

Hakim-hakim 13:24
Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan TUHAN memberkati dia.

Menyediakan kebutuhan untuk anak kita, itu sesuatu yg seharusnya dilakukan sbg orang tua mereka, tetapi menjadikan mereka anak yg diberkati Tuhan, itu perlu suatu didikan yg benar.

Sebagian org menganggap anak itu sekedar ‘titipan’ belaka, memang benar anak kita itu punya-Nya Tuhan, tapi apa iya Tuhan sampai menitipkannya pd kita? Logika hrs dipakai ya, contoh: kita oleh teman dititipkan makanan, apakah kita boleh membuka makanan itu lalu memakannya? Cuma dititipkan berarti harus dikembalikan dgn utuh, bukan? Lalu jika anak itu meninggal waktu kecil, kenapa orgtuanya meraung-raung lalu menyalahkan Tuhan yang ‘mengambilnya’ kembali, lho katanya anak itu dititipkan Tuhan pd kita, waktu Dia ambil knp kita meraung-raung? Apa jahat kalau Tuhan mengambil yg memang adalah milik-Nya? Di mana ayat dlm Alkitab yg berkata bhw anak itu titipan Tuhan? Hari-hari dgn pemahaman yg keliru! Pola pikir kita itu jadi aneh dan tidak Alkitabiah. Anak adalah pemberian dr Tuhan yg harus kita didik, besarkan, dan menjadikan mereka spt anak panah di tangan pahlawan: “Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, & buah kandungan adalah suatu upah” (Mazmur 127:3).

Bgmna menjadikan anak kita menjd seorang anak yg diberkati Tuhan? Tentunya kita harus paham bgmna seseorg diberkati Tuhan. Dlm banyak ayat di Alkitab, terutama dlm Amsal, kita temukan bgmna ciri-ciri anak yg dididik dgn benar oleh orgtuanya. Itulah yg harus jd pedoman kita, didikan hrs dilakukan supaya masa depan mereka itu cerah, memberkati banyak orang dan menyenangkan hati Tuhan. Salah dlm mendidik bs membuat masa dpn mereka suram, mereka menjd org jahat dan menjd sumber masalah bagi lingkungannya. Didiklah anak kita sesuai dgn kebenaran yang bersumber pada firman Tuhan, ditambah dgn pengetahuan ttg parenting yang baik, karena mereka terdiri dr roh, jiwa dan tubuh, didikan kita juga hrs mengena pd 3 unsur ini supaya mereka memiliki roh yg kuat, jiwa serta tubuh yg sehat. Dekatkan mereka pd Tuhan, penuhi mereka dgn banyak pengetahuan serta rawat tubuh mereka dg pola hidup yg sehat, semua hrs seimbang dan tepat porsinya.

Anak kita adalah pemberian Tuhan, milik-Nya yg jg menjadi milik kita, jadi bukan 100% anak itu sepenuhnya milik kita, kalau titipan itu tdk satu persen pun anak itu milik kita, jadi anak adalah milik kita bersama dgn Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Anak Yang Diberkati Tuhan

Tetap Berdoa Pada Tuhan

DI 05072025

1 Samuel 1:10, 15
dan dengan hati pedih ia berdoa kepada TUHAN sambil menangis tersedu-sedu.
Tetapi Hana menjawab: “Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati; anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku di hadapan TUHAN.

Ketika menghadapi masalah dan terdapat 1 kemustahilan, sekian lama berdoa tapi tidak ada perubahan, di sinilah banyak orang yang mempertanyakan: masihkan ada gunanya utk berdoa?

Sekian lama Hana mengalami kepahitan dlm hatinya karena dia mandul dan istri muda dr suaminya trs menerus menyakiti hatinya dgn sikap yg negatif, membuat dia pada akhirnya berdoa dgn segenap emosinya, berdoa yang diekspresikan dgn tangisan, berdoa dlm hati tanpa mengeluarkan perkataan tapi mulutnya spt org sdg berbicara. Mungkin di sinilah hal yg perlu kita renungkan: Hana masih percaya pd fungsi doa, berdoa itu ada gunanya, tetapi dia tdk hanya berdoa, curhat pd Tuhan, tetapi jg dia berani bernazar bhw anak yg dilahirkan nantinya akan hidup melayani Tuhan di Bait Suci. Mungkin doa yg selama ini kita naikkan itu kadang hrs disertai oleh nazar, suatu janji khusus pd Tuhan yg nantinya hrs ditepati. Di dlm berbagai kisah Alkitab, doa yang disertai dgn nazar justru menghasilkan sesuatu yang ajaib karena Tuhan turut bekerja, tetapi ingat bhw nazar itu spt sebuah ‘hutang’ pd Tuhan yg harus ditepati, seberat apapun situasinya.

Ada orang yg terlalu yakin hanya dgn berdoa yg disertai puasa, itu cukup utk mendapatkan jawaban dr Tuhan, yg dimohonkan nanti akan terkabul dan diterima. Tdk semua hal bs jadi terwujud dgn doa dan puasa. Jgn terjebak di dlm doktrin yg diragukan fungsinya. Contoh dlm Alkitab, misalnya doa Hana yang disertai dgn nazar, doa Yefta yg minta kemenangan dr bani Amon dgn mengajukan nazar khusus pd Tuhan (Hakim-hakim 11:38), tanpa disertai doa puasa, permohonan mereka dikabulkan oleh Tuhan, namun mereka harus membayar nazarnya pada Tuhan. Jgn jadikan doa puasa spt sebuah ritual rohani, sadarlah bhw tdklah mungkin kita mendesak Tuhan dgn cara kita berdoa, gunakanlah doa puasa pd tempatnya yang tepat, dan kalau Tuhan belum berkenan mengabulkan permintaan kita, jgn terus utk berpuasa, berhentilah dan hormatilah apapun yang jd keputusan Tuhan. Bernazarlah kalau kita sanggup utk menepatinya, itupun kalau memang Tuhan berkenan pd nazar kita.

Jangan ragukan kuasa dlm berdoa, tapi bijak dlm memilih jenis doa apa yang cocok dipilih supaya Tuhan berkenan mengabulkan apa yg jadi permohonan kita, ingat kita tak mungkin bs mendesak Tuhan menuruti kemauan kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Tetap Berdoa Pada Tuhan

Karena Tuhan

DI 04072025

1 Samuel 1:6
Tetapi madunya selalu menyakiti hatinya supaya ia gusar, karena TUHAN telah menutup kandungannya.

Bisa mengandung, sesuatu yg membuat seorg wanita dewasa akan merasa sempurna sebagai perempuan, tetapi ternyata tdk semua wanita yg diizinkan Tuhan utk mengandung.

Dgn teknologi canggih di zaman ini, penyebab seorg wanita menjd mandul bs diketahui, tetapi di zaman itu, wanita mandul dimengerti sebagai mandul karena Tuhan yg menutup rahimnya. Hal ini tentu harus kita pahami dg benar, mandulnya seorg wanita di zaman itu perlu sebuah mujizat dari Tuhan langsung utk bs dibuka rahimnya. Ini bs kita lihat dr bbrpa kisah wanita mandul yang akhirnya dibuka Tuhan kandungannya sehingga bisa melahirkan anak di dlm Alkitab. Sebut saja ada Sara isteri Abraham, Rahel istri Yakub, Hana ibu dr Samuel, Elisabet yg akhirnya melahirkan Yohanes Pembaptis, dsbnya. Yg menarik adalah Alkitab mencantumkan alasannya mengapa hal itu terjd karena Tuhan yang menutup kandungan mereka. Jd penyebabnya adalah Tuhan. Kenapa Tuhan melakukannya? Ini tentu hanya Tuhan yg tahu jawabannya, namun kita percaya bhw Dia bertindak pasti ada alasannya, bukan sekedar iseng saja. Jika Tuhan yg awalnya menutup lalu akhirnya membuka kandungan mereka, berarti memang ada sesuatu yg direncanakan. Sesuatu yg istimewa dan berdampak besar nantinya.

Mereka yg dilahirkan dr rahim yg awalnya tidak bs mengandung, misalnya Ishak, Yusuf, Samuel, Yohanes Pembaptis, dll, mereka berdampak dan mempengaruhi sejarah keturunan Abraham dan bangsa Israel. Yusuf yg menjd perdana menteri di Mesir, Samuel yang menjadi hakim memimpin bangsa Israel sblum zaman ada raja, itu contoh yg bs kita lihat betapa kehadiran mereka dalam dunia ini sangat besar dampaknya. Pelajaran yg bs kita dapati adalah kadang ada sesuatu buruk terjd memang itu karena Tuhan, apa alasannya hanya Tuhan yg tahu, tetapi ujungnya kemuliaan Tuhan dinyatakan. Tuhan memakai orang-orang di sekitar kita utk memproses karakter sehingga kita memiliki peningkatan dlm kualitas diri. Jadi jgn heran jika yg menyakiti adalah org terdekat, yg meragukan kita jg org terdekat, tetapi orang terdekat jg yg menolong kita. Yusuf dijahati oleh saudara-saudaranya sendiri, Hana dijahati oleh isteri muda suaminya, dsbnya. Selalu sediakan pengampunan setelah semuanya itu berakhir, spt Yusuf yg mengampuni semua saudaranya, sehingga dia tetap berkenan di hadapan Tuhan.

Kalau ada sesuatu yg ditutup oleh Tuhan, jangan kita trs bersikap negatif, ada waktu nanti Tuhan akan membukanya, membuat kita tercengang karena rencana-Nya atas kita ternyata sangat luar biasa.

Posted in Renungan | Comments Off on Karena Tuhan

Menyenangkan Tuhan

DI 03072025

Galatia 1:10 ILT3
Sebab sekarang, apakah aku sedang meyakinkan manusia, atau Elohim? Atau, apakah aku berusaha menyenangkan manusia? Karena jika aku masih terus menyenangkan manusia, aku bukanlah hamba HaMashiakh.

Kita biasanya diajar supaya tampil baik di depan sesama dan juga Tuhan, karena itulah kita akan berusaha bersikap dan bertindak yg positif dan berdampak baik.

Namun sikap dan perbuatan kita ini dinilai, baik oleh sesama kita maupun Tuhan. Ada satu titik tertentu penilaian dari sesama dan Tuhan bisa saja sama: org lain senang dgn keberadaan kita, demikian jg Tuhan senang dgn apa yg telah kita lakukan, namun ada di satu titik lain, kita dapat diperhadapkan pd satu pilihan: menyenangkan manusia atau menyenangkan Tuhan? Biasanya ini terkait saat kita menjd pelaku firman Tuhan, ketika yg kita lakukan sesuai firman Tuhan tapi berlawanan dgn budaya dan adat istiadat. Hal ini selalu menjd sebuah pergumulan berat dan kita sadar ada resiko yg hrs kita tanggung jika memilih salah satunya. Menyenangkan Tuhan berarti tdk menyenangkan manusia, kalau kita pilih menyenangkan manusia, kira melanggar firman Tuhan dan itu adalah dosa. Jawaban yg kita berikan pd saat normal biasanya berusaha trs menyenangkan Tuhan, artinya taat penuh pd firman-Nya, namun di saat kita dalam situasi yg diharuskan memilih, pilihan kita bs jadi berbeda dan malah mendukakan Tuhan. Maka semua ini kembali kepada seberapa murni kasih kita pada Tuhan.

Menyatakan kebenaran itu terkadang beresiko & bs merusak sebuah hubungan, rasul Paulus dlm Galatia 4:16 berkata tentang ini: Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu?” Di ayat yang lain, para rasul berkata dg tegas: “Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: “Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia” (Kisah Para Rasul 5:29). Jadi jelas bhw standart suatu ketaatan pd Tuhan hrs mengambil resiko bahwa kita tdk bs terus menyenangkan manusia. Suatu ketaatan yg mutlak hrs dimiliki oleh setiap kita, apalagi dlm hidup keseharian kita yg berada di lingkungan yg majemuk, masing-masing punya prinsip hidupnya sendiri, punya kebenarannya sendiri, tetap hrs kita hargai, namun kita adalah org Kristen, yg taat hanya pd firman Tuhan, tdk boleh taat pd perintah tuhan yg lain, siap untuk tdk menyenangkan org lain, tertolak, dan putus hubungan sekalipun. Kita memang harus hidup damai dgn siapapun, namun bukan berarti kita demi menyenangkan org lain hrs mendukakan Tuhan di sisi lain. Ingat bhw semua yg kita telah perbuat akan dipertanggung jawabkan di depan Tuhan nantinya.

Ingatlah bahwa Tuhan yg berkuasa penuh atas hidup kita, taat pd Tuhan mungkin bs merampas nyawa kita, tetapi tidak ada penderitaan apapun yg sanggup merampas keselamatan kekal kalau kita setia dan taat.

Posted in Renungan | Comments Off on Menyenangkan Tuhan

Injil Yang Palsu

DI 02072025

Galatia 1:6-7
Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.

Ternyata pd zaman gereja mula-mula, ada satu hal yg merusak pemberitaan Injil yg sejati, ada Injil yg ‘berbeda’ dan berusaha menjauhkan bnyk jemaat Galatia dari kasih karunia Kristus.

Seberharganya Injil itu sampai ada pihak yang berusaha utk memalsukannya dan menjauhkan org yg percaya pd Injil Kristus dari kebenaran yg para rasul ajarkan. Di zaman skrg juga banyak pihak non Kristen yang memberitakan Injil palsu, ayat-ayat dlm 4 kitab Injil ditafsirkan dgn brutal dan fatal kesalahannya, berusaha membuat org Kristen meragukan kebenaran Injil. Org Kristen hrs berhati-hati dlm hal ini, tdk kompeten orang non Kristen utk menjelaskan kebenaran Injil yg sekalipun mereka mempelajarinya namun tidak mempercayainya, berusaha mencari kata-kata yg bs dimulti tafsirkan seenak otaknya. Pastinya kita belajar Injil hanya dari pihak-pihak resmi yg diakui oleh gereja maupun sekolah Alkitab yang ada, karena utk mengajarkan ttg kebenaran dari firman Tuhan, perlu suatu pendidikan khusus yg tujuannya menjaga kemurnian dr firman Tuhan yg diberitakan itu. Pihak lain berusaha membuat kekacauan dgn penafsirannya yg aneh dan tidak Alkitabiah, mereka tdk percaya Alkitab, tp terus berusaha memakai ayat-ayat Alkitab utk banyak membuat jemaat yg umum menjd bingung. Hal ini tentu hrs ditangani dgn baik.

Mengapa Yesus perlu ‘diserang’ habis-habisan dgn pemberitaan Injil yg palsu? Tentu pihak yg berpengaruh besar pd keselamatan manusia di seluruh dunia ini menjd sebuah penghalang bagi pihak yg menginginkan tidak ada satupun orang di dunia ini mengalami keselamatan. Semuanya bertujuan untuk menyerongkan atau menggeser iman org Kristen keluar dr Yesus Kristus, apakah berganti iman, menjd atheist, atau menjd Kristen tetapi ‘mendua hati’. Spt tujuan ular menggoda Hawa supaya manusia mengalami kematian jika memakan buah pengetahuan baik dan jahat yg dilarang Tuhan utk dimakan, maka tujuan untuk membuat manusia binasa dlm kekekalan itu jg masih berlangsung hingga hari ini, membuat org tdk percaya bhw hanya Yesus lah Juruselamat & pemilik surga itu sendiri, memakai logika bahwa ada banyak jalan menuju ‘keselamatan’, intinya adalah berusaha membuat org tdk lagi tertarik menjd org Kristen dan yakin akan masuk surga selain dgn cara yg disebutkan dlm Injil yg benar. Segalanya dilakukan utk menjegal Injil trs akan diberitakan dan menciptakan Injil versi palsu yg lebih mengutamakan logika manusia.

Tuhan sulit dipahami dgn logika karena Tuhan lebih tinggi derajat-Nya drpd manusia, kalau ada tuhan yg bs diterima logika, berarti manusia itu lebih hebat drpd tuhan itu, bukan?

Posted in Renungan | Comments Off on Injil Yang Palsu

Kebersamaan Jemaat

DI 01072025

2 Korintus 13:11 ILT3
Akhirnya, hai saudara-saudara, bersukacitalah, hendaklah kamu disempurnakan, hendaklah kamu terhibur, pikirkanlah hal yang sama, hiduplah dalam damai sejahtera, dan Elohim kasih dan damai sejahtera akan ada bersama kamu!

Beberapa pesan rasul Paulus kepada jemaat di Korintus patut utk kita renungkan sbg pedoman bgmna kita hidup berjemaat dgn jemaat lainnya di gereja lokal kita.

Pertama, bersukacitalah, berarti menerima dgn rasa syukur semua jemaat yg ada di gereja kita, apapun latar belakang mereka. Bersukacita dlm hidup berjemaat, percaya bhw Tuhan telah atur kita dan mereka untuk diproses bersama-sama hingga menjd sempurna. Kedua, hendaklah kita disempurnakan, artinya ada suatu peningkatan kualitas diri kita akibat dr hidup berjemaat yang ‘sehat’. Tuhan memakai kita utk memproses org lain, demikian jg sebaliknya. Proses ini hrs kita sikapi dgn benar, sehingga yg terjadi adalah kita makin disempurnakan, tdk membenci org yang dipakai Tuhan sbg alat memproses kita. Pasti ada hal-hal yg di luar dugaan kita itu terjadi, tapi semuanya itu Tuhan pakai utk kebaikan kita yg dikasihi Tuhan. Penyempurnaan ini hrs terjadi, supaya kualitas diri kita dan jemaat lainnya bisa meningkat dan membuat gereja lokal kita dapat menjd gereja yg kuat dan menjd ‘rumah yg amat nyaman’ bagi jemaatnya. Gereja harusnya menjd ‘rumah rohani’ yang nyaman bagi semua jemaat, sehingga jemaat bisa bertumbuh dan gereja jd kuat dan bertumbuh jg dlm kuantitas dan jg dlm kualitasnya.

Ketiga, hendaklah kamu terhibur, bhw berjemaat di gereja lokal adalah keputusan yg tepat, Tuhan menaruh org-org yg nantinya bs menolong kita, menasehati, dan bertumbuh bersama. Apa yang kita alami, jg org lain alami, artinya kita sedang berjalan di jalur yg tepat, yg Tuhan inginkan utk kita melintasinya. Keempat, pikirkanlah hal yang sama, artinya punya sudut pandang yg berdasar dr Alkitab. Jika menilai suatu dr sudut pandang yang sama, maka tidak akan banyak perbedaan pendapat di dalamnya, justru akan saling dapat melengkapi sehingga bs melihatnya secara utuh dan lebih mendetail. Kelima, hidup dalam damai sejahtera, jgn bertengkar atau saling menyakiti, hindari perdebatan yg sia-sia, jgn mencari satu keuntungan pribadi sehingga merugikan org lain dan itu bs memicu terjadinya perpecahan. Jika terjadi perselisihan, carilah jalan damai, supaya perselisihan tdk berlanjut menjadi permusuhan dan dgn begitu membuka celah bagi iblis untuk melakukan provokasi yg dampaknya merusak apa yg sudah baik. Hidup damai dgn memberi pengampunan satu sama lainnya, dan tinggal di dlm keharmonisan.

Hidup berjemaat mirip dgn hidup bertetangga dlm lingkungan tempat tinggal kita, lakukan hal yg disebutkan di atas, supaya hidup berjemaat kita membawa atmosfer surgawi di dlm gereja.

Posted in Renungan | Comments Off on Kebersamaan Jemaat

Merasa Hebat

DI 30062023

2 Korintus 12:7, 9
Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.
Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Karunia roh dan juga bakat dalam pelayanan, ini bukan utk disombongkan atau dimegahkan, jadi pelayanan itu bukan mengejar prestasi siapa yg terhebat, tp sebuah tanggung jawab pd Tuhan.

Apa posisi kita dlm pelayanan, jangan itu menjd suatu dasar utk bermegah atau membanggakan diri secara berlebihan. Memiliki teknik bernyanyi yg lebih baik dr org lain? Punya karunia roh yang dahsyat? Lebih disukai dibandingkan Pdt lain? Kalau itu tujuannya, berarti pelayanan dianggap sbg sebuah kompetisi siapa yg terhebat. Hal ini pernah ditegur Yesus ketika para murid sengaja membahas siapa yg terbesar di antara mereka. Tak sedikit pelayan Tuhan menganggap suatu pelayanan spt sebuah pekerjaan, jangan sampai direbut org lain, nanti kehilangan PK yg jumlah nominalnya lumayan besar. Lupa prinsip sebuah pelayanan itu apa, lupa bhw ada tanggung jwb yg akan Tuhan tuntut dr sebuah pelayanan. Jadi pelayanan, karunia roh, bakat, bukanlah sesuatu utk dipamerkan dan mendapat pujian manusia, tetapi itu hrs digunakan dgn ketulusan hati dlm hal melayani. Tulus menyembuhkan org, tulus dlm menolong menggunakan harta, tulus dalam melayani di bidang apapun, artinya semuanya itu dilakukan sbg satu bentuk rasa syukur krna Tuhan sudah menyelamatkan kita dan banyak melakukan kebaikan dlm hidup kita.

Rasul Paulus memiliki karunia roh yg dahsyat, pengalaman supranatural yg spektakuler, tapi dia menyadari bhw semua itu bukan dasar bagi dia utk bermegah, karena lewat karunia roh, yg tampak biasanya kebanggaan manusia, tetapi dlm kelemahan, kuasa Tuhan menjd sempurna bekerjanya. Kesombongan menonjolkan dirinya sendiri, tetapi kuasa Tuhan menonjolkan betapa mulianya Tuhan itu. Bukankah lewat pelayanan yg kita lakukan, seharusnya membuat org bnyk datang mengenal Tuhan? Jgn sampai nantinya lewat pelayanan kita, org banyak datang ingin menikmati karunia roh kita. Mereka harusnya jd pengikut Tuhan, bukan fans kita sbg pelayan dr Tuhan! Itu namanya mencuri kemuliaan Tuhan. Bangga dgn pelayanan yg kita lakukan itu harus dilakukan dgn wajar, dgn dasar bhw bersyukur Tuhan masih mau memakai kita sbg alat Tuhan yg berguna, masih dilibatkan dlm rencana-Nya atas gereja-Nya. Jgn bermegah karena karunia roh yg Tuhan berikan pd kita, tetapi bermegah karena dlm kelemahan kita, kuasa-Nya bekerja dgn sempurna dalam kita. Kita mampu karena Dia yg memberi kita kemampuan melakukannya dgn baik.

Pelayanan jgn menjd sebuah kompetisi, berubah jadi sebuah pekerjaan, ingatlah bhw Tuhan akan meminta pertanggung jawaban dr pelayanan yg kita lakukan.

Posted in Renungan | Comments Off on Merasa Hebat

Bijak dan Sabar

DI 28062025

2 Korintus 11:19
Sebab kamu suka sabar terhadap orang bodoh, karena kamu begitu bijaksana:

Menghadapi org bodoh memang perlu satu kesabaran khusus, biasanya ketika org tua mengajar anaknya tentang pelajaran sekolah kadang sampai geregetan karna anaknya itu susah diajarkan.

Org bodoh bukan hanya minim pengetahuan dan daya tangkap mengerti pelajarannya yg agak rendah, tapi juga org yg sdh dinasehati dan diperingatkan, masih juga nekad untuk melakukan hal yg bodoh dan salah itu. Satu ungkapan yg sering dipakai adalah ‘otak ada di dengkul’, gambaran bhw isi kepalanya itu bukan otak, kosong belaka. Itulah yg menjd fokus perenungan kita hari ini, apakah kita termasuk org bodoh? Seberapa banyak dari pengetahuan yg kita miliki? Seberapa pandai kita menilai situasi yg sedang terjadi? Sudah belajar dr pengalaman yg buruk? Jgn ulangi kebodohan di masa lalu, jadilah bijak dalam hal apapun. Dlm ayat ini diajarkan org bijak itu sabar terhadap org bodoh. Karena bijak jadinya bs sabar dgn gembira. Kadang ada org yg bertemu org bodoh justru berniat yg buruk, mempermainkan org bodoh itu menjd bahan tertawaan dan membuatnya jadi spt org suruhan tanpa dibayar.

Sikap kita terhadap org bodoh memang hrs sabar, tapi jgn jg mempermainkannya. Biar kehadiran kita jd berkat buat mereka, bantu mereka untuk meninggalkan kebodohannya supaya mereka punya masa depan yg lebih baik nantinya. Tiap org berhak utk memiliki suatu kehidupan yg lebih layak di masa dpn, karenanya kita yg bijak hrs menolong agar mereka ikut menjd bijak jg. Mgkin spt seorg majikan yg memperkerjakan pembantu dari kampung yg tdk paham teknologi, hrs dgn sabar mengajarkan si pembantu bagaimana cara menggunakan alat-alat dapur yg sudah canggih. Ada yg cepat paham, ada yang sulit utk paham caranya, majikannya harus sabar karena si pembantu ini memang kampungan tp orgnya rajin. Jd alangkah baiknya jika dia akhirnya bs diajari dan tekun saat bekerja di rumah, satu keuntungan yg tentunya sangat diinginkan oleh setiap majikan.

Jangan kita mempermainkan org bodoh, tapi bantulah mereka untuk melepas kebodohan, supaya hidup mereka lebih baik dan pantas, dihormati serta bisa jd berkat.

Posted in Renungan | Comments Off on Bijak dan Sabar

Kurang Cakap Berkomunikasi

DI 26062025

2 Korintus 11:6
Jikalau aku kurang paham dalam hal berkata-kata, tidaklah demikian dalam hal pengetahuan; sebab kami telah menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan di dalam segala hal.

Secara pengetahuan, rasul Paulus memiliki kelebihan di sana, tetapi dlm berkomunikasi, dia sendiri mengakui bahwa dia kurang dlm hal itu, ini sesuatu kejujuran yg baik.

Cara kita berkomunikasi akan menentukan apakah yg ingin kita sampaikan itu bs dgn baik diterima oleh lawan bicara kita. Kadang yg jadi masalah adalah intonasi dlm berkata serta mimik wajah yg kurang tepat. Logat yg dipengaruhi oleh tempat tinggalnya kadang berpengaruh jg, misalnya org yg tinggal dkt lautan, cenderung agak berteriak dlm bicara satu sama lainnya, akibatnya ketika bicara dgn org yg berbeda lokasinya, dia dianggap spt sedang marah-marah. Jadi komunikasi itu perlu dipelajari caranya, bgmna bicara dg sopan santun, bicara kepada yang lebih tua, bicara dlm forum resmi, dsbnya. Orang yang pandai berkomunikasi dianggap punya adab yg baik, punya moral yg baik dan tahu cara menghormati org lain. Rasul Paulus tahu di dlm hal berkomunikasi itu dia punya suatu kelemahan di sana, sehingga dia perlu untuk memberitahukannya pada jemaat Korintus supaya dimaklumi.

Kita jg perlu membenahi dalam komunikasi dgn pihak lain, jgn sampai kita dianggap tdk menghargai lawan bicara kita. Perbaiki dlm hal nada bicara, ini sangat penting utk ada dlm list evaluasi diri kita. Kalau kita orang yg cepat emosian, ada baiknya memperlambat nada bicara supaya bs berpikir dulu barulah berkata-kata, jgn cepat berkata-kata, tanpa menyadari perkataan itu bs menyakiti orang lain. Ketika marah, perlu tetap menguasai emosi dan mengendalikan perkataan yang ingin kita ucapkan. Bicara jg jangan dengan nada yg datar, org lain bs berpikir yg berbeda drpd pesan yg ingin kita sampaikan. Dengan nada bicara yg baik, mimik wajah yang tepat, tdk bertele-tele, ini bs merupakan suatu cara berkomunikasi yg baik sehingga org lain bs merasa nyaman berkomunikasi dgn kita. Di dlm pembicaraan yg baik, banyak hal baik yg bs terjadi dan mempengaruhi suasana yang ada.

Jadilah pribadi yg ramah dan dihormati, jgn asal saja berkata-kata, pertimbangkan juga perasaan org lain yg mendengarkan apa yg kita katakan.

Posted in Renungan | Comments Off on Kurang Cakap Berkomunikasi